Anda di halaman 1dari 3

1. Jelaskan proses inti manajemen operasional!

2. Jelaskan tiga jenis teori motivasi!


3. Jelaskan 6 (enam) jenis pengembangan produk!
Jawaban:
1. Proses Inti Manajemen Operasional
Produksi atau operasional merupakan penciptaan produk dan jasa. Manajemen operasi
merupakan kegiatan menciptakan produk dan jasa melalui proses transformasi input
menjadi output. Kegiatan menciptakan produk dan jasa tersebut dilakukan di dalam
organisasi. Manajemen operasional juga dapat didefinisikan sebagai serangkaian
Kegiatan yang meliputi desain, operasi, dan perbaikan sistem yang menciptakan dan
menyampaikan produk dan jasa atau pelayanan. Seperti halnya pemasaran dan
keuangan manajemen operasional merupakan bidang usaha fungsional dengan
tanggung jawab yang jelas yang ada pada manajemen lini. Pengertian manajemen
operasional acapkali kacang dengan pengertian penelitian operasional, sains
manajemen, dan perancangan industrial.Manajemen operasional bertujuan mengatur
penggunaan semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan (bahan mentah, tenaga
kerja, mesin, dan perlengkapan) sehingga proses produksi berlangsung efektif dan
efisien. Berikut ini lima tujuan detail sistem operasional:

 Meningkatkan efisiensi perusahaan (Efficiency).


 Meningkatkan produktivitas perusahaan (Productivity).
 Mengurangi biaya pengeluaran berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh
perusahaan (Economy).
 Meningkatkan kualitas perusahaan (Quality).
 Mengurangi waktu proses produksi suatu perusahaan (Reduced processing
time).
Hal lain yang perlu dipertikan dalam operasional perusahaan adalah dengan adanya
proses pembukuan yang transparan dan efisisien. Dengan pembukuan yang benar,
segala rencana dalam pengembangan bisnis akan berjalan secara optimal karena
seluruh laporan keuangan akan tersaji secara faktual dan sesuai kenyataan.
2.  Tiga jenis teori motivasi
Motivasi merupakan seperangkat kekuatan yang menyebabkan orang mau melakukan
sesuatu dengan cara tertentu. 1 orang karyawan dapat termotivasi untuk bekerja keras
menghasilkan sesuatu sebanyak mungkin namun orang lain hanya termotivasi untuk
mengerjakan sesuatu secukupnya saja. Manajer harus memahami perbedaan tersebut,
dalam hubungan antar manusia di tempat kerja ada tiga jenis teori motivasi yaitu:
a. Teori Klasik dinyatakan bahwa karyawan hanya termotivasi oleh uang. Oleh
karena itu perusahaan harus mampu menganalisis pekerjaan untuk
menemukan cara terbaik dalam melaksanakan pekerjaan tersebut untuk
menghasilkan produk yang murah menghasilkan laba atau keuntungan yang
lebih besar, dan membayar karyawan lebih tinggi. Hal inilah yang dapat
memotivasi karyawan untuk lebih giat dalam bekerja. Oleh karena itu pada
masa tersebut pekerjaan dibagi menjadi elemen atau tugas yang lebih kecil dan
dilaksanakan secara berulang dengan lebih mudah sehingga pekerjaan
dilakukan secara lebih efisien.
b. Teori Keperilakuan Awal memulai dengan percobaan yang dikenal dengan
Howthorne Studies . Percobaan tersebut bertujuan menguji hubungan antara
perubahan lingkungan fisik terhadap output karyawan. Hasil percobaan
tersebut menyatakan bahwa produktivitas karyawan bukan hanya disebabkan
oleh lingkungan fisik saja melainkan juga dipengaruhi oleh teori hubungan
antarmanusia. Oleh karena itu Manajer Justru harus membayar dengan
memberikan perhatian terhadap karyawannya.
c. Teori Hierarki Kebutuhan menyatakan bahwa manusia memiliki beberapa
kebutuhan yang berbeda-beda dan Mereka mencoba untuk memenuhi
kebutuhannya. Kebutuhan itu digolongkan menjadi 5 tingkat dengan
pemenuhan kebutuhan yang dimulai dari tingkat yang paling rendah sebelum
manusia memenuhi kebutuhan pada tingkat berikutnya. Kelima tingkat
kebutuhan tersebut adalah kebutuhan fisiologi(makan,pakaian,perumahan) ;
kebutuhan sosial ( dapat berinteraksi dengan orang lain);kebutuhan rasa aman
(pendidikan, jaminan hari tua);kebutuhan penghargaan diri;dan kebutuhan
aktualisasi diri.
3. 6 jenis pengembangan produk
Pengembangan produk artinya strategi serta proses yang dilakukan oleh perusahaan
dalam mengembangkan produk, memperbaiki produk lama atau memperbanyak
kegunaan produk ke segmen pasar yang ada menggunakan perkiraan pelanggan
menginginkan unsur-unsur baru tentang produk.Pengembangan produk ialah proses
perubahan yang dilakukan terhadap produk yang telah ada sekaligus proses pencarian
inovasi untuk menambah nilai terhadap barang lama dengan mengkonversikannya ke
pada produk tersebut. Dengan adanya pengembangan produk berarti perusahaan telah
memahami tentang kebutuhan dan keinginan pasar.Setiap perusahaan harus memiliki
strategi dalam melakukan pengembangan produk. Hal ini bertujuan agar produk yang
akan dikembangkan bisa sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta konsumen yang
sudah ada tetap tertarik dengan penawaran yang diberikan oleh suatu perusahaan dan
menarik konsumen baru.Strategi pengembangan produk ada beberapa jenis, yaitu:

 Memperbaiki yang telah terdapat.


Dalam hal ini perusahaan menggunakan teknologi serta fasilitas yang ada untuk
menghasilkan variasi dan memperbaiki produk yang ada. Dalam menggunakan cara
ini perusahaan tidak mempunyai resiko besar , karena hanya akan melakukan
perubahan yang menyeluruh. 

 Memperluas lini produk.


Jenis pengembangan produk dilakukan perusahaan dengan cara menambah item pada
lini produk yang telah ada atau menambah lini produk baru.

 Menambah produk yang ada.


Perusahaan pada hal ini menambah atau memberikan variasi di produk yang telah
terdapat serta juga memperluas segmen pasar dengan melayani banyak sekali macam
konsumen atau pembeli yang memiliki kesukaan yang berbeda. 
 Meniru strategi pesaing.
Pada cara ini perusahaan meniru kebijakan pesaing yang diklaim menguntungkan,
seperti halnya penetapan harga. 

 Menambah lini produk.


Pada umumnya perusahaan memerlukan dana besar dalam penambahan produk baru
yang tidak terdapat kaitannya sama sekali menggunakan lini produk yang telah ada.
Sebab produk yang belum pernah diproduksi sebelumnya, dan pada hal penggunaan
fasilitas-fasilitas untuk mempromosikannya memerlukan proses yang baru juga.

 Meningkatan keistimewaan.
Produk ada empat indikator yang dapat menaikkan keistimewaan suatu produk,
seperti kualitas bahan yang digunakan, keanekaragaman, kenyamanan dalam
pemakaian suatu produk bagi penggunaannya serta aksesoris tambahan.

Referensi:
o BMP EKMA4111
o https://accurate.id/marketing-manajemen/pengertian-manajemen-operasional/
o https://www.kajianpustaka.com/2020/03/pengembangan-produk.html?m=1
o Pengembangan Sendiri