Anda di halaman 1dari 4

NASKAH TUGAS LAB PPH II

UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020/21.1

Fakultas : Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik


Program Studi : D-III Perpajakan
Kode/Nama MK : PAJA3353/Lab Pajak Penghasilan II
Tugas : 7
Nama : Abel Manuah
NIM : 041725484

No Soal Skor
1. Berikut adalah transaksi yang dilakukan oleh PT Mari Berkarya, 01.123.123.1.005.000 pada
Bulan Agustus:
1. Melakukan charter pesawat pada PT Indonesia Airasia untuk sebuah pesawat Airbus
untuk mengangkut karyawannya ke Samarinda dengan nilai sewa Rp. 250.000.000,-
2. Karena ada barang yang tidak dapat diangkut pesawat, perusahan menyewa sebuah
kapal untuk memuat barang produksi ke papua. Kapal disewa dari PT Trans Maritim
dengan nilai sewa Rp.3250.000.000
3. Membayar tagihan charter pesawat Virgin Airways, atas pengangkutan dari Indonesia
Brisbane senilai 200.000.000
Instruksi : 50
1. Jelaskan dalam bentuk tabel yang berisi Objek pajak, Tarif pajak, batas setor dan
batas lapor transaksi diatas!

No Objek Pajak Tarif Pajak Batas Setor Batas Lapor


1 Charter Pesawat PT Indonesia 1,8 % x Bruto Tanggal 15 Tanggal 20
Airasia nilai sewa Rp. 250.000.000 September September
(Penerbangan dalam negeri khusus
carter)
2 Sewa kapal PT Trans Maritim 1,2 % x Bruto Tanggal 15 Tanggal 20
Rp.3.250.000.000 (Pelayaran dalam September September
negeri)
3 Charter pesawat Virgin Airways 2.64 % x Tanggal 15 Tanggal 20
Senilai Rp. 200.000.000 (BUT Bruto September September
Penerbangan luar negeri)

2. Hitunglah PPh Pasal 15 yang dikenakan pada transaksi diatas!

1. PPh Pasal 15 Charter perusahaan penerbangan dalam negeri


= 1,8% x Omzet Bruto
= 1,8% x Rp.250.000.000
= Rp4.500.000
2. PPh Pasal 15 Pelayaran dalam negeri
= 1,2% x Omzet Bruto
= 1,2% x Rp3.250.000.000
= Rp39.000.000
3. PPh Pasal 15 Penerbangan luar negeri oleh BUT
= 2,64% x Omzet Bruto
= 2,64% x Rp200.000.000
= Rp5.280.000
.
2. PT.ABC melakukan revaluasi aktiva tetap per tanggal 31 Januari 2019 dan kemudian 20
mendapat surat keputusan persetujuan dari Direktur Jenderal Pajak, Nilai sisa buku fiskal
aktiva tetap per 31 Juli 2017 (sebelum revaluasi) sebesar Rp 8,000.000.000,-Nilai aktiva tetap
setelah revaluasi sebesar Rp 12.500.000.000,-. Tentukan Perlakuan PPh atas revaluasi aktiva
tetap tersebut!

Atas revaluasi aktiva tetap yang dilakukan PT ABC dikenakan PPh Pasal 19 dengan nilai
yang dikenakan PPh Final adalah selisih dari nilai sisa buku aktiva tetap dengan nilai
penilaian kembali aktiva tetap yaitu :
= Rp. 12.500.000.000 – Rp. 8.000.000.000
= Rp. 4.500.000.000
Atas selisih lebih penilaian kembali aktiva tetap perusahaan di atas nilai sisa buku fiskal
semula dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh persen).
= 10% x selisih lebih setelah revaluasi dengan nilai sisa buku
= 10% x Rp. 4.500.000.000
= Rp. 450.000.000

3. a. PT. ABC Membayar premi asuransi perusahaan senilai Rp.45.000.000 pada PT BNI 30
Life
b. Seorang atlet dari Thailand mengikuti perlombaan bulu tangkis di Indonesia berhasil
meraih juara dan memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp.150.000.000.
c. Mr. Lee yang adalah seorang warga negara Korea Selatan yang memiliki 25% saham
atas PT Indonesia Sehat. Pada Tahun 2019 Mr.Lee menjual seluruh sahamnya senilai
Rp.5.000.000.000 kepada Mr. Thomas seorang warga negara Inggris. Asumsikan
tidak ada P3B antara Indonesia dan Korea Selatan .
Intrusksi :
Hitunglah PPh Pasal 26 dari transaksi diatas!

a. Pembayaran premi PT. ABC kepada PT BNI Life senilai Rp45.000.000


Tidak dipotong PPh Pasal 26 karena PT BNI Life bukan merupakan Perusahaan Asuransi
Luar Negeri (Sesuai KMK No. 624/KMK.04/1994)

b. Hadiah yang didapat atlet thailand senilai Rp150.000.000


= 20% x penghasilan bruto
= 20% x Rp150.000.000
= Rp30.000.000

c. Penjualan saham PT. Indonesia Sehat yang dimiliki Mr. Lee kepada Mr. Thomas senilai
Rp5.000.000.000
= 20% x 25% x harga jual
= 20% x 25% x Rp5.000.000.000
= Rp250.000.000

Anda mungkin juga menyukai