Anda di halaman 1dari 2

JIHAN SAFIRA – 1806139374

FILSAFAT HUKUM REGULER C

RESUME MATERI MODERN TRENDS IN ANALYTICAL AND


NORMATIVE JURISPRUDENCE

Modern Trends in Analtytical and Normative Jurisprudence adalah suatu ilmu


filsafat hukum yang kontemporer dan berasal dari pemikiran Hart yang melanjutkan
dari positivisme hukum. Namun pada pembahasan kali ini tidak hanya Hart yang
memiliki sumbangan pemikiran akan modern jurisprudence, namun adanya konsep-
konsep pemikiran dari Dworkin (rights), Rawls (justice), dan Nozick (libertarianisme).
Teori-teori yang ada dari tokoh-tokoh di atas juga didasarkan pada pemikiran modern
sekarang yang menerapkan penafsiran hukum yang lebih luas daripada zaman ketika
aliran natural jurisprudence. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing pemikiran
modern para tokoh tersebut:

a. Hart
Menurut Hart, sistem hukum ditujukan untuk mengatur tingkah laku masyarakat
dan juga bersumber dari praktik sosial manusia. Namun aturan sosial tidak
menjadi satu-satunya bagian dalam sistem hukum. Terdapat aturan moralitas
yang memandang hukum berkaitan dengan kewajiban seseorang untuk
bertindak. Selanjutnya, Hart menganggap hukum terbagi atas dua tipe, yaitu
primary rules yang berarti seperti hukum pidana dan secondary rules berarti
hukum selain hukum pidana, seperti kontrak, perkawinan, administratif
pemerintahan, dan lain-lainnya. Dari secondary rules, dibagi lagi atas: rules of
adjudication, rules od change, dan rules of recognition, di mana ketiga
komponen ini menurut Hart menjadi yang terpenting dan yang harus ada dalam
suatu sistem hukum yang hendak diberlakukan kepada masyarakat. walaupun
primary rules ditegakkan untuk memuaskan pemerintah, namun secondary rules
juga harus ditegakkan sebagai standar umum.
b. Rawls
Menurut Rawls, hukum harus diberlakukan secara adil kepada semua orang, di
mana keadilan yang dimaksud oleh Rawls adalah memaksimalkan kebebasan
namun tetap tunduk pada batasan-batasan penting untuk melindungi kebebasan
itu sendiri dan kesetaraan yang merata untuk semua masyarakat baik dalam
JIHAN SAFIRA – 1806139374
FILSAFAT HUKUM REGULER C

kehidupan sosial maupun kesempatan hidup yang sama. Sehingga, teori Rawls
sangat memberikan keuntungan bagi mereka yang lemah, berbeda dengan
konsep utilitarian yang juga membela kebebasan berpolitik yang tidak memiliki
batasan untuk melindungi hak-hak bagi golongan yang lemah.
c. Dworkin
Dworkin menganggap hak juga menjadi hal yang penting dalam pemikiran
filsafat yang modern. Hak setiap orang harus dijunjung dan dianggap sebagai
keistimewaan, sehingga apabila pemerintah menganggap hak setiap orang secara
serius, maka harga diri dan kesetaraan politik lebih terasa adil. Hak menjadi
komposisi fundamental bagi setiap orang dan tidak bertentangan juga antara hak
orang satu dengan yang lainnya.
d. Nozick
Nozick memandang sebuah negara harus mempunyai kekuatan tersendiri akan
wilayahnya untuk mencegah pihak lain atau negara lain melanggar aturan yang
berlaku di negara terkait. Ia beranggapan bahwa tindakan negara sebagai
penjaga malam harus dibenarkan untuk melawan keanarkisan dari pihak lain,
sehingga proses peradilan yang baik harus ditegakkan secara bermoral dan sah.

Anda mungkin juga menyukai