Anda di halaman 1dari 5

Nama : Triyadi Usia

NIM : 041943981
Tugas 2 : Matematika

1. Misalkan diketahui jumlah barang “X” yang diminta dan ditawarkan pada dua tingkat
harga berbeda adalah dilihat seperti table berikut:

Harga (Rupiah) Jumlah yang diminta (Unit)


Jumlah yang ditawarkan
(Unit)
2400 120 180
2000 160 150
Berdasarkan data pada tabel di atas, tentukan fungsi permintaan (Qd) dan fungsi
penawaran (Qs) dari barang “X” tersebut, dan tentukan titik keseimbangan pasar serta
gambarkan grafik keseimbangan pasar tersebut!

Jawab:
Fungsi Permintaan
P1 = 2400 → Q1 = 120
P2 = 2000 → Q2 = 160
Qd = P – 2400 = Q – 120
2000 – 2400 160 – 120
Qd = P – 2400 = Q – 120
– 400 40
40(P – 2400) = – 200(Q – 120)
40P – 96000 = – 200Q + 24000
400Q = 120000 – 40P
Qd = 300 – 0,06P

Fungsi Penawaran
P1 = 2400 → Q1 = 180
P2 = 2000 → Q2 = 150
Qs = P – 2400 = Q – 180
2000 – 2400 150 – 180
Qs = P – 2400 = Q – 180
– 400 – 30
–30(P – 2400) = –400(Q – 180)
–30P + 72000 = –400Q + 72000
400Qs = 30P
Qs = 0,075P

Keseimbangan Pasar
Qd = Qs
120000 – 40P = 30P
400 400
120000 – 40P = 12000P
120000 = 30P + 40P
120000 = 70P
P = 1714,3
Q = 0,075(1714,3)
Q = 128,6
Gambar Grafik
2. Berdasarkan fungsi permintaan dan fungsi penawaran yang Anda peroleh pada soal nomor 1 di
atas, tentukan titik keseimbangan pasar yang baru apabila pemerintah mengenakan pajak
penjualan perunit (pajak tetap) atas barang “X” tersebut sebesar Rp. 100 / unit. Berapa beban
pajak yang ditanggung oleh konsumen dan beban pajak yang ditanggng produsen, dan berapa
jumlah penerimaan pajak pemerintah

Jawaban

Keseimbangan yang baru tercapai bila Pd = Ps dan Qd = Qs Pd = Ps + t

10Q – 3600 = 8Q +800 +100

10Q – 8Q= 800 +3600+100

2Q = 4500

Q =2250

P = 10Q – 3600

P = 10(2250)- 3600

P = 18900

Keseimbangan yang baru terjadi pada P 2= 18900 dan Q = 2250 Beban pajak

yang ditanggung konsumen

P2 – P1 = 18900 – 18400

= 500 Jadi pajak yang ditanggung konsumen adalah sebesar 500 Beban

pajak yang ditanggung produsen

(P2-P1 ) – t = 500 -100

= 400, jadi pajak yang ditanggung produsen sebesar 400 jumlah

penerimaan pajak pemerintah

t x 2250 = 100 x 2250

= 22500

Pajak yang diterima pemerintah sebesar 2250


3. Tentukan titik keseimbangan pasar barang „X‟ apabila sekarang pemerintah mengenakan pajak
proporsional atau pajak fungsional yaitu sebesar 10% dari harga jual (tP = 0.1P) Berapa beban
pajak yang ditanggung oleh konsumen dan beban pajak yang ditanggng produsen, dan berapa
jumlah penerimaan pajak pemerintah

Jawaban Ps=
Ps
10Q - 3600= 8Q + 800 + 0,1
10Q- 8,1Q = 800 +3600
1,9Q = 4400
Q =2316
P= 10Q -3600
P = 19560
Pajak yang ditanggung konsumen P2-P1
= 19560 – 18400
= 1160
Pajak yang ditanggung produsen tP= (t x
P) – tk
=(0,1 x 19560) – 1160
= 796
Pajak yang diterima pemerintah T = Q x
t = 2316 x 1956
=4530096
4. Diketahui data sebuah perekonomian sebagai berikut: jumlah pengeluaran konsumsi otonom
masyarakat sebesar 300 miliar, dan setiap terjadi kenaikan pendapatan (Y) sebesar 1 miliar maka
jumlah pengeluaran konsumsi masyarakat bertambah sebesar 0.75 miliar. Tentukan:

a. Tentukan bentuk fungsi konsumsi (C) dan fungsi tabungan (S) dan tentukan titik impas
perekonomian tersebut

jawaban

fungsi konsumsi dik :

⧍C = 0,75

⧍Y = 1 milyar

b=⧍C/⧍Y = 0,75/1 = 0,75

a= 300 milyar

karena tidak diketahui jumlah pendapatan awalnya, maka dianggap 0. Jadi fungsi

konsumsinya

C = 300+ 0,75Yd
Fungsi tabungannya

S = -300+ ( 1- 0,75) YdS = -300+ 0,25 Yd

Keseimbangan terjadi saat Y = C, Maka Y = C

Y = 300 + 0,75 Yd Y-

0,75Y = 300 0,25Y = 300

Y = 1.200

b. Tentukan bentuk fungsi konsumsi (C) dan fungsi tabungan (S) jika seandainya pemerintah
mengenakan pajak fungsional sebesar 10% dari penadapatan atau tY = 0.10Y

maka fungsi konsumsi yang baru karena adanya pajak adalah C= 300

+0,75( 1- 0,1)Y

= 300 + 0,75 (0,9) Y

= 300 + 0,675Y

Fungsi tabungan yang baru S = -300

+ (1-0,75)(1-0,1)Y

= -300+(0,25)(0,9)Y

=-300+0,225Y

Anda mungkin juga menyukai