MODUL SAP2000 V 11

Eropa serta negara lainnya. Segala resiko sehubungan dengan pemakaian program ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemakai.PENGANTAR SAP2000 Program SAP2000 sebagai salah satu program rekayasa teknik sipil yang berbeda dengan program komputer pada umumnya. Dalam modul ini kita hanya mempelajari analisis linear statis sebagai dasar dalam mempelajari program SAP2000. Program ini digunakan untuk Analisis dan Design struktur menggunakan konsep metode elemen hingga yang didukung dengan analisis Statis.9. Dinamis. Hal ini disebabkan pengguna program ini dituntut untuk memahami latar belakang metode penyelesaian dan batasan-batasan yang dihasilkan serta bertanggung jawab penuh terhadap outputnya. seperti pada salah satu disclamer pada setiap tutorial program ini. Linear. Seri Program SAP2000 yang akan kita pelajari adalah program SAP2000 V. Fasilitas design yang disediakan program ini hanya untuk struktur beton dan baja dengan menggunakan peraturan perencanaan dari Amerika.03 yang merupakan kelanjutan dari program SAP2000 versi sebelumnya. Adapun keunggulan dari versi ini. Perencanaan dengan menggunakan peraturan Indonesia dapat dilakukan dengan cara memodifikasi beberapa faktor reduksi kekuatan. Pengenalan Menu Toolbar Menu Window 1 Window 2 Satuan Model Struktur 1 . disediakannya menu tambahan untuk analisis struktur jembatan. maupun Nonlinear.

Semua sistem koordinat yang digunakan dalam pemodelan dinyatakan terhadap satu sistem koordinat global. perpindahan. sedangkan setiap bagian (nodal. gaya internal.Sistem Koordinat (Global & Lokal) Sistem koordinat digunakan untuk menempatkan geometri struktur dan menentukan arah pembebanan. elemen. SAP2000 menyatakan sumbu XZ sebagai salah satu sumbu bidang. dan tegangan yang terjadi. 2 . atau constraint) memiliki sistem sumbu koordinat tersendiri (koordinat lokal). Z Y 3 2 1 Sumbu Lokal Joint 2 1 X Sumbu Global Struktur 3 Sumbu Lokal Batang Perjanjian Tanda dan Arah Hasil Perhitungan (Output) Setiap program rekayasa mempunyai kesepakatan tanda yang berbeda.

M2. T. momen torsi yaitu momen yang berputar pada sumbu 1. gaya geser pada bidang 1-2 (sumbu kuat). Positif jika menyebabkan tegangan tarik pada batang. 3 .Deformasi dan Gaya-Gaya pada Nodal Gaya-Gaya pada Elemen Frame P. gaya aksial yaitu gaya searah sumbu 1. V2. momen lentur pada bidang 1-3 (terhadap sumbu 2).

6. Run Analysis. Analisis : Set Option Analysis.V3. jenis analisis. dan sebagainya) Definisikan : material. momen lentur pada bidang 1-2 (terhadap sumbu 3). 5. kombinasi beban. Design : tentukan faktor reduksi kekuatan. t-m. jenis beban. gambar elemen struktur. 3. 2. Gambar geometri struktur : tentukan grid struktur. 4 . M3. Langkah-langkah analisis dan disain struktur : 1. Tetapkan satuan (kg-m. tentukan kombinasi beban. start design. gaya geser pada bidang 1-3 (sumbu lemah). 4. penampang. dan beban ke elemen struktur. penampang. Assign : jenis perletakan.

Menyimpan File Klik File Pilih Save/Save As Ketik Nama File OK. Membuka Dokumen Baru Klik File New Pilih Model Struktur 6.Beberapa Langkah Kerja SAP2000 1. Membuat Dokumen Baru Klik File New Pilih Model Struktur 3. dan sebagainya) 2. 5. t-m. kg-cm. Mendefinisikan Material Klik Define Materials Pilih Add New Material Input data material 5 . Membuka Dokumen Klik File Open Pilih Nama File 4. Menetapan Satuan Pilih satuan pada pojok kanan bawah (Misal : kg-m.

Mendefinisikan Penampang Frame Klik Define Frame Section Addd New Property Type Input Dimensi Penampang OK OK.7. Penampang Baja Pilih Frame Section Property Penampang Beton 6 .

Mendefinisikan Penampang Shell Klik Define Area Section Pilih Shell Shell Input Data Shell Pilih Add New Section Ketik Nama 7 .Penampang Other 8.

Mendefinisikan Jenis Beban Klik Define Load Case Ketik nama beban pada Load Name. 12. Pilih Load Applied OK. Menggambar Elemen Struktur (Garis/Shell) Gunakan Toolbar Draw Pilih Modify/Show Elemen garis Elemen shell 14. Mendefinisikan Jenis Analisis Klik Define Analysis Case Klik Add New Case atau Modify/Show Case Ketik Nama Jenis Analisis pada Analysis Case Name. Pada Self Weight Multiplier ketik 1 (berat sendiri dihitung) ketik 0 (berat sendiri tidak dihitung) Klik Add New Load untuk menambah. Ketik Scale Factor. Z pada ordinate OK. klik Modify Load untuk Modifikasi. Pilih Analysis Type. Pilih Type. Mendefinisikan Kombinasi Beban Klik Define Combinations Klik Add New Combo Ketik Nama Kombinasi pada Response Combination Name. 13. 10. Membuat Grid Struktur Klik kanan mouse Edit Grid Pada System pilih Global System Ketik Koordinat sumbu X. b. 11. Assign Penampang Frame Pilih elemen frame Klik Assign Pilih Frame Pilih Frame Section penampang OK. Beban ke Elemen Struktur a. Assign Penampang. Y. Klik Add. Assign Beban Frame Pilih elemen frame Klik Assign Pilih Frame Loads Pilih 8 .9. dan seterusnya OK. OK. Pilih Analysis Case Type. Pilih Case Name.

Segitiga. Trapesium Suhu Deformasi Jenis Beban Satuan Type Beban & Arah Menambah Mengganti Menghapus Persentase Bentang Nilai Beban Bentang (satuan panjang) Nilai Beban 9 .Beban Titik Beban Merata Segiempat.

Membagi Elemen Shell Secara Otomatis Pilih Shell Klik Assign Pilih Area Pilih Automatic Area Mesh Pilih Auto Mesh Area Into This Number of Elemen Ketik jumlah segmen yang diinginkan pilih Add restraints / constaints on fece if corner have restraints/constraints OK. Memberi Kondisi Batas / Perletakan pada Joint Elemen Struktur Pilih Joint Struktur Klik Assign Pilih Joint Pilih Restraints Pilih Jenis Perletakan OK. Klik Area Pilih Section Pilih Nama Shell d. ketik nilai beban OK Pilih Uniform (Shell) 15. Assign Penampang Shell Pilih elemen shell Klik Assign pada Section OK.c. at Intersection with Other Frame. 16. Assign Beban Shell Pilih elemen shell Klik Assign Pilih Area Loads Pilih beban. Minimum Number of Segmen. Ketik jumlah segmen yang diinginkan OK. Membagi Elemen Frame Secara Otomatis Pilih Frame Klik Assign Pilih Frame Pilih Automatic Frame Mesh Pilih at Intermediate Joints. 17. Jepit Sendi Rol Joint 10 .

(Catatan: Last/First Ratio tergantung local axes frame atau ujung i dan ujung j elemen batang). 19. Membagi Elemen Shell Sesungguhnya Pilih Shell Klik Edit Areas Pilih Divide Areas 11 .18. Membagi Elemen Frame Sesungguhnya Pilih Frame Klik Edit Pilih Edit Lines Divide Frames Ketik jumlah segmen pada Divide Into dan Last/First Ratio OK.

Analysis a. Pilih Release/Partial 24. Penampang. Pilih case/combo name OK. Pilih Local Axes Ketik sudut putaran Pilih Local Axes Ketik sudut putaran 22. 21.20. Klik Delete Original Objects bila diperlukan OK. 27. Replicate Elemen Frame/Shell Pilih Shell/Frame Klik Edit Pilih Replicate Ketik jarak sesuai arah dan satuan pada Increments. Merelease frame Pilih Frame Klik Assign Pilih Frame/Cable/Tendon Fixity Tandai M22 (Minor) dan M33 (Mayor) OK. Menayangkan Deformasi Klik Display Pilih Show Deformed Shape 28. ketik jumlah copian pada Number. Set Analysis Options Klik Analyze Pilih Set Analysis Options struktur 2D or 3D OK. Menayangkan Reaksi Perletakan Klik Display Pilih Show Force/Stresses Pilih joint Pilih Analysis Case yang akan Pilih case/combo name OK. Menghilangkan/Menampilkan Grid dan Axes Klik View Pilih Show Grid atau Show Axes 26. Analysis Klik Analyze Pilih Run Analysis atau tekan F5 di Running Run Now. 23. Menayangkan Nomor. Pilih DOF (Degree of Freedom) dari b. 12 . Local Axes Joint/Frame/Shell/Solid Klik View Pilih Set Display Options Pilih item yang diinginkan OK 25. Memutar Local Axes Joint Pilih Joint Klik Assign Pilih Joint terhadap sumbu x atau y atau z OK. Memutar Local Axes Frame Pilih Frame Klik Assign Pilih Frame OK.

Faktor reduksi kekuatan struktur menurut SNI03-2847-2002 Lentur tanpa beban aksial Aksial tekan dengan tulangan spiral Aksial tekan dengan tulangan sengkang biasa Geser dan torsi 0.29. Options OK.65 0. Design Sebelum melakukan proses design. o Luas tulangan geser dalam satuan m2/m. dsbnya. dan sebagainya Input nilai faktor reduksi OK. Scaling.7 0. terlebih dahulu harus menetapkan nilai faktor reduksi kekuatan struktur berdasarkan peraturan. dsbnya. Pilih Jenis Beban/Kombinasi M.75 Pilih jenis kombinasi beban Klik Design Pilih Frame Steel Design atau Frame Concrete Design Pilih Select Design Combos Pindahkan Kombinasi Beban yang dipilih dari List of Combos ke Design Combos OK Proses Design Klik Design Pilih Frame Steel Design atau Frame Concrete Design Start Design/Check of Structure. N Penayangan Grafis Penayangan Value Penayangan Deformasi 30. mm2/mm. Catatan: o Bila penampang tidak cukup maka ditandai dengan O/S (Over Stress). cm2. o Luas tulangan longitudinal dalam satuan m2. Klik Options Preferences Pilih Frame Steel Design atau Frame Concrete Design.8 0. mm2. 13 . Menayangkan Gaya-Gaya Dalam Frame Klik Display Pilih Show Force/Stresses Pilih Frame/Cables case/combo name Pilih Components. cm2/cm. D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful