Anda di halaman 1dari 2

Diskusi 6 Pendidikan Kewarganegaraan

Forum Diskusi 6 ini akan membahas tentang persoalan-persoalan yang


berkaitan dengan pentingnya hak dan kewajiban warga negara.

Indonesia adalah negara yang dengan tegas dan jelas menyatakan akan
melindungi hak-hak warga negaranya. Di antara sekian banyak hak asasi
warga negara tersebut, salah satu hak yang perlu dilindungi adalah hak
anak. Sayangnya, perlindungan negara terhadap hak anak ini tampaknya
masih menghadapi persoalan serius. Beberapa kali kasus kekerasan
terhadap anak masih terjadi. Tidak jarang bahkan kekerasan tersebut
merenggut nyawa anak yang menjadi korban. Menurut Anda, upaya apa
yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah dalam rangka melindungi hak
anak tersebut? Silakan sampaikan pendapat Anda melalui forum diskusi
ini.

Indikator penilaian :

Mengemukakan pendapat dengan berdasar pada BMP MKDU 4111


Pendidikan Kewarganegaraan; mengaitkan pendapat dengan persoalan
nyata di masyarakat; dan menyampaikan gagasan sendiri dengan disertai
argumen yang kuat.

Selamat Berdiskusi...

Assalamu’alaikum wr wb

Bapak/ Ibu Tutor dan rekan mahasiswa yang terhormat

Dalam forum diskusi 6 ini saya akan mengemukakan pendapat tentang upaya yang
seharusnya dilakukan oleh pemerintah dalam rangka melindungi hak anak dari
kekerasan yang sampai merenggut nyawa anak yang menjadi korban. Persoalan
hak dan kewajiban menjadi persoalan yang penting dalam konteks kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di Indonesia, kekerasan terhadap anak
sudah membudaya dan dilakukan turun-temurun. Akibatnya, dari tahun ke tahun
kasus kekerasan terhadap anak terus bertambah. Salah satu pemicunya adalah
kemiskinan atau kesulitan ekonomi yang dihadapi para orang tua. Namun, faktor
tersebut bukan satu-satunya faktor pemicu kekerasan terhadap anak. Kekerasan
terhadap anak terkait erat dengan faktor kultural dan struktural dalam masyarakat.
Anggapan bahwa anak adalah milik orang tua sehingga orang tua berhak melakukan
apa pun terhadap anak jelas tidak bisa dibenarkan sepenuhnya. Sebab pada
prinsipnya, anak adalah titipan Tuhan kepada para orang tua untuk dicintai, dijaga,
dan dibesarkan. Mengubah Paradigma bahwa anak adalah milik orang tua
diperlukan peran serta pemerintah dan kepedulian masyarakat. Salah satu
upayanya adalah kecekatan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi diharapkan
dapat membantu menekan angka kekerasan anak. Karena itu, pemerintah harus
menjadikan masalah kemiskinan dan penyediaan lapangan pekerjaan sebagai
prioritas utama.
Secara yuridis formal, pemerintah telah memiliki Undang-Undang (UU) No 4/1979
tentang Kesejahteraan Anak, UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, UU No
3/1997 tentang Pengadilan Anak, Keputusan Presiden No 36/1990 tentang Ratifikasi
Konvensi Hak Anak. Meski demikian, realitas kesejahteraan anak masih jauh dari
harapan. Busung lapar yang hingga kini masih dialami sejumlah balita di beberapa
daerah menegaskan buruknya kondisi anak di Indonesia. Karena itu, untuk
menanggulangi persoalan tersebut, perlu ada penegakan hukum maksimal. Sebab,
bukan tidak mungkin fakta-fakta tentang kesengsaraan dan kesusahan hidup anak
akan mengakibatkan persoalan yang sangat pelik di masa mendatang.
Adapun langkah nyata yang harus dilakukan adalah mengampanyekan
penghapusan kekerasan terhadap anak, seperti pemasangan stiker, pelatihan
kepada ibu-ibu, dan permintaan dukungan dari pemerintah daerah agar hak-hak
anak perlu dilindungi.
Sumber :
- BMP MKDU 4111 Pendidikan Kewarganegaraan
- https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/31/602/melindungi-hak-
anak-dari-kekerasan
Demikian pendapat saya dalam forum diskusi 6 ini tentang upaya yang seharusnya
dilakukan oleh pemerintah dalam rangka melindungi hak anak dari kekerasan yang
sampai merenggut nyawa anak yang menjadi korban. Kurang lebihnya saya mohon
maaf dan terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr wb

Anda mungkin juga menyukai