Anda di halaman 1dari 3

Dear Peserta Tutorial

Setelah mempelajari modul tentang pasar oligopoli dan pasar persaingan monopolistik dengan
cermat dan teliti. Silahkan aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan panduan pertanyaan sebagai
berikut:
1. Jelaskan karakteristik dari pasar persaingan monopolistik. Bandingkan dengan struktur pasar
persaingan murni!
2. Jelaskan apa karakteristik pasar oligopoli! Apa itu diferensiasi produk dalam pasar ini? Apa
efek oligopoli terhadap efisiensi ekonomi?
Selamat berdiskusi
Jawaban :
1. Pasar Monopolistik merupakan salah satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen yang
memproduksi atau menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa
aspek. Ciri – ciri atau karakteristik pasar persaingan monopolistik adalah terdapat cukup
banyak perusahaan dalam industri hingga tindakan beberapa perusahaan dapat mempengaruhi
pasar, kurva permintaan yang dihadapi berlereng menurun tapi cukup elastis, meskipun
produknya sama tetapi tidak homogen dan dapat dibedakan dan tidak ada rintangan masuk ke
dalam industri tersebut. Berikut penjelasan karakteristik pasar persaingan monopolistik :
a. Terdapat cukup banyak perusahaan (produsen/penjual). Perusahaan dalam pasar
monopolistik memiliki ukuran yang cenderung sama besar, kondisi ini akan melahirkan
produksi suatu perusahaan yang cenderung sedikit bila dibandingkan dengan seluruh
produksi yang ada di dalam pasar. Jika didalam pasar sudah terdapat beberapa puluhan
perusahaan yang eksis, maka persaingan monopolistik sangat mungkin akan terjadi.
Dikarenakan terdapat cukup banyak perusahaan (produsen/penjual) dalam industri tersebut,
maka produsen hanya memiliki pengaruh yang kecil dalam penentuan harga barang. Pasar
monopolistik ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan
sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih
besar dari produsen lainnya.
b. Perusahaan memiliki sifat kekuasaan dalam mempengaruhi harga. Pasar persaingan
monopolistik bisa mempengaruhi harga walaupun relatif lebih kecil dibandingkan hasil
persaingan sempurna yang tidak memiliki kekuasaan ataupun pengaruh harga kekuasaan
dan mempengaruhi harga. Hal ini terjadi karena adanya produksi barang yang sangat
berbeda – beda, maka para pembeli akan cenderung lebih memilih barang dari perusahaan
tersebut. Tindakan atau keputusan tentang harga maupun kuantitas oleh satu atau beberapa
perusahaan akan mempengaruhi pasar, karena itu tindakan atau keputusan suatu
perusahaan akan selalu diperhatikan dan diperhitungkan oleh perusahaan – perusahaan
pesaing.
c. Kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan pesaing monopolistik secara individu
berlereng menurun dan cukup elastis meskipun tidak elastis sempurna. Kurva permintaan
yang dihadapi oleh perusahaan pesaing monopolistik berlereng menurun meskipun tidak
begitu curam (elastis). Keuntungan maksimum dicapai dengan berproduksi dengan pada
tingkat output dimana MR=MC. Meskipun dalam jangka pendek perusahaan memperoleh
keuntungan super, tetapi karena tak ada rintangan masuk maka dalam keseimbangan
jangka panjang hanya diperoleh keuntungan normal. Posisi ini adalah pada titik singgung
antara kurva permintaan dengan bagian menurun kurva biaya rata – rata. Pada titik
keseimbangan, MR juga sama dengan MC. Ini menunjukkan AC tidak mencapai
minimum pada posisi keseimbangan. Kerugian atau keuntungan ekonomis mungkin
diperoleh dalam keseimbangan jangka pendek.
d. Adanya diferensiasi produk. Meskipun produknya sama tapi tidak sepenuhnya homogen,
masing – masing produsen berusaha membedakan produknya dari produk – produk pesaing
dengan memberi kemasan, merek, dan dengan mengiklankan. Produksi barangnya bersifat
variatif dan secara fisik akan lebih mudah dibedakan diantara produksi suatu perusahaan
dengan produksi perusahaan lainnya.
e. Persaingan Promosi Penjualan yang Sangat Aktif. Persaingan yang dilakukan oleh
perusahaan – perusahaan tersebut bersifat persaingan bukan harga. Di pasar ini harga
bukanlah sebuah pendongkrak jumlah pembeli atau konsumen, melainkan sebuah
kemampuan produsen atau perusahaan untuk menciptakan citra yang baik dimata para
konsumen, sehingga bisa menimbulkan fanatisme terhadap produk. Jadi, iklan atau
promosi mempunyai peran yang sangat penting dalam meraih dan mempertahankan
banyak konsumen.
f. Tidak ada rintangan bagi perusahaan lain untuk masuk dan ke luar dari industri tersebut.
Masuk ke dalam industri sangat mudah, hambatan untuk masuk ke dalam pasar ini tidak
sesulit dalam pasar monopoli atau oligopoli, tetapi juga tidak semudah dalam pasar
persaingan bebas karena butuh modal yang besar untuk menghasilkan barang yang berbeda
corak dengan yang sudah tersedia di pasar.
Perbandingan struktur pasar persaingan monopolistik dengan struktur pasar persaingan murni:

Pasar Persaingan Murni Pasar Persaingan Monopolistik


Produknya sama tetapi dibedakan dengan
Produknya Homogen merek, kemasan dan dengan cara – cara lain.
Ada diferensiasi produk
Hanya ada sejumlah kecil perusahaan dalam
Jumlah produsen sangat banyak dan secara
industri dan masing – masing mempunyai
individu tidak dapat mempengaruhi harga
pengaruh atas segmen pasar
Kurva permintaan merupakan garis lurus Kurva permintaan berlereng menurun tetapi
mendatar yang berarti elastisitasnya tak tidak begitu curam, yang berarti cukup
terhingga elastis
Tidak perlu bersaing sebab produsen tidak Persaingan promosi penjualan yang sangat
bisa mempengaruhi harga aktif. Persaingan bersifat bukan harga

2. Penjelasan tentang karakteristik pasar oligopoli, diferensiasi produk dalam pasar oligopoli,
dan efek oligopoli terhadap efisiensi ekonomi :
a. Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya ada beberapa atau sejumlah kecil
produsen saja, sementara terdapat banyak sekali konsumen. Artinya di dalam pasar tersebut
jumlah produsen dan pedagang tidak sebanding dengan jumlah pembeli atau konsumen.
Ciri – ciri atau karakteristik pasar oligopoli adalah jumlah perusahaan hanya sedikit atau
beberapa saja karena terdapat rintangan masuk ke dalam industri tersebut, produknya ada
yang homogen dan ada yang didiferensiasikan, serta terdapat beberapa perusahaan yang
mencapai skala ekonomis. Dengan kata lain, struktur pasar oligopoli terletak di antara
monopoli murni dan persaingan monopolistik, di mana hanya sedikit penjual yang
mendominasi pasar dan memiliki kendali atas harga produk. Berikut penjelasan
karakteristik pasar oligopoli :
- Hanya terdapat beberapa produsen penjual dalam industri yang bersangkutan dan
banyak sekali pembeli dan konsumen. Masing – masing perusahaan mempunyai
pengaruh atas harga dengan cara mengubah jumlah yang ditawarkan atau diproduksi.
Karena itu kurva permintaan yang dihadapai oleh masing – masing perusahaan
berlereng menurun.
- Oligopoli dibedakan menjadi dua macam, yaitu oligopoli dengan diferensiasi produk
dan oligopoli tanpa diferensiasi produk. Oligopoli dengan diferensiasi produk, produk
sebuah perusahaan dibedakan dari produk perusahaan lain baik oleh penjual maupun
pembeli dan karenanya persaingan lebih banyak bersifat persaingan bukan harga.
Sedangkan oligopoli tanpa diferensiasi produk, dimana produk perusahaan –
perusahaan dalam industri tersebut adalah sama (homogen) dan karenanya persaingan
lebih banyak bersifat persaingan harga.
- Terdapat halangan masuk ke dalam industri sehingga hanya ada sejumlah kecil
produsen dalam industri tersebut. Produsen baru akan sangat kesulitan untuk memasuki
pasar oligopoli. Karena produsen yang lama sudah eksis dengan cara memainkan harga
agar konsumen tidak berpindah. Sedangkan produsen baru tentunya tidak akan bisa
mengejar eksistensi tersebut. Memang perusahaan bisa memberikan harga murah,
tetapi sebagai usaha baru tentu sangat riskan. Karena keuntungan yang didapatkan
sangat kecil.
- Terdapat beberapa perusahaan dominan yang menunjukkan skala ekonomis. Karena
perubahan harga oleh sebuah perusahaan menimbulkan reaksi oleh perusahaan –
perusahaan lain dalam industri tersebut maka harga – harga cenderung tegar.
b. Diferensiasi produk dalam pasar oligopoli adalah sebuah cara untuk membedakan produk
dan membuat produk menjadi lebih baik dari segi kualitas. Proses tersebut melibatkan
detail karakteristik setiap produk yang bisa dihargai oleh konsumen dan menjadikan
produk tersebut sangat berkualitas. Ketika berhasil, diferensiasi produk akan menciptakan
keunggulan yang kompetitif karena pelanggan dapat melihat produk yang memiliki
kualitas terbaik. Bisa disebut kualitas adalah kunci dari keseluruhan produk.
c. Efek oligopoli terhadap efisiensi ekonomi adalah munculnya inflasi kronis yang
disebabkan oleh harga yang tinggi dan cenderung stabil, artinya harga produk di pasar
oligopoli ini mengalami kenaikan namun sedikit kemungkinan untuk turun.
Sumber referensi :
Faried Widjaya Mansoer, 2020. ESPA 4111/3SKS/MODUL 1 – 9. Pengantar Ekonomi Mikro.
Edisi 2. Universitas Terbuka

Anda mungkin juga menyukai