Anda di halaman 1dari 2

A.

Persuasi sebagai salah satu teknik komunikasi dalam humas memiliki komponen yang
tidak jauh berbeda dengan teknik komunikasi lain. Sebutkan dan jelaskan komponen-
komponen tersebut !

- Pengenalan Isu
Pengenalan isu berupa pengantar atau awalan pada teks yang mengenalkan isu atau
permasalahan yang akan dibahas pada teks.

- Rangkaian Argumen
Rangkaian argumen berupa pendapat-pendapat dari penulis mengenai isu yang dikemukakan
sebelumnya. Pada bagian ini juga dikemukakan mengenai data atau fakta yang mendukung
argumen tersebut.

- Pernyataan Ajakan
Pernyataan ajakan berupa kalimat-kalimat dorongan kepada para pembaca untuk melakukan
sesuatu. Pernyataan ajakan dapat berupa tersirat maupun tersurat pada teks.

- Penegasan Kembali
Penegasan kembali bertujuan untuk memperkuat pernyataan dan argumen-argumen
sebelumnya.

Menurut Antar Venus (2004:43), dalam praktik kehumasan ada 7 strategi persuasi yang dapat
digunakan. Jelaskan 7 strategi tersebut !

1. Pillihlah komunikator yang terpercaya

Dalam komunikasi, sang Komunikator merupakan orang yang terpercaya yang memiliki kredibilitas
seperti sumber, ekstrinsik, dan intrinsik ada pada diri sebagai komunikator, sehingga dapat membuat
suatu opini publik yang baik, karena komunikator harus bisa mempengaruhi responden.

2. Kemaslah pesan sesuai keyakinan khalayak

Pesan merupakan isi dari keseluruhan apa yang disampaikan oleh komunikator. Agar sebuah pesan
tersebut berhasil untuk meyakinkan khalayak sesuai dengan tujuan komunikator, diperlukan strategi
untuk mengemas pesan tersebut. Karena Komunikator harus memberikan informasi yang penting yang
harus dapat diterima oleh khalayak.

3. Munculkan kekuatan diri khalayak

Dimana komunikator harus dapat membuat suatu perubahan dalam diri khalayak perlu adanya kekuatan
dalam diri mereka bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu ajakan dari
komunikator.

4. Ajak khalayak untuk berpikir

Dimana harus bisa merubah perilaku seseorang dengan memberi pesan yang dapat memunculkan
pemikiran positif dalam diri mereka atau khalayak, dan mampu menghapus hal negatif yang ada.
5. Menggunakan strategi pelibatan

Dimana harus melakukan strategi untuk menyampaikan pesan yang dapat mengacu keterlibatan
masyarakat

6. Menggunakan strategi pembangunan inkonsistensi

Memunculkan sebuah pesan yang menimbulkan disonansi karena berbeda dengan apa yang mereka
percayai, yang pada akhirnya membuat khalayak berkeinginan untuk melakukan perubahan perilaku
sesuai dengan pesan dalam kampanye tersebut

7. Membangun resistensi khalayak mengenai pesan negative

Hal ini dapat membuat khalayak kebal terhadap tindakan yang ingin dicegah dan ditangulangi oleh
kampanye.

Sumber :

http://repository.unpas.ac.id/40806/4/6.%20BAB%20II%20-%20Landasan%20Teori.pdf

Anda mungkin juga menyukai