Anda di halaman 1dari 17

TIMSS (Team Center for

Educational Assessment)
Negara Indonesia
Kelompok 3 :

1. Elrefi Luthfia Azahra 19312241004


2. Novita Rahmawati 19312241012
3. Dhianti Linggar Satiti 19312241013
4. Nur Ihsan Amalia 19312241020
5. Siti Khoirunnisa 19312241024
Introduction
The Mathematics Curriculum in
Primary and Lower Secondary Grades
Mathematics Curriculum Covered by the End of Grade 4
Mathematics Curriculum Covered by the End of Grade 8
DOMAIN TOPIK DOMAIN TOPIK DOMAIN TOPIK

Angka Bilangan bulat Angka Bilangan bulat Geometri Garis dan sudut

Pecahan dan Pecahan dan Bentuk dua dan


desimal desimal tiga dimensi

Bilangan bulat Bilangan bulat Kesesuaian dan


kesamaan
Angka Romawi Rasio, proporsi, geometri
dan persen
Garis Garis Simetri dan
Geometri Aljabar Pola Aljabar tranformasi
dan Pengukuran
Penguku Ekspresi Manajem Pengumpulan dan
ran Bentuk dua dan Aljabar en Data pengorganisasian
tiga dimensi data
Persamaan
dan Rumus
The Science Curriculum in Primary
and Lower Secondary Grade
Science Content Covered by the End of Grade 4
Science Content Covered by the End of Grade 8
Subject Content Subject Content
➢ Memahami struktur dan fungsi tubuh manusia
serta cara menjaga kesehatan
Biologi Organisme Hidup
➢ Memahami struktur dan fungsi tumbuhan
Ilmu ➢ Mengklasifikasikan hewan berdasarkan
Kehidupan makanan
➢ Memahami siklus hidup,ekosistem,rantai
makanan,dan saling ketergantungan Kimia Sifat Asam Basa dan
organisme hidup berbagai komponen
unsur Kimia
➢ Mengidentifikasi sifat-sifat materi dan
perubahan wujud materi
Ilmu Fisika
➢ ⁷Mengidentifikasi macam energi dan
Fisika Pengukuran
kegunaan dalam kehidupan sehari-hari

➢ Mendesripsikan struktur dan ciri fisik bumi


➢ Menjelaskan perubahan lingkungan fisik Ilmu Teori Kebumian
Ilmu Bumi
➢ Mengenal sumber daa bumi dan kegunaan Bumi
serta cara melestarikan
Teachers, Teacher Education, and
Professional Development
A. Guru, Pendidikan Guru, dan Pengembangan Profesional
Menurut Undang-Undang Nomor 14 (2005), persyaratan umum untuk menjadi guru di Indonesia
termasuk menyelesaikan gelar sarjana empat tahun atau pendidikan tinggi empat tahun,
memperoleh sertifikat guru, dan menunjukkan kompetensi profesional, pedagogik, pribadi, dan
sosial.
B. Pendidikan Guru Khusus untuk Matematika dan Sains
Guru sekolah menengah (Kelas 7 dan lebih tinggi) diminta untuk menyelesaikan gelar universitas
dalam mata pelajaran pilihan mereka bersama dengan program pelatihan pedagogis atau gelar
universitas dalam pendidikan. Calon guru matematika dan sains menghabiskan setidaknya 60
persen dari waktu kursus mereka untuk mempelajari matematika atau sains, dan sisa waktu
mereka dikhususkan untuk pedagogi.

C. Persyaratan untuk Pengembangan Profesional Berkelanjutan


Untuk meningkatkan kompetensi guru dan mendorong profesionalisme, Lembaga Penjaminan Mutu
Pendidikan menawarkan sejumlah kegiatan pengembangan profesional dan program pelatihan,
yang meliputi pelatihan pendekatan inovatif untuk menggunakan teknologi dalam pengajaran dan
pelatihan teknik penilaian kelas untuk matematika, fisika, dan matematika. guru biologi. Pelatihan
guru dirancang sesuai dengan hasil tes ini dan menargetkan kompetensi tertentu. Guru yang
berprestasi baik dalam ujian memenuhi syarat untuk menjadi tutor untuk program pelatihan, yang
dilakukan melalui kombinasi pembelajaran online dan kelas.
Instruction for Mathematics and
Science in Primary and Lower
Secondary Grades
Instruksi untuk Matematika dan Sains di Kelas Dasar dan Menengah Pertama
● Kelas Di Mana Guru Spesialis Matematika dan Sains Diperkenalkan
Sebagian besar siswa Indonesia diajar oleh spesialis mata pelajaran matematika dan sains mulai
dari tingkat sekolah menengah di kelas tujuh. Pada umumnya guru SD (Kelas 1 sampai 6)
mengajar semua mata pelajaran kecuali pelajaran agama dan olahraga. Di sekolah swasta tertentu
yang lebih eksklusif, spesialis mata pelajaran diperkenalkan di kelas dasar. Keterampilan komputer
diajarkan secara formal mulai dari kelas tujuh.

● Bahan Instruksi, Peralatan, dan Laboratorium


Buku teks harus disetujui oleh spesialis mata pelajaran di bawah peraturan pemerintah. Menurut
Undang-Undang Mendiknas Nomor 11 Tahun 2005, buku teks matematika dan IPA harus
mendapat persetujuan dari Badan Standar Nasional Pendidikan. Selain buku teks yang disetujui,
bahan ajar lainnya digunakan untuk mendukung pembelajaran dan materi kurikulum. Dalam hal
infrastruktur sekolah, beberapa sekolah memiliki sumber daya yang baik dengan peralatan belajar
dan laboratorium yang penting.

● Penggunaan Teknologi
Beberapa sekolah dilengkapi dengan laboratorium komputer dan pusat multimedia, dan guru
matematika dan sains dapat memasukkan teknologi ke dalam pelajaran mereka.
Monitoring Student Progress in
Mathematics and Science
Memantau Kemajuan Siswa dalam Matematika dan Sains
● Guru dan sekolah memantau kemajuan siswa secara individu menggunakan nilai dan rapor.
● Pemerintah Indonesia memantau kemajuan siswa dalam matematika dan sains melalui ujian
dan survei nasional dan regional. Siswa mengikuti ujian nasional dan regional di seluruh
sekolah formal mereka.
● Setiap semester di kelas 7 sd 12, siswa mengikuti ujian daerah yang bersifat formatif atau
sumatif; ujian formatif memantau kemajuan belajar, dan ujian sumatif menentukan promosi ke
kelas berikutnya.
● Ujian nasional yang diselenggarakan pada akhir kelas 9 dan 12 dalam matematika, bahasa
Indonesia, bahasa Inggris, dan sains menentukan promosi siswa ke tingkat pendidikan
berikutnya.
● Survei nasional seperti TIMSS diselenggarakan untuk mendapatkan wawasan yang lebih
komprehensif tentang kinerja siswa. Ujian nasional dan regional hanya menggunakan format
pilihan ganda, sedangkan survei nasional menyertakan item format respons yang dibuat yang
memungkinkan siswa untuk merumuskan respons yang menghasilkan wawasan yang lebih
besar tentang kinerja akademik mereka.
Special Initiatives in Mathematics
and Science Education
❏ Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan negara Asia tenggara ---> mengembangkan
program khusus
❏ Dikelola : Seameo dan Qitep
❏ Alasan : Pemerintah percaya bahwa untuk menghasilkan guru sains dan matematika
berkualitas akan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan dan perkembangan
kawasan serta keberhasilan komunitas ASEAN
❏ Fokus Utama : pengembangan keterampilan berpikir melalui Pendidikan Sains Berbasis
Inkuiri (IBSE) untuk mendukung pendidikan yang melayani pembangunan berkelanjutan
❏ Tujuan utama Seameo Qitep :
1. Memenuhi kebutuhan guru matematika dan tenaga kependidikan di wilayah tersebut,
sehingga meningkatkan kualitas pendidikan
2. Mempromosikan pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru dan tenaga
kependidikan di bidang pendidikan matematika
3. Membangun jaringan yang luas, pertukaran informasi, dan berbagi praktik terbaik di
bidang pendidikan matematika di antara negara-negara anggota SEAMEO
4. Menyediakan forum intelektual tentang inovasi pendidikan matematika
❏ Tindak Lanjut Indonesia
➔ Membudidayakan Gerakan literasi Sekolah
TERIMAKASIH:)

Anda mungkin juga menyukai