Anda di halaman 1dari 4

HUKUM PAJAK

NAMA : SIERA TANIA


NIM : 042375734
KODE MT : EKSI4202
TUGAS :2
KELAS : TUTON

SOAL 1
Pada saat mengurus berbagai hal terkait perpajakan, NPWP merupakan suatu hal penting
yang harus dimiliki oleh wajib pajak. Deskripsikan secara jelas pengertian dan fungsi
NPWP serta bagaimana alur cara memperoleh NPWP!
JAWABAN :
 NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak ( WP ) sebagai tanda
pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban
perpajakan serta mempunyai fungsi sebagai sarana dalam administrasi perpajakan
yang dipergunakan untuk pribadi dan badan.
 Fungsi NPWP adalah :
1. Mempunyai fungsi sebagai sarana dalam administrasi perpajakan.
2. Mempunyai fungsi sebagai kode unik tanda pengenal diri atau identitas Wajib
Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya yang selalu
digunakan dalam setiap urusan perpajakan yang membuat data perpajakan anda
tidak akan tertukar dengan wajib pajak lainnya.
3. Menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan pengawasan adminstrasi
perpajakan.
4. Berfungsi untuk mengurus proses resritusi.
5. Bagi anda yang mengajukan kredit ke lembaga keuangan, NPWP merupakan
salah satu persyaratannya, jadi fungsinya dapat dijadikan sebagai persyaratan
adminstrasi pada lembaga keuangan.
6. Fungsinya sebagai persyaratan dalam pembuatan rekening.
7. Sebagai syarat dalam pembelian dan pengurusan investasi, seperti syarat
administrasi pada Notaris.
8. Untuk persyaratan pada lelang pemerintah.

 Alur memperoleh NPWP


NPWP dapat diurus apabila seseorang atau badan telah memenuhi persyaratan
subjektif dan objektif sesuai dengan Uundang undang yang berlaku. Seiring dengan
perkembangan teknologi, NPWP saat ini dapat kita peroleh secara online. Alur
memperoleh NPWP secara online adalah sbb :
1. Buka laman resmi pajak di www.pajak.go.id pilih menu registration
2. Daftar akun
3. Lakukan aktivasi akun
4. Isi formulir pendaftaran
5. Kirim formulir pendaftaran
6. Cetak dokumen yang ada pada aplikasi
7. Tanda tangani formulir registrasi wajib pajak dan lengkapi dokumen.
8. Kirimkan dokumen registrasi wajib pajak ke KPP
9. Menunggu KPP memverifikasi dan wajib pajak dapat menunggu kiriman kartu
NPWP dari KPP
Atau apabila wajib pajak mendaftar langsung ke KPP juga bisa dengan membawa
syarat sebagai berikut :
1. Membawa Fotocopi KTP
2. Mengisi Formulir pendaftaran di KPP
3. Menyerahkan kepada petugas KPP

https://www.kemenkeu.go.id/page/tata-cara-pendaftaran-npwp/
https://www.cermati.com/artikel/npwp-pribadi-ini-syarat-dan-cara-pembuatannya
https://konsultanku.co.id/blog/ketahuilah-apa-itu-npwp-dan-8-fungsi-npwp-yang-wajib-
kamu-pahami

SOAL 2
Para pedagang atau pengusaha kecil seringkali dikaitkan dengan istilah Pengusaha Kena
Pajak atau biasa disingkat dengan PKP. Contohnya pedagang atau pengusaha kecil yang
menjual baju, sepatu, jam, hijab dan mukena, dan lain-lainnya. Menurut Anda apakah setiap
pedagang atau pengusaha kecil tersebut harus ditetapkan sebagai PKP dan bagaimana
syarat pengukuhan PKP? Jelaskan!
Jawaban :
Pengusaha kecil merupakan pengusaha yang selama 1 tahun buku melakukan penyerahan
barang kena pajak dan/atau jasa kena pajak dengan jumlah peredaran bruto dan/atau
penerimaan bruto tidak lebih dari Rp. 4.800.000.000,-. Jadi menurut saya pengusaha kecil
tidak harus ditetapkan sebagai PKP, kecuali penghasilan brutonya melebihi 4,8 milyar 1
tahun.Pengusaha boleh memilih apakah dia mau dikukuhkan sebagai PKP atau tidak.
Apabila pengusaha kecil yang memiliki penerimaan penghasilan bruto kecil dari 4,8milyar
dan dia memilih untuk ditetapkan sebagai PKP maka Pengusaha tersebut wajib memungut,
membayar, dan melaporkan pajaknya.
Syarat-syarat pengukuhan PKP adalah :
1. Memiliki penerimaan bruto lebih dari Rp. 4.800.000.000,-, kecuali pengusaha minta
dikukuhkan walaupun penerimaan tidak mencapai 4,8 milyar
2. Melewati proses survey yang dilakukan KPPatau KP2Kp tempat mendaftar.
3. Melengkapi dokumen-dokumen, seperti KTP, izin usaha dll

https://www.online-pajak.com/tentang-ppn-efaktur/pengukuhan-pkp-cara-syarat-
pengajuan-pkp
https://www.pajak.go.id/id/pengusaha-kena-pajak

SOAL 3
PT BTK berencana untuk mengajukan keberatan untuk SKPKB. SKPKB hasil pemeriksaan
adalah Rp100.000.000,00. Pada closing conference, PT BTK bersedia membayar
Rp30.000.000,00 untuk SKPKB walaupun tidak terdapat lampiran perhitungan Pemeriksa
atas SKPKB. Pada tanggal 19 Januari 2020, PT BTK mengajukan keberatan. Beberapa bulan
kemudian, hasil Keberatan untuk SKPKB menunjukkan bahwa pengajuan keberatan
diterima sebagian oleh Hakim, sehingga jumlah pada SKPKB turun menjadi
Rp80.000.000,00. Namun, PT BTK tetap tidak terima karena menurut perhitungan PT BTK,
PT BTK seharusnya hanya membayar Rp30.000.000,00. Oleh karena itu, PT BTK kembali
mengajukan banding. Hasil Putusan Banding menunjukan bahwa PT BJT dikabulkan
kembali sebagian sehingga pajak yang seharusnya dibayar kembali sebesar
Rp65.000.000,00.
a. Berapakah jumlah pajak (pokok dan sanksi) yang harus dibayar oleh PT BTK atas
keputusan hasil keberatan?
b. Berapakah jumlah pajak (pokok dan sanksi) yang harus dibayar oleh PT BTK atas
keputusan hasil banding?
c. Jelasakan apa syarat untuk pengajuan banding yang anda ketahui ?

Jawaban :
a. Jumlah pokok yang harus dibayar PT BTK atas keputusan hasil keberatan adalah Rp
80.000.000,-
Jumlah sanski yang harus dibayar PT BTK atas Keputusan hasil keberatan adalah :
= 30%( 80.000.000-30.000.000)
= 30% x 50.000.000
= 15.000.000.000
Berdasarkan perhitungan diatas, sanksi adminstrasi yang harus dibayar PT BTK adalah
15.000.000
b. Jumlah Pokok yang harus dibayar PT BTK atas keputusan banding adalah : 65.000.000
Jumlah sanksi yang harus dibayarkan PT BTK atas hasil banding adalah :
= 60%(65.000.000-30.000.000)
=60% x 35.000.000
=21.000.000
Berdasarkan perhitungan di atas sanksi yang harus dibayar adalah Rp. 21.000.000,-
c.Syarat untuk pengajuan banding adalah :
 Pengajuan banding dilakukan tiap 1 keputusan, 1 kali banding
 Permohonan banding harus diajukan secara tertulis dalam bahasa indonesia. Jangka
waktu permohonan surat banding adalah 3 bulan sejak keputusan keberatan
diterima, kecuali ada aturan UU perpajakan yang lain.
 Surat banding juga harus dilampiri dengan surat keputusan keberatan tersebut.
 Banding hanya bisa diajukan jika besarnya jumlah pajak terutang yang dimaksud
sudah dibayar 50%.
 Lampirkan Surat Setor Pajak ( SSP ) atau Pemindah Bukuan ( Pbk ).

https://www.online-pajak.com/tentang-pajak/banding-pajak#:~:text=Syarat%2DSyarat
%20Pengajuan%20Surat%20Banding%20Pajak&text=Surat%20banding%20juga
%20harus%20dilampiri,atau%20Pemindah%20Bukuan%20(Pbk).