Anda di halaman 1dari 8

CRITICAL JOURNAL REVIEW

PENDIDIKAN IPS KELAS TINGGI


Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Pendidikan IPS Kelas Tinggi

Dosen pengampu :
Husna Tambunan S, Pd.M.Pd

Oleh :
Novita Yolanda panjaitan
Nim :
1193111039 ( E Reguler )

PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2021
Jurnal I

REVIEW JOURNAL

Judul Peran Guru Ips Sebagai Pendidik Dan Pengajar Dalam


Meningkatkan Sikap Sosial Dan Tanggung Jawab Sosial
Siswa Smp
Jurnal Jurnal Pendidikan IPS
Download http://journal.uny.ac.id/index.php/hsjpi
Volume dan Vol 4 dan 1 (1 – 13)
Halaman
Tahun 1 Maret 2017
Penulis Edy Surahman, Mukminan
Reviewer Novita Yolanda panjaitan
Tanggal 17 November 2021

Tujuan Penelitian a. Mengetahui peran guru IPS sebagai pendidik dan


pengajar di SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap
b. Mengetahui sikap sosial siswa SMP Negeri 1
Pangkajene Sidrap
c. Mengetahui tanggung jawab sosial siswa SMP Negeri 1
Pangkajene Sidrap
d. Siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap
e. Mengetahui pengaruh peran guru IPS sebagai pendidik
dan pengajar dalam meningkatkan tanggung jawab
sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap.
Subjek Penelitian Guru IPS dan 56 orang siswa di SMP Negeri 1Pangkajene
Sidrap
Assesment Data Berdasarkan analisis data dari hasil pembahasan diketahui
bahwa peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar
sebesar 62,7%.
Metode Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu penelitian
deskriptif kuantitatif.
Pendekatan ini dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk
menguji hipotesis dan mendiskripsikan seberapa besar
peran, sikap sosial siswa dan tanggung jawab sosial siswa

1|Page
SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap.
Langkah Penelitian langkah-langkahnya yaitu: menghitung persentase,
membuat tabel distribusi frekuensi, menentukan kategori,
menyajikan data, interpretasi dan analisis data, serta
membuat kesimpulan.
Tehnik Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pangkajene
Pengumpulan Data Sidrap, yang dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2016
sampai dengan Maret tahun 2016. Populasi dalam penelitian
ini yaitu siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap yang
berjumlah 274 siswa. Teknik pengambilan sampel
menggunakan cara acak berlapis (proportional cluster
random sampling), prosedur pengambilan sampel yang
dilakukan pertama-tama membagi populasi berdasarkan
kelas yang ada, kemudian dari setiap populasi (kelas)
diambil dipilih secara acak masing-masing 20 persen,
sehingga jumlah sampel yang ada berjumlah 56 siswa.
Hasil Penelitian a. Sumbangan peran guru IPS sebagai pendidik dan
pengajar sebesar 62,7%
b. Sumbangan sikap sosial siswa SMP Negeri 1
Pangkajene Sidrap sebesar 67,1%
c. Sumbangan tanggung jawab sosial siswa SMP Negeri 1
Pangkajene Sidrap sebesar 62,7%
d. Peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar terbukti
berpengaruh positif dalam meningkatkan sikap sosial
siswa
e. Peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar juga
terbukti berpengaruh positif dalam meningkatkan
tanggung jawab sosial siswa.
Kekuatan Penelitian Jurnal ini sudah cukup bagus. Jurnal ini terdiri pendahuluan,
metode penelitian, langkah-langkah penelitian, hasil
penelitian, pembahasan, dan kesimpulan serta daftar
pustaka. Dalam jurnal ini menggunakan grafik-grafik dan
tabel-tabel dalam menggambarkan dan menjelaskan isi

2|Page
materi dalam penelitian ini. Penelitian ini dapat dibuktikan
dan mendapat hasil dan tanggapan yang baik.
Kelemahan Ada juga dalam jurnal ini tidak memuat beberapa point
Penelitian bahasan seperti tehnik pengumpulan data tidak dijelaskan
dengan jelas sehingga reviewer kesulitan dalam
meriviewnya.
Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan
dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan sebagai
berikut:
Sumbangan peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar
di SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap menurut pendapat
siswa kelas VII yaitu sebesar 62,7%. Sumbangan sikap
sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap adalah
sebesar 67,1%. Sumbangan tanggung jawab sosial siswa
SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap yaitu sebesar 62,7%.
Peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar terbukti
berpengaruh signifikan positif dalam meningkatkan sikap
sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap. Peran guru
IPS sebagai pendidik dan pengajar terbukti berpengaruh
signifikan positif dalam meningkatkan tanggung jawab
sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap. 10% saat
pre-test menjadi 70% saat post-test).
Saran Berdasarkan kesimpulan penelitian, saran yang dapat
diberikan yaitu sebagai berikut. Guru dapat
mengembangkan sikap sosial dan tanggung jawab sosial
siswa dengan memberikan contoh kebiasaan baik pada
siswa. Selain itu guru juga harus lebih memperhatikan sikap
sosial siswa ketika di sekolah, agar guru dapat langsung
menegur siswa yang melakukan kesalahan. Siswa harus
lebih menghargai guru yang sedang mengajar di kelas. Serta
siswa perlu untuk lebih memahami pentingnya sikap sosial
dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Referensi Jurnal Pendidikan IPS Vol. 4 No.1. Edy Surahman,

3|Page
Mukminan 2017. “Peran Guru Ips Sebagai Pendidik Dan
Pengajar Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Dan Tanggung
Jawab Sosial Siswa Smp”.

Jurnal II
REVIEW JOURNAL

Judul Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terhadap


Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Mata
Pelajaran Ips
Jurnal JPSD
Download http://www.jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpsd/articl
e/viewFile/796/630
Volume dan Halaman Vol. 2 No. 2 dan Halaman 156 – 165
Tahun 2016
Penulis Damanhuri
Zerri Rahman Hakim
Mega Utami Pratiwi
Reviewer Hermawan Telaumbanua
Tanggal 12 Oktober 2020

Tujuan Penelitian Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan


hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi
Proklamsi Kemerdekaan Indonesia menggunakan
model pembelajaran inquiri pada siswa kelas V SDN
Anyar II Kecamatan Anyar Kabupaten Serang.
Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V
SDN Anyar II Kecamatan Anyar Kabupaten Serang
yang berjumlah 70 siswa yang terdiri 35 siswa kelas
A dan 35 kelas B.
Asessment Data Hasil penelitian diperoleh dari pretest, postest,
dokumentasi, untuk analisis data kuantitatif diolah
dengan rumus-rumus statistika.
Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian

4|Page
ini adalah metode kuasi eksperimen. Metode dengan
bentuk eksperimen ini merupakan pengembangan
dari true eksperimen design.
Langkah Penelitian Langkah penelitian yang dilakukan peneliti, yaitu:
1.Peneliti melakukan pengambilan Samplingnya
menggunakan Sampling Purposive
dimana teknik penentuan sampel dengan
pertimbangan tertentu. Sampel penelitian untuk kelas
eksperimen adalah siswa kelas V A, sedangkan
sampel penelitian untuk kelas kontrol adalah siswa
kelas V B.
2. Membuat tes yang digunakan pada penelitian yang
berbentuk pilhan ganda.
3. Melakukan teknik pengumpulan data dengan tes
dan non tes. Adapun jenis pengumpulan data dengan
non tes adalah wawancara dan dokumentasi.
Hasil Penelitian Hasil penelitian yang didapat yaitu melalui berupa
hasil perhitungan tes akhir dari kelas eksperimen dan
kelas kontrol. Data pada penelitian ini adalah data
yang terkumpul dari hasil pretest dan postest yang
telah diberikan kepada siswa SDN Anyar II
Kecamatan Anyar , Kabupaten Serang.
Dimana pada kelas eksperimen yang menggunakan
model pembelajaran inquiri terdapat hasil bahwa
hasil belajar IPS di kelas eksperimen menunjukkan
bahwa siswa yang memperoleh nilai di atas KKM
79-86 yaitu 35 siswa lebih banyak dibandingkan
dengan siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM
yaitu 10 siswa.
Pada kelas kontrol melalui diagram dapat
disimpulkan bahwa hasil belajar IPS di kelas kontrol
menunjukkan bahwa siswa
yang memperoleh nilai dibawah KKM masih lebih

5|Page
banyak dibandingkan dengan siswa yang
memperoleh nilai diatas KKM.
Berdasarkan perhitungan uji-t mendapatkan hasil
thitung yaitu 2, 132 kemudian untuk mencari ttabel
dengantaraf signifikan α = 0,05 dan dk 68= n 1+ n2 –
2, maka mendapatkan hasil ttabel
adalah 1,66757. setelah diketahui maka
dibandingkan dengan uji dua pihak dengan kriteria
jika – t tabel ≤ thitung ≤ + ttabel maka Ho diterima dan Ha
ditolak. Bila dilihat berdasarkan kriteria uji dua pihak
ternyata hasilnya yaitu -1,66757 < 2,132 > 1,66757
maka Ho di tolak Ha diterima. Artinya terdapat
perbedaan
hasil belajar kognitif siswa yang menggunakan
Model Pembelajaran Inquiri dengan hasil belajar
siswa yang
menggunakan Model Pembelajaran Langsung.
Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji t
dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa
pada kelompok eksperimen yang dalam
pembelajarannya menggunakan model pembelajaran
Inquiri terdapat perbedaan dari hasil belajar IPS
siswa pada kelompok kontrol yang dalam
pembelajarannya menggunakan model pembelajaran
langsung. Dimana lebih baik menggunakan
pembelajaran inquiri bagi peserta didik.
Kekuatan Penelitian Kekuatan penelitian ini yaitu dalam menggunakan
metode penelitian sudah baik, dimana jiga pada
penelitian ini membandingkan mana yang lebih baik
antara pembelajaran dengan inquiri dengan model
pembelajaran langsung dan juga dalam hasil
penelitian diberikan diagran dan berupa penjelasan
yang memudahkan untuk dimengerti.

6|Page
Kelemahan penelitian Kelemahan dari jurnal ini yaitu ada beberapa kata
yang penulisannya tidak sesuai dengan EYD. Dan
juga langkah dalam penelitian tidak terlalu di
jelaskan.
Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian hasil analisis data
penelitian dan pengujian hipotesis dapat disimpulkan
bahwa: Terdapat perbedaan yang signifikan pada
mata pelajaran IPS terhadap hasil belajar siswa
menggunakan Model Pembelajaran Inquiri, dengan
siswa yang menggunakan model pembelajaran
langsung. Hal ini dapat diketahui di kelas
Eksperimen memiliki rata-rata 74,04 dan kelas
Kontrol memiliki rata-rata 64,53.dilihat dari hasil
perhitungan analisis uji dua pihak
dengan menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima
yaitu dengan perolehan thitung = 2,132 dan ttabel =
1,66757 dengan α = 0,05. Kemudian
membandingkan thitung dengan ttabel diperoleh
-166757<2,132> 1,66757. Penggunaan model inquiri
lebih baik digunakan dibandingkan dengan model
pembelajaran langsung.

7|Page