Anda di halaman 1dari 2

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI

RENCANA TUGAS MAHASISWA


Nama Perpajakan II
Kode Mata Kuliah 11205
MATA KULIAH Kredit sks
Semester 3 (tiga)
Dosen Pengampu Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA

BENTUK TUGAS Menjawab Soal-Soal Latihan tentang Pajak Penghasilan Pasal 21 secara mandiri.

WAKTU
1 Minggu
PENYELESAIAN

JUDUL TUGAS Tugas Mandiri 3 : Penyelesaian soal perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21

SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK 2)

Mahasiswa mampu untuk menguasai, menjabarkan, menganalisa dan mengaplikasikan perhitungan Pajak
Penghasilan Pasal 21

DESKRIPSI TUGAS

Hitung PPh Pasal 21 yang harus dipotong pemberi kerja setiap bulan!

1) Erwin Ediana adalah pegawai pada perusahaan PT. Lezat. Status Erwin Ediana menikah tanpa anak,
memperoleh gaji sebulan Rp13.700.000,00. PT. Lezat mengikuti program Jamsostek, Premi
Jaminan Kecelakaan Kerja dan Premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah
masing-masing 5% dan 3% dari gaji. PT. Lezat menanggung Iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan
sebesar 3,70% dari gaji sedangkan Erwin Ediana membayar Iuran Jaminan Hari Tua sebesar 4%
dari gaji setiap bulan. Disamping itu PT. Lezat juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya.
PT. Lezat membayar iuran pensiun untuk Erwin Ediana ke dana pensiun, yang pendiriannya telah
disahkan oleh Menteri Keuangan, setiap bulan sebesar Rp570.000,00, sedangkan Erwin Ediana
membayar iuran pensiun sebesar Rp50.000,00.

2) Irawan pada tahun 2016 bekerja sebagai pegawai tetap pada perusahaan PT. Jawara Mekar
Cendana dengan memperoleh gaji yang dibayar harian sebesar Rp250.000,00. Irawan kawin dan
mempunyai seorang anak. PT. Jawara Mekar Cendana masuk program BPJS Ketenagakerjaan,
premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan
jumlah masing-masing setiap bulan sebesar 1,00% dan 0,30% dari gaji. PT. Jawara Mekar Cendana
membayar iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji dan Irawan membayar iuran
pensiun Rp35.000,00 dan Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji. PPh Pasal 21 sehari ?

3) Amalia Yolanda karyawati dengan status menikah tetapi belum punya anak bekerja pada PT. Cerah
Ceria. Amalia Yolanda menerima gaji Rp8.750.000,00 sebulan. PT. Cerah Ceria mengikuti program
pensiun dan jamsostek. Perusahaan membayar iuran jaminan hari tua kepada perusahaan yang
pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan, sebesar Rp175.000,00 sebulan. Amalia
Yolanda juga membayar iuran pensiun sebesar Rp185.000,00 sebulan kepada dana pensiun yang
pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan. Disamping itu perusahaan membayarkan
iuran Jaminan Hari Tua karyawannya setiap bulan sebesar 3,70 % dari gaji, sedangkan Amalia
Yolanda membayarkan Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 2,00%, dari gaji. Berdasarkan surat
keterangan Pemda tempat Amalia Yolanda bertempat tinggal diketahui bahwa suami Amalia
Yolanda tidak mempunyai penghasilan apapun. Premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan
Kematian masing-masing sebesar 1,00% dan 0,30% dari gaji.

4) Agus John pegawai pada perusahaan PT. HARVA, menikah tanpa anak, memperoleh gaji sebulan
Rp 15.000.000,00. PT. HARVA mengikuti program Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan Kerja
dan premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah masing-masing
Rp.205.000 dan Rp.105.000. PT. HARVA menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar
3,70% dari gaji sedangkan Agus John membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji
setiap bulan. Disamping itu PT. HARVA juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya. PT.
HARVA membayar iuran pensiun untuk Agus John ke dana pensiun, yang pendiriannya telah
disahkan oleh Menteri Keuangan, setiap bulan sebesar Rp 200.000,00, sedangkan Agus John
membayar iuran pensiun sebesar Rp 150.000,00. Pada bulan Januari 2015 Agus John hanya
menerima pembayaran berupa gaji.

5) Sudjono (tidak kawin) bekerja pada PT. Karunia dengan memperoleh gaji sebesar Rp
14.000.000,00 sebulan. Pada bulan Maret 2015 Sudjono memperoleh bonus sebesar Rp
25.000.000,00. Setiap bulannya Sudjono membayar iuran pensiun ke dana Pensiun yang
pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan sebesar Rp360.000,00.

METODE PENGERJAAN TUGAS

Menyelesaikan soal-soal diatas dengan step-step perhitungan dengan berlandaskan pada Peraturan Pajak
Penghasilan Pasal 21 yang telah dipaparkan pada Materi Perkuliahan.

BENTUK DAN FORMAT LUARAN

Bentuk Luaran:
1) Tugas dikumpulkan dengan format PDF/JPeg, dengan sistimatikan nama file: Tugas Mandiri 3-
Soal-soal PPh 21 - nama depan mhs.pdf.
2) Materi ditulis di buku kemudian discreenshot.

INDIKATOR, KRITERIA DAN BOBOT PENILAIAN

Keakuratan hasil akhir perhitungan dan kerapian dalam sajian tulisan (Bobot 100%).

Kriteria Penilaian :
- ketepatan waktu penyelesaian tugas
- Tugas diselesaikan sesuai dengan acuan dan referensi serta bahasan materi dengan skor
maksimal 100.