Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH PENDIDIKAN SENI DI SD

MODUL 12
PEMBELAJARAN SENI TERPADU

TUTOR
SURADI, M.Sn.

Disusun oleh :

AGUSTIN RENIFERATANIA 858818938


PUPUT PUJI RAHAYU 858811333

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ – UT MALANG
POKJAR MASTRIP KABUPATEN NGANJUK 2021.2
PROGRAM STUDI BI S1-PGSD
MODUL 12 PEMBELAJARAN SENI TERPADU

KB 1 DASAR-DASAR KB 2 PRINSIP PEMBELAJARAN KB 3 MERANCANG KURIKULUM


PEMBELAJARAN TERPADU SENI SENI TERPADU

ARAH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN SENI


RANCANGAN PEMBELAJARAN
TERPADU
PENGERTIAN PEMBELAJARAN TERPADU
SUBSTANSI PENDIDIKAN KESENIAN 1. INDIKATOR
2. PELAKSANAAN KEGIATAN

PENDEKATAN PARTISIPATIF PRODUKSI SENI


PRINSIP PEMBELAJARAN TERPADU
1. PRINSIP PARTISIPATIF PRODUKSI SENI
APLIKASI PEMBELAJARAN
2. MATERI PEMBELAJARAN PRAKTIK SENI
TERPADU SENI
1. KETERPADUAN MURNI
MODEL PEMBELAJARAN TERPADU 2. KETERPADUAN TOPIK
PENDEKATAN TEMATIS PEMBELAJARAN PRODUKSI
3. KETERPADUAN KONSEP
1. TERPADU PRINSIP SENI
4. KETERPADUAN KELAS
2. TERPADU MATERI DALAM SATU MATA
3. TRRPADU PENGELOLAAN KELAS PENDEKATAN MEDIUM PRODUKSI SENI PELAJARAN
5. KORELASI MATA
PELAJARAN
BENTUK PEMBELAJARAN TERPADU SENI
MODUL 12
PEMBELAJARAN SENI TERPADU

Kegiatan Belajar 1
Dasar-Dasar Pembelajaran Terpadu

1. Pengertian Pembelajaran Terpadu


Pembelajaran terpadu adalah model pembelajaran yang dikembangkan oleh seorang guru
untuk menyampaikan pengetahuan kepada siswa dalam bentuk informasi yang utuh.
Karakteristik pembelajaran terpadu yang paling menonjol adalah memadukan materi
beberapa mata pelajaran (sesuai dengan topik dan tema yang ada dalam kurikulum)
berdasarkan sifat dan fungsinya.
2. Prinsip Pembelajaran Terpadu
Belajar pada prinsipnya adalah usaha mencari tahu sesuatu lewat kinerja tersistem maupun
tidak. Pada hakikatnya peristiwa belajar adalah perilaku mencari tahu terhadap
permasalahan, di mana permasalahan merupakan jarak antara tahu dengan belum tahu.
Pengembangan materi dalam pembelajaran terpadu dapat bersifat vertikal dan horizontal
a. Pembelajaran Terpadu Vertikal
Pengembangan materi secara vertikal pada pembelajaran terpisah mempunyai arah
materi yang dikemas secara mendalam tanpa melihat keterkaitan dengan materi
pelajaran lain.
b. Pembelajaran Terpadu Horizontal
Pengembangan materi pembelajaran terpadu horizontal dilakukan oleh guru dengan
cara menggabungkan beberapa mata pelajaran seperti perbedaan materi dalam lintas
bidang sesuai dengan akselerasi belajar siswa.
3. Model Pembelajaran Terpadu
Mengenal pembelajaran terpadu ada sepuluh alternatif pengembangan dalam kurikulum
maupun strategi pembelajaran di kelas dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu:
a. Terpadu prinsip, dilaksanakan terpisah dalam mata pelajaran, model ini dilaksanakan
secara
1) Fragmented.
2) Connected.
3) Nested.
b. Terpadu materi yang disinggungkan (across several disciplines) yang termasuk di
dalamnya adalah:
1) Sequenced.
2) Shared.
3) Webbed.
4) Threaded.
5) Integrated.
c. Terpadu pengelolaan kelas (within and across learns) yang berkecenderungan pada
pengaturan kelompok belajar siswa dan struktur kelas. Yang termasuk di dalamnya:
1) Immersed.
2) Networked.
Kegiatan Belajar 2
Prinsip Pembelajaran Seni

1. Arah Pembelajaran Pendidikan Seni


Secara garis besar jiwa kurikulum seni memiliki cakupan:
a. Kurikulum akademis (academic curriculum) yang mengantarkan anak memiliki
pengetahuan akademis dibidangnya.
b. Kurikulum praktis (pratical curriculum) dirancang untuk memberi bekal pengetahuan
praktis melalui keterampilan hidup.
c. Kurikulum humanistic (cultural curriculum) dirancang untuk mengembangkan
kepribadian anak sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.
2. Substansi Pendidikan Kesenian
Dilihat dari substansi kependidikan, pendidikan kesenian merupakan hasil tumpuan
(common ground) dua disiplin keilmuan, yaitu pendidikan dan berkesenian.
3. Pendekatan Partisipatif Produksi Seni
Pendekatan partisipatif adalah salah satu model pembelajaran seni dimana siswa harus aktif
berkarya atau berproduksi seni.
4. Pendekatan Tematis Pembelajaran Produksi Seni
Tema merupakan hal pokok yang menjadi dasar berpikir dan bertindak atau sebagai
motivasi penciptaan karya seni.
5. Pendekatan Medium Produksi Seni
Dengan menguasai kondisi dan situasi akan memberikan suasana penampilan menjadi lebih
hidup, penuh dengan nuansa yang diinginkan.
6. Bentuk Pembelajaran Terpadu Kesenian
Terdapat tiga keterpaduan dalam perbedaan seni:
a. Keterpaduan kurikulum
b. Keterpaduan pembelajaran
c. Keterpaduan Kelas
Kegiatan Belajar 3
Merancang Pembelajaran Seni Terpadu

1. Rancangan Pembelajaran Terpadu a. Indikator. b. Pelaksanaan kegiatan - Pendahuluan -


Kegiatan inti - Penutup
2. Aplikasi Pembelajaran Terpadu Seni
a. Keterkaitan murni
b. Keterkaitan topik
Guru dapat merancang pembelajaran terpadu dengan menentukan satu topik terlebih
dahulu pada hari itu, bisa saja topik itu diangkat dari satu mata pelajaran yang
diselenggarakan paling pagi, misalnya: topik dilaksanakan oleh pelajaran seni tari.
c. Keterpaduan konsep
Keterpaduan konsep sebenarnya lebih dekat dengan pengertian kelas rangkap dengan
satu materi pelajaran seni.
d. Keterpaduan kelas dalam satu mata pelajaran
Seorang guru mengajar kesenian lebih dari satu kelas sehingga terpaksa menyatukan
beberapa kelas dalam jam pelajaran yang sama.