Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL KELOMPOK TANI

ASLI SALUYU
Alamat: kp sindang palay desa panyindangan kec pakenjeng Garut

Garut, 21 Januari 2015

Nomor : 03/KLM ASL/IV/2015 Kepada:


Lamp :- Yth. Bupati Garut
Perihal : Permohonan Bantuan bibit Cq. Kepala Dinas Pertanian
Di. Garut

Dengan hormat
Bersama ini kami atas nama Kelompok Tani “Asri Saluyu” terletak di kampung panyindangan
desa panyindangan kec pakenjeng kab garut bermaksud mengajukan permohonan bantuan bibit
padi, di karenakan sekarang ini para petani yang berada di wilayah desa panyindangan sangat
memerlukan bantuan bibit di akibatkan terjadinya hama yang tidak bisa di berantas sekaligus
musim kemarau. Oleh karena itu, petani belum bisa menanam padi kembali di karenakan belum
ada bibit yang bagus karena itu petani perlu 1 ton untuk menanam kembali tanaman padi supaya
hasilnya selalu baik.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut diatas, maka bersama ini kami sampaikan proposal dan
rencana kegiatan sebagaimana terlampir.
Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kebijaksanaan dari Bapak Bupati
kami ucapkan banyak terima kasih

Hormat Kami
KELOMPOK TANI
“Asli Saluyu”
KETUA

Jujan Fajriyah
Mengetahui
UPTD Pertanian kec Pakenjeng Kepala Desa Panyindangan

Dudung SE. Aas Setiawan S.Pd.i


Nip 196501022007011007

Tembusan disampaikan kepada:


Camat pakenjeng
arsip
A. LATAR BELAKANG KEGIATAN
Usaha meningkatkan hasil panen yang dilakukan oleh kelompok Tani ASLI Saluyu
belum memuaskan. Karena terkendala sarana prasarana air yang belum memadai, dan
benih padi yang baik serta alat penggiling pupuk organik seadanya. Terkadang dipengaruhi
oleh alam, cuaca, curah hujan. Usaha jasa mengolah lahan yang disebut jasa pembibitan
padi mempunyai nilai ganda yang saling menguntungkan antara kelompok tani petani, dan
pengangguran yang memotifasi warga masyarakat untuk bertani atau bertanam.
Perlu di ingat keberhasilan disektor pertanian jalan yang paling efektif mengurangi
kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Desa panyindangan
kususnya, dan memberi kontribusi mewujudkan Garut selatan sebagai daerah ketahanan
pangan.
Sehingga Pemerintah tidak mengimpor komoditas beras atau jenis palawija lainya.
Bahkan dapat bersaing dengan petani di Negara tetangga.
Meningkatkan dan mewujudkan produksi pangan perlu adanya kerja sama antara
petani,kelompok tani, Dinas pertanian maupun Pemerintah. Di samping meningkatkan
produksi juga ikut adil ambil bagian pada tahun 2015 ikut serta mendukung percepatan
pembangunan yang di targetkan oleh Gubernur disektor pertanian.
Kelompok Tani Asli Saluyu merilis dan memproduksi padi organik menggunakan
peralatan seadanya dan dengan bibit yang seadanya dikarenakan kekurangan modal.
Meskipun dengan dana dan cara seadanya yang dilakukan secara turun temurun, tetapi
hasilnya sangat memuaskan apalagi di bantu pemerintah dengan cara memberikan bibit
unggul.

B. TUJUAN KEGIATAN
1. Meningkatkan hasil produksi pertanian, dengan cara tanam dan panen 3 kali dalam satu
tahun.
2. Menangulangi permodalan. Pembelian bibit unggul, dan alat pertanian lainya untuk
mewujudkan panen dan tanam 3 kali tepat waktu tanam dan panennya.
3. Memproduksi beras dengan mengolah dan memanfaatkan pupuk organik yang
melimpah agar bermanfaat.
4. Menjalin hubungan kerja sama antara kelompok tani yang lain dalam rangka
mewujudkan petani yang solid demi mengembangan sandang pangan dan papan dalam
rangka mewujudkan desa tahan pangan, petani, dan pemerintah melaluli Dinas
Pertanian setempat.selalu memberikan penyuluhan setiap seminggu sekali
5. Selain melaksanakan Program “petani sejahtera” Juga untuk kegiatan yang positif.
6. Memberi contoh kongkrit cara melaksanakan kegiatan direncanakan, dan terarah
melalui program kelompok tani.

C. PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN


Nama : JUJAN FAJRIYAH
Jabatan : Ketua
Alamat : Kp sindang Palay RT 02/ RW 03

D. PELAKSANA KEGIATAN
1. Kordinator : Kamal
2. Pelaksana : Pardin
3. Pengelola : Misbah

E. RENCANA KEGIATAN
Dalam mewujudkan tujuan tentu saja dibutuhkan sarana dan prasaran yang
mendukung keberlangsungan usaha tersebut yang kami harapkan bisa mendapatkan
bantuan dan dukungan dari UPTD Dinas Pertanian kec Pakenjeng dan Pemerintah
kabupaten Garut. Sehubungan dengan musim tanam yang sering kali terlambat, baik
musim tanam pertama atau rendeng, dan musim tanan kedua atau sadon, maupun tanam
pada musim ketiga yang kurang waktu usia tanam sehingga hasil panen tidak maksimal
dikarenakan di panen dini yang disebabkan akumulasi keterlambatan pada musim tanan
pertama dan kedua.
Kelompok tani “ Asli Saluyu “ menganalisa dan menyimpulkan faktor yang
menghambat keterlambatan pada setiap musim antara lain:
1. Kurangnya alat pertanian yang canggih.
2. Kurangnya pompa air.apalagi menuju musim kemarau
3. Bibit padi kualitasnya menurun di karnakan banyak hama, yang semula di Desa
panyindangan ada 12 kelompok tani yang memiliki setok bibit padi tetapi sekarang
susah di karnakan tahun ini gagal panen.
4. Terkadang pengusaha traktor sengaja turun ke sawah memperlambat, dengan harapan
ongkos jasa traktor bisa dinaikan.
5. Luas lahan sawah tidak sebanding dengan petani yang ada.
6. Kondisi tanah tadah hujan sebagian.
7. Faktor alam yang sedikitnya curah hujan kususnya pada musim tanam kedua.
8. Pasokan pengairan sawah atau irigasi belum ada terlamabat

F. PROFIL KELOMPOK TANI ASLI SALUYU


a. Nama Kelompok : Kelompok Tani asli saluyu
Tanggal berdiri : 10 November 2011
Alamat : kp sindang palay RT. 02 RW.03, desa
Panyindangan Kecamatan Pakenjeng , Kabupaten
Garut
Email : jujanfajriyah98@yahoo.co.id
Nomor Telp : 082214303804 (a.n jujan fajriyah )

b. Susunan pengurus
1. Pelindung Penasehat : Kepala Desa Panyindangan
2. Pembina : Uptd Dinas Pertanian Kecamatan pakenjeng
3. Ketua : Jujan Fajriyah
4. Sekretaris : Sadad Saepul Rohman
5. Bendahara : Misbah
6. Anggota :

1. Wawan 25. Dede


2. Dani 26. Jamaludin
3. Iwan 27. Oba
4. Nana 28. Fatimah
5. Emang 29. Karna
6. Jana 30. Endang
7. Ujang 31. Qorib
8. Romdon 32. Shopa
9. Bibie 33. Manah
10. San san 34. Khotib
11. Fitria 35. Imam
12. Hilman 36. Wawan
13. Muslihat 37. Uyeh
14. Jujun 38. Nani
15. Olik 39. Fardin
16. Nirman 40. Nurdin
17. Ai fitria 41. Ihsan
18. Musa 42. Ocen
19. Mamang 43. Komar
20. Juju 44. Ani
21. Bedah 45. Dani
22. Nunur 46. Asep
23. Sulastri 47. Saep
24. Muslih 48. Aam
Jenis Usaha Pokok : Komoditas Hasil Pertanian
Jenis Usaha Lain : Pengolahan lahan / Traktor Pertanian
Pertemuan rutin bulanan : Setiap tanggal 10 tiap bulan
Waktu pertemuan : Malam hari Pukull 20.00WIB s.d selesai
Tempat pertemuan : Sekretariat Kelompok Tani Asli Saluyu

c. Letak Geografis
Jarak dari ibu kota Kecamatan : 4 Km
Jarak dari ibu kota Kabupaten : 26 Km
Jarak dari ibukota Propinsi : 296 Km
Jarak dari ibukota Negara : 300 Km
Pegunungan :0%
Dataran : 100 %
:
d. Potensi Kelompok Tani
Anggota sudah terbiasa bertani
Luas Desa : 135,220 Ha
Permukiman : 46,145 Ha
Luas sawah : 76,084 Ha
Tegalan : 1,175 Haq
Lahan Rumput Unggul : 8 Ha
Lain lain : 8,916 Ha
Jumlah Kepala Keluarga : 414 KK
Jumlah Jiwa : 2.336 Jiwa

e. Maksud dan tujuan KTT


- Usaha pengolahan lahan/traktor agar proses tanam tepat waktu.
- Meningkatkan produksi pertanian dengan tanam dan panen 3 kali
dalam setahun.
- Meningkatkan produksi palawija dengan mengadakan penyodotan memberikan
kebutuhan air pada musim kemarau.
f. Permasalahan
- Jumlah traktor tidak sebanding dengan luas lahan, Sehingga waktu tanam tidak
serempak.
- Kerja sama dengan dinas Pertanian kurang intensif, Untuk mewujudkan tanam 3
kali dalam setahun.
- Terkadang pasokan air dari irigasi kurang atau telat,
g. Pemecahan masalah ( Uraian )
Menjelaskan alasan yang dapat mencegah masalah seperti pada poin 6 seperti :
- Adanya pertemuan rutin dan pembinaan teknis dari Dinas Pertanian
- Mengajukan permodalan, berupa sumbangan alat pertanian.
- Pemanfaatan sumber daya alam yang ada kembali mengunakan pipik kandang
yang melimpah.
- Kesungguhan dalam bertani, dan mengedepankan kualias dan meningkatkan
kwantitas
- Perawatan agar terhindar dari hama.

G. RENCANA ANGGARAN
No Uraian Volume Satuan Harga Jumlah
1 Bibit padi 1000 @ kg 9000/kg 9.000.000
Jumlah
total 9.000.000
Jumlah total anggaran sebersar : 9.000.000
Terhitung : Sembilan Juta rupiah

H. PENUTUP
Demikian Proposal ini dibuat sebagai acuan dan dijadikan pertimbangan serta
dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh pihak terkait,serta selalu memberikan
dorongan untuk memberi semangat para petani sebagi penopang kebutuhan manusia sehari
hari adapun hal-hal yang menyangkut masalah teknis yang belum teracantum dalam
Proposal ini akan dilengkapi kemudian apa bila di perlukan. Atas kebijaksanaan Bapak /
Ibu kami haturkan terimakasih.

Garut, 21 Januari 2015


Mengetahui
KETUA KELOMPOK TANI KEPALA DESA
Asli Saluyu Panyindangan

Jujan Fajriyah Aas Setiawan S.Pd.i