Anda di halaman 1dari 3

Diskusi.

Minggu, 14 Maret 2021, 08:01


Jumlah balasan: 7
Forum ini membahas tentang Pengolahan Data

Tahapan setelah mengumpulkan data adalah mengolah data.

Data yang terkumpul adalah data yang berupa jawaban responden.

Jawaban-jawaban inilah selanjutnya yang akan diubah dalam bentuk  kode-kode


berupa angka.

Dalam penelitian kuantitatif, kode selalu berupa angka dan pada penelitian kualitatif
kode bisa berupa angka maupun berbentuk kata-kata.

Silahkan diskusikan proses memindahkan data penelitian anda menjadi kode-kode,


baik pada penelitian kuantitatif maupun penelitian kualitatif.

Untuk memaksimalkan diskusi ini, jangan lupa mempelajari Modul 7 BMP Metode
Penelitian Sosial/ISIP4216 dan bahan- bahan belajar lain dari sumber-sumber
lainnya (youtube, google, dll).

Selamat berdiskusi.

Assalamualaikum Selamat Sore Ibu Tutor Rosanah, S.S., M.I.Kom


Di sini saya akan menanggapi Diskusi.07 /ISIP4216.114/ Metode Penelitian Sosial
Nama : Rudolf Prakoso Wibowo
NIM : 042081828

Setelah membaca Modul 7 BMP ISIP4216 dan Materi Inisiasi Sesi 7, Tahapan yang akan dilalui
peneliti setelah selesai mengumpulkan data adalah mengolah data, data yang diperoleh dan
terkumpul adalah data yang berupa jawaban dari responden. Lalu jawaban-jawaban inilah yang
selanjutnya akan diubah dalam bentuk kode-kode berupa angka.

Dalam penelitian kuantitatif, kode selalu berbentuk angka-angka.

Pengolahan Data Kuantitatif dimulai dari Data Coding yaitu pemberian kode terhadap data,
format pertanyaan yang ada di dalam kuisioner diubah menjadi pernyataan. Kemudian kode huruf
yang ada dalam kategori jawaban akan diubah menjadi bentuk angka. Contoh :

Pertanyaan di dalam kuisioner Pemberian Kode


Menurut Anda format penyampaian materi di dalam modul ….. Pendapat responden tentang format
penyampaian materi di dalam modul:
A. Sangat Baik 1. Sangat Buruk
B. Baik 2. Buruk
C. Cukup Baik 3. Cukup Baik
D. Buruk 4. Baik
E. Sangat Buruk 5. Sangat Baik
Kemudian dilanjut dengan Data Entry yaitu memindahkan data yang telah diubah menjadi kode-
kode berupa angka sesuai dengan yang ada di dalam buku kode ke dalam program SPSS.

Dilanjutkan dengan Data Cleaning yaitu peneliti mampu melihat Possible Code Cleaning atau
upaya peneliti agar dapat membersihkan data dari berbagai angka yang tidak mungkin ada di dalam
program serta contingency code cleaning supaya peneliti dapat melihat keterlibatan atau
keterkaitan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Contoh tentang orang yang merokok,
untuk melihat bagaimana proses data cleaning ini kita bisa lihat jawaban responden berikut ini yang
sudah dipindahkan ke dalam program SPSS.

Terakhir ialah Data Output, mengeluarkan hasil olahan data oleh peneliti harus sudah yakin
bahwa data yang ada sudah benar-benar bersih kemudian akan disajikan dengan menggunakan
table frekuensi dan bisa juga dengan memakai grafik atau diagram seperti berikut :

Untuk membuat rencana analisis data , ada beberap format yang harus peneliti buat yaitu :

1. Menjabarkan Variabel yang akan Dideskripsikan, Peneliti merencanakan variabel apa saja
yang akan disajikan atau dideskripsikan kedalam laporan
2. Menjabarkan Variabel yang akan Dianalisis, Peneliti merencanakan variabel apa saja yang
akan dianalisis
3. Pembentukan kategori baru, Peneliti merencanakan pembentukan kategori baru, terutama
untuk variabel yang memiliki kategori yang harus dirubah
4. Pembentukan Variabel baru, Peneliti merencanakan penggabungan variabel-variabel ke
dalam sebuah variabel utama

Sedangkan di dalam penelitian kualitatif, kode bisa berbentuk angka dan bisa juga berbentuk kata-
kata. Jika di dalam penelitian kuantitatif pengolahan data sebaiknya dilakukan jika seluruh kuisioner
yang disebarkan telah terisi atau dengan kata lain tahap pengumpulan data sudah selesai dilakukan,
maka di dalam penelitian kualitatif tahap pengolahan data bisa dilakukan bebarengan dengan tahap
pengumpulan data hal tersebut sangat dianjurkan. Antara lain pengolahan data kualitatif sebagai
berikut :
a) Tahap pengolahan data bisa dilakukan berbarengan dengan tahap pengumpulan data.
b) Peneliti bisa mengetahui informasi apa saja yang sebaiknya lebih difokuskan, informasi yang
dirasa cukup, dan informasi yang bisa dikembangkan lebih luas lagi.
c) Pengelolaan data kualitatif di dasarkan pada catatan lapangan yang sudah dibuat oleh
peneliti saat mengumpulkan data.
d) Manapun asal masalah yang sedang diteliti, data yang sudah terkumpul selalu menyangkut
situasi sosial atau konteks sosial dimana penelitian itu dilakukan.
e) Situasi sosial bisa diartikan sebagai tempat, pelaku, tindakan, dan sebagainya
f) Satu lokasi bisa terisi dengan berbagai pelaku yang pada akhirnya bisa mewujudkan berbagai
tindakan, atau sebaliknya beberapa lokasi bisa diisi oleh pelaku dengan berbagai tindakan
g) Dalam proses mengkode data, bisa gunakan klasifikasi dalam bentuk kata-kata tanya yang
umum digunakan, seperti apa, siapa, kapan, di mana, bagaimana, serta mengapa
h) Dalam proses pengkodean data juga perlu dibedakan antara hasil pengamatan peneliti, hasil
wawancara peneliti, hasil interpretasi peneliti, dan hasil analisis peneliti
i) Setiap kategori sebaiknya dibuat nomor untuk memudahkan penolahan dan analisis data

Lalu membuat kode untuk hasil pengamatan, salah satu teknik mengumpulkan data di
dalam penelitian kualitatif adalah pengamatan dalam melakukan pengamatan serta saat
memberikan kode, peneliti bisa membedakannya ke dalam bentuk-bentuk pengamatan
yang ada antara lain :
1. Pengamatan berstruktur, Peneliti hanya akan menghitung berapa kali ia mengamati
kejadian dari suatu kategori yang sudah dibuatnya. Contoh penelitian mengenai
kedisiplinan warga Jakarta, peneliti harus membuat kategori yaitu :
a) Membuang sampah sembarangan.
b) Menyebrang jalan sembarangan.
c) Tidak menunggu bis di halte.
d) Menyerobot antrian.

2. Pengamatan tidak Berstruktur, yaitu teknik pengamatan tidak berstruktu


kategorisasi yang akan dibuat antara lain :
a) Didasarkan pada variasi jawaban dilapangan
b) Peneliti harus berusaha mengamati segala sesuatu yang tampak terkait dengan
permasalahan yang diteliti
c) Dalam pemberian kode ini, peneliti tidak hanya menghitung kejadian, namun
juga berusaha mengungkapkan makna yang ada dibalik kejafian tersebut.

Sekian jawaban Diskusi 07. mohon dikoreksi jawaban saya jika masih belum tepat.

Terimakasih. ^_^

Sumber : BMP Metode Penelitian Sosial ISIP4216/ Modul 07 / Hlm 02 hingga 26 dan
Materi Inisiasi Sesi 7

Anda mungkin juga menyukai