Anda di halaman 1dari 11

PERATURAN DESA / KELURAHAN KLOTOK

NOMOR : TAHUN 2014


TENTANG
SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT

DESA/ KELURAHAN KLOTOK

TAHUN 2014
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK
KECAMATAN BALONGPANGGANG
DESA KLOTOK
GRESIK

PERATURAN DESA KLOTOK


NOMOR : TAHUN 2014

TENTANG
BUANG AIR BESAR DI JAMBAN SEHAT
TAHUN 2014

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA DESA KLOTOK

Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan penyelenggaraan desa atau


kelurahan sehat perlu dukungan kualitas lingkungan fisik,
sosial, perubahan perilaku masyarakat melalui peran aktif
masyarakat dan swasta serta pemerintah desa atau kelurahan
secara terarah, terkoordinasi, terpadu dan berkesinambungan
b. bahwa untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
secara optimal, diperlukan perubahan perilaku masyarakat
melalui pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat secara
terus menerus dan berkesinambungan;
c. serta mengoptimalkan kegiatan pemicuan dan gotong royong di
masyarakat dengan mewujudkan lingkungan desa / kelurahan
bersih, hijau dan rindang;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a ,b dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan
Desa atau Kelurahan Jatirembe Kecamatan Balongpanggang
Kabupaten Gresik tahun
Mengeingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah sebagaimana telah diubah untuk keduakalinya dengan
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;
2. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan
Peraturan Perundang-Undangan
4. Peraturan Presiden no.49 tahun 2001 tentang penataan lembaga
ketahananan masyarakat desa atau sebutan lain.
5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1994 tentang Koordinasi
Instansi Vertikal;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah,
Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah
Kabupaten / Kota;
7. Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri
Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan Nomor 1138/Menkes/PB
/VIII/2008 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/ Kota
Sehat;
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011
tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah;
9. Peraturan Menteri Kesehatan R.I. Nomor 3 Tahun 2014 tentang
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat;
10. Surat Edaran Menteri Kesehatan R.I. Nomor 132 Tahun 2013
Tentang Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat;
11. Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 6 Tahun 2007
tentang Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan
Kabupaten Gresik;
12. Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 2 Tahun 2008
tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gresik
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten
Gresik Nomor 21 Tahun 2011;
13. Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 2 Tahun 2012
tentang Pedoman Pembentukan Perundang-Undangan di
Daerah;
14. Peraturan Daerah Kabupatan Gresik Nomor 22 Tahun 2012
tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun
Anggaran 2013;
15. Peraturan Bupati Gresik Nomor 38 Tahun 2012 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun
Anggaran 2013;
Dengan Persetujuan Bersama

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA / KELURAHAN KLOTOK


Dan
KEPALA DESA / KELURAHAN KLOTOK

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN DESA ATAU KELURAHAN KLOTOK


TENTANG SANITASI TOTAL BERBASIS
MASYARAKAT ( STBM) SECARA MANDIRI

BAB 1
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Peraturan Desa / Kelurahan ini yang dimaksud dengan :


1. Desa / Kelurahan adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan
untuk mengatur dan mengurusi kepentingan masyarakatnya, yang diakui dalam
sistem Pemerintahan Pusat yang berada di Daerah Kabupaten.
2. Pemerintahan Desa / Kelurahan adalah kegiatan pemerintahan yang diselenggarakan
oleh Pemerintah Desa/Kelurahan dan Badan Perwakilan Desa.
3. Pemerintah Desa / Kelurahan adalah Kepala Desa / Keluarahan dan Perangkat Desa/
Kelurahan.
4. Kepala Desa/Kelurahan adalah Kepala Desa / Kelurahan sebagai Pimpinan
Pemerintahan Desa/Kelurahan
5. Perangkat Desa/Kelurahan adalah Pembantu Kepala Desa / Keluarahan yang terdiri
dari Kepala-kepala Urusan dan Ketua-ketua Dusun.
6. Badan Perwakilan Desa/Kelurahan yang selanjutnya disebut BPD adalah badan
perwakilan yang terdiri atas pemuka - pemuka masyarakat yang ada di Desa /
kelurahan yang berfungsi mengayomi adat istiadat, membuat Peraturan Desa,
menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan
terhadap penyelenggaraan Pemerintah Desa/ kelurahan .
7. Peraturan Desa / kelurahan adalah semua peraturan yang ditetapkan oleh Kepala
Desa / Kelurahan setelah mendapat persetujuan Badan Perwakilan Desa.
8. Anggaran Pendapatan dan belanja Desa / kelurahan yang selanjutnya disebut APB
Desa /kelurahan adalah rencana anggaran tahunan program umum pemerintahan dan
pembangunan Desa yang dijabarkan dan diterjemahkan dalam angka - angka rupiah,
yang terdiri atas bagian pendapatan dan bagian pengeluaran.
9. Sanitasi adalah segala upaya yang dilakukan untuk menjamin terwujudnya kondisi
yang memenuhi persyaratan kesehatan.
10. Pengertian Sanitasi Total adalah kondisi ketika suatu komunitas tidak buang air
besar (BAB) sembarangan, Mencuci tangan pakai sabun, Mengelola air minum dan
makanan yang aman, Mengelola sampah dengan benar, serta Mengelola limbah cair
rumah tangga dengan aman.
11. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut sebagai STBM adalah
pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan
masyarakat dengan metode pemicuan.
12. Komunitas merupakan kelompok masyarakat yang berinteraksi secara sosial
berdasarkan kesamaan kebutuhan dan nilai-nilai untuk meraih tujuan.
13. Natural Leader adalah masyarakat baik individu maupun kelompok masyarakat yang
memotori gerakan STBM di masyarakat tersebut.
14. Jamban sehat adalah fasilitas pembuangan tinja yang efektif untuk memutus mata
rantai penularan penyakit.
15. Open Defecation Free yang selanjutnya disebut sebagai ODF adalah kondisi ketika
setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.
16. Cud Tangan Pakai Sabun adalah perilaku cuci tangan dengan menggunakan sabun
dan air bersih yang mengalir.
17. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga yang selanjutnya disebut
sebagai PAMMRT adalah suatu proses pengolahan, penyimpanan dan pemanfaatan
air minum dan makanan yang aman dan sehat untuk keperluan sehari hari.
18. Pengolahan sampah rumah tangga adalah aktivitas manusia dalam mengelolah
sampah rumah tangga dengan prinsip 3 R ( Reuse , Reduse, Recycle) dan
pengkomposan.
19. Limbah cair rumah tangga adalah limbah yang berbentuk cair yang merupakan hasil
kegiatan rumah tangga.
BAB II
ASAS DAN TUJUAN
Pasal 2

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dilaksanakan berdasarkan asas :


a. Tanggung jawab bersama antara Pemerintah Desa dan dengan masyarakat;
b. Kemandirian;
c. Gotong - royong;
d. Kearifan lokal.
Pasal 3
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dilaksanakan bertujuan :
a. Mewujudkan kebiasaan masyarakat desa / kelurahan untuk melaksanakan dan
melakukan buang air besar di jamban sehat;
b. Mewujudkan kebiasaan masyarakat desa / kelurahan untuk melaksanakan dan
melakukan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah melakukan kegiatan;
c. Mewujudkan kebiasaan masyarakat desa / kelurahan untuk melaksanakan dan
melakukan pengelolaan air minum dan makanan di rumah tangga yang aman dan
sehat;
d. Mewujudkan kebiasaan masyarakat desa / kelurahan untuk melaksanakan dan
melakukan pengelolaan sampah rumah tangga dengan prinsip 3 R ( Reuse, Reduse,
Recycle ) dan pengkomposan sebagai salah satu cara untuk memperoleh tambahan
penghasilan masyarakat desa / kelurahan;
e. Mewujudkan kebiasaan masyarakat desa / kelurahan untuk melaksanakan dan
melakukan serta mengelola air limbah rumah tangga yang aman dan sehat;
f. Serta dengan mewujudkan dan menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, hijau
dan asri serta sehat di desa / kelurahan.

BAB III
RUANG LINGKUP
Pasal 4

1.Ruang lingkup dalam STBM terdiri dari 5 pilar yaitu :


a. STOP BABS (Stop Buang Air Besar Sembarangan)
b. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
c. PAM RT (Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga)
d. PS - RT (Pengelolaan sampah rumah tangga)
e. SPAL RT (Sarana Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga)
2. Serta menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, hijau dan asri serta sehat
BAB IV
HAK, KEWAJIBAN, DAN LARANGAN

Bagian kesatu
Hak
Pasal 5

1) Setiap orang berhak atas kondisi sanitasi total yang baik dan lingkungan yang
bersih, hijau dan asri, sehat serta aman sebagai bagian dari hak asasi manusia;
2) Setiap orang berhak untuk berperan dalam pengelolaan sanitasi total dan lingkungan
yang bersih, hijau dan asri serta sehat. sesuai dengan peraturan perundangan yang
berlaku;
3) Setiap orang berhak melakukan pengaduan akibat kondisi sanitasi total yang buruk
dan merusak dan atau mengganggu kenyamanan lingkungan

Bagian Kedua
Kewajiban
Pasal 6

1) Setiap orang berkewajiban memelihara kondisi sanitasi total yang aman dan sehat
buat lingkungan serta lingkungan yang bersih, hijau dan asri dan sehat
2) Setiap orang berkewajiban melakukan kegiatan gotong royong untuk menciptakan
kondisi sanitasi total yang aman dan sehat serta lingkungan yang bersih, hijau dan
asri serta sehat
3) Pemerintah Desa dan masyarakat berkewajiban menjaga sanitasi total secara
mandiri dan lingkungan yang bersih, hijau dan asri serta sehat sesuai kerifan lokal
secara terns menerus dan berkesinambungan

Bagian Ketiga
Larangan
Pasal 7

Setiap orang dilarang:

a. Melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan sanitasi


total di wilayah desa antara lain :
1. Buang air besar di sembarang tempat
2. Membuang sampah di sembarang tempat
3. Saluran pembuangan air limbah rumah tangga tergenang
b. Melakukan perbuatan yang mengakibatkan lingkungan menjadi tidak bersih, tidak
hijau dan tidak asri, serta tidak sehat.
BABV
SANKSI
Pasal 8

1) Setiap orang yang melanggar pasal7ayat (a) di kenakan sanksi moral dengan
melakukan kegiatan membersihkan dan mengempel masjid atau musholla atau balai
desa
2) Setiap orang yang yang melanggar pasal7ayat (b)di kenakan sanksi moral dengan
menanam 3 pohon (jenis pohon di tentukan setelah musyawarah dan mufakat oleh
warga)
3) Jika sanksi pada ayat (1 dan 2) tidak di jalankan maka yang bersangkutan di
kenakan denda sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh lima ribu rupiah) dan di angsur 5 x
dalam dua bulan.

( Sanksi di sesuaikan dengan kearifalan lokal desa / kelurahan setempat)


BAB VI
Pasal 9
KETENTUAN PENUTUP

Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku surut sejak
tanggal 10 Bulan September Tahun 2014. Agar setiap orang mengetahuinya,
Pemerintah Desa/kelurahan wajib menyebarluaskan kepada masyarakat.

Ditetapkan di : Gresik
Pada Tanggal :

KEPALA DESA/KELURAHAN
KLOTOK

SUHERI, SP
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK
KECAMATAN BALONGPANGGANG
DESA KLOTOK
GRESIK

BERITA ACARA VERIFIKASI

Pada hari Senin tanggal dua puluh bulan oktober tahun dua ribu empat
belas kami selaku Tim Veifikator telah melakukan verifikasi kegiatan Sanitasi
Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa / Kelurahan Klotok dengan jumlah
total KK …… dengan hasil sebagai berikut :

I. Kepala Keluarga yang akses Jamban Sehat ( ODF )


1. Jamban Sehat : KK
2. Jamban Sehat Semi Permanen : KK
3. Sharing : KK

II. Kepala Keluarga yang akses Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS )
1. Jumlah sarana CTPS : CPTS
2. KK yang akses CTPS : KK

III. Kepala keluarga yang akses dengan pengelollan air minum dan makanan
rumah tangga ( PAMM-RT) yang aman dan sehat
1. Air minum selalu dimasak : KK
2. Ada tempat penyimpanan air masak : KK
3. Makanan diolah dengan benar dan sehat : KK
4. Makanan masak terlindungai dengan baik dan aman : KK

IV. Kepala Keluarga yang akses dengan pengelolaan sampah rumah tangga
(ps-rt) yang aman dan sehat
1. Di rumah ada tempat sampah organic dan organik : - KK
2. Pengolahan sampah dengan prinsip 3 R ( Reuse, Refuse, Recyle) : - KK
3. Sudah ada organisasi bank sampah : ya ( Nama……………………….)
Tidak
V. Kepala Keluarga yang akses dengan pengelolaan air limbah rumah tangga
(SPAL RT) yang aman dan sehat
1. SPAL RT dikelolah dengan aman dan sehat disaluran terbuka : KK
2. SPAL RT dikelolah dengan aman dan sehat disaluran tertutup : KK
3. SPAL RT menggunakan IPAL KOMUNAL

Dari hasil verifikasi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa desa /


kelurahan Klotok kecamatan Balongpanggang telah melaksanakan
kegiatan Sanitasi Total Berbasis (STBM) mandiri dengan kategori :
1. Desa / Kelurahan ODF Mandiri
2. Desa / Kelurahan CTPS Mandiri
3. Desa / Kelurahan PAMM-RT Mandiri
4. Desa / Kelurahan PS-RT Mandiri
5. Desa / Kelurahan SPAL-RT Mandiri
( Kategori disesuaikan kondisi desa / kelurahan yang bersangkutan )

Demikian berita acara verifikasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya

Gresik,
Mengetahui/menyetujui
Verikator Kepala Desa / Kelurahan
Ketua Tim KLOTOK

SUHERI,SP
------------------------

Verikator Verikator Verikator Verikator


Anggota Anggota Anggota Anggota

WARINI ------------------ ---------------- ---------------------------