Anda di halaman 1dari 4

KAJIAN UMUM AGAMA UNTUK MUSLIM

( KUANTUM )
Pelayanan Umat Haska JMF 2021
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

"BILA MALU SUDAH TIADA"


Hadits Arbain An-Nawawi ke-20
Oleh: Ustadz Rosyid Abu Rosyidah, M. Ag

:َ‫ي ِ رضي هللا عنه قَا َل‬


َ ‫ي ِ البَد ِْر‬
َ ‫ص ِار‬ َِ ‫ع ْقبَ َةَ ْب‬
َ ‫ن ع َْم ٍرو األ َ ْن‬ ُ ‫سعُ ْو ٍَد‬ َْ ‫َن أَب‬
ْ ‫ي َم‬ َْ ‫ع‬
َ‫ن َكالَ َِم النُّبُ َّو ِة‬ َُ َّ‫ن ِم َّما أَد َْركََ الن‬
َْ ‫اس ِم‬ ََّ ِ‫ صلى هللا عليه وسلم (إ‬:َ‫هللا‬ ُ ‫قَا ََل َر‬
ِ ‫س ْو َُل‬
ِ ‫صنَ َْع َما‬
َ‫شئْتََ) َر َوا َُه اْلبُ َخ ِاري‬ َ ْ‫األُولَى ِإذا لَم تَستَح‬
ْ ‫ي ِ فا‬
Dari Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Al Badri radhiyallahu ‘anhu dia berkata:
‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Sesungguhnya termasuk perkara yang
didapati oleh manusia dari perkataan nubuwwah (kenabian) yang pertama adalah jika engkau
tidak malu maka berbuatlah sesukamu.”
(HR. Al Bukhari)

ISI KAJIAN
1. Perkataan manusia bersumber dari nabi terdahulu yang diingat manusia sampai jaman
Rasulullah. Malu bukan hanya syariat dari Rasulullah tapi sudah ada dari umat sebelum
beliau. Tidak ada syariat dalam Islam kecuali membawa manfaat dan mencegah mudharat.
2. Terdapat empat sunah Rasul, yaitu bersiwak, memakai wewangian, malu, dan menikah.
3. Malu dapat mencegah dari perbuatan yang tercela dan merupakan ciri khas dari mudahnya
berbuat kebaikan, serta juga bagian dari keimanan. Artinya seruan untuk memiliki sifat
malu yaitu seruan untuk mencegah perbuatan tercela atau hina.
4. Hadist ini berisi agungnya malu yang merupakan warisan para nabi dan tidak akan
mungkin warisan para nabi itu tidak mulia. Malu merupakan sumber akhlak terpuji yang
diwariskan para nabi. Rasa malu banyak diserukan oleh umat para nabi. Orang yang tidak
memiliki rasa malu dia tidak hanya meremehkan warisan Rasulullah tetapi juga para nabi
terdahulu. Contohnya yaitu wanita muslimah namun tingkahnya yang berjoget didepan
kamera.
5. Hadits ini memiliki faedah:

Rabu, 17 November 2021


KAJIAN UMUM AGAMA UNTUK MUSLIM
( KUANTUM )
Pelayanan Umat Haska JMF 2021
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

a. Memiliki unsur ancaman. Disebutkan oleh nabi jika memang kalian tidak memiliki rasa
malu, maka lakukanlah sekehendakmu.
b. Memiliki unsur pemberitahuan
c. Ibahah atau sesuatu yang dibolehkan atau mubah. Hadits ini menyerukan agar kita
punya malu, agar kita terhindar dari perbuatan tercela.
Dari ketiga hak diatas isi yang paling kuat yaitu ancaman. Karena menyerukan agar
kita memiliki rasa malu dan jika tidak memiliki malu maka akan mudah tenggelap dalam
perbuatan maksiat.
6. Jenis-jenis malu antara lain:
a. Rasa malu yang sifatnya sejak kecil yang diberikan dari Allah. Orang yang pada
dasarnya pemalu akan mudah dalam berbuat kebaikan
b. Malu yang didapat dengan usaha atau setelah mengenal Allah dan belajar sunah.
Contohnya yaitu dulu biasa saja keluar tidak menutup aurat, tetapi setelah mengenal
sunah akan merasa malu jika tidak menutup aurat. Dahulu sering datang terlambat,
namun setelah mengetahui tentang amanah akan malu jika terlambat. Atau bisa juga
dengan mengingat nikmat (rezeki, kesehatan) yang diberikan kepada Allah.
7. Para ulama menyebutkan terdapat rasa malu yang terlarang, yaitu rasa malu yang
menyebabkan tidak jadinya seseorang mengerjakan kebaikan karena rasa malu yang
berlebihan. Contohnya mau sholat atau adzan tetapi malu jika dilihat tetangga akan dibilang
pamer. Dengan begitu rasa malu ini dilihat dulu untuk kebaikan atau keburukan. Jika itu
kebaikan lakukan atau segera kerjakan. Tetapi bagaimana jika tidak ikhlas? Yang penting
kerjakan dahulu. Tetapi jika itu bukan kebaikan maka tinggalkan.
8. Bagi muslimah hendaknya menghias diri dengan rasa malu. Rasa malu ibarat sebuah tameng
atau benteng yang menghindari dari kemaksiatan. Jika tidak memiliki rasa malu dapat
dengan mudah melanggar aturan dari Allah dan seakan-akan hilang kebaikannya. Contoh
malu jika tidak menutup aurat, malu jika berpenampilan berlebihan, malu jika menjadi pusat
perhatian lelaki.
9. Buah dari rasa malu, yaitu iffah (kesucian diri) dan martabat diri. Mudah menghindarkan
diri dari perbuatan buruk. Jika tidak melakukan perbuatan buruk maka terjaga kesuciannya.
Orang yang berbuat dosa dituliskan baginya satu titik hitam yang menyebabkan hatinya
keras dan hilang keberkahan. Orang yang bisa menjaga kesucian diri maka ia merupakan

Rabu, 17 November 2021


KAJIAN UMUM AGAMA UNTUK MUSLIM
( KUANTUM )
Pelayanan Umat Haska JMF 2021
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

orang yang memiliki rasa malu karena tidak berbuat maksiat. Misalnya di kampus sering
bolos dan tidak mengerjakan tugas maka martabatnya akan diremehkan.
10. Lawan dari rasa malu yaitu Mujahir atau menampakkan kemaksiatannya secara terang-
terangan dalam berbuat maksiat. Setiap umat Rasul akan dimaafkan kecuali orang yang
melakukan kemaksiatan secara terang-terangan. Orang yeng memiliki rasa malu tidak akan
dengan mudah mengumbar kemasiatannya. Hakikat dosa yaitu menggelisahkan hati dan
tidak ingin orang lain tahu. Jika orang yang berbuat dosa biasa saja maka merupakan orang
mujahir dan akan terhalang dari banyak kebaikan.
11. Tugas penting seorang pendidik (guru atau murrabi) bukan hanya mengajarkan tentang skill
dan ilmu tetapi juga mengajarkan adab. Rasa malu merupakan bagian dari adab. Dapat
ditumbuhkan dengan mengingat nikmat Allah dan bagaimana dirinya menunaikan hak-
haknya. Menumbuhan rasa malu merupakan bagian tanggung jawab pendidik.
12. Jika ingin mengajarkan tentang agama maka tidak ada kata malu. Misal membahas tentang
thaharah, haid, nifas. Karena ini merupakan ilmu.

TANYA JAWAB
1. Bagaiman cara sederhana untuk menumbuhkan rasa malu?
Jawab: Caranya yaitu dengan muhasabah mengingat pemberian, nikmat, dan kebaikan
yang telah diberikan Allah kepada kita. Dengan kebaikan yang diberikan kita akan merasa
malu jika melakukan hal-hal buruk.

2. Bagaimana batasan malu untuk seorang Muslimah?


Jawab: Rasa malu memiliki tingkatan. Malu yang paling tinggi pada wanita yaitu menjadi
buah bibir dan fitnah bagi lelaki karena wanita merupakan aurat. Jika akan tampil di publik
lebih baik untuk sesama wanita saja, tidak untuk konsumsi publik.

3. Jika mendapati teman yang melakukan perbuatan yang salah. Bagaiman kita bisa menegur
tanpa malu dan khawatir perbuatannya menyebabkan pertemanan merenggang?

Rabu, 17 November 2021


KAJIAN UMUM AGAMA UNTUK MUSLIM
( KUANTUM )
Pelayanan Umat Haska JMF 2021
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Jawab: Jadilah orang yang cerdas, yaitu eseorang yang beramal untuk sesuatu yang akan
didapatkan setelah meninggal. Jika sudah diingatkan tetapi malah marah maka mereka
yang akan menyesal di akhirat nanti. Tugas kita hanya terus mengingatkan.

Rabu, 17 November 2021

Anda mungkin juga menyukai