Anda di halaman 1dari 39

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA NY.

N DENGAN
HPERTENSI DIJORONG SARUASO UTARA KECAMATAN
TANJUNG EMAS KABUPATEN TANAH DATAR

Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Keperawatan Keluarga

DOSEN PEMBIMBING: CI KLINK:

Ns. Rahmat Syukri, S.Kep, M.KM Ns.Widya Francisca,S.Kep ,M.Kep

OLEH :
ILMA FITRIANTI S.KEP
NIM.2014191091

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN


NERS FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS FORT DE KOCK
BUKITTINGI
TAHUN 2021-2022
BAB III

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. Pengkajian Keluarga

I. Data Umum

1. Nama KK (inisial) : Ny.N

2. Alamat : Jorong Saruaso Utara

3. Pekerjaan : Petani

4. Pendidikan : SLTP

5. Komposisi Keluarga :2

N Nam Jk Hub Umu Pddk Status Imunisasi Ket


BCG Polio DPT Hepatitis Campak
o a Dg r
1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
Kk
1 Ny.N P KK 64 SLTP - - - - - - - - - - - -

2 Ny.A P Ibu 74 SD - - - - - - - - - - - -
Skema 1.1 Genogram Keluarga

NY.A
X

X
NY.N

Ket :

: Laki-Laki x : Meninggal

: Perempuan : Pasien

: yang tinggal serumah

Kesimpulan :Di dalam keluarga Ny.N mempunyai 2 orang anak, satu laki-laki dan

Satu perempuan, tetapi anaknya sudah menikah dan tidak tinggal serumah dengan

Ny.N. dan suami dari Ny.N sudah meninggal sejak lebih kurang 12 tahun yang lalu.

Ny. N Tinggal berdua dengan Orang tuanya ( Ibunya ) Ny.A

6. Tipe Keluarga

Tipe keluarga Ny.N Adalah single Family ( keluarga janda ) yang terdiri dari Ny.N

dan orang tuanya (ibunya ) Ny. A


7. Suku Bangsa

Suku bangsa Ny.N ,Ny.A merupakan suku Minang ,bahasa yang digunakan sehari

hari adalah bahasa minang.Ny,N Mengatakan tidaka da budaya khusus terkait

kesehatan yang berhubungan dengan suku bangsanya.

8. Agama

Ny.N,Ny.A beragama Islam serta anak beragama yang sama, setiap hari Ny.N

melaksanakan Sholat 5 waktu berjamaah dimusholah dekat rumahnya,sedangkan

Ny.A Sholat sendiri dirumah.Ny.N mengatakan dirinya juga mengikuti pengajian

dikampungnya.

9. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Sumber pendapatan di peroleh dari Anak Ny.N yang selalu mengirimkan uang

setiap bulannya. Ditambah hasil sawahnya sekali 4 bulan.

10. Aktivitas Rekreasi Keluarga

Rekreasi digunakan untuk mengisi kekosongan waktu dengan menonton televisi

dan mendengarkan radio.rekreasi keluar rumah yaitu rekreasi ke luar kota tempat

Anak anak Ny.N.

II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

11. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Tahap perkembangan keluarga Ny.N merupakan Tahap perkembangan usia

pertengahan atau lansia

12. Tugas Perkembangan Keluarga Yang belum Terpenuhi yaitu dalam memberikan

perawatan pada anggota keluarga yang sakit.membantu orang tua lanjut usia dan

sakit sakitan.
13. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti

Pada saat melakukan pengkajian Ny.N mengatakan mempunyai riwayat

penyakit hipertensi sejak 5 tahun yang lalu, Ny.N mengatakan jika tekanan

darahnya naik kepala terasa pusing ,terasa sakit dan menjalar ke punggung

dengan skala nyeri 4 ,kaki dan tangan kesemutan,sulit beraktifitas .Ny.N

mengatakan masih mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak

garam ,berlemak dan bersantan,sedangkan Ny.A tidak memiliki sakit

apapun hanya saja karena sudah tua dan lansia biasanya .

Saat pengkajian :

TD : 179/110 mmhg S : 36,9 celcius BB : 57 Kg

N : 91 x/m R : 22 x/m TB : 153 cm

14. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya

Ny.N mengatakan memiliki riwayat penyakit keturunan dari bapaknya yaitu

hipertensi,sedangkan Ny.A tidak memiliki riwayat penyakit keturunan apapun.

III. Pengkajian Lingkungan

15. Karakteristik Rumah

Memiliki sirkulasi udara yang baik, memiliki sistem sanitasi yang baik, dan

memiliki sistem penerangan ruang yang baik.Satu Rumah yang ditempati keluarga

Ny. N adalah rumah pibadi dengan luas ± 10 x15 m² dengan tipe rumah

permanen , lantainya keramik didalam rumah ada dua kamar tidur, satu ruang tamu,

satu gudang, satu ruang keluarga, satu dapur, satu ruang makan dan satu kamar

mandi, memiliki ventilasi yang baik untuk pertukaran udara dan diruangan yang

lain sudah memiliki ventilasi juga.Sumber air di keluarga ini adalah PDAM,
kualitas air bersih tidak berbau tidak berasa dan tidak berwarna. WC / jamban

( leher angsa) keluarga ada dalam rumah. .

Di depan rumah Ny. N ada halaman yang cukup luas yang terlihat tertata

dengan di tanami beberapa macam bunga oleh Ny. N keluarga tidak memiliki

kandang hewan dekat rumah. Untuk sarana penerangan Ny.N menggunakan listrik.

Sedangkan untuk limbah rumah tangganya seperti sampah basah dan kering

dibuang. Serta untuk limah air mandi, air cucian piring, baju dan lain-lain dialirkan

ke got perumahan.

Skema 1.2 Denah Rumah

Dapur Gudang

Kamar
Kamar Ruang mandi

mandi Nonton

Kamar 1

Ruang
tamu
Kamar 2

Pintu depan

Teras
Halaman rumah

Berdasarkan denah rumah diatas menjelaskan bahwa rumah tersebut terdiri dari 2 buah

kamar tidur, 1 buah kamar mandi, 1 ruang tamu, 1 ruang nonton tv atau keluarga , dan 1

dapur untuk tempat memasak keluarga dan terdapat satu buah gudang.

16. Karakteristik Tetangga Dan Komunitas

Keluarga Ny.N tingggal dilingkungan yang berpenduduk padat ,mayoritas

penduduknya bersuku minang,tetangga ada yang petani,wiraswasta,PNS, dan

lainnya.Hubungan antar tetangga saling membantu, bila ada tetangga yang

mengadakan acara atau pesta dikerjakan saling membantu, dan jika ada pengkajian

Ny.N selalu ikut pengajian di mushola jika tidak sakit. Saat covid 19 penduduk

sekitar keluarga Ny.N banyak melakukan aktivitas dirumah untuk pemutusan rantai

penularan covid 19

17. Mobilitas Geografis Keluarga

Keluarga Ny.N sudah lama tinggal dirumah tersebut dimana rumah tersebut

merupakan peninggalan suaminya untuk anak anaknya .rumah keluarga Ny.N

jaraknya 30 meter dari jalan raya ,jenis kendaraan yang digunakan biasanya seoeda

motor.

18. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Komunitas

Didalam masyarakat Ny.N mengikuti perkumpulan bersama masyarakat

,keluarga Ny.N juga mengikiti pengajian dilingkungannya disamping

bersosialisasi keluarga juga melakukan pekerjaan rumahnya.


19. Sistem Pendukung Keluarga

Keluarga Ny.N memiliki kartu BPJS dan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan

yaitu Puskesmas.

IV. Struktur Keluarga

20. Pola Komunikasi Keluarga

Anggota keluarga menggunakan bahasa minang dan indonesia dalam

berkomunikasi sehari-harinya, berkomunikasi dengan keluarga yang jauh

menggunakan handphone dengan menelphone atau videocall.

21. Struktur Kekuatan Keluarga

Ny.N selalu memberikan contoh yang baik untuk keluarganya. Ny.N memiliki

kakak yang selalu mengingatkanya untuk selalu kontrol tentang penyakitnya ke

bidan desa dan puskesmas di sekitar rumahnya

22. Struktur Peran (formal dan informal)

Ny.N sebagai Ibu dari anak anaknya dan sejak suaminya meninggal yang

memenuhi segala kebutuhan Ny.N adalah anak anak nya karna Ny.N tidak mampu

bekerja lagi dan suami dan anaknya sudah meninggal.

23. Nilai atau Norma Keluarga

Nilai-nilai norma dari keluarga tersebut mempunyai nilai kekeluargaan sesuai

dengan agama islam dan sehingga tidak ada masalah

V. Fungsi Keluarga

24. Fungsi Afektif


Hubungan antara keluarga baik, semua anggota keluarga selalu melindungi dan

menyayangi.

25. Fungsi Sosialisasi

Kadang keluarga berkumpul di rumah, hubungan dalam keluarga baik dan selalu

mentaati norma yang baik.

26. Fungsi Perawatan Keluarga

a. Praktik diit keluarga

Penyediaan makanan selalu dimasak terdiri komposisi, nasi, lauk pauk, dan sayur

dengan frekuensi 3 kali sehari, , Anggota keluarga memiliki aktifitas yang padat

pada siang harinya.Namun bila ada anggota keluarga yang sakit keluarga merawat

dan mengantarkan ke rumah sakit atau kepuskesmas langsung. Dalam merawat

Ny.N keluarga memberi makanan yang sama dengan anggota keluarga yang lain.

Ny.N jarang mengkonsumsi buah.

b. Kebiasaan tidur dan istirahat

Ny.N selalu tidur cukup yaitu dari pukul 21.00 sampai pukul 04.00 ,dan Ny.N

selalu tidur siang kurang lebih 1 jam,yaitu dari sebelum zuhur sampai setelah

zhuhur

c. Latihan fisik dan rekreasi

Ny.A selalu berolaraga dengan jalan pagi setiap subuh setelah sholat subuh,dan

pergi

Ke rumah keluarganya jika lagi suntuk.

d. Kebiasaan pengunaan obat obat penenang

Ny.A tidak pernah mengkonsumsi obat penenang

e. Peran keluarga dalam praktik perawatan diri


Keluarga

f. Praktik perawatan gigi

g. Pelayan perawatan gawat darurat

h. Sumber pembiayaaan

VI. Stres dan Koping Keluarga

27. Stresor jangka Pendek dan Jangka Panjang

Stresor jangka pendek : Ny.N harus meminum obat rutin setiap hari.

Stresor jangka panjang : Ny.N karena tekanan darahnya tinggi dan dampak dari

meminum obat rutin terus menerus.

28. Kemampuan Keluarga Berespon terhadap Situasi/ Stresor

Keluarga tenang dalam menghadapi masalah jika ada anggota keluarganya yang

sakit langsung di bawa ke puskesmas atau kerumah sakit untuk berobat. Dan

keluarga saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan makan secara teratur.

29. Strategi Koping Konstruktif yang digunakan

Anggota keluarga selalu bermusyawarah jika ada masalah dan menyelesaikannya

bersama-sama.

30. Strategi Adaptasi Disfungsional

Tidak pernah terdapat perselisihan antara anggota keluarga dalam mengambil suatu

keputusan.

Dan jika Ny. N merasa sakit kepala dan terasa berat di tekuk Ny.N selalu minum

air rebusan alpokat.


VII. Pemeriksaan Fisik

No Pemeriksaan Ny.N Ny.A


1 Vital sign Cukup baik Baik

2 Kepala TD : 179/110 mmHg TD : 120/80 mmHg


N : 91X/i N : 83X/i
S : 36,9 c S : 36,8 c
RR : 22X/i RR : 21X/i

3 Mata Inspeksi : Inspeksi :


simetris, rambut bersih dan lurus,
penyebaran rambut rata, muka tidak
simetris, rambut bersih pucat, lesi (-), jejas (-)

hitam dan keriting, Palpasi:


pembengkakan (-), nyeri tekan
(-)
penyebaran rambut rata,

muka tidak pucat, lesi (-),

jejas (-)

Palpasi:

pembengkakan (-), nyeri

tekan (-)
4 Hidung Inspeksi : Inspeksi :

konjungtiva merah muda, konjungtiva merah muda, sklera putih,

sklera  putih,  pupil  isokor, pupil isokor, Ny.A tidak mengunakan

Ny.N menggunakan  kacam kacamata ketika membaca, mata bersih


ata ketika membaca, mata tidak ada kotoran.

bersih tidak ada kotoran.


Palpasi :

Palpasi :
Pembengkakan (-)

Pembengkakan (-)
5 Telinga Inspeksi : Inspeksi :

Simetris, nyeri (-), luka (-), Simetris, nyeri (-), luka (-), benjolan (-),

benjolan (-), Penciuman Penciuman (+)

(+)  dapat  mencium  maka
Dapat  mencium  makanan
nan dan membedakan bau-
dan  membedakan  bau -baunya.
baunya.
Palpasi :
Palpasi :
Nyeri (-)
Nyeri (-)

6 Mulut Inspeksi : Inspeksi :


dan
Gigi Keadaan mulut bersih, Keadaan mulut bersih, mukosa bibir

mukosa bibir lembab, lembab,karies gigi (-) dan gigi tidak

karies gigi (-) dan gigi lengkap. Gangguan menelan (-).

lengkap tidak ada yang

ompong,  gangguan

menelan (-)

Palpasi :
Palpasi :

Bengkak (-), Nyeri (-)


Bengkak (-), Nyeri (-)
7 Leher Inspeksi: Inspeksi:
Pendengaran masih baik, Pendengaran masih baik, luka (-), kotoran

luka (-), kotoran yang yang keluar (-).

keluar (-).
Palpasi :

Palpasi :
Nyeri  tekan  (-), pembengkakan (-)

Nyeri  tekan (-),

pembengkakan (-)
8 Dada Inspeksi : Inspeksi :

Bentuk normal, Bentuk normal,

Palpasi : Palpasi :

Pembesaran kelenjer tiroid Pembesaran kelenjer tiroid (-), kelenjer

(-), Kelenjer Limfa (-), Limfa (-), Vena jugularis (+), Nyeri tekan

Vena jugularis (+), Nyeri (-).

tekan (-).

ROM :

ROM :

Ny.A dapat melakukan


Ny. N dapat melakukan
menoleh kekiri dan kekanan
menoleh kekiri dan
(right lateral dan left lateral),
kekanan (right lateral dan
left rolation dan right rolation,
left lateral), left rolation
Fleksi, ekstensi dan
dan right rolation, Fleksi,

ekstensi dan hiperektensi hiperektensi.

9 Jantung Jantung Jantung


inspeksi : inspeksi :

letus cardis tidak tampak. letus cardis tidak tampak.

Palpasi : Palpasi :

ictus kordis teraba di ics 5 ictus kordis teraba di ics 5 sinistra

sinistra midclavikula midclavikula

Perkusi : Perkusi :

Batas kiri jantung bagian Batas kiri jantung bagian atas : Sinistra

atas : Sinistra intra intra costa(SIC) II kiri di linea

costa(SIC) II kiri di linea parastrenalis kiri .

parastrenalis kiri .
Batas kiri jantung bagian bawah : Sinistra

Batas kiri jantung bagian intra Costa (SIC) V kiri agak ke

bawah : Sinistra intra Costa medial  lineal midklavikularis kiri.

(SIC) V kiri agak ke


Batas kanan jantung bagian bawah :
medial  lineal
Di sekitar ruang interkostal III-IV kanan,
midklavikularis kiri.
di linea parasternalis kanan. Bagian kiri
Batas kanan jantung bagian
jantung bagian atas : ruang interkostal II
bawah :
kanan lineal parasternalis kanan.

Di sekitar ruang interkostal


Pekak pada area jantung.
III-IV kanan, di linea
Auskultasi:
parasternalis kanan. Bagian

kiri jantung bagian atas : Bunyi normal s1 dan s2, tidak ada bunyi

ruang interkostal II kanan tambahan.


lineal parasternalis kanan. Reguler

Pekak pada area jantung. HR : 91

Auskultasi:

Bunyi normal s1 dan s2, PARU :

tidak ada bunyi tambahan.


Inspeksi :

Reguler
Dada  simetris  menggunakan otot bantu

HR : 91 nafas tidak ada (-).

PARU : Palpasi :

Inspeksi : Kesimetrisan paru dengan menggunakan

telapak tangan, taktil premitus sama.


Dada  simetris  menggunak

an otot bantu nafas tidak Perkusi :

ada (-).
Sonor pada area paru

Palpasi :
Auskultasi :

Kesimetrisan paru dengan


Vesikuler, suara lapang paru kiri dan
menggunakan telapak
kanan sama, Wheezing (-/-), Ronkhi (-/-),
tangan, taktil premitus
RR :21X/i
sama.

Perkusi :

Sonor pada area paru

Auskultasi :
Vesikuler, suara lapang

paru kiri dan kanan sama,

Wheezing (-/-), Ronkhi

(-/-), RR :22X/i

10 Abdomen Inspeksi : Inspeksi :

Simetris, lesi (-), jejas (-), Simetris, lesi (-), jejas (-), benjolan (-)

benjolan (-)
Palpasi :

Palpasi :
nyeri tekan (-) nyeri lepas (-), massa (-)

nyeri tekan (-) nyeri lepas


Perkusi :
(-), massa (-)
tympani pada daerah abdomen dan
Perkusi :
terdengar pekak di daerah hati

tympani pada daerah


Auskultasi:
abdomen dan terdengar
Bising usus (+): 5-10x/i searah jarum
pekak di daerah hati jam

Auskultasi:

Bising usus (+):5-10x/i

searah jarum jam

11 Ekstremitas Ekstremitas atas : Ekstremitas atas :

tidak ada keluhan pada tidak ada keluhan pada ekstremitas atas

ekstremitas atas
Ekstremirtas bawah :
Ekstremitas bawah : Tidak ada keluhan pada ekstremitas

bawah.
Tidak ada keluhan pada

ekstremitas bawah. Kekuatan otot : penuh

Kekuatan otot : penuh 555 555

555 555 555 555

555 555
VIII. Harapan Keluarga

Keluarga berharap semoga Ny.N selalu diberi kesehatan dan semangat

dalam menjalani hidup, dan Ny. N berharap semoga anaknya sukses dan jadi

orang yang berguna, dan keluarga juga berharap pada petugas kesehatan untuk

membantu mengatasi masalah penyakit pada Ny. N.

1. Data Fokus

Tabel 3.3 Data Fokus

Data Subjektif Data Objektif


- Keluarga Ny.N mengatakan ingin - Vital Sign
mengetahui lebih jauh cara - TD : 179 /110 mmHg
perawatan kesehatan dengan - Nadi : 90 x/i
hipertensi. - Suhu : 36,7 °C
- Ny. N mengatakan kurang - RR : 22 x/i
mengetahui bagaimana cara - BB : 50 Kg
merawat hipertensi. - Skala nyeri 4
- Ny. N mengatakan saat tekanan - Ny. N tampak gelisah
darahnya naik kepala pusing, - Keluarga Ny. N tampak
terasa sakit dan menjalar sampai masih kurang memahami
ke punggung, kaki dan tangan tentang penyakit yang
kesemutan, sulit beraktivitas. diderita
- Ny. N mengatakan pergi ke - Keluarga Ny. N tampak
puskesmas apabila sakit saja menunjukkan minat untuk
- Ny. N mengatakan mempunyai meningkatkan kesehatan
riwayat hipertensi yang dia dapat keluarganya dengan bertanya
dari Bapaknya tentang perilaku hidup bersih
- Ny.N mengatakan memiliki dan sehat serta perawatan
riwayat hipertensi ± 5 tahun - Keluarga tampak antusias
yang lalu dengan pembahasan
- Ny. N mengatakan tidak mampu mengenai peningkatan
melakukan aktivitas yang berat kesehatannya
- Ny. N mengatakan ia sering - Keluarga Ny.N tampak
mengalami pusing berupaya mengatasi masalah
- Keluarga Ny. N mengatakan yang sedang dihadapi
masih mengkosumsi makanan dengan mencari informasi
yang mengandung lemak dan ketetangga sebagai bantuan
bersantan - Keluarga masih bingung
-Keluarga Ny. N mengatakan akan dengan perawatan hipertensi
mengupayakan pengobatan, dengan raut wajah / kening
pencegahan, dan perawatan yang mengkerut dan pada
kesehatan keluarga. saat ditanya keluarga hanya
- Keluarga Ny. N mengatakan diam
sudah mengurangi makanan yang - Keluarganya jarang
mengandung banyak garam memeriksakan kesehatan ke
- KeluarganNy.N jarang pelayanan kesehatan, hanya
melakukan kegiatan olahraga dan ketika sakit saja ke
kegiatan lainnya yang dapat pelayanan kesehatan
meningkatkan status kesehatan - Ny. N tampak meminum
- Keluarga Ny.N mengatakan obat rutin hipertensi
pengelolaan sampah dengan cara - Tugas kesehatan keluarga
dibakar yang belum terpenuhi
- Ny.N mengatakan ia berharap seperti berperilaku hidup
agar penyakitnya dapat sembuh bersih dan sehat.
dengan segera. - Tampak adanya bekas
- Keluarga mengatakan akan pembakaran sampah di
menerapkan perilaku hidup sehat: halaman rumah
mencuci tangan dengan sabun,
memakai masker, dan menjaga
jarak

2. Analisa Data

Tabel 3.4 Analisa Data

No Analisa Data Masalah


1. DS : Pemeliharaan
- Ny. N mengatakan memiliki riwayat Kesehatan Tidak
hipertensi ± 1 tahun yang lalu Efektif (D.0117)
- Ny. N mengatakan saat tekanan
darahnya naik kepala pusing, terasa
sakit dan menjalar sampai ke
punggung, kaki dan tangan kesemutan,
sulit beraktivitas.
- Ny. N mengatakan tidak mampu
melakukan aktivitas yang berat
- Ny. N mengatakan ia sering mengalami
pusing
- Ny. Nmengatakan kurang mengetahui
bagaimana cara merawat hipertensi
- Ny. J mengatakan pergi ke puskesmas
apabila sakit saja

DO :
- Ny. N tampak gelisah
- Keluarga Ny.N tampak masih kurang
memahami tentang penyakit yang
diderita
- Skala nyeri 4
- TD : 179 /110 mmHg
- Nadi : 90 x/i
- Suhu : 36,7 °C
- RR : 22 x/i
- BB : 50 Kg
2 DS : Perilaku Kesehatan
- Keluarga Ny.N mengatakan masih Cenderung Beresiko
mengkonsumsi makanan yang (D.0099)
mengandung lemak, bersantan dan
makanan yang mengadum banyak
garam
- Keluarga Ny.N jarang melakukan
kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya
yang dapat meningkatkan status
kesehatan
- Keluarga Ny.N mengatakan
pengelolaan sampah dengan cara
dibakar
DO :
- Tampak adanya bekas pembakaran
sampah di halaman rumah
- Keluarga masih bingung dengan
perawatan hipertensi dengan raut
wajah/kening yang mengkerut dan
pada saat ditanya keluarga hanya diam
- Keluarganya jarang memeriksakan
kesehatan ke pelayanan kesehatan,
hanya ketika sakit saja ke pelayanan
kesehatan
- Tugas kesehatan keluarga yang belum
terpenuhi seperti berperilaku hidup
bersih dan sehat.
3 DS : Kesiapan
- Keluarga Ny.N mengatakan akan Peningkatan Koping
mengupayakan pengobatan, Keluarga
pencegahan, dan perawatan kesehatan (D.0090)
keluarga.
- Ny. N mengatakan ia berharap agar
penyakitnya dapat sembuh dengan
segera.
- Keluarga mengatakan akan
menerapkan perilaku hidup sehat:
mencuci tangan dengan sabun,
memakai masker, dan menjaga jarak.
DO :
- Keluarga Ny.N tampak menunjukkan
minat untuk meningkatkan kesehatan
keluarganya dengan bertanya tentang
perilaku hidup bersih dan sehat serta
perawatan.
- Keluarga tampak antusias dengan
pembahasan mengenai peningkatan
kesehatannya
- Keluarga Ny.N tampak berupaya
mengatasi masalah yang sedang
dihadapi dengan mencari informasi
sebagai bantuan

3. Skoring

Tabel 3.5
Skor Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan

No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran


1 Sifat Masalah : Keluarga kurang
Skala : mampu
 Tidak/ Kurang sehat/Aktual (3) 3 1 3/3 x 1 memelihara
 Ancaman Kesehatan/Resiko (2) =1 kesehatan
 Keadaan Sejahtera/Potensial (1)
2 Kemungkinan Masalah dapat Masalah dapat
diubah diubah sebagian
Skala : dengan keinginan
 Mudah (2) 2 2 2/2 x 2 keluarga untuk
 Sebagian (1) =2 mencapai
 Tidak Dapat (0) kesehatan yang
baik
3 Potensial Masalah untuk Dicegah Keinginan
Skala : keluarga untuk
 Tinggi (3) 3 1 3/3 x 1 mencari tahu cara
 Cukup (2) =1 pemeliharaan
 Rendah (1) kesehatan agar
terhindar dari
penyakit cukup
baik
4 Menonjolnya Masalah Keluarga
Skala : menyadari
 Masalah berat, harus 2 1 2/2 x 1 masalah dan
segera ditangani (2) =1 menangani agar
 Ada masalah tetapi masalah
tidak perlu ditangani (1) kesehatan dapat
 Masalah tidak dirasakan (0) teratasi
Jumlah 10 5
Tabel 3.6
Skor Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran


1 Sifat Masalah : Keluarga kurang
Skala : mampu
 Tidak/ Kurang sehat/Aktual (3) 3 1 3/3 x 1 menjalankan
 Ancaman Kesehatan/Resiko (2) =1 perilaku hidup
 Keadaan Sejahtera/Potensial (1) sehat
2 Kemungkinan Masalah dapat Masalah dapat
diubah diubah sebagian
Skala : 1 2 1/2 x 2 dengan
 Mudah (2) =1 keinginan
 Sebagian (1) keluarga untuk
 Tidak Dapat (0) mencapai
kesehatan yang
baik
3 Potensial Masalah untuk Dicegah Keinginan
Skala : keluarga untuk
 Tinggi (3) 2 1 2/3 x 1 mencari tahu
 Cukup (2) = 2/3 perilaku hidup
 Rendah (1) sehat untuk
terhindar dari
penyakit cukup
baik
4 Menonjolnya Masalah Keluarga
Skala : 2 1 2/2 x 1 menyadari
 Masalah berat, harus =1 masalah dan
segera ditangani (2) menangani agar
 Ada masalah tetapi masalah
tidak perlu ditangani (1) kesehatan dapat
 Masalah tidak dirasakan (0) teratasi
Jumlah 8 3 2/3
Tabel 3.7
Skor Kesiapan Peningkakan Koping Keluarga

No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran


1 Sifat Masalah :
Skala : Adanya
 Tidak/ Kurang sehat/Aktual (3) ancaman
 Ancaman Kesehatan/Resiko (2) 1 1/3 × 1 1/3 kesehatan tetapi
 Keadaan Sejahtera/Potensial (1) tidak perlu
ditangani
segera
2 Kemungkinan Masalah dapat diubah Membawa
Skala : keluarga ke
 Mudah (2) pelayanan
 Sebagian (1) 2 1/2 × 2 1 kesehatan untuk
 Tidak Dapat (0) mendapatkan
pengobatan dan
perawatan
3 Potensial Masalah untuk Dicegah Pencegahan bisa
Skala : dilakukan
 Tinggi (3) 1 2/3 × 1 2/3 dengan menjaga
 Cukup (2) pola hidup dan
 Rendah (1) pola makan

4 Menonjolnya Masalah
Skala : Keluarga bisa
 Masalah berat, harus menerima
segera ditangani (2) 1 1/2 × 1 1 keadaan saat ini
 Ada masalah tetapi meskipun belum
tidak perlu ditangani (1) stabil
 Masalah tidak dirasakan (0)

Total skor 5 3

4. Prioritas Diagnosa Keperawatan Keluarga

a. Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif

b. Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

c. Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga


B. Intervensi Keperawatan

Tabel 3.8 Intervensi Keperawatan

Data SDKI SLKI SIKI

Kode Diagnosis Kode Hasil Kode Intervensi


DS : D.0117 Pemeliharaan Keluarga mampu Keluarga mampu
- Ny. N mengatakan memiliki kesehatan tidak mengenal masalah : mengenal masalah :
riwayat hipertensi ± 1 tahun efektif L.12111 Tingkat pengetahuan I.12444 Edukasi: proses
yang lalu penyakit
- Ny. N mengatakan saat
tekanan darahnya naik kepala
pusing, terasa sakit dan
Keluarga mampu Keluarga mampu
menjalar sampai ke
memutuskan: memutuskan:
punggung, kaki dan tangan
L.12104 Manajemen kesehatan I.12525 Pelibatan keluarga
kesemutan, sulit beraktivitas.
- Ny. N mengatakan tidak
mampu melakukan aktivitas
yang berat
Keluarga mampu Keluarga mampu
- Ny. N mengatakan ia sering
merawat: merawat:
mengalami pusing
L.12110 Tingkat kepatuhan I.12442 Edukasi prosedur
- Ny. N mengatakan kurang
tindakan
mengetahui bagaimana cara
“pengaruh pemberian
merawat hipertensi
jus tomat ( yusfar fitri
- Ny. N mengatakan pergi ke
2018)
puskesmas apabila sakit saja
“Terapi Akupresur
(imam cahyo murwidi,
DO :
2021)”
- Ny. N tampak gelisah
“Teknik relaksasi
- Keluarga Tn. Y tampak masih meditasi Murrotal Al-
kurang memahami tentang qur’ansurah arrahman
penyakit yang diderita (ikawahyu, 2021)”
- Skala nyeri 4 Keluarga mampu Keluarga mampu
- TD : 179 /110 mmHg memodifikasi memodifikasi
- Nadi : 90 x/i lingkungan: lingkungan :
- Suhu : 36,7 °C L.12107 Perilaku kesehatan I.12463 Manajemen perilaku
- RR : 22 x/i
- BB : 50 Kg

Keluarga mampu Keluarga mampu


memanfaatkan fasilitas memanfaatkan fasilitas
kesehatan: kesehatan :
L.12106 Pemeliharaan kesehatan I.12473 Rujukan

DS : D.0099 Perilaku Keluarga mampu I.12439 Keluarga mampu


- Keluarga Ny.N mengatakan kesehatan mengenal masalah: mengenal masalah:
masih mengkonsumsi cenderung L.12105 Manajemen kesehatan Edukasi pola perilaku
makanan yang mengandung beresiko keluarga kesehatan
lemak, bersantan dan Keluarga mampu Keluarga mampu
makanan yang mengadum memutuskan: memutuskan:
banyak garam L.12106 Pemeliharaan kesehatan I.09267 Dukungan
- Keluarga Ny.N jarang pengambilan
melakukan kegiatan olahraga keputusan
dan kegiatan lainnya yang
dapat meningkatkan status Keluarga mampu Keluarga mampu
kesehatan merawat: merawat:
- Keluarga Ny.N mengatakan L.12107 Perilaku kesehatan I.12463 Manajemen perilaku:
pengelolaan sampah dengan Hidup bersih dan sehat
cara dibakar serta berolahraga
Keluarga mampu Keluarga mampu
DO : memodifikasi memodifikasi
- Tampak adanya bekas lingkungan: lingkungan :
pembakaran sampah di L.12107 Perilaku kesehatan I.12439 Edukasi pola perilaku
halaman rumah kesehatan
- Keluarga masih bingung Keluarga mampu Keluarga mampu
dengan perawatan hipertensi memanfaatkan fasilitas memanfaatkan
dengan raut wajah/kening kesehatan: fasilitas kesehatan :
yang mengkerut dan pada saat L.12106 Pemeliharaan kesehatan Konseling
ditanya keluarga hanya diam Bimbingan sistem
- Keluarganya jarang kesehatan
memeriksakan kesehatan ke
pelayanan kesehatan, hanya
ketika sakit saja ke pelayanan
kesehatan
- Tugas kesehatan keluarga
yang belum terpenuhi seperti
berperilaku hidup bersih dan
sehat.
DS : D.0090 Kesiapan Keluarga mampu Keluarga mampu
- Keluarga Ny.N mengatakan peningkatan mengenal masalah : mengenal masalah :
akan mengupayakan koping Promosi kesehatan Pendidikan kesehatan
pengobatan, pencegahan, dan keluarga tentang Covid 19
perawatan kesehatan
keluarga. Keluarga mampu Keluarga mampu
- Ny. N mengatakan ia memutuskan: memutuskan:
berharap agar penyakitnya Ketahanan keluarga : Dukungan
dapat sembuh dengan segera. “dukungan kemandirian Pengambilan
- Keluarga mengatakan antar keluarga” keputusan
akan menerapkan perilaku
hidup sehat: mencuci tangan Keluarga merawat Keluarga mampu
dengan sabun, memakai anggota keluarga merawat:
masker, dan menjaga jarak. untuk Fasilitasi pembelajaran
akan menerapkan perilaku meningkatkan atau :
hidup sehat: mencuci tangan memperbaiki mengajarkan cuci
dengan sabun, memakai kesehatan tangan, etika batuk,
masker, dan menjaga jarak. Pengetahuan: Perilaku dan
DO : kesehatan cara menggunakan
- Keluarga Ny.N tampak masker yang benar.
menunjukkan minat untuk
meningkatkan kesehatan Keluarga mampu Keluarga mampu
keluarganya dengan bertanya memodifikasi memodifikasi
tentang perilaku hidup bersih lingkungan: lingkungan :
dan sehat serta perawatan. Kesiapan perawatan di Bantuan modifikasi
- Keluarga tampak antusias rumah diri
dengan pembahasan
mengenai peningkatan Keluarga mampu Keluarga mampu
kesehatannya memanfaatkan fasilitas memanfaatkan
- Keluarga Ny.N tampak kesehatan: fasilitas
berupaya mengatasi masalah Perilaku pencarian kesehatan :
yang sedang dihadapi dengan kesehatan Bimbingan sistem
mencari informasi sebagai kesehatan
bantuan

C. Implementasi (Catatan Perkembangan)

Tabel 3.8 Catatan Perkembangan


Diagnosa 1. Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan
Hari/tangga Jam Implementasi Evaluasi Paraf
l
Jumat/ 14.00 WIB Setelah dilakukan interaksi selama 1 x 45 S:
15 Oktober menit diharapkan keluarga mampu Keluarga Ny.N mengatakan sudah mulai
2021 mengenal masalah kesehatan keluarga dan mengerti dengan penyakit hipertensi dan
keluarga dapat memutuskan untuk juga cara perawatannya.
meningkatkan atau memperbaiki kesehatan
keluarga. O:
TUK 1 : Edukasi proses penyakit. Keluarga Ny.N tampak sudah paham dengan
1. Mengidentifikasi kesiapan dan penkes yang diberikan, hal ini terbukti
kemampuan menerima informasi. dengan keluarga dapat mengulangi kembali
2. Menjelaskan pengertian hipertensi tentang penyakit hipertensi dan juga
3. Menjelaskan penyebab hipertensi perawatannya.
4. Menjelaskan tanda dan gejala hipertensi
5. Menjelaskan pengobatan atau A:
penatalaksanaan hipertensi Keluarga dapat mengenal masalah
6. Memberikan kesempatan kepada Hipertensi.
keluarga untuk bertanya dan mengulang
kembali apa saja yang telah dijelaskan. P:
Intervensi dilanjutkan ke TUK 2
TUK 2: Pelibatan Keluarga S:
1. Mengidentifikasi kesiapan keluarga Keluarga mengatakan akan terlibat
untuk terlibat dalm perawatan perawatan hipertensi pada Ny. N
2. Menganjurkan keluarga terlibat dalam
perawatan O:
3. Memfasilitasi keluarga membuat Keluarga tampak mengerti dan berpatisipasi
keputusan dalam pengambilan keputusan

A:
Keluarga dapat memutuskan untuk
memperbaiki kesehatan keluarga teratasi

P:
Intervensi dilanjutkan ke TUK 3
Setelah dilakukan pertemuan 1 x 40 menit S :
keluarga dapat merawat anggota keluarga Keluarga mengatakan sudah sedikit paham
dengan masalah hipertensi. dengan cara perawatan hipertensi dan akan
TUK 3 : Edukasi prosedur tindakan mengusahakan untuk menerapkannya dalam
Terapi komplementer : pemberian jus kehidupan sehari-hari.
tomat , Akupresur dan Murattal Al-quran.
1. Mengidentifikasi kesiapan dan O :
kemampuan keluarga menerima - Keluarga mampu mendemonstrasikan
informasi langkah-langkah apa yang telah
2. Menjadwalkan pendkes sesuai diajarkan
kesepakatan. - Ny. Nmengkonsumsi jus tomat ,
3. Menjelaskan pada keluarga tujuan dan melakukan akupresur dan murattal Al-
manfaat perawatan pada penderita quran
hipertensi dengan obat tradisional - TTV Ny. n sebelum meminum jus
“rebusan seledri” Tomat TD: 150/90 mmHg.
4. Menjelaskan langkah-langkah
perawatan dengan pemberian jus tomat A :
- Siapkan 2-3 tomat Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
- sebagian
- Buat jus tomat hingga menjadi 1
gelas (200 ml). P:
- Setelah dingin, bagi untuk 2 kali Intervensi pemberian dan murattal Al-quran
minum, pagi ½ gelas (50 ml) dan dilanjutkan
malam hari ½ gelas (50 ml).
- Lakukan selama 5 hari.
Setelah dilakukan pertemuan via telepon S :
1x15 menit keluarga dapat merawat anggota - Ny. N mengatakan telah minum jus
keluarga dengan masalah hipertensi. tomat pukul 07.30 WIB setelah sarapan
TUK 3 : dan 20.00 WIB setelah makan malam.
Terapi komplementer : pemberianjus - Ny. N mampu menyebutkan cara
tomat , Murattal Al-quran. pembuatan rebusan tomat .
- Ny. N mengatakan melakukan terapi
relaksasi meditasi murattal Alqur’an
setelah isya.

O : Terlaksana

A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
sebagian

P:
Intervensi pemberian rebusan Tomat dan
murattal Al-quran dilanjutkan
Setelah dilakukan pertemuan via telepon S :
1x15 menit keluarga dapat merawat anggota - Ny. N mengatakan telah minum jus
keluarga dengan masalah hipertensi. ltomat pukul 07.00 WIB setelah
TUK 3 : sarapan dan 19.00 WIB setelah makan
Terapi komplementer : pemberian jus tomat malam.
, dan Murattal Al-quran. - Ny. N mengatakan melakukan terapi
relaksasi meditasi murattal Alqur’an
setelah isya.

O : Terlaksana
A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
sebagian

P:
Intervensi pemberian rebusan tomat dan
murattal Al-quran dilanjutkan
Setelah dilakukan pertemuan via telepon S :
1x15 menit keluarga dapat merawat anggota - Ny. N mengatakan telah minum jus
keluarga dengan masalah hipertensi. tomat pukul 07.10 WIB setelah sarapan
TUK 3 : dan 19.15 WIB setelah makan malam.
Terapi komplementer : Rebusan seledri, dan - Ny. N mengatakan melakukan terapi
Murattal Al-quran. relaksasi meditasi murattal Alqur’an
setelah isya.

O : Terlaksana

A:
Keluarga dapat merawat hipertensi teratasi
sebagian

P:
Intervensi pemberian jus tomat dan murattal
Al-quran dilanjutkan
TUK 3 : S:
Terapi komplementer : Rebusan seledri, dan - Ny. N mengatakan mengkonsumsi
Murattal Al-quran. rebusan tomat serta menerapkan teknik
relaksasi meditasi murattal Al-quran
- Ny. N mengatakan tidak merasakan
pusing
- Ny. N mengatakan sudah mampu
melakukan aktivitas ringan

O:
- Ny. N tampak membersihkan rumah
- TD : 148 /80 mmHg
A:
Pemeliharaan kesehatan tidak efektif teratasi

P:
Tugas keperawatan keluarga merawat
anggota keluarga untuk meningkatkan atau
memperbaiki kesehatan dihentikan karena
keluarga sudah mandiri
Setelah dilakukan pertemuan 1 x 30 menit S:
keluarga dapat memodifikasi lingkungan Keluarga mengatakan memodifikasi
yang sesuai dengan masalah kesehatan lingkungan dengan melakukan relaksasi
keluarga. meditasi murattal Al-quran
TUK 4: Manajemen perilaku
1. Mengidentifikasi harapan keluarga O:
untuk mengendalikan perilaku Keluarga dapat menyebutkan dan tampak
2. Menciptakan dan mempertahankan sudah mulai memodifikasi lingkungan
lingkungan dan kegiatan perawatan sekitarnya
konsisten setiap pertemuan
3. Menginformasikan keluarga bahwa A:
keluarga sebagai dasar pembentukan Keluarga dapat memodifikasi lingkungan
kognitif yang sesuai teratasi sebagian

P:
Intervensi dilanjutkan
TUK 5: Rujukan S:
1. Mengidentifikasi indikasi rujukan Keluarga mengatakan bahwa fasilitas
2. Memberikan kesempatan pasien dan kesehatan yang akan di kunjungi adalah
keluarga untuk bertanya dan puskesmas, karena puskesmas tersebut
mendapatkan jawaban terkait rujukan merupakan tempat yang paling dekat
(tujuan dan waktu rujukan) melayani kesehatan anggota keluarga.
a. Puskesmas (setiap hari senin –
kamis pukul 07.30 s/d 14.30 WIB, O:
jumat pukul 07.30 s/d 11.30 WIB, Keluarga memilih fasilitas kesehatan
dan sabtu pukul 07.30 s/d 13.00 terdekat yaitu puskesmas
WIB )
b. Bidan Pustu/Poskesri (setiap hari A:
24 jam) Keluarga dapat memanfaatkan fasilitas
3. Menjelaskan tujuan dan prosedur kesehatan teratasi
rujukan
P:
Intervensi di hentikan
Tabel 3.8 Catatan Perkembangan

Diagnosa 2. Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

Hari/tangga Jam Implementasi Evaluasi Paraf


l
Sabtu, 14.00 WIB Setelah dilakukan interaksi selama 1 x 45 S:
23-10-2021/ menit diharapkan keluarga mampu - Keluarga mengatakan paham dengan
memperbaiki kesehatan keluarga. perilaku hidup yang bersih dan sehat
TUK 1-5 : dan akan berusaha memperbaiki agar
Edukasi pola perilaku kebersihan kesehatan keluarganya terjaga
1. Pendidikan kesehatan tentang
perilaku hidup bersih dan sehat - Keluarga mengatakan akan berusaha
menciptakan perilaku hidup bersih dan
2. Mengidentifikasi kemampuan sehat : tidak membakar sampah dan
menjaga kebersihan diri dan mengurangi konsumsi garam serta
lingkungan makan makanan berlemak

3. Memberikan kesempatan bertanya - Keluarga mengatakan akan berusaha


menerapkan terapi minuman herbal
4. Mengajarkan cara kebersihan diri dan sebagai tindakan agar tidak semakin
lingkungan parah dan anggota lain tidak beresiko
Dukungan pengambilan keputusan terkena hipertensi
1. Mengidentifikasi persepsi mengenai - Keluarga mengatakan akan berusaha
masalah menciptakan lingkungan yang baik
2. Memfasilitasi pengambilan keputusan untuk menjaga kesehatan keluarga

3. Memberikan informasi yang diminta - Keluarga mengatakan bahwa fasilitas


kesehatan yang akan di kunjungi adalah
Manajemen perilaku puskesmas, karena puskesmas tersebut
1. Mengidentifikasi harapan keluarga yang terdekat
untuk mengendalikan perilaku
2. Menciptakan dan mempertahankan
lingkungan dan kegiatan perawatan O:
konsisten setiap pertemuan - Keluarga tampak mulai menerapkan
3. Menginformasikan keluarga bahwa perilaku hidup bersih dan sehat
keluarga sebagai dasar pembentukan
kognitif - Keluarga bisa mendemonstrasikan cara
Edukasi pola perilaku kebersihan pembuatan Jus tomat
1. Mengidentifikasi kemampuan
- Keluarga tampak sudah mulai
menjaga kebersihan diri dan
memodifikasi lingkungan sekitarnya
lingkungan
walaupun belum sempurna
2. Mempraktikan bersama keluarga cara
- Tampak tidak ada lagi bekas
menjaga kebersihan diri dan
pembakaran sampah
lingkungan
- Keluarga memilih fasilitas kesehatan
3. Mengajarkan cara menjaga
terdekat yaitu puskesmas
kebersihan diri dan lingkungan

Bimbingan sistem kesehatan


1. Mengidentfifikasi masalah kesehatan A:
keluarga Masalah teratasi
2. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan
kesehatan P:
Intervensi dihentikan
Tabel 3.9 Catatan Perkembangan

Diagnosa 3. Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga

Hari/tangga Jam Implementasi Evaluasi Paraf


l
Minggu, 31- 15.00 WIB Setelah dilakukan interaksi selama 1 x 50 S:
10-2021 menit diharapkan keluarga mampu - Keluarga mengatakan sudah sedikit
meningkatkan kesiapan koping keluarga. paham mengenai Covid-19
TUK 1-5 :
Edukasi Perilaku Upaya Kesehatan - Keluarga mengatakan akan
1. Mengidentifikasi kesiapan dan mengingatkan anggota keluarganya
kemampuan menerima informasi untuk segera ke Fasilitas kesehatan
apabila mengalami tanda- gejala
2. Menyediakan materi dan media seperti Covid-19
pendidikan kesehatan tentang
- Keluarga mengatakan sudah paham
 Covid-19 dengan cara mencuci tangan, etika
batuk, dan penggunaan masker yang
3. Mengajarkan cara pemeliharaan benar.
kesehatan

Dukungan pengambilan keputusan O:


1. Mengidentifikasi persepsi mengenai - Keluarga tampak mulai berusaha
masalah mencegah Covid-19 (tampak
memakai masker jika keluar rumah)
2. Memfasilitasi pengambilan keputusan
- Keluarga tampak memakai masker
3. Memberikan informasi yang diminta saat keluar rumah dan mencuci
Edukasi Perilaku Upaya Kesehatan tangan.
1. Mengidentifikasi kesiapan dan - Keluarga memilih fasilitas kesehatan
kemampuan menerima informasi terdekat yaitu puskesmas
2. Menyediakan materi dan media
pendidikan kesehatan tentang A:
 Mencuci tangan yang benar Tujuan tercapai

 Etika batuk P:
Intervensi dihentikan
 Cara memakai masker yang
benar lingkungan

3. Mengajarkan cara pemeliharaan


kesehatan

Dukungan Keluarga Merencanakan


Perawatan
1. Mengidentifikasi kebutuhan
keluarga tentang kesehatan

2. Menciptakan perubahan lingkungan


rumah secara optimal
3. Menginformasikan fasilitas
kesehatan yang ada dilingkungan
keluarga

Bimbingan sistem kesehatan


1. Mengidentfifikasi masalah kesehatan
keluarga
2. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan
kesehatan