Anda di halaman 1dari 26

PEMBELAJARAN PKN DI SD

TUGAS I
SOAL MODUL 1 s/d 4
TUTOR : SUTRISNO, S.Pd. SH. M.Si

Oleh:

NAMA : PUPUT PUJI RAHAYU


NIM : 858811333
KELAS : BI PGSD
SEMESTER : 1 (SATU)
POKJAR : MASTRIP – MARJO NGANJUK

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ – UT MALANG
POKJAR MASTRIP KABUPATEN NGANJUK
PROGRAM STUDI S1-PGSD
SOAL-SOAL TUGAS I

MODUL 1 : AKIKAT, FUNGSI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN


KEWARGANEGARAAN DI SD
FORMATIF 1 : HAKIKAT, FUNGSI, DAN TUJUAN PKN DI SD

1. Mata pelajaran PKn di SD menurut Standar Isi 2006, secara konseptual merupakan
perkembangan terbaru dari mata pelajaran yang ....
A. sama dalam label yang berbeda sejak kurikulum SD 1968
B. sama sekali berbeda baik dalam tujuan maupun isi
C. sama saja dengan kurikulum SD tahun 1994
D. sama dalam misinya, tetapi berbeda dalam visi kurikulernya

2. Dalam kurikulum mana terdapat mata pelajaran Pendidikan Kewargaan Negara


(PKN) yang di dalamnya mencakup materi Geografis dan Sejarah Indonesia serta
Civics atau kewargaan negara ....
A. Kurikulum Sekolah Rakyat tahun 1946
B. Kurikulum Sekolah Rakyat tahun 1961
C. Kurikulum Sekolah Dasar tahun 1968
D. Kurikulum SD PPSP tahun 1973

3. Dalam kurikulum SD 1975 dan kurikulum SD 1984 mata pelajaran PKN tersebut
namanya berubah menjadi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) karena alasan ....
A. Adanya usulan dari Pemerintah
B. Berubahnya landasan hukum
C. Agar lebih sesuai dengan isinya
D. Penyesuaian dengan produk hukum MPR

4. Menurut kurikulum Dikdas 1994 mata pelajaran itu diberi label Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan (kemudian dipakai singkatan PPKn). Isi mata pelajaran ini
pada dasarnya mencakup konsep dan nilai Pancasila sebagai materi yang harus ....
A. dipahami sejarah lahirnya dan perumusannya
B. dihayati nilai moral yang terkandung di dalamnya
C. diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari secara utuh
D. dilaksanakan sesuai usia dan lingkungannya.

5. Konsep Kewargaan Negara yang semula secara khusus membahas masalah hak dan
kewajiban warga negara, dan konsep kewarganegaraan yang semula secara khusus
membahas masalah status politik warga negara, telah berkembang menjadi ....
A. konsep kewarganegaraan dalam arti luas yang mencakup baik mengenai hak
dan kewajiban maupun status warga negara
B. paduan kedua konsep tersebut kini digunakan untuk kedua makna
kewarganegaraan
C. konsep kewarganegaraan yang secara konseptual diadopsi dari konsep citizenship
D. makna umum diartikan sebagai hal-hal yang terkait pada status
hukum (legal standing)
6. Tujuan dan isi PPKn SD 1994 berkenaan dengan konsep nilai, moral dan norma
yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 45 serta penjabarannya dalam sumber
hukum di bawah UUD 45. Untuk tingkat sekolah dasar, kurikulum PPKn SD 1994
menjabarkan konsep, nilai, moral dan norma Pancasila dan UUD 45 itu secara ....
A. berjenjang mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI
B. berjenjang berkelanjutan mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI
C. berjenjang semakin meluas mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI
D. berjenjang berkelanjutan semakin meluas mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI

7. Esensi tujuan pendidikan nasional yang merupakan porsi utama PKn adalah
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang ....
A. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
B. berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, dan kreatif
C. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan
menjadi warga negara yang demokratis
D. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab

8. Menurut Pasal 6 ayat (1) PP N0. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan mata pelajaran PKn dalam Kurikulum SD/MI/SDLB/Paket ....
A. kelompok mata pelajaran keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia
B. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
C. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial
D. kelompok mata pelajaran estetika dan kebudayaan

9. Pentingnya peran PKn dalam proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta


didik sepanjang hayat, melalui pemberian keteladanan, pembangunan kemauan,
dan pengembangan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran maka
melalui PKn sekolah perlu dikembangkan sebagai ....
A. pusat pengembangan wawasan, sikap, dan keterampilan hidup dan
berkehidupan yang demokratis
B. pusat pengembangan wawasan, sikap, dan keterampilan hidup dan
berkehidupan yang demokratis untuk membangun kehidupan demokrasi
C. pusat pengembangan wawasan, sikap, dan keterampilan hidup untuk
membangun kehidupan demokrasi
D. pusat pengembangan keterampilan hidup dan berkehidupan yang demokratis
untuk membangun kehidupan demokrasi

10. Pendidikan persekolahan seyogianya dikembangkan sebagai wahana sosial kultural


untuk membangun kehidupan yang demokratis. Dengan cara itu akan
memungkinkan siswa ....
A. dapat belajar demokrasi dalam situasi yang demokratis
B. dapat belajar demokrasi untuk tujuan melatih diri sebagai warga negara yang
demokratis dan membangun kehidupan yang lebih demokratis
C. dapat belajar demokrasi dalam situasi yang demokratis dan untuk tujuan melatih
diri sebagai warga negara dan membangun kehidupan yang lebih demokratis
D. dapat belajar demokrasi untuk tujuan melatih diri sebagai warga negara yang
demokratis dan membangun kehidupan yang lebih demokratis
MODUL 1 : HAKIKAT, FUNGSI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN DI SD
FORMATIF 2 : RUANG LINGKUP PKN DI SD

1. Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang


memfokuskan pada …..
A. Pengembangan potensi warga Negara yang memahami dan mampu
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara
Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh
pancasila dan uud 1945
B. Pewarisan nilai kepada warga Negara agar memahami dan mampu
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara
Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter, yang diamanatkan oleh
pancasila dan uud 1945
C. Pendewasaan warga Negara agar memahami dan mampu melaksanakan hak-
hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara Indonesia yang cerdas,
terampil dan berkarakter yang diamanatkan pancasila dan UUD 1945
D. Pengondisian warga negara secara sosial agar memahami dan mampu
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara
Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh
pancasila dan UUD 1945

2. Tujuan PKN di SD yang memiliki dimensi perilaku sosial-psikologis dan cultural-


kosmopolitan adalah….
A. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu
kewarganegaraan.
B. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas
dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta antikorupsi.
C. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan
karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan
bangsa-bangsa lainnya.
D. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam peraturan dunia secara langsung
atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

3. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan
pendidikan yang dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik
sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum,
mencerminkan bahwa PKN SD menganut prinsip …..
A. Belajar sosial
B. Belajar perubahan perilaku
C. Belajar tuntas
D. Belajar kognitif

4. Struktur kurikulum SD/MI , meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam


satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas 1 sampai dengan kelas VI
dan disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata
pelajaran, mencerminkan bahwa kurikulum PKN SD menganut ketuntasan belajar
pada tingkat …..
A. Mata pelajaran
B. Kelas
C. Satuan pendidikan
D. Jenjang pendidikan
5. Muatan materi tentang persatuan dan kesatuan bangsa, yang berkenaan dengan
wawasan demokrasi adalah ….
A. Hidup rukun dalam perbedaan dan cinta lingkungan
B. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan sumpah pemuda
C. Keutuhan Negara kesatuan republik Indonesia, keterbukaan dan jaminan
keadilan
D. Partisipasi dalam pembelaan Negara dan sikap positif terhadap Negara
kesatuan republik Indonesia

6. Muatan materi tentang norma, hukum, dan peraturan, yang mencerminkan perilaku
demokratis adalah ….
A. Tertib dalam kehidupan keluarga
B. Tata tertib di sekolah, norma yang berlaku di masyarakat
C. Peraturan-peraturan daerah, norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara
D. Sistem hukum dan peradilan nasional, hukum dan peradilan internasional.

7. Muatan materi tentang hak asasi manusia yang mencerminkan upaya pelaksanaan
rancangan aksi nasional HAM adalah …..
A. Hak dan kewajiban anak
B. Hak dan kewajiban anggota masyarakat
C. Instrument nasional dan internasional HAM
D. Pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM

8. Muatan materi tentang kebutuhan warga Negara yang mencerminkan sikap


demokratis adalah ….
A. Hidup gotong royong, prestasi diri
B. Harga diri sebagai warga masyarakat
C. Kebebasan berorganisasi, kemerdekaan mengeluarkan pendapat
D. Menghargai keputusan bersama, persamaan kedudukan warga Negara

9. Muatan materi tentang konstitusi Negara yang memiliki dimensi wawasan


demokrasi tentang logika konstitusional adalah ….
A. Proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945
B. Konstitusi RIS 1949
C. UUD sementara 1950
D. Hubungan dasar Negara dengan konstitusi

10. Muatan materi tentang pancasila yang berkenaan dengan pembiasaan hidup
demokratis adalah ….
A. Kedudukan pancasila sebagai dasar Negara dan ideoplogi Negara
B. Proses perumusan pancasila sebagai dasar Negara
C. Pengamalan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari
D. Pancasila sebagai ideology terbuka.
MODUL 1 : HAKIKAT, FUNGSI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN DI SD
FORMATIF 3 : TUNTUTAN PEDAGOGIS PKN DI SD

1. Setiap substansi PKN memiliki tuntutan pedagogis berupa pengalaman belajar


(learning experiences) yang diperlukan untuk …..
A. Mencapai tujuan pendidikan kewarganegaraan
B. Memenuhi pesan moral pendidikan kewarganegaraan
C. Menggapai visi pendidikan kewarganegaraan
D. Melandasi pendidikan kewarganegaraan

2. Pengalaman belajar (learning experiences) yang diperlukan untuk mencapai tujuan


pendidikan kewarganegaran, member konteks terhadap …..
A. Kelengkapan penguasaan kompetensi kewarganegaraan yang tersurat dalam
lingkup isi dan kompetensi dasar.
B. Saling keterkaitan antar kompetensi kewarganegaraan yang tersurat dan tersirat
dalam lingkup isi dan kompetensi dasar.
C. Ketuntasan penguasaan kompetensi kewarganegaraan yang tersurat dan
tersirat dalam lingkup isi dan kompetensi dasar.
D. Akuntabilitas kompetensi kewarganegaraan yang tersurat dalam lingkup isi dan
kompetensi dasar.

3. Implikasi dari lingkup isi PKN SD/MI perlu dikaitkan dengan ….


A. Potensi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab
B. Esensi kualitas warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab
C. Problematika warga Negara yang demokratis dan bertanggungjawab
D. Praktis kehidupan warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

4. Kompetensi dasar PKN memiliki kandungan perilaku warga Negara berupa ….


A. Wawasan demokrasi, sikap demokratis, tanggung jawab, dan perilaku
demokratis.
B. Wawasan demokrasi atau sikap demokratis atau tanggung jawab atau perilaku
demokratis.
C. Wawasan demokrasi, sikap demokratis dan tanggung jawab, serta perilaku
demokratis.
D. Wawasan demokrasi, sikap demokratis, tanggung jawab dan/atau perilaku
demokratis.

5. Pada dasarnya PKN menuntut terwujudnya pengalaman belajar yang bersifat utuh
memuat belajar kognitif, belajar nilai dan sikap , dan belajar perilaku. Oleh karena itu,
PKn ….
A. Perlu memisah-misahkan domain-domain perilaku dalam belajar
B. Tidak dapat memisah-misahkan domain-doamin perilaku dalam belajar.
C. Seharusnya tidak memisah-misahkan domain-domain perilaku dalam belajar.
D. Sebaiknya memisah-misahkan domain-domain perilaku dalam belajar.

6. Proses pendidikan yang dituntut dan menjadi kepedulian PKn berupa pendidikan
yang terpadu utuh, disebut sebagai …..
A. Competency-based education.
B. Concurrent education
C. Value related education
D. Confluent education.
7. Tuntutan pedagogis memerlukan persiapan mental, profesionalitas, dan hubungan
sosial guru-murid yang kohesif. Untuk itu, guru seyogyanya …..
A. Mau member contoh dan menjadi contoh
B. Mampu memberi contoh dan menjadi contoh
C. Biasa member contoh dan menjadi contoh
D. Sering member contoh dan menjadi contoh

8. Dalam PKN berlaku pada postulat bahwa value is neither tought now cought, it is
learnes. Postulat tersebut mengandung makna bahwa nilai tidak bisa diajarkan atau
pun ditangkap sendiri, tetapi dicerna melalui proses belajar. Oleh karena itu, nilai …..
A. Dapat dimuat dalam materi pelajaran PKn
B. Harus terkait dengan materi pelajaran PKn
C. Harus termuat dalam materi pelajaran PKn
D. Dapat diintegrasikan dalam materi pelajaran PKn

9. Standar kompetensi mengenal “system pemerintahan tingkat pusat” diturunkan


menjadi kompetensi dasar “mengenal lembaga-lembaga Negara dalam susunan
pemerintahan tingkat pusat, seperti MPR, DPR, Presiden, MA, MK dan BPK.
Jabaran pengalaman belajar “siswa mempelajari dokumen tentang pemerintahan
desanya dan kecamatannya dan beraudiensi dengan lurah dan camat di sekolah
atau di kantornya untuk mendapatkan informasi mengenai jalannya pemerintahan
desa dan kecamatan,”secara pedagogis merupakan …..
A. Sarana pembelajaran untuk menjabarkan kompetensi
B. Media pembelajaran untuk mengkomunikasikan kompetensi
C. Wahana pembelajaran untuk menguasai kompetensi
D. Kriteria pembelajaran untuk mengukur penguasaan kompetensi

10. Pengalaman belajar “siswa berdiskusi tentang (1) kedudukan dan fungsi lembaga
pemerintahan desa dan kecamatan dengan menggunakan dokumen dan hasil
audiensi sengan lurah dan camat;(2)hubungan timbal balik antara warga
desa/kecamatan dengan pemerintahan desa/kecamatan;(3)hubungan structural
dan fungsional pemerintahan desa dan kecamatan.” Secara psikologis-pedagogis
akan dapat memfasilitasi pengembangan …..
A. Wawasan demokrasi dan perilaku hidup demokratis
B. Sikap dan nilai demokrasi serta keterampilan berdemokrasi.
C. Kesadaran dan perilaku hidup berdemokrasi
D. Norma dan etika dalam kehidupan berdemokrasi
MODUL 2 : KARAKTERISTIK PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
FORMATIF 1 : PENDEKATAN PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DI SD

1. Secara makro pendidikan nilai di sekolah diperlukan sebagai wahana sosiokultural


dalam pengertian sebagai program pendidikan yang berorientasi pada …..
A. Pewarisan nilai inter dan antar generasi
B. Pelestarian nilai antar generasi
C. Pembaharuan nilai secara dinamis
D. Pengenalan nilai antar general

2. Dalam rangka pendidikan nilai secara operasional-kontekstual, sekolah memiliki


peranan sebagai …..
A. Lembaga pengkonservasi nilai
B. Wahana psikopedagogis nilai
C. Sarana kolektif adaptasi nilai
D. Sarana sosial adaptasi nilai

3. Dalam masyarakat Indonesia yang pluralistic, pendidikan nilai diperlukan sebagai


wahana psikopedagogis dalam …..
A. Penyelesaian konflik nilai dalam masyarakat
B. Pembangunan saling pengertian mengenai nilai
C. Pengendalian kesejangan nilai secara sistematis
D. Pengamalan nilai secara praktis

4. Dalam rangka pendidikan nilai secara operasional-kontekstual, sekolah memiliki


peranan sebagai …..
A. Lembaga pengkonservasi nilai
B. Wahana psikopedagogis nilai
C. Sarana kolektif adaptasi nilai
D. Sarana adaptasi nilai

5. Pendidikan nilai di Indonesia mencakup bukan hanya nilai etika sosiokultural tetapi
juga nilai religi. Hal ini memberi indikasi yang kuat bahwa pendidikan nilai di
Indonesia …..
A. Berbasis nilai keagamaan
B. Bersifat theistis
C. Berjiwa pancasila
D. Bersifat sekuler

6. Pendidikan nilai yang berbasis nilai-nilai hakiki seperti tertuang dalam pancasila
pada dasarnya menuntut pendekatan yang ….
A. Lebih bersifat kontekstual-eklektis
B. Berangkat dari nilai keagamaan
C. Bersifat sosial-transendental
D. Berangkat dari budaya nenek moyang

7. Kemampuan mengambil keputusan nilai seperti yang dikembangkan dalam


pendidikan nilai yang berlandaskan teori Piaget dan Kohlberg dapat diadaptasi
untuk pendidikan nilai di Indonesia, khusus dalam kerangka …..
A. Semua nilai selain nilai aqidah agama
B. Terbatas untuk nilai sosial cultural
C. Beberapa nilai yang bersifat sosial kontekstual
D. Semua nilai agama yang ada
8. Konsepsi pendidikan nilai Lickona dalam bingkai pendidikan karakter, melihat
cakupan nilai yang bersifat taksonomis , dan menempatkan karakter sebagai …..
A. Akumulasi wawasan moral, perasaan moral, dan perilaku moral.
B. Interaksi wawasan moral dengan perasaan moral dan perilaku moral
C. Sinergi antara wawasan moral, perasaan moral, dan perilaku moral.
D. Interaksi antara nilai dan moral

9. Inti dari konsep pendidikan nilai Lickona dalam bingkai pendidikan karakter adalah
dua nilai utama yakni ….
A. Respect and responsibility’
B. Emphaty and privacy
C. Empathy and responsibility
D. Prirace and public

10. Bila digunakan dalam konteks Indonesia, yang dimaksud dengan “good character”
oleh Lickona adalah ….
A. Aplikasi nilai-nilai keagamaan secara individual dan sosial
B. Keutuhan nilai-nilai pancasila secara social dan cultural
C. Karakterisasi nilai-nilai pancasila secara personal dan sosial
D. Karakter budaya
MODUL 2 : KARAKTERISTIK PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
FORMATIF 2 : PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DALAM STANDAR ISI PKN DI SD

1. Muatan isi mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan memfokuskan pada …..


A. Pengembangan potensi warga Negara yang memahami dan mampu
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara
Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh
pancasila dan UUD 1945.
B. Pewarisan nilai kepada warga Negara agar memahami dan mampu
mealaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara
Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh
pancasila dan UUD 1945
C. Pendewasaan warga Negara agar memahami dan mampu melaksanakan hak-
hak dak kewajibannya untuk menjadi warga Negara Indonesia yang cerdas,
terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh pancasila dan UUD 1945
D. Menkondisian warga Negara secara sosial agar memahami dan mampu
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara
Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh
pancasila dan UUD 1945

2. Esensi tujuan PKn di SD yang memiliki dimensi perilaku sosial-psikologis dan


cultural-kosmopolitan adalah ….
A. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu
kewarganegaraan.
B. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas
dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti korupsi.
C. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan
karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan
bangsa-bangsa lainnya.
D. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara
langsung atau tidak langsung dengan memannfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi.

3. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan
pendidikan yang dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik
sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum,
mencerminkan bahwa PKn SD menganut prinsip …..
A. Belajar sosial
B. Belajar perubahan perilaku
C. Belajar tuntas
D. Belajar kognitif

4. Struktur kurikulum SD/MI yang meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh


dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas I sampai dengan
kelas VI dan disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar
kompetensi mata pelajaran, mencerminkan bahwa kurikulum PKn SD menganut
ketuntasan belajar pada tingkat …..
A. Mata pelajaran
B. Kelas
C. Satuan pendidikan
D. Jenjang pendidikan
5. Muatan materi tentang persatuan dan kesatuan bangsa, yang berkenaan dengan
wawasan demokrasi adalah ….
A. Hidup rukun dalam perbedaan dan cinta lingkungan
B. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan sumpah pemuda
C. Keutuhan Negara kesatuan republik Indonesia, keterbukaan dan jaminan
keadilan
D. Partisipasi dalam pembelaan Negara dan sikap positif terhadap Negara
kesatuan republik Indonesia

6. Muatan materi tentang norma, hukum dan peraturan yang mencerminkan


perilaku demokratis adalah ….
A. Tertib dalam kehidupan keluarga
B. Tata tertib di sekolah, norma yang berlaku di masyarakat
C. Peraturan-peraturan daerah, norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara
D. Sistim hukum dan peradilan nasional, hukum dan peradilan internasional

7. Muatan materi tentang hak asasi manusia yang mencerminkan upaya


pelaksanaan rancangan aksi nasional HAM adalah ….
A. Hak dan kewajiban anak
B. Hak dan kewajiban anggota masyarakat
C. Instrument nasional dan internasional HAM
D. Kemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM

8. Muatan materi tentang kebutuhan warga Negara yang mencerminkan sikap


demokratis adalah …..
A. Hidup gotong royong, prestasi diri
B. Harga diri sebagai warga masyarakat
C. Kebebasan berorganisasi, kemerdekaan mengeluarkan pendapat
D. Menghargai keputusan bersama, persamaan kedudukan warga Negara

9. Muatan materi tentang konstitusi Negara yang memiliki dimensi wawasan


demokrasi tentang logika konstitusional adalah ….
A. Proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945
B. Konstitusi-RIS 1949
C. UUD sementara 1950
D. Hubungan dasar Negara dengan konstitusi

10. Muatan materi tentang pancasila yang berkenaan dengan pembiasaan hidup
demokratis adalah ….
A. Kedudukan pancasila sebagai dasar Negara dan ideology Negara
B. Proses perumusan pancasila sebagai dasar Negara
C. Pengamalan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari
D. Pancasila sebagai ideology terbuka
MODUL 2 : KARAKTERISTIK PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
FORMATIF 3 : HUBUNGAN INTERAKTIF PENGEMBANGAN NILAI DAN MORAL
DALAM PKN SD

1. Pendidikan nilai dalam pengertian sebagai alue education mempunyai misi pokok
mengembangkan ….
A. kognisi dan sikap
B. kognisi dan nilai
C. nilai dan sikap
D. nilai dan budaya

2. Nilai yang berbentuk komitmen warga Negara terhadap pondasi demokrasi secara
praktis akan terwujud dalam bentuk ….
A. sikap positif terhadap pemerintah
B. wawasan tentang hak dan kewajiban
C. perilaku patuh terhadap peraturan yang berlaku
D. menghargai orang yang lebih kaya

3. Pendidikan nilai moral yang berpijak pada teori Piaget dan Kohlberg
menitikberatkan pada ….
A. penalaran moral
B. perilaku moral
C. sikap moral
D. berpikir kritis

4. Perbedaan yang paling signifikan dari teori perkembangan moral piaget dan
Kohlberg adalah dalam hal bahwa teori perkembangan moral Kohlberg …..
A. secara konseptual menentang asumsi-asumsi positif Piaget
B. berpijak secara teoritik pada postulat dasar penelitian Piaget
C. membagi tahap perkembangan lebih elaboratif daripada Piaget
D. berpijak pada asumsi negative

5. Kohlberg mengembangkan teori perkembangan moral kognitif dengan


menempatkan ….
A. konteks sosial sebagai pijakan stimulasi konflik moral
B. empati sebagai wahana individu dalam interpretasi nilai moral
C. struktur kognitif sebagai determinan perkembangan moral
D. struktur kognitif sebagai stimulasi konflik moral

6. Teori perkembangan nilai moral Piaget dan Kohlberg berkembang dalam


masyarakat barat yang sekuler, karena itu penggunaan kedua teori itu dalam
rangka pendidikan nilai di Indonesia …..
A. tidaklah tepat karena Indonesia termasuk Negara yang menjunjung tinggi nilai
keagamaan dan budaya yang khas
B. dapat dilakukan sebagai pijakan kerangka psikopedagogis dengan muatan nilai
yang berlaku di Indonesia
C. harus dihindari karena baik sebagai kerangka berpikir maupun muatan nilainya
tidak relevan dengan kondisi Indonesia.
D. dapat dilakukan sebagai pijakan kerangka budaya dan moral yang berlaku di
Indonesia
7. Pendidikan nilai di sekolah di Indonesia sampai dengan saat ini masih kental
dengan pendekatan yang berpijak pada anggapan ada seperangkat nilai yang ….
A. Harus diproses secara dialogis dan rasional dengan peserta didik
B. perlu diinkrodinasikan secara ketat kepada peserta didik
C. seyogyanya ditanamkan secara didaktis kepada peserta didik
D. seyogyanya perlu diajarkan dengan kekerasan

8. Konflik moral hipotesis oleh Kohlberg digunakan sebagai …..


A. sistem dalam evaluasi hasil belajar
B. media pembelajaran nilai
C. stimulasi penggalian penalaran nilai moral
D. sebagai alat dan media pembelajaran

9. Paradigma pendidikan nilai di Indonesia yang secara filosofis perlu dikembangkan


adalah mengacu pada prinsip …..
A. keteladanan, kemauan, dan kreativitas terkait nilai
B. klarifikasi nilai yang bermuara pada keputusan nilai
C. pragmatisasi nilai yang berorientasi kebutuhan anak
D. komitmen yang bermuara pada keputusan nilai

10. Pendidikan nilai cinta tanah air pada era globalisasi akan lebih bermakna bila
menggunakan pendekatan nilai yang bersifat …..
A. idealisasi nilai
B. pragmatisasi nilai
C. kontekstualisasi nilai
D. konseptual nilai
MODUL 3 : KETERKAITAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN IPS
DAN MATA PELAJARAN LAIN
FORMATIF 1 : KEGIATAN BELAJAR 1 GAMBARAN UMUM DAN
KARAKTERISTIK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SERTA
MATA PELAJARAN IPS DAN MATA PELAJARAN LAINNYA DI SD

1. Tujuan memahami dengan baik hakikat dan karakteristik pendidikan


kewarganegaraan dalam pengajaran pendidikan kewarganegaraan adalah agar
guru dapat ….
A. memahami dengan baik butir-butir pancasila
B. melaksanakan nilai-nilai pancasila tersebut dalam kehidupan sehari-hari
C. memilih nilai-nilai moral pancasila yang dianggap sesuai dengan perkembangan
siswa SD
D. mengaitkan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan mata
pelajaran secara wajar dan baik

2. Berikut adalah dasar – dasar pertimbangan dalam mengaitkan mata pelajaran


pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya, kecuali …..
A. pertimbangan psikologis
B. tujuan pendidikan
C. keterkaitan bersifat alami
D. tingkat kecerdasan siswa

3. Mengaitkan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di dalam atau dengan


mata pelajaran lain dalam pengajaran pendidikan kewarganegaraan di SD didasari
oleh pertimbangan-pertimbangan , kecuali…..
A. siswa SD masih berpikir dalam kerangka pikir yang bersifat holistic
B. siswa SD lebih menyenangi hal-hal yang bersifat abstrak
C. agar siswa SD dapat belajar lebih wajar dan bermakna
D. siswa SD menganggap dirinya sebagai pusat lingkungannya

4. Hakikat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan adalah …..


A. program pendidikan yang berupaya menanamkan dan melestarikan nilai-nilai
pancasila
B. melalui mata pelajaran pendidikan kewarganegaran siswa dapat menghafal
dengan baik nilai-nilai pancasila.
C. agar siswa dapat mempraktikkan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupannya.
D. agar siswa mendasarkan laku dan lampahnya dengan nilai-nilai dan moral
pancasila

5. Berikut adalah contoh-contoh perilaku yang diharapkan dapat ditampakkan siswa


melalui pelajaran pendidikan kewarganegaraan di SD, kecuali ……
A. perilaku yang memancarkan keimanan dan kemanusiaan yang adil dan beradab
B. perilaku yang mendukung persatuan dan kesatuan bangsa
C. perilaku yang mengutamakan kepentingan individual
D. perilaku yang mendukung kerakyatan dengan mengutamakan kepentingan
bersama melaui musyawarah dan mufakat dan perilaku yang berupaya
mengembangkan keadilan sosial
6. Para mahasiswa SI PGSD selain diharapkan memiliki pengetahuan, sikap, dan
keterampilan sesuai dengan nilai-nilai moral pancasila juga diharapkan dapat
melakukan hal-hal berikut kecuali…..
A. mengorganisasikan dan mengembangkan materi pelajaran dengan prinsip
keterkaitan
B. mengajarkan materi pelajaran pendidikan kewarganegaraan yang
diorganisasikan dengan prinsip keterkaitan tersebut.
C. memberi contoh-contoh pelaksanaan nilai-nilai pancasila dalam perilakunya
sehari-hari
D. menjamin dilaksanakannya nilai-nilai moral pancasila dalam kehidupan sehari-
hari siswa

7. Berdasarkan hasil kajian terhadap arah pembangunan jangka panjang kedua,


dapat dikemukakan bahwa arah pembangunan yang akan datang adalah menuntut
lahirnya ….
A. Warga Negara dan warga masyarakat yang pancasilais, beriman dan bertakwa
terhadap tuhan yang maha esa
B. Warga Negara yang mengetahui dan memahami dengan baik hak-hak dan
kewajibannya
C. Warga Negara yang mengutamakan kepentingan lingkungan tempat tinggalnya
D. Warga Negara yang mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya menurut
aturan dan ketentuan hukum yang berlaku

8. Salah satu ciri utama warga negara Indonesia yang baik adalah ….
A. Warga Negara yang mengetahui dengan konstitusi Negaranya termasuk latar
belakangnya
B. Menghafal dengan baik setiap sila dari pancasila
C. Mengetahui dengan pasti langkah-langkah
D. Warga Negara yang tahu dasar negaranya
MODUL 3 : KETERKAITAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN IPS
DAN MATA PELAJARAN LAIN
FORMATIF 2 : KETERKAITAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN IPS

1. Bidang studi pendidikan kewarganegaraan sebelum menjadi mata pelajaran atau


bidang studi seperti sekarang ini adalah bagian dari mata pelajaran/bidang studi …..
A. Pendidikan kewarganegaraan
B. Pendidikan moral pancasila
C. IPS
D. Ikn

2. Bagian-bagian tertentu dari mata pelajaran IPS yang termasuk dengan materi
pelajaran/bidang studi pendidikan kewarganegaraan, kecuali …..
A. UUD 1945
B. MPR
C. Demokrasi Pancasila
D. Kependudukan

3. Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan menurut versi kurikulum tahun 1994


adalah gabungan antara bahan kajian …..
A. Pendidikan pancasila dengan pendidikan agama
B. Pendidikan pancasila dan pendidikan kewarganegaraan
C. Pendidikan pancasila dengan pendidikan bahasa Indonesia
D. Bahasa Indonesia dengan pendidikan kewarganegaraan

4. Hal-hal berikut merupakan alasan mengapa kata moral dalam mata pelajaran atau
bidang studi pendidikan moral pancasila tidak lagi dicantumkan, kecuali …..
A. Nama bahan kajiannya itu sendiri tidak lagi mengandung kata moral
B. Kata moral dalam mata pelajaran bidang studi pendidikan kewarganegaraan
merupakan beban psikologis bagi guru pendidikan kewarganegaraan
C. Membantu siswa menumbuhkan sikap dan perilaku yang baik dan tanggung
jawab semua guru
D. Jika ada siswa melakukan kenakalan, yang dituding umumnya guru mata
pelajaran pendidikan kewarganegaraan.

5. Termasuk contoh pendekatan korelasi dengan pengajaran menurut kurikulum tahun


1968 adalah …..
A. Pada saat guru membahas tentang pabrik pengalengan ikan laut segera
dihubungkan dengan kapal pengangkut
B. Guru yang membahas tentang sifat-sifat pangeran diponegoro sekaligus juga
membahas tentang silsilahnya
C. Guru membahas peta perlawanan diponegoro sekaligus menghubungkan
dengan peta perbekalan tentara belanda
D. Pada saat guru membicarakan tentang sejarah perang diponegoro guru
sekaligus menghubungkannya dengan peta yang dilewati pangeran diponegoro
beserta pasukannya

Yulianto- 858803486 Universitas Terbuka UPBJJ Malang S-1 PGSD Pokjar Mastrip
6. Antara kemapuan melaksanakan pendekatan korelasi dengan pembelajaran
terpadu di SD dianggap penting sebab …..
A. Kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran secara korelasi akan
membantu dalam pelaksanaan pembelajaran terpadu
B. Pembelajaran dengan pendekatan korelasi bersumber pada prinsip
pembelajaran terpadu
C. Untuk dapat melaksanakan pembelajaran korelasi harus terlebih dahulu mahir
dalam pembelajaran terpadu
D. Pada dasarnya tidak ada hubungan yang jelas antara pembelajaran terpadu
dengan pengajaran yang dilakukan secara korelasi

7. Tujuan pembelajaran terpadu, kecuali …..


A. Agar pengajaran yang disampaikan dapat lebih menarik bagi siswa karena
siswa dapat memahami secara detail konsep-konsep yang diajarkan
B. Untuk menumbuhkan kreativitas mengajar guru, serta kerjasama antar siswa.
C. Dapat membantu siswa mempelajari fakta fakta dalam konteks yang bermakna
dan dapat belajar lebih utuh.
D. Membantu siswa belajar secara lebih bermakna melalui kegiatan kegiatan yang
lebih nyata dan konkret.

8. Dasar dasar pertimbangan yang secara langsung mempengaruhi pengembangan


program pembelajaran terpadu, kecuali…………………..
A. Karakteristik anak SD
B. Standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator
C. Status sosial ekonomi orang tua siswa
D. Usia dan tingkat kelas siswa

9. Selain kemampuan seleksi dan menyajikan materi pembelajaran secara terpadu


maka guru pun diharapkan mampu melakukan hal hal, kecuali…………..
A. Menerapkan penilaian terhadap hasil sebab kurang pentingnya proses dalam
pembelajaran terpadu.
B. Guru juga diharapkan selain menilai apa yang telah dirancangkan juga menilai
dampak pengiring dari yang dipelajari siswa
C. Mampu menggunakan berbagai teknik dan menerapkan berbagai alat dan
bentuk penilaian
D. Menerapkan berbagai penilaian baik terhadap hasil maupun proses
pembelajaran terpadu.

10. Maksud dari pembelajaran terpadu adalah…………


A. Suatu cara untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anak secara
simultan
B. Cara mengajar dan menjelaskan secara tuntas tentang struktur mata pelajaran
C. Menyusun bahan pelajaran sedemikian rupa sehingga anak memahami bagian
bagian utama mata pelajaran.
D. Cara membantu siswa memahami bahan pelajaran secara detail dan
fragmentaris.
MODUL 3 : KETERKAITAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN IPS
DAN MATA PELAJARAN LAIN
FORMATIF 3 : HUBUNGAN BIDANG STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
DENGAN MATA PELAJARAN LAINNYA.
1. Berikut adalah wujud keterkaitan antara pendidikan kewarganegaraan dengan mata
pelajaran atau bidang studi. Lainnya adalah sebagai berikut, kecuali…………
A. Connected
B. Integrated
C. Correlated
D. Webbed

2. Menghubungkan antara disiplin dengan pribadi, keluarga dan masyarakat adalah


bentuk keterkaitan…….
A. Interdisipilin
B. Antardisiplin
C. Intradisiplin
D. Monodisiplin

3. Berikut ini adalah mata pelajaran yang paling erat keterkaitannya dengan mata
pelajaran pendidikan kewarganegaraan, kecuali……..
A. IPS
B. Pendidikan agama
C. Pendidikan keterampilan
D. Bahasa Indonesia

4. Menghubungkan antara pokok bahasan atau konsep kerapian, kebersihan,


ketertiban, cinta tanah air, dengan pengabdian dan tanggung jawab adalah bentuk
pendekatan yang bersifat…..
A. Shared
B. Connected
C. Integrated
D. Webbed

5. Menaati peraturan lalu lintas, mengikuti antrian dengan tertib adalah perwujudan
disiplin…..
A. IPA
B. IPS
C. Matematika
D. Penjaskes

6. Ciri utama dalam menggunakan pendekatan pembelajaran terpadu, yaitu….


A. Sequared
B. Connected
C. Webbed
D. Integred

7. Penganekaragaman makanan adalah pokok bahasan dari mata pelajaran……


A. IPA
B. IPS
C. Matematika
D. Penjaskes
8. Dalam konsep pembelajaran terpadu yang dipadukan, kecuali…..
A. Pengetahuan
B. Keterampilan
C. Nilai-nilai
D. Kebermaknaan

9. Pada prinsipnya langkah langkah pembelajaran terpadu tidak berbeda dengan


langkah langkah penyiapan pembelajaran lainnya, kecuali……
A. Menentukan alat-alat bantu mengajar
B. Menyusun tujuan pembelajaran
C. Menentukan langkah-langkah perencanaan
D. Tahap pelaksanaan dan penilaian

10. Pertanyaan di bawah ini adalah tentang pembelajaran terpadu, kecuali……


A. Menghubungkan antara 2 atau lebih mata pelajaran
B. Membantu anak untuk bekerja menurut kemampuan dan tingkat
perkembangannya
C. Membantu anak untuk belajar lebih bermakna
D. Sesuai dengan perkembangan berpikir anak SD, yaitu berpikir abstrak.
MODUL 4 : KONSEP SERTA PRINSIP KEPRIBADIAN NASIONAL, SEMANGAT
KEBANGSAAN, CINTA TANAH AIR, DAN BELA NEGARA
FORMATIF 1 : KONSEP DAN KEPRIBADIAN NASIONAL
1. Dengan berpedoman kepada semboyan Bhinneka Tunggal Ika maka kita harus
mengikuti dan menghormati perbedaan-perbedaan yang ada, sebab ….
A. Perbedaan-perbedaan yang ada merupakan suatu kenyataan
B. Perbedaan-perbedaan itu merupakan kekayaan budaya bangsa
C. Perbedaan-perbedaan itu merupakan anugerah tuhan
D. Perbedaan-perbedaan itu menjadi pendorong untuk bersatu

2. Bangsa Indonesia merupakan kesatuan bangsa dan masyarakat yang dinyatakan


dengan bhinneka tunggal ika, artinya …..
A. Bersatu dalam kesatuan
B. Bersatu menuju keadilan
C. Berbeda-beda tetapi satu jua
D. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh

3. Dalam menjaga keutuhan sebagai bangsa, sikap waspada perlu terus


dipertahankan karena ….
A. Letak Negara Indonesia sangat strategis
B. Indonesia Negara terbesar di asia tenggara
C. Keutuhan bangsa dapat terjamin dengan bersikap waspada
D. Pengaruh negative dari dalam dan luar negeri dapat menjadi ancaman

4. Dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pengembangan


kebudayaan daerah dapat dilakukan dengan cara …..
A. Meningkatkan rasa bangga terhadap budaya daerahnya
B. Meningkatkan pembinaan terhadap budaya daerahnya
C. Menyelenggarakan festival antar kebudayaan daerah
D. Melakukan pertukaran duta budaya antar Negara

5. Setiap warga Negara Indonesia sudah sepantasnya bangga berbangsa dan


bertanah air Indonesia karena …..
A. Wilayahnya luas dan kaya sumber alam serta kaya kebudayaan daerah
B. Jumlah penduduknya sangat banyak yang sebagian besar di pulau jawa sangat
luas
C. Wilayahnta terdiri dari pulau-pulau dan dipisahkan lautan sangat luas
D. Terdiri dari berbagai suku bangsa yang mengembangkan primordialisme

6. Berikut ini pernyataan yang tidak menggambarkan peranan budaya daerah dalam
pengembangan budaya nasional adalah …..
A. Budaya daerah merupakan unsure-unsur pembentuk budaya daerah
B. Budaya daerah merupakan pedoman utama dan pengembang budaya nasional
C. Budaya daerah menghambat perkembangan budaya nasional
D. Budaya daerah merupakan akar budaya nasional

7. Contoh sikap yang dapat memajukan kebudayaan nasional sebagai cermin


kepribadian bangsa Indonesia adalah ….
A. Memupuk diri dengan akhlak baik
B. Melaksanakan kerja sama untuk menghasilkan sesuatu
C. Membantu teman-teman satu sekolah
D. Melestarikan gotong royong dan kerja sama
8. Berikut ini yang bukan merupakan pernyataan tentang perlunya membina dan
melestarikan nilai-nilai luhur budaya daerah bagi pengembangan budaya bangsa…..
A. Terhindarnya dan pengaruh bangsa asing yang tidak sesuai
B. Dapat melestarikan nilai-nilai budaya luhur bangsa Indonesia
C. Dapat mengembangkan budaya nasional bangsa Indonesia
D. Dapat mempertahankan jati diri bangsa Indonesia

9. Pernyataan yang menggambarkan sikap dan perilaku yang menjunjung tinggi


budaya bangsa sendiri adalah …..
A. Ikut aktif memelihara benda-benda peninggalan sejarah nenek moyang bangsa
sendiri
B. Menolak penerapan nilai-nilai budaya asing bertentangan dengan budaya
nasional
C. Mau menggunakan hasil produksi bangsa sendiri
D. Menjunjung tinggi penggunaan bahasa nasional, yaiutu bahasa Indonesia
secara baik dan benar

10. Kita boleh menerima kebudayaan asing dengan maksud untuk …..
A. Menarik banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia
B. Meningkatkan pendapatan Negara dari sector pariwisata
C. Memperkaya kebudayaan bangsa dan mempertinggi derajat kemanusiaan
bangsa Indonesia
D. Menyesuaikan diri dengan kebudayaan asing
MODUL 4 : KONSEP SERTA PRINSIP KEPRIBADIAN NASIONAL, SEMANGAT
KEBANGSAAN, CINTA TANAH AIR, DAN BELA NEGARA
FORMATIF 2 : KONSEP DAN PRINSIP SEMANGAT KEBANGSAAN

1. Sumpah pemuda tanggal 28 oktober 1928 yang mengandung makna …..


A. Awal munculnya organisasi-organisasi kedaerahan
B. Titik puncak bangsa indonesia
C. Mendorong persatuan dan kesatuan bangsa
D. Berakhirnya perlawanan menentang penjajah

2. Untuk tetap menyegarkan semangat perjuangan dan dalam rangka pembentukan


watak bangsa, serta menumbuhkan jiwa idealism, patriotism di kalangan generasi
muda dapat ditempuh dengan cara-cara berikut ini, kecuali …..
A. Memelihara semangat, tekad disiplin serta meningkatkan partisipasi aktif dalam
pelaksanaan pembangunan.
B. Melakukan pendidikan politik, khususnya dikalangan generasi muda, dalam
rangka meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga
Negara yang penuh tanggung jawab
C. Mengadakan hari peringatan besar nasional
D. Bekerja dengan giat untuk mendapatkan keuntungan yang besar

3. Paham yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa yang disebabkan


adanya sikap mementingkan golongan atau sukunya masing-masing di kenal
dengan ….
A. Chauvinism
B. Proinsialisme
C. Sukuisme
D. Ekstrimisme

4. Sifat utama dari para pejuang 45 yang harus diwariskan oleh generasi penerus
adalah …..
A. Selalu menggantungkan diri kepada orang lain
B. Selalu siap berkorban untuk golongan
C. Boleh mementingkan diri sendiri asal kepentingan orang banyak tidak dirugikan
D. Berani, jujur, bertanggung jawab dan rela berkorban

5. Negara kita adalah Negara kesatuan, artinya …..


A. Eksistensi suku dihilangkan
B. Setiap warga Negara mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara
C. Pemerintah pusat hanya memperhatikan kepentingan nasional
D. Kepentingan bangsa di atas kepentingan segala-galanya

6. Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada umumnya digerakkan oleh


kaum intelektual atau cendekiawan oleh karena …..
A. Jika perjuangannya berhasil akan menjadi pemimpin bangsa
B. Menyadari bahwa melalui kemerdekaan, keadilan sosial dapat diwujudkan
C. Penjajah telah mendidik mereka untuk menjadi pahlawan cendekiawan
D. Kaum intelektual yang paling merasakan akibat penjajahan
7. Berikut ini yang tidak termasuk sikap dan perilaku yang cenderung menuju ke arah
memudarnya jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda pada era globalisasi
sekarang ini ….
A. Pergaulan bebas di kalangan remaja
B. Ada sebagian remaja yang senang melakukan tawuran
C. Masih ada sebagian pelajar yang suka membolos sekolah
D. Kegemaran menjadi pembalap

8. Ernest Renant berpendapat bahwa bangsa terbentuk karena …..


A. Keinginan untuk menonjol di antara bangsa-bangsa lain
B. Sekelompok manusia yang mempunyai persamaan karakter
C. Adanya keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan setia kawan
D. Adanya hasrat bersatu untuk kesatuan antara manusia dan tempat tinggal

9. Rasa nasionalisme yang terlalu berlebihan dan sempit akan menimbulkan perasaan
angkuh dan menganggap rendah bangsa lain. Hal ini dinamakan…..
A. Animism
B. Loyalitas
C. Chauivisme
D. Aroganisme

10. Persatuan Indonesia atau nasionalisme indonesia telah berhasil mengikat bangsa
Indonesia untuk merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan. Rintisan
awal terbentuknya rasa persatuan Indonesia diwujudkan dalam …..
A. Keputusan kongres pemuda Indonesia
B. Proklamasi kemerdekaan Indonesia
C. Sila persatuan Indonesia
D. Pembukaan UUD 45 alinea ketiga
MODUL 4 : KONSEP SERTA PRINSIP KEPRIBADIAN NASIONAL, SEMANGAT
KEBANGSAAN, CINTA TANAH AIR, DAN BELA NEGARA FORMATIF
3 : KONSEP SERTA PRINSIP CINTA TANAH AIR DAN BELA NEGARA
1. Jika suatu daerah di Indonesia terancam musuh, kita harus rela berkorban untuk
mempertahankan karena ancaman terhadap suatu daerah merupakan…..
A. Ancaman bagi pasukan TNI
B. Ancaman bagi seluruh umat manusia
C. Ancaman bagi seluruh bangsa dan Negara republik Indonesia
D. Ancaman bagi daerah itu saja

2. Apabila negara dalam ancaman bahaya, kesadaran warga Negara terhadap


Negara adalah ….
A. Lebih baik menyerah sebelum jatuh korban yang banyak
B. Meminta PBB mengadakan perundingan demi menghindari banyaknya korban
C. Rela berkorban membela Negara sampai titik darah penghabisan
D. Mencari perlindungan dan bantuan kepada Negara-negara besar

3. Berdasarkan pasal 30 UUD 1945 usaha pembelaan Negara menjadi tanggung


jawab seluruh warga Negara, hal itu berarti …..
A. Warga Negara ikut serta dalam membela Negara
B. Hanya TNI dan pemerintah saja yang bertanggung jawab
C. Yang membela Negara adalah TNI dan organisasi pertahanan wilayah
D. Membela Negara adalah hak dan kewajiban setiap warga Negara Indonesia

4. Setiap warga Negara berkewajiban ikut serta dalam usaha pembelaan Negara. Hal
ini berarti bahwa setiap warga Negara ……
A. Harus masuk menjadi anggota TNI
B. Harus menjadi pejabat pemerintahan
C. Selalu siap sedia jika Negara memerlukannya
D. Harus mampu menggunakan senjata

5. Dalam membela Negara dan bangsa, kita perlu memperhatikan ancaman yang
datang …..
A. Dari dalam Negara kita sendiri
B. Dari luar negeri
C. Dari dalam masyarakat kita sendiri
D. Baik dari dalam maupun dari luar negeri

6. Sesuai dengan UUD 45, pembelaan Negara merupakan …..


A. Tugas pokok TNI dan pemerintah
B. Kewajiban bagi setiap aparat Negara
C. Ketentuan pemerintah yang diatur di dalam UUD 1945
D. Hak dan kewajiban bagi setiap warga Negara

7. Jika terjadi ancaman yang serius terhadap keselamatan Negara dan bangsa kita,
maka …..
A. Semua orang harus turut serta memikul tugas kemiliteran tanpa kecuali
B. Adalah tugas TNI saja untuk bertempur melawan musuh
C. Setiap warga Negara yang memenuhi syarat menurut undang-undang wajib
turut dalam mobilisasi umum
D. Setiap warga sipil harus bertugas di garis belakang
8. Setiap warga Negara berhak dan wajib turut serta dalam usaha pembelaan Negara.
Hal ini ditegaskan dalam perubahan kedua UUD 1945 …..
A. Pasal 27 ayat (1)
B. Pasal 28 ayat (1)
C. Pasal 27 ayat (3)
D. Pasal 28 ayat (3)

9. Contoh perbuatan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara, adalah …..
A. Kesediaan untuk dipilih menjadi TNI
B. Menjaga rahasia negara sesuai dengan tugasnya
C. Ikut mempertahankan negara apabila ada serangan musuh
D. Ikut membantu polisi untuk menegakkan hukum di Indonesia

10. Salah satu contoh partisipasi warga negara dalam pembelaan negaranya adalah …..
A. Setiap warga negara siap apabila ada perintah
B. Semua warga negara siap apabila di minta
C. Semua warga negara diwajibkan menjadi TNI
D. Setiap warga negara dapat menjadi anggota MILUK sesuai dengan ketentuan
JAWABAN TUGAS I
MODUL 1 s/d 4

A. MODUL 1
Formatif 1 Formatif 2 Formatif 3
1. B 1. A 1. A
2. B 2. C 2. C
3. D 3. D 3. B
4. B 4. A 4. C
5. D 5. D 5. C
6. B 6. C 6. D
7. D 7. D 7. B
8. A 8. D 8. C
9. D 9. D 9. A
10. B 10. A 10. B

B. MODUL 2
Formatif 1 Formatif 2 Formatif 3
1. B 1. A 1. C
2. B 2. C 2. B
3. D 3. D 3. A
4. B 4. A 4. C
5. D 5. D 5. B
6. B 6. C 6. A
7. D 7. D 7. A
8. A 8. D 8. A
9. D 9. D 9. A
10. B 10. A 10. C

C. MODUL 3
Formatif 1 Formatif 2 Formatif 3
1. D 1. C 1. C
2. D 2. D 2. C
3. B 3. B 3. C
4. B 4. C 4. B
5. C 5. D 5. C
6. D 6. A 6. C
7. D 7. A 7. D
8. D 8. D 8. D
9. A 9. A
10. A 10. D

D. MODUL 4
Formatif 1 Formatif 2 Formatif 3
1. C 1. C 1. C
2. C 2. D 2. C
3. D 3. A 3. D
4. C 4. D 4. C
5. A 5. D 5. D
6. C 6. B 6. D
7. D 7. D 7. C
8. A 8. D 8. C
9. D 9. C 9. C
10. C 10. A 10. B