Anda di halaman 1dari 4

NASKAH TUGAS LAB PPH II

UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020/21.1

Fakultas : Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik


Program Studi : D-III Perpajakan
Kode/Nama MK : PAJA3353/Lab Pajak Penghasilan II
Tugas : 5
Nama : Abel Manuah
NIM : 041725484

No Soal Skor
1. a) PT ABC (ada API) melakukan impor gandum senilai 7 Milyar
b) PT Minindo Asta mengekspor batubara ke Jepang senilai 12 Milyar
c) PT Sehat Bersama melakukan penjualan alat kesehatan kepada Dinkes
DKI senilai Rp.500.000.000
d) PT Waskita Karya membeli helm pengamanan proyek kepada PT Safety
sebesar Rp.100.000.000,00
e) PT Pertamina menjual bensin oktan 95 pada SPBU Shell di Gatot Subroto
senilai 12 Milyar
f) PT Goodyear membeli karet mentah senilai 23 milyar dari Koperasi Karet
Jaya
40
g) PT Agung Podomoro Group menjual rumah kelas premium seluas 850
meter senilai 10 milyar di karawang.
h) PT Antam menjual Gold Bar pada PT Pegadaian senilai 5 Milyar

Silahkan anda identifikasi transaksi diatas !

No Transaksi Tarif Jumlah pajak

2. PT Jaya Komputer pada bulan April 2019 melakukan impor suku cadang komputer
dari Korea dengan harga $300.000. Biaya angkut pengapalan barang dari Korea ke
dalam daerah pabean (Indonesia) adalah 5% dari harga, asuransi sebesar 10% Tarif
bea masuk sebesar 25% CIF. Kurs yang ditetapkan olehe Menteri Keuangan pada saat
itu adalah $1 = Rp.13.000.
60
Instruksi !
a. Hitunglah PPh Pasal 22 Impor atas pembelian diatas jika perusahaan
mempunyai API dan tidak mempunyai API!
b. Buatlah jurnal pencatatan PT Jaya Komputer atas pembelian diatas jika
perusahaan mempunyai API dan tidak mempunyai API!
1.
No Transaksi Tarif Jumlah Pajak
1 PT ABC (ada API) 0,5% dari nilai Impor Bea Masuk = 5% x Nilai barang
melakukan sebagaimana tertuang dalam = 5% x 7.000.000.000
impor gandum senilai Peraturan Menteri Keuangan = Rp. 350.000.000
7 Milyar nomor 34/PMK.10/2017 pasal Nilai Impor = Nilai barang +
2 ayat 1 huruf a angka 1 huruf Bea Masuk
c = 7.000.000.000 + 350.000.000
Besaran Tarif Bea Masuk = Rp. 7.350.000.000
untuk komoditas gandum PPh pasal 22 Impor = 0,5% x
sebesar 5% Nilai Impor
= 0,5% x 7.350.000.000
= Rp. 36.750.000
2 PT Minindo Asta 1,5% dari nilai ekspor PPh Pasal 22 Ekspor = 1,5% x
mengekspor sebagaimana tertuang dalam Nilai ekspor
batubara ke Jepang Peraturan Menteri Keuangan = 1,5% x 12.000.000.000
senilai 12 nomor 34/PMK.10/2017 pasal = Rp. 180.000.000
Milyar 2 ayat 1 huruf a angka 2
3 PT Sehat Bersama 1,5% dari harga pembelian PPh Pasal 22 = 1,5% x nilai
melakukan tidak termasuk PPN pembelian tidak termasuk
penjualan alat sebagaimana tertuang dalam PPN
kesehatan kepada Peraturan Menteri Keuangan = 1,5% x 500.000.000
Dinkes DKI senilai nomor 34/PMK.10/2017 pasal = Rp. 7.500.000
Rp.500.000.000 2 ayat 1 huruf b
4 PT Waskita Karya 1,5% dari harga pembelian PPh Pasal 22 = 1,5% x nilai
membeli helm tidak termasuk PPN pembelian tidak termasuk
pengamanan proyek sebagaimana tertuang dalam PPN
kepada PT Peraturan Menteri Keuangan = 1,5% x 500.000.000
Safety sebesar nomor 34/PMK.10/2017 pasal = Rp. 1.500.000
Rp.100.000.000,00 2 ayat 1 huruf b
5 PT Pertamina 0,25% dari harga penjualan PPh Pasal 22 Penjualan = 0,25%
menjual bensin tidak termasuk PPN x nilai penjualan tidak
oktan 95 pada SPBU sebagaimana tertuang dalam termasuk PPN
Shell di Peraturan Menteri Keuangan = 0,25% x 12.000.000.000
Gatot Subroto senilai nomor 34/PMK.10/2017 pasal = Rp. 30.000.000
12 Milyar 2 ayat 1 huruf c angka 1 huruf
a
6 PT Goodyear 0,25% dari harga pembelian PPh Pasal 22 = 0,25% x nilai
membeli karet tidak termasuk PPN pembelian tidak termasuk
mentah senilai 23 sebagaimana tertuang dalam PPN
milyar dari Peraturan Menteri Keuangan = 0,25% x 23.000.000.000
Koperasi Karet Jaya nomor 34/PMK.10/2017 pasal = Rp. 57.500.000
2 ayat 1 huruf f
7 PT Agung Podomoro 5% dari harga penjualan tidak PPh Pasal 22 Penjualan = 5% x
Group termasuk PPN dan PPnBM Harga Penjualan tidak
menjual rumah kelas sebagaimana tertuang dalam termasuk PPN dan PPnBM
premium Peraturan Menteri Keuangan = 5% x 10.000.000.000
seluas 850 meter Republik Indonesia nomor = Rp. 500.000.000
senilai 10 milyar 92/PMK.03/2019 pasal 2 ayat
di karawang 2 huruf b
8 PT Antam menjual 0,45% dari harga jual emas PPh pasal penjualan = 0,45% x
Gold Bar pada batangan sebagaimana harga jual emas
PT Pegadaian senilai tertuang dalam Peraturan batangan
5 Milyar Menteri Keuangan nomor = 0,45% x 5.000.000.000
34/PMK.10/2017 pasal 2 ayat = Rp. 22.500.000
1 huruf h

2. a. a. PPh Pasal 22 Impor


Kurs = $1 = Rp. 13.000
Harga Barang (Cost) = $300.000 = 300.000 x 13.000.000 = Rp. 3.900.000.000
Biaya Angkut (Freight) = 5% x Harga barang = 5% x 3.900.000.000 = Rp. 195.000.000
Asuransi (Insurance) = 10% x Harga Barang = 10% x 3.900.000.000 = Rp. 390.000.000
Dasar Penghitungan = Cost + Insurance + Freight
Bea Masuk
= 3.900.000.000 + 195.000.000 + 390.000.000 = Rp.
4.485.000.000
Tarif Bea Masuk = 25%
Bea Masuk = Tarif x Dasar Penghitungan Bea Masuk
= 25% x 4.485.000.000 = Rp, 1.121.250.000
Nilai Impor = Dasar Penghitungan Bea Masuk + Bea Masuk
= 4.485.000.000 + 1.121.250.000 = Rp. 5.606.250.000
Tarif PPh pasal 22
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuanagan Republik Indonesia nomor 34/PMK.10/2017 dalam
pasal 2 ayat 1 disebutkan bahwa tarif PPh pasal 22 impor menggunakan API sebesar 2,5% dan
tanpa API sebesar 7,5%. Dasar perhitungan PPh pasal 22 Impor adalah menggunakan Nilai
Impor, dengan ketentuan Besamya pungutan PPh 22 dibulatkan ke bawah dalam ribuan rupiah
penuh. PPh Pasal 22 Impor (API) = Tarif x Nilai Impor
= 2,5% x 5.606.250.000
= Rp. 140.156.250 = Rp. 140.156.000
PPh Pasal 22 Impor (Tanpa API) = Tarif x Nilai Impor
= 7,5% x 5.606.250.000
= Rp. 420.468.750 = Rp. 420.468.000
Nilai PPN Masukan = 10% x Nilai Impor
= 10% x 5.606.250.000 = Rp, 560.625.000

b. Jurnal PT Jaya Komputer


Dengan Angka Pengenal Impor
Persediaan Rp. 5.606.250.000
Pajak dibayar di muka PPh pasal 22 Rp. 140.156.000
PPN Masukan Rp. 560.625.000
Kas Rp. 6.307.031.000
Tanpa Angka Pengenal Impor
Persediaan Rp. 5.606.250.000
Pajak dibayar di muka PPh pasal 22 Rp. 420.468.000
PPN Masukan Rp. 560.625.000
Kas Rp. 6.587.343.000

Anda mungkin juga menyukai