Anda di halaman 1dari 20

BAB 10

PENGANGGURAN , INFLASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH


PILIHAN GANDA
1. Pengangguran di dalam negara meningkat dari 5 persen ke 7 persen oleh karena dalam
ekonomi berlaku stagflasi. Kenakan pengangguran tersebut di golongkan sebagai
Jawaban : Pengangguran struktural)
Dari kebijakan pemerntah berikut yang manakah yang paling berefek mengatasi
stagflasi?
Melaksanakan kebijakan segi penawaran)
Ketika kesempatan kerja penuh di capai, pemerintah mengurang pajak dan menambah
pengeluaranya. Efek dari langkah ini adalah
Tingkat inflasi akan meningkat)
Dalam analisis pengeluaran agregat –penawaran agregat kebijakan belanjawan akan
berefek untuk menaikan pendapatan nasional apabila di bandngkan dengan dalam analisis
AD-AS. Faktor yang menyebabkan keaadaan ini adalah
Daam analsis AD-AS kenaikan harga menambah pengeluaran)
Dalam suatu ekonomi terbuka C = 50 + 0.75Y T = 0.20Y, I = 100, G = 10,, X = 150 dan
M = 0.1Y. Pendapatan negara pada kesempatan kerja penuh adalah 1,000. Berapakah
pengeluaran pemerntah yang di perlukan untuk mencapai kesempatan kerja penuh?
C.150
Seorang yang baru keluar dari Universiti sedang mencapai pekerjaan. Pencari kerja ini di
golongkan sebagai
Pengangguran friksional)
Andaikan ekonomi menghadapi resesi dan pengangguran yang semakin meningakat.
Yang manakah kebijakan pemerintah yang paling berefek untuk mengatasi masalah
tersebut?
Menambah pengeluaran emerintah dan mengurangi pajak)

Andaikan ekonomi sudah hampir mendekati keaadaan perangkap kecairan berlaku.


Langkah pemerintah yang manakah yang paling berefek?
Kebijakan moneter yang menambah bekalan uang di laksanakan)
ESEI
A. Dengan menggunakan analisis AD-AS terangkan kenaikan serentak pengeluaran
pemerintah dan pajak yang sama ke atas keseimbangan AD-AS
B. Dengan menggunakan analisis AD-AS terangkan efe kebijakan pemerintah
menurunkan pajak ke atas keseimbangan AD-AS.
Jawab :
Keseimbangan yang asal adalah di E0 yaitu pada perpotongan di antara kurva AD0
dan dalam gambar 10.5 kurva Asadalah landai karena dimisalkan dalam
perekonomian masih terdapat banyak pengangguran.Pada keseimbangan ini tingkat
harga adalah P0 dan pendapatan nasional adalah Y0.Apabila pengeluaran pemerintah
bertambah sebanyak AG maka kurva AD0 akan bergeser ke AD1.Besarnya nilai
tersebut di tentukanoleh nilai Y1Y dalam gambar (a) dari gambar 10.4,yaitu pada
harga tetap,kenaikan pengeluaran pemerintah menambah pendapatan nasional
sebanyak Y1Y2 dan perubahan itu adalah sama dengan perubahan titik keseimbangan
dari titik E0 menjadi titik A.Kurva AD1 memotong kurva AS di titik E1 dan berarti
kebijakan fiskal dengan menambah pengeluaran pemerintah sebesar AG akan
menyebabkan keseimbangan pendapatan nasional bergeser ke E1 .Keseimbangan ini
menunjukkan tingkat harga meningkat dari P0 ke P1 dan pendapatan nasional riil
bertambah dari Y0 ke Y1 adalah lebih kecil dari Y1Y2 dalam gambar 10.4 (a).

A. Apakah pengangguran? Bedaan pengangguran di negara berkembang dan di


negara maju
B. Dengan menggunakan analisis AD-AS terangkan efek kebijakan moneter
mengembang.
Jawab :
A.Pengangguran adalah suatu kndisi manusia di ana ia tidak mendapatkan pekerjaan
yang layak untuk untuk mencukup kebuthan hidupnya sehar hari. Di negara
berkembang jumlah masyarakat lebih sedikt dari pada di negara maju sehingga
menyebabkan pengangguran. Sedangkan d negara maju peralatanya masih banya
yang menggunakan peralatan tradsonal sedangkan di negara maju peralatanya banya
yang sudah memakai teknologi canggih.
B.Efek kebijakan moneter ke ats keseimbangan AD-AS, pendapatan nasnal rill dan
tingkat harga. Penawaran agregat dalam perekonoman tu di gambarkan leh kurva AS
d mana bentuknya terdapat banyak pengangguran dalam perekonomian.

A.Bincangkan efek buru inflas keada ekonmi dan masyarakat


B.Terangkan perbedaan di antara kebijakan belanjawan dan kebijakan segi
penawaran. Yang manakah yang lebih berefek pada ketika nflasi berlaku?
Jawab :
A.Efek buruk inflasi terhadap perekonomian yang pada akhirnya akan berpengaruh
kepada tingkat kemakmuran masyarakat, terhadap distrbusi pendaatan ada pihak
pihak yang di rugikan. Nflasi aan merugian bagi mereka yang berpendaatan tetap,
kerugan aan di alami bag mereka yang mempunyai kekayaan dalam bentuk uang
tunai, kerugian akan di alam para kreditur bila bunga pnjaman yang di berkan lebih
rendah dar inflas.
B.Kebijakan belanjawan yaitu mengubah pengeluaran pemerintah, mengbah ajak dan
gabungan dari keduanya sedangan kebijakan seg penawaran terutama bertjuan untuk
mennggkan efisiensi kegiatan ekonm mendorong lebih banyak investasi yang akan
memindahkan kurva penawaran agregat AS ke anan / ke kiri.
Terangkan secara ringkas perbedaan di antara kebijakan belanjawan, kebijakan
moneter dan kebijakan segi penawaran.
Jawab :
Kebijakan belanjawan adalah mengubah pengeluaran pemerintah, mengubah pajak
dan gabungan dari keduanya.
Kebjakan moneter adalah di jalanan dengan mempengaruhi penawaran uang dan suku
bunga
Kebijakan segi penawaran terutama bertujuan untuk meninggikan efisiensi kegiatan
ekonom mendorong lebih banyak investas yang akan memndahkan penawaran AS ke
kanan/ke kir

A.Bedakan di antara kebijaan fiskal diskresioner dengan penstabil autmatik


B.Apakah kebijakan moneter kualitatif? Bagaimana ia di jalankan
Jawab :
A.Kebijakan fiskal diskresioner adalah langkah langkah pemerintah untuk membuat
perubahan dalam sstem pajak atau dalam sistem perbelanjaanya dengan maksud
untuk mengatasi masalah ekonomi yang di hadapi.
Penstabil automatik adalah beberapa bentuk perbelanjaan dengan mendapatkan
pekerjaan yang di gunakan untuk mengurangkan turun naik aktviti ekomi negara.
B.Kebijakan moneter kualitatif adalah kebijakan pemerntah yang bertujuan
mengawas bentuk bentuk pinjaman atau investasi yang di lakukan oleh bank
perdagangan.

Denagn menggunakan gambar AD-AS bandingkan efek kenakan pajak dan


pengurangan pengeluaran pemerintah ke atas keseimbangan AD-AS. Dalam keadaan
ekonomi bagamana kebijakan seperti itu di lakukan?
Jawab :
Pendapatan nasoinal riil dantingkat harga.Penawaran agregat dalam perekonomian itu
di gambarkan olehkurva AS,yang landai bentuknya karena dimisalkan terdapat
banyak pengangguran dalam perekonomian.Permintaan agregatyang asal adalah AD0
dan titik A menggambarkan keseimbangan yang mula mula dicapai dan
keseimbangan ini adalah sama dengan E0 pada grafik(a) yang menggambarkan
pendapatan nasional riil adalah Y0 dan tingkat harga P0 .
Dengan menggunakan grafik (a)bahwa kebijakan moneter akanmemindahkan
pengeluaran agregat dari AE0 ke AE1 dan menigngkatkan pendapatan nasional dari
Y0 ke Y1.Dalamkan grafik (b)perpindahan tersebut di gambarkan oleh perubahan
AD0 menjadi AD1 dan jarak AB sama dengan Y0Y1.Permintaan agregat AD1
memotong penawaran agregat AS di titik C.Dengan demikian,sebagai akibat dari
kebijakan moneter keseimbangan AD-AS berubahdari titik A ke titik C.Perubahan ini
menggambarkan perubahan berikut:efek dari kebijakannya di jalankannya kebijakan
moneter pendapatan nasional riil meningkat dari Y0 menjadi Y2 dan tingkat harga
meningkat dari P0 menjadi P1.
Grafik (b) menjelaskan gambar bahwa menurut analisis Y=AE.Perubahan
pengeluaran dalam perekonomian menyebabkan pertambahan yang lebih besar
kepada pendapatan kepada pendapatan nasional apabila di bandingkan dengan dalam
analisis AD=AS.Hal ini disebabkan karena perbedaan pemisalandalam kedua analisis
tersebut.Dalam analisis Y=AE dimisalkan harga tidak berubah .Akan tetapi dalam
analisis AD=AS harga dapat mengalami perubahan .Uraian di atas menunujukkan
harga mengalami kenaikan ,yaitu dari P0 menjadi P1.Perubahan ini menyebabkan
(i)konsumsi rill rumah tangga berkurang(ii)ekspor berkurang dan (iii)impor
bertambah.Oleh karena itu dalam analisis AD-AS pendapatan nasional riil hanya
meningkat ke Y2 dan bukan ke Y1.

Andakan suatu eknm tiga sektor. Dengan menggnakan pendekatan suntikan-bocoran


dan analsis AD-AS terangkan efek dari kebijakan belanjawan yang mengembang.
Jawab :
Kebijakan belanjawan dijalankankan dengan mengubah pengeluaran pemerintah,
mengubah pajak dan gabubgan dari keduanya.

KUANTITATIF
Dalam ekonomi tiga sektor, dimisalkan sebagai berikut:
C = 100 + 0.8Yd
T = 0.25Y
I = 400
G = 500
Tentukan pendapatan nasional pada keseimbangan. Adakah belanjawan pemerintah dalam
keadaan kurangan?
Apabila pendapatan nasional pada kesempatan kerja penuh adalah 3.000 berapakah
pengeluaran pemerintah perlu ditambah untuk mencapai kesempatan kerja penuh.
Jawab :
Dik :
C = 100 + 0.8Yd
T = 0.25Y
I = 400
G = 500

a). C = 100 + 0.8Yd


C = 100 + 0.8 ( Y-T )
C = 100 + 0.8 ( Y - 0.25Y )
C = 100 + 0.8 ( 0,75Y )
C = 100 + 0.6Y

Y=C+I+G
Y = 100 + 0.6 Y + 400 + 500
Y – 0.6Y = 1000
0.4 Y = 1000
Y = 2500

b) Y = C + I + G0
Y = 100 + 0.6 Y + 400 + G0
3000 = 1000 + 0,6 (3000) + 400 + G0
3000 = 1000 + 1800 + 400 + G0
G0 = 3200 – 3000
G0 = 200

Tabel dibawah ini menunjukkan indeks harga pada tahun 2000 hingga 2003.

Sekiranya tahun 2000 digunakan sebagai tahun asas, hitunglah indeks harga pada tahun
berikutnya.
Dengan menggunakkan indeks harga yang baru dihitung tingkat inflasi pada tahun 2001,
2002, dan 2003.
Terangkan hubungan antara indeks harga dan nilai uang. Beri contoh dengan
menggunakkan indeks harga di atas.

Tabel dibawah menunjukkan tenaga kerja, kesempatan kerja dan tingkat penyertaan
tenaga kerja dalam suatu ekonomi pada tahun 2000 hingga 2003.
Hitung jumlah pengangguran dan tingkat pengangguran pada tahun tahun diantara 2000
dan 2003.
B. Adakah dalam tahun tersebut ekonomi itu telah mencapai kesempatan kerja penuh?
Hitung jumlah penduduk yang berumur diantara 15 hingga 64 tahun.
Terangkan golongan masyarakat yang berumur di antara 15-64 tahun yang tidak
tergolong sebagai tenaga kerja.

BAB 11
PERDAGANGAN LUAR NEGERI , PROTEKSI DAN GLOBALISASI
PILIHAN GANDA
Jawaban: C. Nilai mata uang Negara merosot.
Jawaban: C. Barang elektronik.
Jawaban: B. 5 kg beras = 1 helai baju.
Jawaban: D. Apabila kurs pertukaran adalah 1 radio = 5 pakaian, negara A akan menerima
keuntungan yang paling banyak dalam perdagangan.
Jawaban: C. Harga relatif sama dengan harga pertukaran.
Jawaban: C. Harga negara II dan III mengimpor barang Y.
Jawaban: A. Kebijakan proteksi semakin penting.

ESEI
A. Perbedaannya adalah jika keuntungan mutlak adalah keuntungan yang diperoleh dari
spesialisasi dan perdagangan luar negeri apabila suatu negara melakukan spesialisasi dalam
memproduksi suatu barang yang efisiensi produksinya lebih tinggi dari negara lain.
Sedangkan keuntungan berbanding adalah keuntungan yang diperoleh dari spesialisasi dan
perdagangan luar negeri apabila suatu negara melakukan spesialisasi dalam memperoduksi
suatu barang yang harga relatifnya lebih murah dari negara lain.
B. Syarat perdagangan adalah rasio si antara indeks harga-harga barang yang diekspoe
dengan harga-harga barang yang diimpor, yang dinyatakan dalam persen. Rumus
menghitung syarat perdagangan adalah:

Jika indeks syarat perdagangan kurang dari 100 maka indeks syarat perdagangan yang
lebih besar dari 100 adalah Px > Pm, yaitu harga barang ekspor pertanian bertambah lebih
cepat dari harga barang impor industri.

Subsidi ekspor adalah bantuan dalam bentuk barang atau uang kepada perusahaan-perusahaan
yang akan mengekspor barang atau jasanya. Subsidi ekspor ke atas tingkat produksi dalam
negeri yaitu akan semakin meningkat karena mendapat bantuan, akan menambah nilai ekspor
yang diperoleh serta pembelanjaan subsidi oleh pemerintah akan mengalami kenaikan.
Faktor yang menimbulkan globalisasi:
A. perkembangan politik dunia. Karena masa pemerintahan negara di dunia berubah-ubah,
maka globalisasi akan terbentuk akibat dari pemahaman pemimpin negara tersebut.
B. Peningkatan praktek perdagangan bebas. Ricardo, salah seorang ahli ekonomi klasik
pada abad ke 19 telah menunjukkan dan menajalankan perdagangan bebas.
C. perkembangan perusahaan multi-nasional. Semenjak perang dunia ke-2 perusahaan-
perusahaan besar di berbagai negara maju mulai mengembangkan investasi ke negara-
negara diluar negara asalnya.
Adakalanya suatu Negara menjalankan proteksi. Diantaranya adalah untuk mengatasi masalah
deflasi dan pengangguran, mendorong perkembangan industri baru, untuk
mendiversifikasikan perekonomian, untuk menghindari kemerosotan industri-industri tertentu,
untuk memperbaiki neraca pembayaran dan untuk menghindari dumping. Alat proteksi yang
digunakan yaitu membatasi atau mengurangi barang-barang yang diimpor
Kedua Negara tersebut akan berlomba-lomba dalam meningkatkan harga yang tinggu karena
kedua Negara tersebut menggunakan keuntungan mutak. Akibatnya akan terjadi inflasi global.
Tetapi bagi kedua Negara tersebut, salah satunya akan laba jika harganya lebih tinggi dari
Negara lain.

Dari gambar terebut dapat dilihat bahwa apabila seluruh faktor produksi di Prancis digunakan
untuk memproduksi televisi, produksi akan berjumlah 120 ribu. Di Kanada produksi radio
akan berjumlah 60 ribu. Selanjutnya dimisalkan Prancis ingin mengekspor 20 ribu televisi.
Karena kurs pertukaran di antara radio dan televisi adalah 1 ½, maka Kanada harus menjual
30 ribu radio untuk membayar televisi yang diekspor Prancis.
Faktor pendorong proteksi:
Mengatasi masalah deflasi dan pengangguran. Tujuannya adalah agar perkembangan
perusahaan-perusahaan dalam negeri tidak dipengaruhi oleh efek buruk sebagai akibat
saingan barang impor.
Mendorong perkembangan industri baru. Tujuannya yaitu agar industri yang baru didirikan
dapat berkembang dan akhirnya dapat bersaing dengan produksi yang sama dari luar
negeri.
Untuk memperbaiki neraca pembayaran. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencatu
valuta asing yang akan digunakan untuk mengimpor beberapa jenis barang tertentu.
Untuk menghindari dumping. Dumping dapat mengakibatkan efek buruk kepada Negara yang
membeli barang yang dilempar dengan harga murah.
Untuk menambah pendapatan pemerintah. Cara ini dipilih karena bukan saja pendapatan
pemerintah bertambah tetapi bisa memperbaiki neraca pembayaran.

a. Globalisasi adalah peningkatan dalam saling ketergantungan dalam keadaan dan


kegiatanekonomi diantara berbagai Negara didunia. Globalisasi tidak sesuai dengan
kebijakanproteksi karena kebijakan proteksi melindungi Negara dari pengaruh impor.
b. Faktor yang menimbukan globalisasi:
Perkembangan politik dunia. Karena masa pemerintahan Negara di dunia berubah-ubah,
maka gobalisasi akan terbentuk akibat dari pemahaman-pemahaman pemimpin Negara
tersebut.
Peningkatan praktek perdagangan bebas. Ricardo, salah seorang ahli ekonomi Klasik pada
abad ke-19 telah menunjukan dan menjalankan perdagangan bebas.
Perkembangan perusahaan multi-nasional. Semenjak Perang Dunia Kedua perusahaan-
perusahaan besar di berbagai Negara maju mulai mengembangkan investasi ke Negara-
negara di luar Negara asalnya.
Kemajuan teknologi dalam bidang informasi. Perkembangan teknologi informasi antara
lain menyebabkan aliran ke luar-masuk uang dan dana dari satu Negara ke Negara lain
dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Kebaikan globalisasi:
Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu Negara perdagangan yang lebih bebas
memungkinkan masyarakat berbagai Negara mengimpor lebih banyak barang dari luar
negeri.
Meluaskan pasar untuk hasil produksi dalam negeri perdagangan luar negeri yang lebih
bebas memungkinkan setiap Negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari
pasaran di dalam negeri.
Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik ini terutama
diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati Negara-negara berkembang.
Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi pembangunan sector industry
dan berbagai sector lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing tetapi
terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perushaan swasta domestic
Keburukan globalisasi
Menghambat pertumbuhan sector industry manufaktur salah satu efek dari globalisasi
adalah perkembangan system perdagangan luar negeri yang lebih bebas.
Memperburuk keadaan neraca pembayaran globalisasi cenderung menaikkan kemasukan
barang-barang impor.
Sector keuangan semakin tidak stabil salah satu efek penting dari globalisasi adalah
pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar.
Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang apabila hal-hal yang
dinyatakan dalam (a) hingga (c) berlaku dalam suatu Negara, maka dalam jangka
pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil.

KUANTITATIF
A. Negara yang mempunyai keuntungan berbanding dalam produksi adalah
Negara B. Jika 4 kilogram jagung = 1 meter kain. Negara B mengimpor 4 juta
kilogram jagung, maka:
4juta kilogram jagung = 1 juta meter kain.
Jadi, jumlah jagung yang digunakan di negara tersebut adalah:
3 juta kilogram + 4 juta kilogram = 7 juta kilogram.
Dan jumlah kain yang digunakan di negara tersebut adalah 1 juta meter kain
B. Perhitungan produksi dan konsumsi
C. Produksi jagung di negara A meningkat dari 10 juta kilogram menjadi 13 juta
kilogram, tetapi produksi kain di negara A tetap, yaitu 2 juta meter. Harga pertukaran
adalah 4 kilogram jagung = 1 meter kain.
2. A. Dari keadaan yang digambarkan pada soal diatas bahwa harga relatif barang X lebih murah
di negara B dan sebaliknya harga relatif barang Y adalah lebih murah di negara A . di negara B
untuk memperoleh satu barang X yang harus dikorbankan adalah 2 barang Y. Di negara A satu
barang X dapat ditukar dengan 3 barang Y. Ini berarti bahwa negara B mempunyai keuntungan
berbanding dalam mengeluarkan barang Y dan negara A mempunyai keuntungan berbanding
dalam mengeluarkan barang X .
B. Untuk memenuhi permintaan negara B ini negara A akan mengeskpor 30 unit barang X dan
dari ekspor ini negara A memperoleh 10 unit barang Y.
C. pemisalan di negara B untuk memperoleh satu barang X yang harus dikorbankan 2 barang Y,
dan jika negara B untuk memperoleh 2 barang X yang harus dikorbankan 4 barang Y sedangkan
negara A untuk memperoleh satu barang X yang harus dikorbankan 3 barang Y dan jika negara A
untuk memperoleh 2 barang X yang harus dikorbankan 6 barang Y.
BAB 12
NERACA PEMBAYARAN,KURS VALUTA ASING DAN KEGIATAN
PEREKONOMIAN TERBUKA
PILIHAN GANDA
A. Turun,oleh karena lebih banyak uang yang digunakan untuk membeli valuta asing
D. Harga valuta asing merosot
C. Ekspor negara terdiri dari barang-barang industri
A. Ekspor negara itu melebihi impornya
A.300
C.37,5 peratus
B. Investasi asing dalam bentuk pembelian harta keuangan
C. Memperoleh surplus sebanyak 80

ESEI
Depresiasi mata uang adalah pengurangan nilai mata uang sesuatu negara di pasaran luar negeri
yang disebabkan oleh perubahan permintaan dan penawaran mata uang dalam pasaran valas.
Sedangkan Devaluasi mata uang adalah langkah pemerintah untuk mengurangi nilai mata
uang domestik berbanding dengan nilai mata uang asing.
Syarat yang harus dipenuhi:
Ekspor negara itu elastis
Permintaan impor negara itu elastis
Efek depresiasi kepada tingkat kegiatan ekonomi :
Ekspor akan bertambah
Impor berkurang
Mungkin terjadi inflasi
A. - Berdasarkan permintaan dan penawaran mata uang asing dalam pasar bebas
- Ditentukan oleh pemerintah.
3. x,m XI

M=Mo+mY Xo
M=mY
Y
4. A.Investasi portofolio : Investasi dalam bentuk membeli harta keuangan seperti
bond,saham dan obligasi pemerintah.
B.Investasi langsung luar negeri : investasi dari luar negara untuk mendirikan industri
pengolahan atau kegiatan ekonomi lain dalam suatu negara.
C.Neraca jasa: Perbedaan diantara nilai ekspor jasa dan impor jasa dalam satu tahun
tertentu.
D.Neraca keseluruhan : defisit/surplus diiantara aliran keuangan masuk ke sebuah negara
dengan aliran keuangan yang keluar dari negara tersebut.
E.Neraca berjalan : Perbedaan nilai aliran masuk dengan aliran keluar yang meliputi tiga
akun yaitu jasa,barangan dan pembayaran pindahan .

5. Mata uang yang dinilai terlalu tinggi yaitu mata uang domestik dinilai terlalu tinggi apabila
dibandingkan dengan nilai yang berlaku di pasaran bebas. Dan mata uang yang dinilai
terlalu rendah adalah kebalikanya.

6.A.Kebijakan memindahkan perbelanjaan meliputi:


-Melakukan pembatasan impor
-Menekan penggunaan valas
-Menurunkan nilai mata uang
B.Keseimbangan nasional akan terwujud apabila suntikan dan bocoran sama besarnya.

KUANTITATIF
1. Tabel berikut menunjukkan permintaan dan penawaran mata uang dollar US di Thailand pada
suatu hari tertentu
Harga dolar US (dalam bath) PenawaranPermintaan
36 2500 4100
38 3000 3800
40 3500 3500
42 4000 3200
44 4500 2900

Harga dolar US (dalam bath) PenawaranPermintaanTotal SSTotal DD


36 2500 4100 90000 147600
38 3000 3800 114000144400
40 3500 3500 140000 140000
42 4000 3200 168000 134400
44 4500 2900 198000 127600

a. Apakah kurs pertukaran berubah bebas (fleksibel)? Dalam system ini berapakah kurs
pertukaran diantara kedua mata uang?
Jawab: kurs pertukaran bebas merupakan system ekonomi yang ditunjukkan bagi suatu negara
yang system perekonomiannya sudah mapan. System nilai tukar ini menyerahkan seluruhnya
kepada pasar untuk mencapai kondisi equilibrium yang sesuai dengan kondisi internal dan
eksternal, sehingga system nilai tukar ini tidak ada campur tangan pemerintah. System
pertukaran yang menunjukkan pertukaran berubah bebas pada harga dolar 40.

b. Misalkan Thailand menggunakan system pertukaran tetap dengan kurs US$ 1= 38 baht.
i. Definisikan kurs pertukaran tetap
Jawab: suatu neraca pembayaran yang menunjukkan permintaan dan penawaran terhadap suatu
nilai dari mata uang asing yang jika ditawarkan dapat menggambarkan permintaan penduduk
dari suatu Negara, maka apabila kurs pertukaraan ditentukan oleh pasar bebas setiap unit nilai
mata uang tersebut sehingga akan terjadi keseimbangan karena permintaan sama dengan
penawarannya.

ii. Pada kurs pertukaran di atas adakah bath dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah
Jawab: dalam kurs pertukaran tersebut terdapat nilai yang terlalu tinggi sebesar 198000
sedangkan nilai bath yang terlalu rendah sebesar 9000.
iii. Pada kurs pertukaran di atas apakah yang berlaku dalam pasaran dolar? Apakah yang perlu
dilakukan oleh pemerintah?
Jawab: hal tersebut menggambarkan permintaan penduduk Thailand menawarkan bath kepada
penduduk Amerika sehingga dapat diketahui hasil persilangan DD dan SS dapat disimpulkan
bahwa 1 US = 140000 Bath.

c. Apakah efek kurs pertukaran tetap tersebut kepada ekspor dan impor?
• Ekspor akan bertambah, karena di pasaran luar negeri ekspor Negara akan menjadi lebih
murah.
• Impor berkurang, karena barang luar negeri agan menjadi mahal.
• Kenaikan ekspor dan pengurangn impor akan memperbaiki neraca pembayaran.
• Pendapatan nsional akan bertambah oleh karena: ekspor naik, pengurangan impor menaikkan
permintaan produksi domestik, dan kenaikan akan mengakibatkan ekspor naik dan
pengurangan impor akan mendorong investasi.
• Di luar negeri negara akan melakukan langkah balasan dengan menggunakan halangan
perdagangan impor.

2. Permintaan sesuatu mata uang asing (DWA dan penawaran mata uang asing tersebut SWA) di
jepang adalah sebagai berikut:
DWA=140 – 2PWA
SWA = 20 + 4 PWA
Di mana PWA adalah harga mata uang asing (yang dinyatakan dalam mata uang Jepang, yaitu
yen)
a. Apakah yang akan berlaku di pasaran mata uang asing apabila harga mata uang asing adalah
30 yen.
Jawab: DWA=140 – 2PWA
=140 - 2x30
=140 – 60
= 80
b. Apakah yang akan berlaku pasaran mata uang asing apabila harga mata uang asing adalah 15
yen.
Jawab: DWA=140 – 2PWA
= 140 – 2x15
= 110

c. Lakukan keadaan keseimbangan dalam pasaran mata uang asing di atas, dan tunjukkan
keadaan yang ditanyakan dalam (b) dan (c).
Jawab: keadaan keseimbangan dalam pasaran mata uang asing berada dalam keadaan dimana
harga mata uang asing adalah 1 yen = 80 US, maka yang akan digunakan penduduk sama
dengan penawaran yen pada negara lainnya. Sehingga perubahan ini menyebabkan perubahan
terhadap neraca pembayaran pada suatu negara tersebut.

3. Dalam suatu perekonomian terbuka dimisalkan fungsi konsumsi adalah: C = 50 + 0,75 Yd


Pajak pemerintah adalah T = 0,20 Y dan investasi, perbelanjaan pemerintah dan ekspor
masing-masing adalah 40, 100 dan 60. Impor adalah M = 0,1 Y
a. Misalkan pendapatan nasional pada kesempatan kerja penuh adalah 550. Tentukan kenaikan
ekspor yang perlu dilakukan untuk mencapai kesempatan kerja penuh.
Jawab:
Y= C+I+G
Y=50+ 0,75 Yd + 0,1 Y
Y= 50+0,75x550+ 0,1x550
Y= 50 +412,5+55
Y=517,5

b. Berdasarkan keadaan soalan (a), pada kesempatan kerja penuh bagaimanakah keadaan neraca
perdagangan dan anggaran belanja pemerintah?
Jawab: keadaan neraca perdagangan dan anggaran pemerintah pda kesempatan kerja penuh
adalah pengeluaran agregrat sebesar 517,5 merupakan pengeluaran agregrat sama dengan
yang diperlukan untuk mencapai kesempatan kerja penuh dan pengengguran hanya meliputi
pengangguran tetap.

c. Apabila kesempatan kerja penuh dilakukan dengan menambah pembelanjaan pemeritah,


bagaimanakah keadaan neraca perdagangan dan anggaran belanja pemerintah?
Jawab: apabila pemerintah menambah pembelanjaan pemerintah maka keadaan neraca
perdagangan akan berubah sesuai dengan pertambahan yang dilakukan pemerintah tersebut
sehingga anggaran belanja negara akan ikut bertambah sesuai dengan pengeluaran belanja
negara. Hal tersebuat akan meningkatkan nilai pajak untuk memenuhi anggaran belanja
negara tersebut.
BAB 13
PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI
PILIHAN GANDA
Ukuran kasar untuk menentukan taraf pembangunan ekonomi suatu negara adalah?
Jawaban:
D. Tingkat pendapatan per kapita
Untuk mempercepat pembangunan ekonomi suatu negara, langkah manakah yang KURANG
sesuai?
Jawaban:
A. Menggalakkan pertambahan penduduk
Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi salah satu syarat yang diperlukan adalah?
Jawaban:
C. Secara serentak semua sektor ekonomi perlu dimajukan
Dalam ekonomi yang mengalami pertumbuhan berkepanjangan sektor manakah yang paling
pesat berkembang?
Jawaban:
A. Sektor pertanian

ESEI
Terangkan perbedaan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Terangkan
beberapa perubahan penting dalam perekonomian yang mengalami pembangunan dalam jangka
panjang.
Jawaban:
Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat
kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi
yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya
pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi
dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga
,pengetahuan sosial dan teknik.
Pembangunan ekonomi diartikan sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan
perkapita penduduk meningkat dalam jangka panjang. Di sini terdapat tiga elemen
penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi.
Pembangunan sebagai suatu proses
Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang
a. Apakah pendapatan per kapita? Bagaimanakah ia digunakan untuk membandingkan taraf
kesejahteraan masyarakat di beberapa negara?
b.Terangkan beberapa kelemahan data pendapatan per kapita untuk membandingkan
tingkat kemakmuran penduduk berbagai negara.
Jawaban:
Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara.
Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan
jumlah penduduk negara tersebut.Pendapatan perkapita merupakan standar umum untuk
membandingkan tingkat kemakmuran atau kesejahteraan suatu Negara dari tahun ke tahun.
Apabila pendapatan perkapita meningkat, maka dapat dikatakan bahwa tingkat kesejahteraan
penduduk meningkat. Namun, kita perlu memerhitungkan pendapatan perkapita secara riil jika
ingin menentukan tingkat kesejahteraan penduduk suatu Negara. Caranya yaitu dengan
peningkatan pendapatan perkapita dibandingkan dengan tingkat kenaikan harga atau inflasi.
Karena perhitungan pendapatan perkapita tidak dapat menganalisis dan memperlihatkan
distribusi pendapatan. Sehingga bisajadi pendapatan perkapita tinggi, namun jurang pemisah
antara si kaya dan si miskin sangat besar.
a. Terangkan persoalan pertama yang perlu diatasi dalam pembangunan ekonomi.
b."Pembangunan ekonomi dapat diwujudkan melalui peningkatan dalam investasi dan
perluasan pasar". Terangkan.
Jawaban:
Persoalan utama yang harus diselesaikan dalam pembangunan ekonomi adalah
Masalah Pengangguran, Inflasi, dan Kebijakan Pemerintah Dalam perekonomian
tertutup, dan dalam jangka pendek, pengangguran dan inflasi merupakan masalah
ekonomi yang perlu dihadapai dan diatasi. Dalam sistem pasar bebas, kedua masalah
ini tidak dapat dengan sendirinya diatasi. Kebijakan pemerintah perlu dijalankan
apabila salah satu atau kedua maslah tersebut timbul.
Tabungan yang diciptakan di dalam negeri tidak dengan sendirinya mewujudkan
pembangunan. Diperlukan kegiatan investasi untuk menggunakan tabungan tersebut.
Oleh sebab itu, pihak swasta perlu didorong dan dibantu untuk menggunakan
tabungan tersebut dalam kegiatan investasi, kekurangan minat swasta untuk
meminjam dan melakukan investasi dapat menimbulkan efek buruk kepada usaha
mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan kata lain, usaha pemerintah untuk
mendorong pihak swasta menggunakan tabungan yang tersedia untuk melakukan
penanaman modal merupakan langkah penting yang perlu disediakan.
Berdasarkan analisis dan teori-teori pertumbuhan ekonomi terangkan faktor-faktor yang
mempengaruhi kepesetan pembangunan ekonomi.
Jawaban:
Dalam teori ditunjukkan bahwa para pengusaha merupakan golongan yang akan terus-
menerus membuat pembaruan atau inovasi dalam kegiatan ekonomi. inovasi tersebut
meliputi; memperkenalkan barang-barang baru, mempertinggi efisiensi dalam
memproduksi barang, memperluas pasar suatu barang, mengembangkan sumber bahan
mentah yang baru dan mengadakan perubahan-perubahan dalam organisasi perusahaan
dengan tujuan mempertinggi efisiensinya.
Faktor- faktor yang mempengaruhi pembanguanan ekonomi ada 6 :
Sumber Dya Manusia (SDM)
SDM merupakan faktor kunci dalam prosesnya pembanguanan, baik tidaknya
perncanaan dan pengorganisasian, proses pengorganisasian tergantung kepada
kualitas manusia sebagai objek dan subjeknya.
Sumber Daya Alam (SDA)
Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan
tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat
mempengaruhi pembanguanan suatu negara, terutama dalam hal penyediaan
bahan baku produksi.
Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK)
Ilmu pengetahuan dan teknolgi meripakaan alat bagi sumber manusia untuk
mengolah sumber daya alam secara produktif.
Sosial budaya
Nilai - nilai sosial budaya sangat berpengaruh terhadap proses pembanguanan.
nilai - niai tersebut dapat menjadi faktor pendorong dan dapat pula menjadi faktor
penghambat.
Keadaan Politik
Sistem keadaan politik suatu negara berpengaruh terhadap keberlangsungan
proses pembanguanan.

Sistem Pemerintah
Pemerintahan dengan sistem sosialis dan liberalis kedua-duanya akan
memberikan warna yang berbeda terhadap proses pembanguanan.

KUANTITATIF
a) Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara.
Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan
jumlah penduduk negara tersebut.

Pendapatan per kapita = PDB / jumlah penduduk


Tahun 2000 = 210.320.000.000 / 31.215.000 = 6.737,78
Tahun 2001 = 230.120.000.000 / 31.800.000 = 7.236,47
Tahun 2002 = 250.660.000.000 / 32.400.000 = 7.736,41
Tahun 2003 = 270.110.000.000 / 33.048.000 = 8.173,26

b) 230.120.000 - 210.320.000 = 19.800.000 X 100 = 1.980.000.000 : 210.320.000 = 9,4

250.660.000 - 230.120.000 = 20.540.000 X 100 = 2.054.000.000 : 230.120.000 = 8,9

270.110.000 - 250.660.000 = 19.450.000 X 100 = 1.945.000.000 : 250.120.000 = 7,7


c) Pertambahan penduduk
9,4+8,9+7,6 = 26 : 3 = 8,66

Anda mungkin juga menyukai