Anda di halaman 1dari 1

Kasus Tn.

Z dengan HT Emergency

Klien datang ke RSUD Palembang Bari dengan keluhan nyeri kepala yang
memberat sejak 1 hari SMRS, nyeri kepala dirasakan berdenyut. Pasien
mengeluhkan nyeri kepala sudah dirasakan sejak 1 minggu SMRS. Pasien tidak
merasakan nyeri kepala berputar, dan merasakan pandangannya terasa gelap
apabila nyeri kepala, pasien merasa lemas pada tangan dan kaki kiri tanpa
penurunan kesadaran.
Klien merupakan pasien pindahan dari IGD pada tanggal 30 september 2021
dengan diagnose medis HT Emergency, namun pada saat dipindahkan ke bangsal
PDL laki-laki kondisi klien sedikit membaik dengan ditandai adanya penurunan
tekanan darah, sehingga klien hanya memerlukan perawatan dan pemantaun yang
rutin untuk memonitor status kesehatan klien. Pada saat pengkajian TD: 176/115,
RR: 22x/ menit, P: 80x/menit dan T: 36, 5 0 c.
Pemeriksaan Laboratorium Hemoglobin: 14,3 g/dL, Eritrosit: 4,79 juta/uL,
Leukosit: 12,1 ribu/uL, Trombosit: 381 ribu/mm3, Ureum: 43 mg/dL, Creatinine:
1,6 mg/dL. Pemasangan IVFD RL dan dilakukan terapi obat amlodipine,
ceftriaxone, ranitidine dan ondancentron. Riwayat adanya darah tinggi diakui
klien sejak 2 tahun yang lalu. Klien mengatakan hanya berobat ke dokter
sebanyak 3 kali, klien berobat apabila timbul keluhan namun tidak rutin kontrol.