Anda di halaman 1dari 36

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. Pengkajian Keluarga

I. Data Umum

1. Nama KK (inisial) : Ny.N

2. Alamat : Jorong Saruaso Utara

3. Pekerjaan : Petani

4. Pendidikan : SLTP

5. Komposisi Keluarga :2

N Nam Jk Hub Umu Pddk Status Imunisasi Ket


BCG Polio DPT Hepatitis Campak
o a Dg r
1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
Kk
1 Ny.N P KK 64 SLTP - - - - - - - - - - - -

2 Ny.A P Ibu 74 SD - - - - - - - - - - - -

Skema 1.1 Genogram Keluarga


NY.A
X

X
NY.N

Ket :

: Laki-Laki x : Meninggal

: Perempuan : Pasien

: yang tinggal serumah

Kesimpulan :Di dalam keluarga Ny.N mempunyai 2 orang anak, satu laki-laki dan

Satu perempuan, tetapi anaknya sudah menikah dan tidak tinggal serumah dengan

Ny.N. dan suami dari Ny.N sudah meninggal sejak lebih kurang 12 tahun yang lalu.

Ny. N Tinggal berdua dengan Orang tuanya ( Ibunya ) Ny.A

6. Tipe Keluarga

Tipe keluarga Ny.N Adalah single Family ( keluarga janda ) yang terdiri dari Ny.N

dan orang tuanya (ibunya ) Ny. A


7. Suku Bangsa

Keluarga klien berasal dari suku Minangkabau kebudayaan yang dianut tidak

bertentangan dengan masalah kesehatan, bahasa sehari-hari yang digunakan yaitu

bahasa Minang.

8. Agama

Ny.N beragama Islam serta anak beragama yang sama, setiap hari Ny.N

melaksanakan ibadah dirumah.

9. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Sumber pendapatan di peroleh dari Anak Ny.N yang selalu mengirimkan uang

setiap bulannya. Ditambah hasil sawahnya sekali 4 bulan.

10. Aktivitas Rekreasi Keluarga

Rekreasi digunakan untuk mengisi kekosongan waktu dengan menonton televisi

dan mendengarkan radio.rekreasi keluar rumah yaitu rekreasi ke luar kota tempat

Anak anak Ny.N.

II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

11. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Tahap perkembangan keluarga Ny.N merupakan Tahap perkembangan usia

pertengahan atau lansia

12. Tugas Perkembangan Keluarga Yang belum Terpenuhi yaitu dalam memberikan

perawatan pada anggota keluarga yang sakit.

13. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti

a. Ny.N mempunyai riwayat penyakit hipertensi sejak 5 tahun yang lalu,

biasanya Ny.N meminum obat ketika tekanan darahnya tinggi saja. Saat

pengkajian :

TD : 199/113 mmhg S : 36,9 celcius BB : 57 Kg


N : 91 x/m R : 22 x/m TB : 153 cm

14. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya

Sebelumnya Ny.N di umr 56 tahun tekanan darah normal , Ny.N memiliki riwayat

penyakit keturunan hipertensi dari orang tuanya.

III. Pengkajian Lingkungan

15. Karakteristik Rumah

Memiliki sirkulasi udara yang baik, memiliki sistem sanitasi yang baik, dan

memiliki sistem penerangan ruang yang baik.Satu Rumah yang ditempati keluarga

Ny. N adalah rumah pibadi dengan luas ± 10 x15 m² dengan tipe rumah

permanen , lantainya keramik didalam rumah ada dua kamar tidur, satu ruang tamu,

satu gudang, satu ruang keluarga, satu dapur, satu ruang makan dan satu kamar

mandi, memiliki ventilasi yang baik untuk pertukaran udara dan diruangan yang

lain sudah memiliki ventilasi juga.Sumber air di keluarga ini adalah PDAM,

kualitas air bersih tidak berbau tidak berasa dan tidak berwarna. WC / jamban

( leher angsa) keluarga ada dalam rumah. .

Di depan rumah Ny. N ada halaman yang cukup luas yang terlihat tertata

dengan di tanami beberapa macam bunga oleh Ny. N keluarga tidak memiliki

kandang hewan dekat rumah. Untuk sarana penerangan Ny.N menggunakan listrik.

Sedangkan untuk limbah rumah tangganya seperti sampah basah dan kering

dibuang. Serta untuk limah air mandi, air cucian piring, baju dan lain-lain dialirkan

ke got perumahan.

Skema 1.2 Denah Rumah

Dapur Gudang

Kamar
Kamar Ruang mandi

mandi Nonton
Kamar 1

Ruang
tamu
Kamar 2

Pintu depan

Teras

Halaman rumah

Berdasarkan denah rumah diatas menjelaskan bahwa rumah tersebut terdiri dari 2 buah

kamar tidur, 1 buah kamar mandi, 1 ruang tamu, 1 ruang nonton tv atau keluarga , dan 1

dapur untuk tempat memasak keluarga dan terdapat satu buah gudang.

16. Karakteristik Tetangga Dan Komunitas

Hubungan antar tetangga saling membantu, bila ada tetangga yang mengadakan

acara atau pesta dikerjakan saling membantu, dan jika ada pengkajian Ny.N selalu

ikut pengajian di mushola jika tidak sakit.

17. Mobilitas Geografis Keluarga

Sebagai penduduk sumatra barat, tidak pernah transmigrasi maupun imigrasi.

18. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Komunitas

a. Ny.N dulunya bekerja pedagang kain dipasar pasar ,tetapi sejak usia 56 tahun

Ny.N tidak mampu bekerja lagi.Ny.N juga selalu mengikuti pengajian jika tidak

sakit,dan selalu berolaraga setiap paginya .Dan Ny.N sering pergi ke rumah

kerabatnya untuk berkumpul.

19. Sistem Pendukung Keluarga


Keluarga Ny.N tidak ada yang menderita penyakit ,kecuali Ny.A yang menderita

penyakit hipertensi,Keluarga Ny.N selalu memberikan dukungan moral dan

spiritual.

IV. Struktur Keluarga

20. Pola Komunikasi Keluarga

Anggota keluarga menggunakan bahasa minang dan indonesia dalam

berkomunikasi sehari-harinya, berkomunikasi dengan keluarga yang jauh

menggunakan handphone dengan menelphone atau videocall.

21. Struktur Kekuatan Keluarga

Ny.N selalu memberikan contoh yang baik untuk keluarganya. Ny.N memiliki

kakak yang selalu mengingatkanya untuk selalu kontrol tentang penyakitnya ke

bidan desa dan puskesmas di sekitar rumahnya

22. Struktur Peran (formal dan informal)

Ny.A sebagai Ibu dari anak anaknya dan sejak suaminya meninggal yang

memenuhi segala kebutuhan Ny.N adalah anak anak nya karna Ny.N tidak mampu

bekerja lagi dan suami dan anaknya sudah meninggal.

23. Nilai atau Norma Keluarga

Nilai-nilai norma dari keluarga tersebut mempunyai nilai kekeluargaan sesuai

dengan agama islam dan sehingga tidak ada masalah.

V. Fungsi Keluarga

24. Fungsi Afektif


Hubungan antara keluarga baik, semua anggota keluarga selalu melindungi dan

menyayangi.

25. Fungsi Sosialisasi

Kadang keluarga berkumpul di rumah, hubungan dalam keluarga baik dan selalu

mentaati norma yang baik.

26. Fungsi Perawatan Keluarga

a. Praktik diit keluarga

Penyediaan makanan selalu dimasak terdiri komposisi, nasi, lauk pauk, dan sayur

dengan frekuensi 3 kali sehari, , Anggota keluarga memiliki aktifitas yang padat

pada siang harinya.Namun bila ada anggota keluarga yang sakit keluarga merawat

dan mengantarkan ke rumah sakit atau kepuskesmas langsung. Dalam merawat

Ny.N keluarga memberi makanan yang sama dengan anggota keluarga yang lain.

Ny.N jarang mengkonsumsi buah.

b. Kebiasaan tidur dan istirahat

Ny.N selalu tidur cukup yaitu dari pukul 21.00 sampai pukul 04.00 ,dan Ny.N

selalu tidur siang kurang lebih 1 jam,yaitu dari sebelum zuhur sampai setelah

zhuhur

c. Latihan fisik dan rekreasi

Ny.A selalu berolaraga dengan jalan pagi setiap subuh setelah sholat subuh,dan

pergi

Ke rumah keluarganya jika lagi suntuk.

d. Kebiasaan pengunaan obat obat penenang

Ny.A tidak pernah mengkonsumsi obat penenang

e. Peran keluarga dalam praktik perawatan diri


Keluarga

f. Praktik perawatan gigi

g. Pelayan perawatan gawat darurat

h. Sumber pembiayaaan

VI. Stres dan Koping Keluarga

27. Stresor jangka Pendek dan Jangka Panjang

Stresor jangka pendek : Ny.N harus meminum obat rutin setiap hari.

Stresor jangka panjang : Ny.N karena tekanan darahnya tinggi dan dampak dari

meminum obat rutin terus menerus.

28. Kemampuan Keluarga Berespon terhadap Situasi/ Stresor

Keluarga tenang dalam menghadapi masalah jika ada anggota keluarganya yang

sakit langsung di bawa ke puskesmas atau kerumah sakit untuk berobat. Dan

keluarga saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan makan secara teratur.

29. Strategi Koping Konstruktif yang digunakan

Anggota keluarga selalu bermusyawarah jika ada masalah dan menyelesaikannya

bersama-sama.

30. Strategi Adaptasi Disfungsional

Tidak pernah terdapat perselisihan antara anggota keluarga dalam mengambil suatu

keputusan.

Dan jika Ny. N merasa sakit kepala dan terasa berat di tekuk Ny.N selalu minum

air rebusan alpokat.


VII. Pemeriksaan Fisik

No Pemeriksaan Ny.N Ny.A


1 Vital sign Cukup baik Baik

2 Kepala TD : 179/110 mmHg TD : 120/80 mmHg


N : 91X/i N : 83X/i
S : 36,9 c S : 36,8 c
RR : 22X/i RR : 21X/i

3 Mata Inspeksi : Inspeksi :


simetris, rambut bersih dan lurus,
penyebaran rambut rata, muka tidak pucat,
simetris, rambut bersih lesi (-), jejas (-)

hitam dan keriting, Palpasi:


pembengkakan (-), nyeri tekan
(-)
penyebaran rambut rata,

muka tidak pucat, lesi (-),

jejas (-)

Palpasi:

pembengkakan (-), nyeri

tekan (-)
4 Hidung Inspeksi : Inspeksi :

konjungtiva merah muda, konjungtiva merah muda, sklera putih,

sklera  putih,  pupil  isokor, pupil isokor, Ny.A tidak mengunakan

Ny.N menggunakan  kacam kacamata ketika membaca, mata bersih

ata ketika membaca, mata tidak ada kotoran.

bersih tidak ada kotoran.


Palpasi :
Palpasi : Pembengkakan (-)

Pembengkakan (-)
5 Telinga Inspeksi : Inspeksi :

Simetris, nyeri (-), luka (-), Simetris, nyeri (-), luka (-), benjolan (-),

benjolan (-), Penciuman Penciuman (+)

(+)  dapat  mencium  maka
Dapat  mencium  makanan
nan dan membedakan bau-
dan  membedakan  bau -baunya.
baunya.
Palpasi :
Palpasi :
Nyeri (-)
Nyeri (-)
6 Mulut Inspeksi : Inspeksi :
dan Gigi

Keadaan mulut bersih, Keadaan mulut bersih, mukosa bibir

mukosa bibir lembab, lembab,karies gigi (-) dan gigi tidak

karies gigi (-) dan gigi lengkap. Gangguan menelan (-).

lengkap tidak ada yang

ompong,  gangguan

menelan (-)

Palpasi :
Palpasi :

Bengkak (-), Nyeri (-)


Bengkak (-), Nyeri (-)
7 Leher Inspeksi: Inspeksi:

Pendengaran masih baik, Pendengaran masih baik, luka (-), kotoran

luka (-), kotoran yang yang keluar (-).

keluar (-).
Palpasi :
Palpasi : Nyeri  tekan  (-), pembengkakan (-)

Nyeri  tekan (-),

pembengkakan (-)
8 Dada Inspeksi : Inspeksi :

Bentuk normal, Bentuk normal,

Palpasi : Palpasi :

Pembesaran kelenjer tiroid Pembesaran kelenjer tiroid (-), kelenjer

(-), Kelenjer Limfa (-), Limfa (-), Vena jugularis (+), Nyeri tekan

Vena jugularis (+), Nyeri (-).

tekan (-).

ROM :

ROM :

Ny.A dapat melakukan


Ny. N dapat melakukan
menoleh kekiri dan kekanan
menoleh kekiri dan
(right lateral dan left lateral),
kekanan (right lateral dan
left rolation dan right rolation,
left lateral), left rolation
Fleksi, ekstensi dan
dan right rolation, Fleksi,

ekstensi dan hiperektensi hiperektensi.

9 Jantung Jantung Jantung

inspeksi : inspeksi :

letus cardis tidak tampak. letus cardis tidak tampak.

Palpasi : Palpasi :
ictus kordis teraba di ics 5 ictus kordis teraba di ics 5 sinistra

sinistra midclavikula midclavikula

Perkusi : Perkusi :

Batas kiri jantung bagian Batas kiri jantung bagian atas : Sinistra

atas : Sinistra intra intra costa(SIC) II kiri di linea

costa(SIC) II kiri di linea parastrenalis kiri .

parastrenalis kiri .
Batas kiri jantung bagian bawah : Sinistra

Batas kiri jantung bagian intra Costa (SIC) V kiri agak ke

bawah : Sinistra intra Costa medial  lineal midklavikularis kiri.

(SIC) V kiri agak ke


Batas kanan jantung bagian bawah :
medial  lineal
Di sekitar ruang interkostal III-IV kanan,
midklavikularis kiri.
di linea parasternalis kanan. Bagian kiri
Batas kanan jantung bagian
jantung bagian atas : ruang interkostal II
bawah :
kanan lineal parasternalis kanan.

Di sekitar ruang interkostal


Pekak pada area jantung.
III-IV kanan, di linea
Auskultasi:
parasternalis kanan. Bagian

kiri jantung bagian atas : Bunyi normal s1 dan s2, tidak ada bunyi

ruang interkostal II kanan tambahan.

lineal parasternalis kanan.


Reguler

Pekak pada area jantung.


HR : 91

Auskultasi:
Bunyi normal s1 dan s2, PARU :

tidak ada bunyi tambahan.


Inspeksi :

Reguler
Dada  simetris  menggunakan otot bantu

HR : 91 nafas tidak ada (-).

PARU : Palpasi :

Inspeksi : Kesimetrisan paru dengan menggunakan

telapak tangan, taktil premitus sama.


Dada  simetris  menggunak

an otot bantu nafas tidak Perkusi :

ada (-).
Sonor pada area paru

Palpasi :
Auskultasi :

Kesimetrisan paru dengan


Vesikuler, suara lapang paru kiri dan
menggunakan telapak
kanan sama, Wheezing (-/-), Ronkhi (-/-),
tangan, taktil premitus
RR :21X/i
sama.

Perkusi :

Sonor pada area paru

Auskultasi :

Vesikuler, suara lapang

paru kiri dan kanan sama,

Wheezing (-/-), Ronkhi

(-/-), RR :22X/i
10 Abdomen Inspeksi : Inspeksi :

Simetris, lesi (-), jejas (-), Simetris, lesi (-), jejas (-), benjolan (-)

benjolan (-)
Palpasi :

Palpasi :
nyeri tekan (-) nyeri lepas (-), massa (-)

nyeri tekan (-) nyeri lepas


Perkusi :
(-), massa (-)
tympani pada daerah abdomen dan
Perkusi :
terdengar pekak di daerah hati

tympani pada daerah


Auskultasi:
abdomen dan terdengar
Bising usus (+): 5-10x/i searah jarum
pekak di daerah hati jam

Auskultasi:

Bising usus (+):5-10x/i

searah jarum jam

11 Ekstremitas Ekstremitas atas : Ekstremitas atas :

tidak ada keluhan pada tidak ada keluhan pada ekstremitas atas

ekstremitas atas
Ekstremirtas bawah :

Ekstremitas bawah :
Tidak ada keluhan pada ekstremitas

Tidak ada keluhan pada bawah.

ekstremitas bawah.
Kekuatan otot : penuh
Kekuatan otot : penuh 555 555

555 555 555 555

555 555
VIII. Harapan Keluarga

Keluarga berharap semoga Ny.N selalu diberi kesehatan dan semangat

dalam menjalani hidup, dan Ny. N berharap semoga anaknya sukses dan jadi

orang yang berguna, dan keluarga juga berharap pada petugas kesehatan untuk

membantu mengatasi masalah penyakit pada Ny. N.

A. Diagnosa Keperawatan Keluarga

1. Data Fokus

Tabel 3.3 Data Fokus

Data Subjektif Data Objektif


- Keluarga Ny. N mengatakan - Vital Sign
ingin mengetahui lebih jauh cara - TD : 160/90 mmHg
perawatan kesehatan dengan - Nadi : 90 x/i
hipertensi. - Suhu : 36,7 °C
- Ny. N mengatakan kurang - RR : 18 x/i
mengetahui bagaimana cara - BB : 50 Kg
merawat hipertensi. - Skala nyeri 4
- Ny. N mengatakan saat tekanan - Ny. J tampak gelisah
darahnya naik kepala pusing, - Keluarga Tn. Y tampak
terasa sakit dan menjalar sampai masih kurang memahami
ke punggung, kaki dan tangan tentang penyakit yang
kesemutan, sulit beraktivitas. diderita
- Ny. J mengatakan pergi ke - Keluarga Tn. Y tampak
puskesmas apabila sakit saja menunjukkan minat untuk
- Ny. J mengatakan mempunyai meningkatkan kesehatan
riwayat hipertensi yang dia dapat keluarganya dengan bertanya
dari ibunya tentang perilaku hidup bersih
- Ny. J mengatakan memiliki dan sehat serta perawatan
riwayat hipertensi ± 1 tahun yang - Keluarga tampak antusias
lalu dengan pembahasan
- Ny. J mengatakan tidak mampu mengenai peningkatan
melakukan aktivitas yang berat kesehatannya
- Ny. J mengatakan ia sering - Keluarga Tn. Y tampak
mengalami pusing berupaya mengatasi masalah
- Keluarga Tn. Y mengatakan yang sedang dihadapi
masih mengkosumsi makanan dengan mencari informasi
yang mengandung lemak dan ketetangga sebagai bantuan
bersantan - Keluarga masih bingung
-Keluarga Tn. Y mengatakan akan dengan perawatan hipertensi
mengupayakan pengobatan, dengan raut wajah / kening
pencegahan, dan perawatan yang mengkerut dan pada
kesehatan keluarga. saat ditanya keluarga hanya
- Keluarga Tn. Y mengatakan diam
sudah mengurangi makanan yang - Keluarganya jarang
mengandung banyak garam memeriksakan kesehatan ke
- Keluarga Tn. Y jarang pelayanan kesehatan, hanya
melakukan kegiatan olahraga dan ketika sakit saja ke
kegiatan lainnya yang dapat pelayanan kesehatan
meningkatkan status kesehatan - Ny. J tampak meminum obat
- Keluarga Tn. Y mengatakan rutin hipertensi
pengelolaan sampah dengan cara - Tugas kesehatan keluarga
dibakar yang belum terpenuhi
- Ny. J mengatakan ia berharap seperti berperilaku hidup
agar penyakitnya dapat sembuh bersih dan sehat.
dengan segera. - Tampak adanya bekas
- Keluarga mengatakan akan pembakaran sampah di
menerapkan perilaku hidup sehat: halaman rumah
mencuci tangan dengan sabun,
memakai masker, dan menjaga
jarak

2. Analisa Data

Tabel 3.4 Analisa Data

No Analisa Data Masalah


1. DS : Pemeliharaan
- Ny. J mengatakan memiliki riwayat Kesehatan Tidak
hipertensi ± 1 tahun yang lalu Efektif (D.0117)
- Ny. J mengatakan saat tekanan
darahnya naik kepala pusing, terasa
sakit dan menjalar sampai ke
punggung, kaki dan tangan kesemutan,
sulit beraktivitas.
- Ny. J mengatakan tidak mampu
melakukan aktivitas yang berat
- Ny. J mengatakan ia sering mengalami
pusing
- Ny. J mengatakan kurang mengetahui
bagaimana cara merawat hipertensi
- Ny. J mengatakan pergi ke puskesmas
apabila sakit saja

DO :
- Ny. J tampak gelisah
- Keluarga Tn. Y tampak masih kurang
memahami tentang penyakit yang
diderita
- Skala nyeri 4
- TD : 160/90 mmHg
- Nadi : 90 x/i
- Suhu : 36,7 °C
- RR : 18 x/i
- BB : 50 Kg
2 DS : Perilaku Kesehatan
- Keluarga Tn. Y mengatakan masih Cenderung Beresiko
mengkonsumsi makanan yang (D.0099)
mengandung lemak, bersantan dan
makanan yang mengadum banyak
garam
- Keluarga Tn. Y jarang melakukan
kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya
yang dapat meningkatkan status
kesehatan
- Keluarga Tn. Y mengatakan
pengelolaan sampah dengan cara
dibakar
DO :
- Tampak adanya bekas pembakaran
sampah di halaman rumah
- Keluarga masih bingung dengan
perawatan hipertensi dengan raut
wajah/kening yang mengkerut dan
pada saat ditanya keluarga hanya diam
- Keluarganya jarang memeriksakan
kesehatan ke pelayanan kesehatan,
hanya ketika sakit saja ke pelayanan
kesehatan
- Tugas kesehatan keluarga yang belum
terpenuhi seperti berperilaku hidup
bersih dan sehat.
3 DS : Kesiapan
- Keluarga Tn. Y mengatakan akan Peningkatan Koping
mengupayakan pengobatan, Keluarga
pencegahan, dan perawatan kesehatan (D.0090)
keluarga.
- Ny. J mengatakan ia berharap agar
penyakitnya dapat sembuh dengan
segera.
- Keluarga mengatakan akan
menerapkan perilaku hidup sehat:
mencuci tangan dengan sabun,
memakai masker, dan menjaga jarak.
DO :
- Keluarga Tn. Y tampak menunjukkan
minat untuk meningkatkan kesehatan
keluarganya dengan bertanya tentang
perilaku hidup bersih dan sehat serta
perawatan.
- Keluarga tampak antusias dengan
pembahasan mengenai peningkatan
kesehatannya
- Keluarga Tn. Y tampak berupaya
mengatasi masalah yang sedang
dihadapi dengan mencari informasi
sebagai bantuan
3. Skoring

Tabel 3.5

Skor Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan

No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran


1 Sifat Masalah : Keluarga kurang
Skala : mampu
 Tidak/ Kurang sehat/Aktual (3) 3 1 3/3 x 1 memelihara
 Ancaman Kesehatan/Resiko (2) =1 kesehatan
 Keadaan Sejahtera/Potensial (1)

2 Kemungkinan Masalah dapat Masalah dapat


diubah diubah sebagian
Skala : dengan keinginan
 Mudah (2) 2 2 2/2 x 2 keluarga untuk
 Sebagian (1) =2 mencapai
 Tidak Dapat (0) kesehatan yang
baik
3 Potensial Masalah untuk Dicegah Keinginan
Skala : keluarga untuk
 Tinggi (3) 3 1 3/3 x 1 mencari tahu cara
 Cukup (2) =1 pemeliharaan
 Rendah (1) kesehatan agar
terhindar dari
penyakit cukup
baik
4 Menonjolnya Masalah Keluarga
Skala : menyadari
 Masalah berat, harus 2 1 2/2 x 1 masalah dan
segera ditangani (2) =1 menangani agar
 Ada masalah tetapi masalah
tidak perlu ditangani (1) kesehatan dapat
 Masalah tidak dirasakan (0) teratasi
Jumlah 10 5
Tabel 3.6

Skor Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran


1 Sifat Masalah : Keluarga kurang
Skala : mampu
 Tidak/ Kurang sehat/Aktual (3) 3 1 3/3 x 1 menjalankan
 Ancaman Kesehatan/Resiko (2) =1 perilaku hidup
 Keadaan Sejahtera/Potensial (1) sehat
2 Kemungkinan Masalah dapat Masalah dapat
diubah diubah sebagian
Skala : 1 2 1/2 x 2 dengan
 Mudah (2) =1 keinginan
 Sebagian (1) keluarga untuk
 Tidak Dapat (0) mencapai
kesehatan yang
baik
3 Potensial Masalah untuk Dicegah Keinginan
Skala : keluarga untuk
 Tinggi (3) 2 1 2/3 x 1 mencari tahu
 Cukup (2) = 2/3 perilaku hidup
 Rendah (1) sehat untuk
terhindar dari
penyakit cukup
baik
4 Menonjolnya Masalah Keluarga
Skala : 2 1 2/2 x 1 menyadari
 Masalah berat, harus =1 masalah dan
segera ditangani (2) menangani agar
 Ada masalah tetapi masalah
tidak perlu ditangani (1) kesehatan dapat
 Masalah tidak dirasakan (0) teratasi
Jumlah 8 3 2/3
Tabel 3.7

Skor Kesiapan Peningkakan Koping Keluarga

No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran


1 Sifat Masalah :
Skala : Adanya
 Tidak/ Kurang sehat/Aktual (3) ancaman
 Ancaman Kesehatan/Resiko (2) 1 1/3 × 1 1/3 kesehatan tetapi
 Keadaan Sejahtera/Potensial (1) tidak perlu
ditangani
segera
2 Kemungkinan Masalah dapat diubah Membawa
Skala : keluarga ke
 Mudah (2) pelayanan
 Sebagian (1) 2 1/2 × 2 1 kesehatan untuk
 Tidak Dapat (0) mendapatkan
pengobatan dan
perawatan
3 Potensial Masalah untuk Dicegah Pencegahan bisa
Skala : dilakukan
 Tinggi (3) 1 2/3 × 1 2/3 dengan menjaga
 Cukup (2) pola hidup dan
 Rendah (1) pola makan

4 Menonjolnya Masalah
Skala : Keluarga bisa
 Masalah berat, harus menerima
segera ditangani (2) 1 1/2 × 1 1 keadaan saat ini
 Ada masalah tetapi meskipun belum
tidak perlu ditangani (1) stabil
 Masalah tidak dirasakan (0)

Total skor 5 3

4. Prioritas Diagnosa Keperawatan Keluarga

a. Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif

b. Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

c. Kesiapan Peningkatan Koping Keluarg


67
B. Intervensi Keperawatan

Tabel 3.8 Intervensi Keperawatan

Data SDKI SLKI SIKI

Kode Diagnosis Kode Hasil Kode Intervensi


DS : D.0117 Pemeliharaan Keluarga mampu Keluarga mampu
- Ny. J mengatakan memiliki kesehatan tidak mengenal masalah : mengenal masalah :
riwayat hipertensi ± 1 tahun efektif L.12111 Tingkat pengetahuan I.12444 Edukasi: proses
yang lalu penyakit
- Ny. J mengatakan saat
tekanan darahnya naik kepala
pusing, terasa sakit dan
Keluarga mampu Keluarga mampu
menjalar sampai ke
memutuskan: memutuskan:
punggung, kaki dan tangan
L.12104 Manajemen kesehatan I.12525 Pelibatan keluarga
kesemutan, sulit beraktivitas.
- Ny. J mengatakan tidak
mampu melakukan aktivitas
yang berat
Keluarga mampu Keluarga mampu
- Ny. J mengatakan ia sering
merawat: merawat:
mengalami pusing
L.12110 Tingkat kepatuhan I.12442 Edukasi prosedur
- Ny. J mengatakan kurang
tindakan
mengetahui bagaimana cara
“Pemberian rebusan
merawat hipertensi
seledri (Mariyona,
- Ny. J mengatakan pergi ke
2020)
puskesmas apabila sakit saja
“Terapi Akupresur
(Sukmadi, 2021)”
DO :
“Teknik relaksasi
68
- Ny. J tampak gelisah meditasi Murrotal Al-
- Keluarga Tn. Y tampak masih qur’an (Heni, 2021)”
kurang memahami tentang Keluarga mampu Keluarga mampu
penyakit yang diderita memodifikasi memodifikasi
- Skala nyeri 4 lingkungan: lingkungan :
- TD : 160/90 mmHg L.12107 Perilaku kesehatan I.12463 Manajemen perilaku
- Nadi : 90 x/i
- Suhu : 36,7 °C
- RR : 18 x/i
- BB : 50 Kg
Keluarga mampu Keluarga mampu
memanfaatkan fasilitas memanfaatkan fasilitas
kesehatan: kesehatan :
L.12106 Pemeliharaan kesehatan I.12473 Rujukan

DS : D.0099 Perilaku Keluarga mampu I.12439 Keluarga mampu


- Keluarga Tn. Y mengatakan kesehatan
masih mengkonsumsi cenderung L.12105 mengenal masalah: mengenal masalah:
makanan yang mengandung beresiko
lemak, bersantan dan Manajemen kesehatan Edukasi pola perilaku
makanan yang mengadum keluarga kesehatan
banyak garam
- Keluarga Tn. Y jarang Keluarga mampu Keluarga mampu
melakukan kegiatan olahraga memutuskan:
dan kegiatan lainnya yang L.12106 memutuskan: I.09267 Dukungan
dapat meningkatkan status pengambilan
kesehatan Pemeliharaan keputusan
- Keluarga Tn. Y mengatakan kesehatan
pengelolaan sampah dengan
69
cara dibakar Keluarga mampu Keluarga mampu

DO : L.12107 merawat: I.12463 merawat:


- Tampak adanya bekas
pembakaran sampah di Perilaku kesehatan Manajemen perilaku:
halaman rumah
- Keluarga masih bingung Hidup bersih dan sehat
dengan perawatan hipertensi
dengan raut wajah/kening serta berolahraga
yang mengkerut dan pada saat
ditanya keluarga hanya diam Keluarga mampu Keluarga mampu
- Keluarganya jarang
memodifikasi memodifikasi
memeriksakan kesehatan ke
pelayanan kesehatan, hanya L.12107 I.12439
lingkungan: lingkungan :
ketika sakit saja ke pelayanan
kesehatan Perilaku kesehatan Edukasi pola perilaku
- Tugas kesehatan keluarga kesehatan
yang belum terpenuhi seperti
Keluarga mampu Keluarga mampu
berperilaku hidup bersih dan
sehat. memanfaatkan fasilitas memanfaatkan
L.12106 fasilitas kesehatan :
kesehatan:
Konseling
Pemeliharaan kesehatan
Bimbingan sistem

kesehatan
DS : D.0090 Kesiapan Keluarga mampu Keluarga mampu
70
- Keluarga Tn. Y mengatakan peningkatan mengenal masalah : mengenal masalah :
akan mengupayakan koping
pengobatan, pencegahan, dan keluarga Promosi kesehatan Pendidikan kesehatan
perawatan kesehatan
keluarga. tentang Covid 19
- Ny. J mengatakan ia berharap
agar penyakitnya dapat
sembuh dengan segera. Keluarga mampu Keluarga mampu
- Keluarga mengatakan
akan menerapkan perilaku memutuskan: memutuskan:
hidup sehat: mencuci tangan
dengan sabun, memakai Ketahanan keluarga : Dukungan
masker, dan menjaga jarak.
akan menerapkan perilaku “dukungan kemandirian Pengambilan
hidup sehat: mencuci tangan antar keluarga” keputusan
dengan sabun, memakai
masker, dan menjaga jarak.
DO : Keluarga merawat Keluarga mampu
- Keluarga Tn. Y tampak
menunjukkan minat untuk anggota keluarga untuk merawat:
meningkatkan kesehatan
keluarganya dengan bertanya meningkatkan atau Fasilitasi pembelajaran
tentang perilaku hidup bersih :
dan sehat serta perawatan. memperbaiki
- Keluarga tampak antusias kesehatan mengajarkan cuci
dengan pembahasan
mengenai peningkatan Pengetahuan: Perilaku tangan, etika batuk,
kesehatannya dan
- Keluarga Tn. Y tampak kesehatan
71
berupaya mengatasi masalah cara menggunakan
yang sedang dihadapi dengan
mencari informasi sebagai masker yang benar.
bantuan

Keluarga mampu Keluarga mampu

memodifikasi memodifikasi

lingkungan: lingkungan :

Kesiapan perawatan di Bantuan modifikasi diri

rumah

Keluarga mampu Keluarga mampu

memanfaatkan fasilitas memanfaatkan


fasilitas
kesehatan:
kesehatan :
Perilaku pencarian
Bimbingan sistem
kesehatan
kesehatan

C. Implementasi (Catatan Perkembangan)


72
Tabel 3.8 Catatan Perkembangan

Diagnosa 1. Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan

Hari/tangga Jam Implementasi Evaluasi Paraf


l
Jumat/ 14.00 WIB Setelah dilakukan interaksi selama 1 x 45 S:
15 Oktober menit diharapkan keluarga mampu Keluarga Tn. Y mengatakan sudah mulai
2021 mengenal masalah kesehatan keluarga dan mengerti dengan penyakit hipertensi dan
keluarga dapat memutuskan untuk juga cara perawatannya.
meningkatkan atau memperbaiki kesehatan
keluarga. O:
TUK 1 : Edukasi proses penyakit. Keluarga Tn. Y tampak sudah paham dengan
1. Mengidentifikasi kesiapan dan penkes yang diberikan, hal ini terbukti
kemampuan menerima informasi. dengan keluarga dapat mengulangi kembali
tentang penyakit hipertensi dan juga
2. Menjelaskan pengertian hipertensi perawatannya.
3. Menjelaskan penyebab hipertensi
A:
4. Menjelaskan tanda dan gejala Keluarga dapat mengenal masalah
hipertensi Hipertensi.

5. Menjelaskan pengobatan atau P :


penatalaksanaan hipertensi Intervensi dilanjutkan ke TUK 2
6. Memberikan kesempatan kepada
keluarga untuk bertanya dan
mengulang kembali apa saja yang telah
73
dijelaskan.

TUK 2: Pelibatan Keluarga S:


1. Mengidentifikasi kesiapan keluarga Keluarga mengatakan akan terlibat
untuk terlibat dalm perawatan perawatan hipertensi pada Ny. J
2. Menganjurkan keluarga terlibat dalam
perawatan O:
3. Memfasilitasi keluarga membuat Keluarga tampak mengerti dan berpatisipasi
keputusan dalam pengambilan keputusan

A:
Keluarga dapat memutuskan untuk
memperbaiki kesehatan keluarga teratasi

P:
Intervensi dilanjutkan ke TUK 3
Setelah dilakukan pertemuan 1 x 40 menit S :
keluarga dapat merawat anggota keluarga Keluarga mengatakan sudah sedikit paham
dengan masalah hipertensi. dengan cara perawatan hipertensi dan akan
TUK 3 : Edukasi prosedur tindakan mengusahakan untuk menerapkannya
Terapi komplementer : Rebusan seledri, dalam kehidupan sehari-hari.
Akupresur dan Murattal Al-quran.
1. Mengidentifikasi kesiapan dan O :
kemampuan keluarga menerima - Keluarga mampu mendemonstrasikan
informasi langkah-langkah apa yang telah
diajarkan
2. Menjadwalkan pendkes sesuai
kesepakatan. - Ny. J mengkonsumsi rebusan seledri,
74
3. Menjelaskan pada keluarga tujuan dan melakukan akupresur dan murattal Al-
manfaat perawatan pada penderita quran
hipertensi dengan obat tradisional
“rebusan seledri” - TTV Ny. J sebelum meminum jus wortel
TD: 150/90 mmHg.
4. Menjelaskan langkah-langkah
perawatan dengan pemberian rebusan
seledri A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
- Siapkan 100 gram seledri sebagian

- 2 gelas air (400 ml). P:


- Rebus sampai mendidik (±15 Intervensi pemberian rebusan seledri dan
murattal Al-quran dilanjutkan
menit) hingga menjadi 1 gelas (200
ml).

- Setelah dingin, bagi untuk 2 kali


minum, pagi ½ gelas (50 ml) dan
malam hari ½ gelas (50 ml).

- Lakukan selama 5 hari.

Setelah dilakukan pertemuan via telepon S :


1x15 menit keluarga dapat merawat - Ny. J mengatakan telah minum rebusan
anggota keluarga dengan masalah seledri pukul 07.30 WIB setelah sarapan
hipertensi. dan 20.00 WIB setelah makan malam.
TUK 3 :
Terapi komplementer : Rebusan seledri, - Ny. J mampu menyebutkan cara
Murattal Al-quran. pembuatan rebusan seledri.
75
- Ny. J mengatakan melakukan terapi
relaksasi meditasi murattal Alqur’an
setelah isya.

O : Terlaksana

A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
sebagian

P:
Intervensi pemberian rebusan seledri dan
murattal Al-quran dilanjutkan
Setelah dilakukan pertemuan via telepon S :
1x15 menit keluarga dapat merawat - Ny. J mengatakan telah minum rebusan
anggota keluarga dengan masalah seledri pukul 07.00 WIB setelah sarapan
hipertensi. dan 19.00 WIB setelah makan malam.
TUK 3 :
Terapi komplementer : Rebusan seledri, dan - Ny. J mengatakan melakukan terapi
Murattal Al-quran. relaksasi meditasi murattal Alqur’an
setelah isya.

O : Terlaksana

A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
76
sebagian

P:
Intervensi pemberian rebusan seledri dan
murattal Al-quran dilanjutkan
Setelah dilakukan pertemuan via telepon S :
1x15 menit keluarga dapat merawat - Ny. J mengatakan telah minum rebusan
anggota keluarga dengan masalah seledri pukul 07.10 WIB setelah sarapan
hipertensi. dan 19.15 WIB setelah makan malam.
TUK 3 :
Terapi komplementer : Rebusan seledri, dan - Ny. J mengatakan melakukan terapi
Murattal Al-quran. relaksasi meditasi murattal Alqur’an
setelah isya.

O : Terlaksana

A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
sebagian

P:
Intervensi pemberian rebusan seledri dan
murattal Al-quran dilanjutkan
TUK 3 : S:
Terapi komplementer : Rebusan seledri, dan - Ny. J mengatakan mengkonsumsi
Murattal Al-quran. rebusan seledri serta menerapkan
teknik relaksasi meditasi murattal Al-
quran
77
- Ny. J mengatakan tidak merasakan
pusing

- Ny. J mengatakan sudah mampu


melakukan aktivitas ringan

O:
- Ny. J tampak membersihkan rumah

- TD : 130/80 mmHg

A:
Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
teratasi

P:
Tugas keperawatan keluarga merawat
anggota keluarga untuk meningkatkan atau
memperbaiki kesehatan dihentikan karena
keluarga sudah mandiri
Setelah dilakukan pertemuan 1 x 30 menit S:
keluarga dapat memodifikasi lingkungan Keluarga mengatakan memodifikasi
yang sesuai dengan masalah kesehatan lingkungan dengan melakukan relaksasi
keluarga. meditasi murattal Al-quran
TUK 4: Manajemen perilaku
1. Mengidentifikasi harapan keluarga O:
untuk mengendalikan perilaku Keluarga dapat menyebutkan dan tampak
2. Menciptakan dan mempertahankan sudah mulai memodifikasi lingkungan
lingkungan dan kegiatan perawatan sekitarnya
78
konsisten setiap pertemuan
3. Menginformasikan keluarga bahwa A:
keluarga sebagai dasar pembentukan Keluarga dapat memodifikasi lingkungan
kognitif yang sesuai teratasi sebagian

P:
Intervensi dilanjutkan
TUK 5: Rujukan S:
1. Mengidentifikasi indikasi rujukan Keluarga mengatakan bahwa fasilitas
kesehatan yang akan di kunjungi adalah
2. Memberikan kesempatan pasien dan puskesmas, karena puskesmas tersebut
keluarga untuk bertanya dan merupakan tempat yang paling dekat
mendapatkan jawaban terkait rujukan melayani kesehatan anggota keluarga.
(tujuan dan waktu rujukan)

a. Puskesmas (setiap hari senin – O:


kamis pukul 07.30 s/d 14.30 WIB, Keluarga memilih fasilitas kesehatan
jumat pukul 07.30 s/d 11.30 WIB, terdekat yaitu puskesmas
dan sabtu pukul 07.30 s/d 13.00
WIB ) A:
Keluarga dapat memanfaatkan fasilitas
b. Bidan Pustu/Poskesri (setiap hari kesehatan teratasi
24 jam)
P:
3. Menjelaskan tujuan dan prosedur Intervensi di hentikan
rujukan
Tabel 3.8 Catatan Perkembangan

Diagnosa 2. Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

Hari/tangga Jam Implementasi Evaluasi


l
Jumat/ 14.00 WIB Setelah dilakukan interaksi selama 1 x 45 S:
15 Oktober menit diharapkan keluarga mampu - Keluarga mengatakan pa
2021 memperbaiki kesehatan keluarga. perilaku hidup yang bers
TUK 1-5 : dan akan berusaha mem
Edukasi pola perilaku kebersihan kesehatan keluarganya ter
1. Pendidikan kesehatan tentang
perilaku hidup bersih dan sehat - Keluarga mengatakan ak
menciptakan perilaku hidu
2. Mengidentifikasi kemampuan sehat : tidak membakar
menjaga kebersihan diri dan mengurangi konsumsi
lingkungan makan makanan berlemak

3. Memberikan kesempatan bertanya - Keluarga mengatakan ak


menerapkan terapi min
4. Mengajarkan cara kebersihan diri dan sebagai tindakan agar ti
lingkungan parah dan anggota lain ti
Dukungan pengambilan keputusan terkena hipertensi
1. Mengidentifikasi persepsi mengenai - Keluarga mengatakan ak
masalah menciptakan lingkungan
2. Memfasilitasi pengambilan keputusan untuk menjaga kesehatan

3. Memberikan informasi yang diminta - Keluarga mengatakan ba


kesehatan yang akan di ku
Manajemen perilaku puskesmas, karena puskes
1. Mengidentifikasi harapan keluarga yang terdekat
untuk mengendalikan perilaku
2. Menciptakan dan mempertahankan
lingkungan dan kegiatan perawatan O:
konsisten setiap pertemuan - Keluarga tampak mulai
3. Menginformasikan keluarga bahwa perilaku hidup bersih dan
keluarga sebagai dasar pembentukan
kognitif - Keluarga bisa mendemon
Edukasi pola perilaku kebersihan pembuatan rebusan seled
1. Mengidentifikasi kemampuan
- Keluarga tampak su
menjaga kebersihan diri dan
memodifikasi lingkungan
lingkungan
walaupun belum sempurn
2. Mempraktikan bersama keluarga cara
- Tampak tidak ada
menjaga kebersihan diri dan
pembakaran sampah
lingkungan
- Keluarga memilih fasilita
3. Mengajarkan cara menjaga
terdekat yaitu puskesmas
kebersihan diri dan lingkungan
A:
Bimbingan sistem kesehatan Masalah teratasi
1. Mengidentfifikasi masalah kesehatan
keluarga
P:
2. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan
Intervensi dihentikan
kesehatan