Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM IPA 3

AKTIVITAS 8.2 MEMBUAT MODEL ATOM BOHR

Disusun Oleh:

Nama : Jefri Ronggo Waskito (A1M019039)


Hari/Tanggal : November 2021
Dosen Pengampu : Syaiful Rochman, M.Pd
Asisten Dosen : 1. Anggun Nurani (A1M018034)
2. Bella Mustika Wijayanti (A1M018039)
3. Noni Noviana (A1M018040)
4. Rita Sartika (A1M018043)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2021
A. HASIL PERCOBAAN.

B. PEMBAHASAN

Model atom bohr pertama kali ditemukan oleh seseorang yang bernama Niels Bohr
lahir pada tanggal 7 Oktober 1885 di Copenhagen. Ia berasal dari keluarga Denmark yang
terpandang. Ayahnya Christian Bohr adalah guru besar fisiologi di Universitas
Copenhagen, dan hampir memenangkan Hadiah Nobel untuk karyanya mengenai sifat
atau reaksi kimia sistem pernapasan. Meski demikian, pengaruhnya yang paling besar
pada masyarakat Denmark adalah kecintaannya pada negara Inggris dan semua hal yang
berbau Inggris. Christian Bohr adalah penggemar sepak bola fanatik, yang gigih
memperkenalkan olah raga populer ini di Denmark. Sedangkan Ibu Niels Bohr, Ellen,
adalah keturunan Yahudi, yang keluarganya sangat terkenal dalam lingkaran politik dan
perbankan.

Teori Bohr memperkenalkan atom sebagai sejenis miniatur planit mengitari


matahari, dengan elektron-elektron mengelilingi orbitnya sekitar bagian pokok, tetapi
dengan perbedaan yang sangat penting: bilamana hukum-hukum fisika klasik mengatakan
tentang perputaran orbit dalam segala ukuran, Bohr membuktikan bahwa elektron-
elektron dalam sebuah atom hanya dapat berputar dalam orbitnya dalam ukuran spesifik
tertentu. Atau dalam kalimat rumusan lain: elektron-elektron yang mengitari bagian pokok
berada pada tingkat energi (kulit) tertentu tanpa menyerap atau memancarkan energi.
Elektron dapat berpindah dari lapisan dalam ke lapisan luar jika menyerap energi.
Sebaliknya, elektron akan berpindah dari lapisan luar ke lapisan lebih dalam dengan
memancarkan energi.

Pada tahun 1913, Niels Bohr mengemukakan argumennya bahwa elektron


melakukan usaha mengelilingi inti atom pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit
atom. Model atom Bohr merupakan penyempurnaan dari model atom Rutherfod. Menurut
bohr Elektron melakukan usaha mengelilingi inti pada tingkat - tingkat energi tertentu
Dalam orbital tertentu, energi elektron yaitu tetap. Elektron hendak menyerap energi jika
berpindah ke orbit yang semakin luar dan hendak memerdekakan energi jika berpindah ke
orbit yang semakin dalam.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan teori atom bohr.

Keunggulan Model Atom Bohr Kelemahan Model Atom Bohr


1. Atom terdiri dari beberapa kulit untuk 1. Tidak dapat menjelaskan efek Zeeman
tempat berpindahnya elektron. dan efek Strack.
2. Tidak dapat menerangkan kejadian-
kejadian dalam ikatan kimia dengan benar,
pengaruh ajang magnet terhadap atom-
atom, dan spektrum atom yang berelektron
semakin banyak.