Anda di halaman 1dari 2

STANDARD OPERATIONAL PROSEDUR (SOP)

TANGGAP DARURAT KEBAKARAN

NO. DOKUMEN SOP/TD/0001 DIBUAT DIPERIKSA DISETUJUI


TANGGAL TERBIT 0
REVISI -
TANGGAL REVISI -
HALAMAN 1/2 Koord. Tim K3 DOC. Controller Direktur

1. TUJUAN
Kenyamana dan keselamatan dalam menggungakan gedung saat terjadi kebakaran

2. RUANG LINGKUP
Tanggap darurat dalam gedung

3. ACUAN/REFERENSI
Acuan / Referensi yang digunakan oleh standar operating prosedur ini

4. DEFINISI-DEFINISI
a. Api adalah suatu reaksi kimia cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas, oksigen dan bahan mudah
terbakar yang menghasilkan panas dan cahaya.
b. Kebakaran adalah nyala api baik kecil maupun besar pada tembat, situasi dan waktu yang tidak
dikehendaki yang bersifat merugikan dan pada umumnya sulit untuk dikendalikan
c. Tanggap darurat adalah situasi yang tidak diketahui yang mengancam pekerja, setiap orang yang dapat
mengganggu proses operasi atau menyebabkan kerusakan fisik dan lingkungan.

5. PROSEDUR
Peringatan Tahap Pertama :
a. Peringatan (alarm) tahap 1 merupakan tanda bekerjanya sistem dan Nampak pada:
- Panel alarm lantai
- Panel alarm utama
b. Pemberitahuan untuk siaga bagi seluruh karyawan/umum dengan dua tahap teks:
- Pengecekan ke lokasi
- Pemberitahuan hasil: terjadi alarm palsu atau kebakaran

Peringatan Tahap Kedua:


a. Merupakan tanda dimulainya tindakan evakuasi, setelah memperoleh konfirmasi akan kondisi
kebakaran yang terjadi
b. Perbelakuan evakuasi harus melalui sistem pemberitahuan umum.
NO. DOKUMEN SOP/TD/0001 DIBUAT DIPERIKSA DISETUJUI
TANGGAL TERBIT 0
REVISI -
TANGGAL REVISI -
HALAMAN 2/2 Koord. Tim K3 DOC. Controller Direktur

Saat Melihat Api:


TETAP TENANG JANGAN PANIK:
a. Bunyikan alarm dengan menekan tombol manual call point, atau dengan memecahkan manual break glass
dan menekan tombol alarm, sambil teriak kebakaran.
b. Jika tidak terdapat tombol tersebut atau tidak berfungsi, orang tersebut harus berteriak kebakaran untuk
menarik perhatian.
c. Beritahu Safety Representative melalui telepon darurat atau lewat HP, pager, dan sampaiakn informasi
berikut: indetitas pelapor, ukuran/besarnya kebakaran, lokasi kejadian, adanya/jumlah orang terluka, jika
ada tindakan yang telah dilakukan.
d. Bila memungkinkan (jangan mengambil risiko) padamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang
terdekat.
e. Jika api/kebakaran tidak dapat dikuasai atau dipadamkan lakukan evakuasi melalui pintu keluar (EXIT)

Saat Mendengar Alarm Tahap 1:


a. Kunci semya lemari dokumen/file
b. Berhenti memakai telepon internal dan eksternal
c. Matikan semua peralatan yang menggunakan listrik
d. Pindahkan keberadaan benda-benda yang mudah terbakar
e. Selamatkan dokumen penting
f. Bersiaga dan siap menanti instruksi/pengumuman dari file commander maupun safety representative

Saat Mendengar Alarm Tahap 2:


a. Berdiri di depan pintu secar teratur, jangan bergerombol dan bersedia menerima instruksi.
b. Evakuasi akan dipandu oleh petugas evakuasi melalui tangga darurat terdekat menuju tempat berkumpul di
luar gedung
c. Jangan berhenti atau kembali untuk mengambil barang-barang pribadi yang tertinggal
d. Tutup semua pintu kantor yang anda tinggalkan (jangan mengunci pintu tersebut) untuk
mencegah/melambat meluasnya api dan asap

Saat Evakuasi
a. Tetap tenang jangan panic
b. Segera menuju tangga darurat terdekat
c. Berjalan biasa dengan cepat jangan berlari
d. Lepaskan sepatu dengan Hak Tinggi
e. Jangan membawa barang yang lebih besar/berat dari tas kantor/tas tangan
f. Beritahu tamu yang kebetulan di ruang/ lantai untuk berevakuasi
g. Bila terjebak kepulan asap kbakaran, maka tetap menuju tangga darurat dengan merangkak/meranyap.
Menutup hidung dangan kain yang basah, jangan berbalik arah.