Anda di halaman 1dari 2

Istilah peluang atau probabilitas didefinisikan sebagai tingkat kepastian dari munculnya

hasil percobaan statistik. Konsep peluang lahir dari suatu permainan seperti pelemparan uang
logam, pelemparan dadu, penarikan kartu, dan sebagainya. Dalam permainan ini obyek dijadikan
sebagai pengamatan sehingga diperoleh fakta-fakta (empiris) kemudian diabstraksikan ke dalam
konsep. Lalu dilakukan pengujian-pengujian sehingga lahirlah konsep probabilitas atau peluang.
(Myers, 1992)
2.1. Eksperimen
Hasil suatu kejadian sangat tergantung pada fenomena alami dan tidak dapat
diramalkan dengan pasti walaupun faktor-faktor yang menentukan hasil kejadian tersebut
telah dikendalikan (Ardinanti dkk,2003),jadi hasil suatu kejadian akan bervariasi.
Eksperimen adalah proses pengumpulan data yang relevan terhadap suatu fenomena
yang hasilnya bervariasi (Ardinanti dkk,2003).
2.2. Ruang Sampel
Ruang sampel atau sample space didefinisikan sebagai himpunan semua hasil yang
mungkin dari suatu percobaan. (Raymond Myres, 2002). Ruang sampel biasa disimbolkan
dengan huruf S. Masing-masing hasil dalam ruang sampel disebut anggota dari ruang
sampel atau sampel point. Untuk membantu menentukan anggota ruang sampel dapat
menggunakan diagram pohon. Misal sebagai contoh pada pelemparan satu dadu akan
didapatkan ruang sampel S = 1, 2, 3, 4, 5, 6

2.3. Event
Kejadian (event) merupakan suatu himpunan bagian dari ruang sampel. Kejadian atau
event dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1. Kejadian Sederhana
Bila suatu kejadian dapat dinyatakan sebagai sebuah himpunan yang hanya terdiri dari
satu titik sampel.

2. Kejadian Majemuk
Bila suatu kejadian dapat dinyatakan sebagai gabungan beberapa kejadian sederhana,
sekurang-kurangnya memiliki dua titik sampel.
Macam kejadian majemuk antara lain sebagai berikut.
a.Irisan (intersection)
Perpotongan antara kejadian A dan B dinyatakan dengan A  B, yang artinya A
dan B terjadi bersama-sama. Unsur-unsur dari A  B ditulis A  B = {x/x  A dan x 
B} (2.1)
b. Gabungan (union)
Gabungan A dan B dinyatakan dengan A  B yang berarti terjadi A atau B atau
kedua-duanya. Unsur A  B dapat dinyatakan dengan A  B = {x/x  A atau x  B}.
(Walpole, 1995) (2.2)
2.4. Aksioma Peluang
Apabila dalam n peristiwa yang semuanya memiliki kemungkinan yang sama untuk
terjadi dan peristiwa A dapat terjadi k kali maka peluang kejadian A dinyatakan dengan.
k
P(A) 
n (2.3)

Keterangan:
P(A) = Peluang terjadinya A
k = banyaknya peristiwa A terjadi
n = banyaknya keseluruhan peristiwa yang terjadi
c
Sedangkan peluang tidak terjadinya A dinyatakan dengan P( A ) . Untuk setiap peristiwa A
berlaku.
0P(A) 1 ; P(S)  1 ; P
(Ac
)1P
(A) (2.4)
(Anto Dajan, 1986)