Anda di halaman 1dari 3

Nomor :

Lampiran : 1 (satu) bendel


Hal : Permohonan Pendaftaran PHK

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Hubungan Industrial
Pada Pengadilan Negeri Surabaya
Jl. Dukuh Menanggal - Surabaya

Dengan Hormat,
Bersama ini kami sampaikan permohonan pencatatan pemutusan
hubungan kerja terhadap karyawan PT. Nusantara Busaba yang berjumlah 1 (satu)
orang dengan detail keterangan terlampir.
Tindakan pemutusan hubungan kerja ini dilakukan karena adanya efisiensi
sebagai bagian dari proses re-organisasi perusahaan. Adapun semua karyawan/ti
yang bersangkutan itu sendiri dapat menerima hal ini dengan baik (penyelesaian
secara Bipartit). Sebagai bahan pertimbangan, kami lampirkan dokumen-dokumen
terkait sbb:
1. Perjanjian Bersama Pemutusan Hubungan Kerja.
2. Surat Pemutusan Hubungan Kerja.
3. Bukti Pembayaran Uang Pesangon.
4. Surat Pernyataan dari masing-masing karyawan/ti.
5. Form Exit Interview.
6. Putusan Pengadilan.

Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan


kerjasamanya kami ucapkan banyak terima kasih.

Surabaya, 10 Januari 2010


Hormat kami,

Neneng Anjarwati
HR Manager

LAPORAN PENANGANAN MASALAH

1
Sasaran : Uraian Masalah :
Terciptanya sistem/ mekanisme Terjadinya penggelapan terhadap uang milik perusahaan yang
kerja yang sesuai dengan aturan dilakukan Sdr. Ratnasari selaku Kepala Produksi Bagian
perusahaan, guna menghindari Pemeruksaan. dengan cara me-manipulasi laporan uang setoran
terjadinya pelanggaran khususnya Salesman.
karyawan kasir
Pengumpulan Informasi :
1. Bahwa pada hari
ahwa pada hari Rabu, tanggal 30 Desember 2009, Treasury Spv dan A/R Spv mendapat tugas dari
Finance Manager untuk melakukan spot check terhadap kasir kantor cabang Bondowoso;
2. Bahwa pada hari Kamis, tanggal 31 Desember 2009 ditemukan adanya selisih antara phisik uang tunai
dengan mutasi kas harian serta total tagihan Salesman dengan senilai Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta
rupiah) data terlampir;
3. Bahwa setelah ditemukan selisih oleh A/R Spv. dan Finance Spv., Sdr. Prasetyo, selaku kasir kantor
cabang Bondowoso. mengakui telah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp. 50.000.000,- (lima
puluh juta rupiah);
4. Bahwa penggelapan yang dilakukan oleh Sdr. Prasetyo tersebut dilakukan dengan cara mengurangi
jumlah total tagihan Salesman, yang seharusnya dibayarkan kepada perusahaan dan untuk menutupi
perbuatannya tersebut Sdr. Prasetyo memanipulasi laporan data setoran perusahaan;
5. Bahwa berdasarkan pengakuan dari Sdr. Prasetyo, pengambilan uang setoran tersebut dilakukan sejak
awal Desember 2009 dengan rata-rata pengambilan 1 (satu) sampai dengan 3 (tiga) juta rupiah per-hari;
6. Bahwa menurut pengakuan Sdr. Prasetyo, perbuatan tersebut dilakukan sendiri oleh ybs. tanpa
melibatkan pihak lain;
Akar Penyebab Masalah dan Verifikasinya :
1. Saat ini fungsi kasir & Admin (A/R) di jalankan oleh 1 orang, sehingga fungsi kontrol & monitor tidak
ada, dimana hal tersebut memungkinkan terjadinya manipulasi, baik manipulasi data maupun uang;
2. Tidak dijalankannya prosedur bahwa pada saat dilakukan pelunasan oleh Salesman, seharusnya pihak
kasir mencetak bukti pelunasan (kasir batch) dan memberikan kepada Salesman;
3. Lemahnya kontrol dari pihak Sales, baik dari Salesman maupun dari Sales Supervisor, dimana
seharusnya tagihan yang telah dilunasi tidak akan muncul kembali di PDA, namun pada saat tagihan
dimaksud muncul kembali di PDA, kurang mendapat perhatian yang serius dari Salesman;
Alternatif Solusi dan Kemungkinan Resikonya :
1. Agar dilakukan pemisahan tugas didalam fungsi Kasir dengan fungsi Admin (A/R), dimana pemisahan
fungsi tersebut bertujuan untuk mempermudah kontrol serta meminimalisasi terjadinya pelanggaran;
2. Agar dilakukan pencetakan bukti pelunasan atas faktur tagihan yang telah dilunasi oleh salesman dan
wajib diberikan kepada Salesman;
3. Agar sering dilakukan spot check cash dan phisik invoice oleh Finance & A/R Supervisor terhadap
kasir-kasir didaerah;
4. Agar dilaksanakan fungsi kontrol dari salesman dan sales supervisor terhadap pelunasan faktur tagihan
dengan melakukan cross check dan bukti tertulis.

2
5. Mengontol pelaksanaan SOP mengenai proses pelunasan faktur tagihan.
6. Melakukan investigasi lanjutan untuk mencari jaringan / keterlibatan karyawan lain dalam kasus ini.
Solusi yang Dipilih dan Rencana Tindakan :
1. Dilakukan pemeriksaan terhadap Sdr. Prasetyo (BAP dan surat pernyataan terlampir)
2. Melakukan investigasi lanjutan untuk mencari jaringan / keterlibatan karyawan lain dalam kasus ini.
Pengawasan:
1. Memberikan pengarahan kepada seluruh karyawan di Sales Office mengenai SOP, Code of Conduct,
Anti Fraud.
2. Melibatkan seluruh tim manajemen (Sales, Warehouse & HR) untuk melakukan monitor aktifitas di
seluruh departemen.
Status Saat Ini :
Me-nonaktifkan Sdr. Prasetyo sebagai kasir kantor cabang Bondowoso.
Dilaporkan oleh: Gunardiansyah (HR-IR Supervisor) Tanggal :
7 Januari 2010