Anda di halaman 1dari 3

1.

silahkan anda jelaskan perbedaan utama antara konsep produk, konsep penjualan, dan
konsep pemasaran?

Konsep produk, sesuai dengan namanya, berkonsentrasi pada fitur, kualitas, dan kinerja
produk. Dengan kata lain, konsep produk menyatakan bahwa konsumen akan lebih memilih
produk-produk yang lebih unggul daripada produk lain di pasar, dalam hal spesifikasi dan
kualitas, yang berarti bahwa pemasar sadar bahwa apakah produk yang ditawarkan akan
mengambil permintaan atau tidak atau apakah desain produk akan meningkatkan penjualan
atau tidak.

Jadi, perusahaan menginvestasikan banyak sumber daya seperti uang, waktu dan tenaga kerja
untuk meneliti kebutuhan dan harapan audiens target dari produk. Oleh karena itu, diperlukan
perbaikan terus menerus dalam produk, untuk membuatnya lebih baik.

konsep penjualan, menekankan pada kebutuhan penjual yang berarti fokus untuk menjual
produk semata. Konsep ini dipraktikkan secara lebih mendalam pada produk-produk yang
jarang diinginkan oleh orang-orang seperti produk asuransi, ensiklopedi dan lain sebagainya.

Namun, konsep ini mempunyai risiko yang cukup tinggi terhadap perkembangan bisnis
karena minimnya pertimbangan terhadap keinginan konsumen, penjual cenderung
mengabaikan fokus untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Inti dari konsep penjualan adalah:

 Konsumen mempunyai kecenderungan normal untuk tidak membeli produk yang


tidak penting.
 Konsumen dapat didorong untuk membeli lebih banyak melalui berbagai peralatan
atau usaha-usaha yang mendorong pembelian.
 Tugas perusahaan adalah untuk mengorganisasi bagian yang sangat berorientasi pada
penjualan sebagai kunci untuk menarik dan mempertahankan langganan.

konsep pemasaran, mempunyai pedoman untuk saling memberi kepuasan baik itu bagi
penjual maupun konsumen. Konsep ini percaya bahwa kunci dalam kesuksesan bisnis yang
efektif adalah menciptakan, memberikan dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipegang
konsumen untuk memuaskan konsumen itu sendiri.

Konsep pemasaran sangat berorientasi pada pasar yang didorong oleh konsumen. Dengan
demikian, dikarenakan tujuannya adalah laba jangka panjang, maka bisnis yang
mengaplikasikan konsep pemasaran akan menjaga hubungan baik dengan konsumennya.

Konsep pemasaran mengandung tiga dasar pokok :

 Perencanaan dan operasinya berorientasi pada kebutuhan dan keinginan pelanggan


atau konsumen.
 Semua aktivitas pemasaran dilakukan secara terpadu (integrated marketing).
 Memenuhi atau mencapai tujuan perusahaan dan berusaha memberikan kepuasan
semaksimal mungkin pada pelanggan.
2. menurut anda mana yang harus diutamakan perusahaan dalam memasuki era industry
4.0? jelaskan!
Dalam rangka menghadapi era industry 4.0 kita harus menghadapi hal ini dengan baik dan
terorganisir untuk menghindari error yang merugikan perusahaan. Seperti :

 Perbaikan alur barang dan material

Upaya perbaikan ini bertujuan untuk mengurangi impor bahan baku dan berbagai
komponen produksi pada industri. Selain dapat menghemat biaya operasional
perusahaan, pemanfaatan ini juga diharapkan dapat memacu sumber daya alam
Indonesia agar bernilai lebih tinggi.

 Peningkatan kualitas sumber daya manusia

Perusahaan perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang andal agar tetap
mencapai kesuksesan. Karyawan sebaiknya didorong untuk terus belajar dan
meningkatkan pengetahuannya mengenai teknologi. Karena tenaga kerja yang mampu
mengaplikasikan dan mengontrol teknologi di masa kini lah yang mampu terus
bergerak maju.

 Penggunaan teknologi digital

Ini sebagai perwujudan dari tiga solusi pintar dalam menghadapi revolusi industri 4.0,
smart foundation, smart process, dan smart connectivity. Perusahaan harus
mempunya strategi untuk membangun pondasi IT yang cerdas, membangun proses IT
yang cerdas dan membangun sistem konektivitas IT yang cerdas. Jika keseluruhan ini
berhasil dilakukan maka akan sangat membantu untuk meningkatkan efisiensi kerja di
dalam perusahaan.

 Harmonisasi aturan & kebijakan

Diperlukan harmonisasi dalam pembuatan dan pengaplikasian aturan dan kebijakan


tersebut agar tidak menjadi bumerang bagi perusahaan sendiri. Aturan dan kebijakan
dalam suplai bahan baku, perlindungan karyawan, pembagian kerja, persaingan
bisnis, dan masih banyak lagi harus dibuat dengan jelas agar tidak merugikan salah
satu pihak.

 Menarik minat investor asing

Layaknya bisnis yang masih baru, perusahaan yang sedang memasuki era industri 4.0
juga membutuhkan investor untuk membantu. Khususnya investor asing yang
sebagian besar telah menjalani perubahan revolusi jauh sebelum perusahaan lokal
mengenalnya. Kehadiran investor asing ini sangat membantu negara berkembang
seperti Indonesia yang masih lebih sedikit penerapan teknologinya.

 Perluas jaringan bisnis

Perluas jaringan perusahaan di kalangan konsumen dengan menyediakan produk yang


berkualitas serta layanan yang memuaskan. Dengan kepuasan yang diperoleh, bukan
tidak mungkin konsumen itu sendiri yang menjadi pembuka jalan perusahaan Anda
dikenal oleh banyak pihak. Karena jika konsumen telah percaya pada perusahaan
Anda, perubahan pola maupun metode konsumsi sebagai akibat revolusi industri pun
tidak akan berpengaruh terlalu banyak kepada mereka.

Jadi perusahaan harus mampu menciptakan iklim inovasi tetap berjalan, karena perusahaan
yang terus berinovasi akan menemukan cara bagaimana agar terus relevan dan memimpin
persaingan di era revolusi industri 4.0 ini.