Anda di halaman 1dari 16

CRITICAL BOOK REPORT

PENDIDIKAN IPS KELAS TINGGI


Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Pendidikan IPS Kelas Tinggi

Dosen pengampu :
Husna Parluhutan tambunan s, Pd. M.Pd
Oleh :
Novita Yolanda panjaitan
Nim :
1193111039 (E Reguler)

PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat-Nya tugas Critical Book Report dapat terselesaikan tepat waktu. Hasil
kritikan buku ini ditulis guna memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan IPS Kelas
Tinggi. Semoga dengan terselesaikannya hasil kritikan buku ini dapat menjadi
manfaat bagi pembaca sekalian.

Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah


membantu penulis dalam penulisan hasil kritikan ini, khususnya kepada Ibu
Risma Sitohang, selaku dosen pengampu mata kuliah Pendidikan IPS Kelas
Tinggi.

Penulis menyadari bahwa hasil kritikan buku ini jauh dari kata sempurna,
maka kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan guna
penyempurnaan hasil kritikan ini. Akhir kata saya ucapkan terimakasih.

Medan, 21 November 2021

Penulis

i
DAFTAR ISI

BAB I : PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah ……………………………………………………1

1.2 Tujuan …………………………………………………………………….. 1

1.3 Manfaat …………………………………………………………………… 1

BAB II : PEMBAHASAN

2.1 Identitas Buku ……………………………………………………………. 2

2.2 Ringkasan Buku ………………………………………………………….. 3

BAB III : REVIEW

3.1 Review…………………………………………………………………….. 11

BAB IV : PENUTUP

4.1 Kesimpulan ………………………………………………………………. 12

4.2 Saran ……………………………………………………………………….12

Daftar Pustaka

ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Critical book adalah hasil kritik/bandingan tentang suatu topik materi
yang pada umumnya di perkuliahan terhadap buku yang berbeda. Setiap buku
yang di buat oleh penulis tertentu pastilah mempunyai kekurangan dan
kelebihan masing – masing. Kelayakan suatu buku dapat kita ketahui kika kita
melakukan resensi terhadap buku itu dengan perbandingan terhadap buku lain.
Suatu buku dengan kelebihan yang lebih dominan dibandingkan dengan
kekurangannya artinya buku ini sudah layak untuk dipakai dan dijadikan
sumber referensi bagi khalayak ramai.

1.2. Tujuan
a. Mengulas isi sebuah buku
b. Mencari dan mengetahui informasi yang ada dalam buku
c. Membandingkan isi buku

1.3. Manfaat
a. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan IPS Kelas Tinggi
b. Untuk menambah pengetahuan tentang Pendidikan IPS Kelas Tinggi

1
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Identitas Buku
BUKU 1
1. Judul : Horizon Pengetahuan Sosial untuk Kelas 6 SD (6B)
2. Pengarang : Drs. Sudjatmoko Adisukarjo, dkk.
3. Penerbit : Yudhistira
4. Kota terbit : Jakarta
5. Tahun terbut : 2005

BUKU 2
1. Judul : Belajar Pengetahuan Sosial untuk Kelas 6 SD (6B)
2. Pengarang : Drs. Nana Bermana, dkk
3. Penerbit : PT Sarana Pancakarya Nusa
4. Kota terbit : Bandung
5. Tahun terbut : 2004

2
2.2. Ringkasan Buku
KOPERASI
A. Pentingnya Koperasi dalam Melayani Ekonomi Rakyat
1. Tujuan dan Manfaat Koperasi
Koperasi mrupakan soko guru perekonomian rakyat indonesia. Oleh
karena itu, pemerintah menangani bidang koperasi di bawah tanggung jawab
Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah).
Tujuan pokok koperasi adalah untuk meningkatkan taraf hidup dan
kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Hal
tersebut sesuai dengan Bab 2 Pasal 3 UURI No. 25/1992 yang berbunyi,
“koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan
masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian
nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur
berlandaskan Pancasila dan UUD 1945”
Sesuai dengan peranannya, koperasi diharapkan mampu memberikan
manfaat kepada anggota dan masyarakat. Diantaranya manfaat koperasi adalah
sebagai berikut:
a. Mempermudah anggota dan masyarakat memperoleh kebutuhan.
b. Dapat mengembangkan kegiatan usaha masyarakat.
c. Menghindarkan anggota koperasi dan praktik lintah darat atau rentenir.
d. Mengurangi tingkat pengengguran.
e. Dapat berperan meningkatkan pendidikan rakyat, terutama pendidikan
perkopersian dan dunia usaha.
f. Membangun tatanan perekonomian nasional.
2. Usaha Bersama Melalui Koperasi
Koperasi merupakan bentuk usaha bersama yang disusun atas asas
kekeluargaan. Dasar ini sesuai dengan makna UUD 1945 Bab XIV tentang
Perekonomia Nasional dan Kesejahteraan Sosial Pasal 33 Ayat 1 yang
berbunyi, “ Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas
asas kekeluargaan”.
Koperasi sebagai usaha bersama harus mencerminkan ketentuan-
ketentuan sebagaimana dalam kehidupan keluarga. Dalam suatu keluarga,
segala sesuatu yang dikerjakan secara bersama-sama ditujukan untuk
kepentingan bersama seluruh angora keluarga yang biasanya disebut gotong
royong.
3. Membandingkan Koperasi dangan Jenis Usaha yang Lain.
Berdasarkan badan hukumnya, perusahaan dapat diklasifikasikan
menjadi tiga jenis, yaitu koperasi, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan
BUMS (Badan Usaha Milik Swasta). Ketiga badan usaha ini memiliki
perbedaan mencolok yang tertera pada tabel perbandingan antara ketiga badan
usaha tersebut.

3
Jenis
Perbandin Koperasi BUMN BUMS
gan
Tujuan Menyejahterak Melindungi Mencari laba
an anggota. keselamatan dan sebesar-
kesejahteraan besarnya.
masyarakat.
Modal Anggota Sebagian/seluruh Seseorang/
nya dari negara sekelompok
orang
Jenis Koperasi PT PLN, Perusahaan
sekolah, PT Telkom, Perorangan,
Koperasi Unit PT Garuda Firma,
Desa (KUD), Indonesia Perseroan
Koperasi Terbatas (PT)
Pegawai
Negeri
(Korpri)
Keuntung Dibagi setiap Membantu tugas Dibagi
an tahun berdasar pemerintah untuk berdasarkan
besarnya jasa menyejahterakan modal yang
anggota masyarakat. disetor.
kepada
koperasi.

4. Jenis-Jenis Koperasi
a. Koperasi menurut jumlah lapangan usahanya
- Koperasi yang mempunyai satu bidang usaha (single purpose) misalnya
koperasi kredit, koperasi simpan pinjam dan koperasi konsumsi.
- Koperasi yang mempunyai beberapa macam bidang usaha (Multi
Purposes) misalnya koperasi unit desa dan koperasi serba usaha.
b. Koperasi menurut lapangan usahanya
- Koperasi konsumsi
- Koperasi kredit/simpan pinjam
- Koperasi produksi
c. Koperasi menurut tingkatannya
- Koperasi primer
- Pusat koperasi
- Gabungan koperasi
- Induk koperasi
d. Koperasi menurut lingkungannya
- Koperasi fungsional

4
- Koperasi unit desa
- Koperasi sekolah
5. Kegiatan Salah Satu Koperasi di Lingkungan Sekitar.
Hampir setiap sekolah mempunyai koperasi. Nama koperasi sekolah tersebut
bermacam-macam, tergantung pihak sekolah. Koperasi sekolah dibentuk oatas
persetujuan dalam rapat yang dihadiri kepala sekolah, para guru, serta
perwakilan siswa dan orang tua siswa. Dan keanggotaan koperasi sekolah
terdiri dari siswa-siswa SD, SMP,SMU, atau sekolah/pendidikan yang setaraf.
B. Barang atau Jasa yang Diekspor dan Diimpor
1. Jenis Barang atau Jasa yang Diekspor dan Diimpor Indonesia.
Barang yang diekspor ke luar negeri meliputi 2 jenis, yaitu migas (minyak dan
gas) dan non-migas (jenis barang selain minyak dan gas), seperti hasil
pertanian, pertambangan (selain migas), dan perindustrian.
Selain mengekspor jenis barang, Indonesia juga mengekspor jasa berupa
tenaga kerja. Tenaga kerja Indonesia yang dikirim keluar negeri meliputi,
pembantu rumah tangga, sopir (pengemudi), perawat, karyawan perkebunan,
karyawan restoran, dan karyawan bangunan.
Selain mengekspor barang dan jasa, Indonesia juga mengimpor barang dan
jasa dari luar negeri. Jenis barang yang diimpor meliputi beras, gula, pupuk,
semen, minyak bumi, pipa besi, baja, kendaraan bermotor, dan mesin
keperluan industri. Dan dalam bidang jasa yang dikirim pihak Negara lain ke
Indonesia adalah tenaga ahli.
2. Bentuk Kegiatan Pertukaran Barang dan Jasa antara Indonesia dan Luar
Negeri.
a. Indonesia dengan Jepang
b. Indonesia dengan Singapura
c. Indonesia dengan Thailand
d. Indonesia dengan Malaysia
3. Manfaat Adanya Pertukaran Barang dan Jasa.
Pertukaran barang dan jasa antara Negara-negara di dunia mempunyai
beberapa manfaat, diantaranya sebagai berikut:
a. Sebagai sarana promosi hasil produksi.
b. Dapat memenuhi kebutuhan suatu Negara.
c. Memperluas hubungan dengan Negara lain.
d. Mempercepat pertumbuhan ekonomi.
e. Memperluas kesempatan kerja.
f. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
g. Meningkatkan perolehan devisa Negara.

5
GEJALA ALAM DAN KEADAAN SOSIAL INDONESIA DAN NEGARA
TETANGGA.
A. Membandingkan Gejala Alam Negara Indonesia dengan Negara-Negara
Tetangga
1. Letak dan Nama Negara-Negara Tetangga Indonesia.
Indonesia mempunyai beberapa Negara tetangga yang berada disekitarnya.
Negara-negara tetangga itu dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu:
a) Negara-negara ASEAN (Negara-negara yang terletak di kawasan Asia
Tenggara) yang terdiri atas:
(1) Indonesia (7) Birma (Myanmar)
(2) Malaysia (8) Laos
(3) Singapura (9) Vietnam
(4) Filipina (10) Kamboja
(5) Thailand (11) Timor Leste
(6) Brunei Darussalam
b) Negara Australia sekaligus benua yang terletak di sebelah selatan Indonesia.
c) Negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara namun belum menjadi
angggota ASEAN, yakni Timor-Leste.
2. Membandingkan Ciri-Ciri Gejala Alam Indonesia dengan Negara-Negara
Tetangga.
(1) Indonesia, merupakan Negara kepulauan. Menurut data terakhir (2004),
jumlah pulau sebanyak 18.110. Dilihat dari letak astronomis yang
membentang dari 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT, Indonesia mempunyai 2
keuntungan yaitu :
- memiliki tiga wilayah waktu yaitu WIB,WITA, dan WIT.
- Wilayah Indonesia dilalui garis khatulistiwa.
Pengaruh dari segi geologis wilayah Indonesia yang membentang dari Dangkalan
Sunda di bagian barat sampai ke Dangkalan Sahul di bagian timur, Indonesia
mempunyai beragam jenis flora (tumbuhan) dan fauna (binatang).
(2) Malaysia, merupakan Negara yang secara geografis mempunyai dua wilayah,
wilayah barat dan wilayah timur. Kedua wilayah di Malaysia dihubungkan
oleh Laut Cina Selatan. Malaysia mempunyai iklim tropis dan curah hujan
yang tinggi sehingga banyak hutan menghijau sepanjang tahun.

6
(3) Singapura, merupakan Negara yang mempuyai tiga musim, yakni musim
kemarau (April-September), musim pancaroba (November-April), dan musim
penghujan (Sepetember-November). Singapura beriklim lembab dan hangat.
Suhu rata-rata sekitar 25°C.
(4) Filipina, merupakan Negara kepulauan. Wilayahnya terbagi menjadi empat
pulau yakni pulau Luzon, Kepulauan Mindanau, Kepulauan Visayan, dan
Kepulauan Palawan serta Sulu. Filipina beriklim tropis dan curah hujannya
cukup tinggi seperti di Indonesia.
(5) Thailand, merupakan Negara beriklim tropis dan memilki suhu yang selalu
diatas 25°C. Oleh karena itu, hampir di seluruh wilayah mempunyai curah
hujan cukup tinggi.
(6) Brunei Darussalam, memiliki wilayah yang beriklim tropis dan suhu rata-rata
berkisar antara 24°C-30°C. Tingkat curah hujan tahunan berkisar antara 2.540
mm per tahun.
(7) Vietnam, memilki iklim tropis. Angin musim sepanjang tahun melintasi
Negara ini sehingga musim penghujan dengan curah hujan di atas 1.500 mm
per tahun. Secara umum Vietnam bersuhu antara 17°C sampai dengan 28°C.
Akibatnya, jenis vegetasi di Vietnam berupa hutan tropis. Di daerah pantai
banyak ditanami hutan bakau.
(8) Laos, merupakan satu-satunya Negara Asia Tenggara yang tidak mempunyai
batas laut. Laos mempunyai dua musim, musim penghujan dan kemarau.
(9) Myanmar, beriklim tropis yang dipengaruhi adanya angin musim. Di
Myanmar terdapat tiga musim, yaitu musim hujan yang basah dan kering,
musim sejuk atau dingin, dan musim kering yang panas.
(10) Kamboja, beriklim tropus yang disebabkan pengaruh angin musim.
Memilki dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghunjan dan suhu
berkisar antara 21°C sampai 35°C. Wilayah Kamboja berupa dataran rendah
dan pegunungan.
(11) Papua Nugini, beriklim tropis dengan curah hujan cukup tinggi. Sebagian
besar wilayahnya dikelilingi laut. Angin muson mempengaruhi terjadinya
iklim tropis.
(12) Australia, mempunyai iklim tropis yang berada di daerah Australia begian
utara. Daerah ini mengalami dua musim, yakni musim kemarau dan
penghujan. Iklim sedang berada di wilayah bagian selatan sehingga memiliki
empat musim yakni musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim
semi.
(13) Timor Leste, beriklim tropis tetapi curah hujan tidak cukup tinggi.
Akibatnya banyak terdapat padang rumput.
B. Mendeskripsikan Gejala Sosial Indonesia dan Negara-Negara Tetangga

7
Keadaan sosial yang ada di Indonesia dan Negara tetangga
mempunyai bebrapa persamaan dan perbedaan. Persamaannya misalnya dalam
masalah kemiskinan, pengangguran, kelaparan, kejahatan, dan kerusuhan.
Perbedaannya adalah kemajemukan bangsa, ideology Negara, serta perbedaan
pada tingkat kemajuan pembangunannya.
Contoh sikap waspada terhadap gejala sosial di Indonesia di
antaranya adalah sebagai berikut:
a. Meningkatkan sistem keamanan lingkungan.
b. Saling menjaga pergaulan di masyarakat.
c. Bersikap peduli kepada lingkungan.
d. Pemerataan pembangunan.
e. Keharmonisan masyarakat.

KENAMPAKAN ALAM DUNIA


A. Ciri-Ciri Utama Kenampakan Alam Dunia
1. Samudra
Samudra adalah lautan yang sangat luas dan memiliki kedalaman rata-rata 3.800
meter. Samudra yang terdapat dibumi yaitu Samudra Pasifik, Atlantik, Hindia dan
Arktik.
2. Benua
Wilayah daratan yang sangat luas disebut benua. Di bmi terdapat bebrapa benua
yaitu Benua Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan Australia. Benua yang selalu
ditutupi oleh slju terletak di kutub selatan bumi yaitu Benua Antartika.
B. Benua Asia
Benua Asia adalah benua yang terluas di dunia, yaitu sekitar 44.000.000 km2.
Benua Asia terletak di antara garis 80° LU-11°LS dan 25°BT-170°BT. Secara
geografis, Benua Asia terdiri atas Asia Barat, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia
Timur, dan Asia Tengah.
C. Benua Afrika
Benua Afrika mempunyai luas sekitar 30.313.000 km2. Benua Afrika terletak di
antara garis 40° LU-38°LS dan 17°BB-52°BT. Secara geografis, Benua Asia
terdiri atas Afrika Utara, Afrika Timur, Afrika Selatan, Afrika Barat dan Asia
Tengah.
D. Benua Amerika

8
Benua Amerika mempunyai luas sekitar 42.188.568 km2. Benua Afrika terletak di
antara garis 83° LU-55°LS dan 10°BB-17°BB. Secara geografis, Benua Asia
terdiri atas Afrika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
E. Benua Eropa
Benua Amerika merupakan kelanjutan dari Benua Asia yang dipisahkan oleh
Pegunungan Ural. Luas Benua Eropa sekitar 42.188.568 km2. Benua Eropa
terletak di antara garis 36° LU-71°LU dan 9°66-17°BT. Secara geografis, Benua
Asia terdiri atas Eropa Barat, Eropa Utara, Eropa Timur, dan Eropa Selatan.
F. Benua Australia
Benua Autralia adalah benua terkecil yang terletak di belahan bumi bagian
selatan. Luas Benua Australia sekitar 7.683.300 km2. Benua Australia terletak di
antara garis 10° LS-43°LS dan 113°BT-156°BT. Secara geografis, Benua Asia
terdiri atas Eropa Barat, Eropa Utara, Eropa Timur, dan Eropa Selatan.
Setiap Negara di beberapa benua mempunyai ciri utama kenampakan alam dan
buatan. Serta mengalami perkembangan di bidang ekonomi, politik, sosial,
budaya, pertahanan, dan keamanan. Kenampakan alam Indonesia dan negara-
negara tetangga antara lain samudra, gunung, sungai, dan danua. Sedangkan
kenampakan buatannya antara lain Candi Borobudur, Pagoda, Angkor Wat, dan
Angkor Thom.

HAK ASASI MANUSIA


A. Hak Asasi Manusia
1. Hak Asasi Manusia di Indonesia
Hak asasi manusia meruapakan hak dasar atau kewenangan yang melekat pada
diri pribadi manusia sejak lahir sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.
Macam-macam hak asasi manusia adalah sebagai berikut:
 Hak asasi pribadi.
 Hak asasi mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum.
 Hak asasi ekonomi.
 Hak asasi politik.
 Hak asasi sosial budaya.
B. Pelaksanaan Hak Asasi Manusia
1. Jalur Pendidikan

9
Terdiri atas pendidikan formal (sekolah), informal (keluarga), dan nonformal
(masyarakat).
2. Jalur Pendidikan Formal
Jenjang pendidikan formal di Indonesia dimulai sejak SD sampai perguruan
tinggi. Jenjang pendidikan formal yaitu:
 Pendidikan dasar, merupakan jenjang pendidikan yang melandasi
pendidikan menengah (SD/MI dan SMP/MTS).
 Pendidikan menengah, merupakan lanjutan pendidikan dasar, yang terdiri
atas sekolah umum dan sekolah kejuruan (SMA/MAN dan SMK/MAK)
 Pendidikan tinggi, merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan
menegah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, megister,
spesialis, dan doctor.

10
BAB III
REVIEW
3.1. Review
ASPEK KELEBIHAN KELEMAHAN
SAMPUL a. Sampul buku menarik a. Sampul sudah terlihat
b. Bahan kertas yang dipakai kusam.
untuk sampul sangat tebal
sehingga tidak mudah
rusak.

ISI BUKU a. Menggunakan prinsip-


prinsip pokok.
b. Materi sesuai dengan
kurikulum
c. Mengawali materi dengan
sebuah prolog
d. Isi materi pembelajaran di
ulas secara lengkap
e. Terdapat ringkasan di akhir
bab

BAHASA a. Bahasa yang digunakan


sudah cukup spesifik
sehingga pembaca dapat
memahami materi di setiap
sub-babnya.

KUALITA a. Buku sudah bagus karena a. Tidak terdapat peta


S BUKU sesuai dengan kurikulum konsep
(SK & KD) b. Tidak terdapat Glosarium

11
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Setelah menganalisis buku Horizon Pengetahuan Sosial untuk Kelas 6
SD (6B) Penerbit Yudhistira dan membandingkannya dengan buku Belajar
Pengetahuan Sosial untuk Kelas 6 SD (6B) , dapat disimpulkan bahwa :
1. Buku Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 6 SD Penerbit Yudhistira dan buku
Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas SD/MI Kelas VI Bumi Aksara sudah
sesuai dengan SK dan KD Kurikulum 2004.
2. Buku ini bisa dikatakan layak (pada era kurikulum 2004) untuk
dipergunakan oleh peserta didik dan guru sebagai penunjang dalam
kegiatan pembelajaran IPS di SD karena telah memenuhi aspek
kelayakan buku pelajaran yang ditetapkan oleh keputusan menteri.
3. Keunggulan pada buku utama (1) juga terdapat pada buku pembanding
(2), namun penyajiannya saja yang berbeda. Seperti kolom Bentang
Wawasan pada buku (1) dan kolom Kini Aku Tahu Pada buku (2).
Sehingga kedua buku ini sudah bisa dikatakan sebagai buku teks
pelajaran yang berkualitas karena memilki banyak keunggulan-
keunggulan meskipun ada kekurangannya.

4.2. Saran
Guru dan sekolah harus mengetahui standar atau kriteria-kriteria buku
yang layak dan berkualitas untuk memilah buku yang akan digunakan sebagai
penunjang dalam kegiatan belajar mengajar disekolah. Guru juga harus cermat
memilih buku teks yang baik manakah yang layak digunakan oleh siswa. Dan
guru harus pandai dalam mengelola materi yang ada pada buku teks pelajaran
sehingga dapat menutupi kekurangan buku teks pelajaran yang digunakan.

12
DAFTAR PUSTAKA

Drs. Sudjatmoko, dkk. 2005. Horizon Pengetahuan Sosial untul Kelas 6 SD (6B).
Jakarta : Yudhistira

Tim Kreatif. 2005. Ilmu Pengetahuan Sosial SD/MI Kelas VI. Jakarta : Bumi
Aksara

13