Anda di halaman 1dari 2

RANGKUMAN KULIAH 1 (ARSITEKTUR KOTA)

NAMA : UZY SANDI


NPM : 41155030170020
KELAS : AR-B
MATA KULIAH : ARSITEKTUR KOTA
DOSEN : Ir. SRI RATNA IRAWATI, MT

- KOTA ADALAH?
Kota adalah suatu ungkapan kehidupan manusia yang mungkin paling kompleks.
Kota tidak memiliki makna yang berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari kehidupan didalamnya.

- DEFINISI KOTA
Jawabannya akan tergantung pada sudut pandang seseorang berdasarkan bidang ilmunya.
Seorang Insinyur berfokus pada system prasarana kota dan pembangunannya serta struktur anatomi kota
dan perencanaannya.
Seorang Arsitek memiliki kesamaan sudut pandang dengan insinyur, namun menekankan aspek – aspek kota
secara fisik dengan memperhatikan hubungan antara ruang dan massa perkotaan serta bentuk dan polanya.

- BUILDING & ARTEFACT


Dalam Arsitektur Kota dipakai 2 pendekatan dasar (Ali Madanipour) :
Sebagai Kumpulan berbagai bangunan dan artefak (A Collection of Buildings and Artefacts).
Sebagai tempat untuk berhubungan social (A Site for Social Relationship).

- PRODUK PROSES
Pendekatan dasar terhadap Arsitektur Kota yang berfokus pada produk pembuatannya, adapula yang
berfokus pada kegiatan/aktifitas yang berlangsung didalamnya sebagai proses.

- REKAMAN TENTANG KOTA


Pusat Keramaian, Pusat Pemerintahan, Pusat Kehidupan, Pusat Kebisingan, Perekonomian, Pusat Informasi, Pusat
Kriminal, Pusat Lapangan Kerja, Pusat Kekumuhan, Pusat Pendidikan, Pusat Keberadaan bangunan gedung, Pusat Hiburan.

- PEMAHAMAN ARSITEKTUR KOTA


Mempunyai identitas Kota, Contoh caturmuka di DPS – Vokal Point, CBD (Central Bussiness Development).
Proses terbentuknya perwujudan Arsitektur Kota, bagaimana hubungan antar aktifitas yang terjadi di dalam kota tersebut.

- HAKIKAT KOTA
Beberapa pandangan tentang Hakikat Kota menurut ahli di bidang perencanaan dan perancangan perkotaan :
-Pandangan menurut Dickinson
Kota merupakan suatu permukiman yang rumahnya rapat, dan penduduknya bernafkah bukang dari pertanian.

-Pandangan menurut Christaller


Kota merupakan pusat pelayanan/penyediaan jasa – jasa bagi daerah lingkungannya.

- HUBUNGAN ARSITEKTUR DAN PERKOTAAN


Arsitektur adalah ilmu yang menyangkut bentuk fisik ruang buatan sebagai tempat bagi manusia yang
berhubungan dengan kebutuhan hidupnya baik individu maupun komunal.Bentuk ruang fisik buatan tersebut dapat
berupa bangunan individu maupun lingkungan. Keberadaan ruang buatan kehidupan manusia itu mencapai skala yang
luas dalam alam atau budi daya alam yang menjamin kelangsungan kehidupan manusia. Oleh karena itu, ilmu Arsitektur
merupakan bagian dari ilmu tempat bermukim manusia (Human Settlement) di dalam arti luas
RANGKUMAN KULIAH 2 (PENATAAN RUANG KOTA)

DEFINISI
: Proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan
Penataan Ruang ruang.
Kawasan Perkotaan : Kawasan yang memiliki kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan
sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan
kegiatan ekonomi.
LATAR BELAKANG
Penataan ruang didasarkan pada pemahaman potensi dan keterbatasan sumber daya baik manusia, alam, maupun
modal.
Serta tuntutan kebutuhan hidup saat ini dan keberlangsungan hidup generasi yang akan datang.
TUJUAN
Terselenggaranya pemanfaatan ruang berwawasan lingkungan yang berlandaskan Wawasan Nusantara dan
Ketahanan
Nasional.
LINGKUP
Perencanaan : Prosedur penyusunan dan penetapan
Pemanfaatan : Program dan Pembiayaan
Pengendalian : Pengawasan dan penertiban

PERENCANAAN RUANG KOTA


Meliputi :
Perencanaan Struktur Makro Kotamemfasilitasi keterkaitan kota-kota, kota-desa, dsb. berupa infrastruktur
makro Perencanaan Struktur Mikro Kotameliputi infrastruktur pelayanan lokal
Perencanaan Penggunaan Lahan
Pengamanan Kawasan-kawasan berfungsi lindung

PERENCANAAN GUNA LAHAN


Perencanaan guna lahan (Hok, 1989), Suatu proses melindungi dan meningkatkan kehidupan, produksi dan mencipta
ulang lingkungan dalam suatu kota melalui penggunaan dan pengembangan lahan yang sesuai.

UNSUR – UNSUR KEPENTINGAN PUBLIK DALAM PERENCANAAN


HEALTH & SAFETY CONVENIENCE EFFICIENCY EQUITY THE ENVIRONMENT & ENERGY VISUAL AMENITY

STAKEHOLDERS
Pemerintah sebagai inisiator karena kekuasaan legal dan sumber daya yang tersedia sangat
besar. Publik: masyarakat, swasta.
Perencana.
PEMANFAATAN RUANG KOTA
Untuk menampung kegiatan warga kota dalam rangka: pemenuhan kebutuhan & mendukung fungsi
kota. Untuk pengamanan kawasan-kawasan lindung dalam kota & kelestarian lingkungan.

PENGENDALIAN RUANG KOTA


Pengendalian.
Perangkat Pengendalian.
Perangkat yang berkaitan langsung dengan pengaturan elemen guna lahan.
Perangkat insentif dan disinsentif pemilikan/pengadaan lahan langsung.

PENGENDALIAN LAHAN 1
Izin Penunjukan dan Penggunaan
lahan. Perizinan Lokasi.
Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Sertifikat Tanah
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Pajak Biaya Kemacetan
Pajak Khusus (Betterment Tax/ Valorization Charge)
Biaya Dampak Pembangunan (Development Impact Fees) dan Development Charge