Anda di halaman 1dari 3

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS TERBUKA

Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan


15418 Telepon: 021-7490941 (Hunting)

Faksimile: 021-7490147 (Bagian Umum), 021 – 7434290


(Sekertaris Rektor) Laman: www.ut.ac.id

TUGAS TUTORIAL KE-3


PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Kode/Mata Kuliah : EKMA4473/ Pengembangan Produk


Nama : Julio Arhanda Aldama
NIM : 030736559

Soal

1. Nike merupakan sebuah perusahaan besar yang menguasai pasar sepatu dan pakaian
olahraga, saat ini Nike sedang mempertimbangkan untuk melakukan perubahan secara fisik
atau diversifikasi produk seperti sarung tangan baseball dan pemukulnya, tongkat hoki,
sepak bola, papan salju dan bola golf. Tujuan dilakukan diversifikasi tersebut adalah
menjadikan Nike bukan hanya membuat dan menjual peralatan saja tetapi juga untuk
mendesain sesuatu yang baru dan akan memperkuat pemasaran Nike. Target Nike adalah
membuat dunia mengakui keunggulan teknisnya. Untuk perubahan tersebut mereka
meminjam prinsip dari ilmu pengetahuan roket dan material dari pesawat terbang militer.
Pasar peralatan olahraga terbagi-bagi dan sangat besar dan Nike harus bersiap untuk
melawan pesaing yang juga sudah besar seperti Fila untuk pakaian dan sepatu olahraga,
Reebok Internasional yang mempunyai lisensi untuk peralatan dan bola untuk sepak bola,
serta Adidas yang menguasai pasar golf dan ski. Pasar ini yang ingin direbut oleh Nike dan
Nike harus melakukan strategi melawan atau menyerang pemimpin pasar untuk masing-
masing produk. Ini bukan hal yang mudah. Diversifikasi produk yang dilakukan oleh Nike
seperti sarung tangan baseball dan tongkatnya, papan luncur dan sepak bola gagal
dipasaran yang menyebabkan nilai saham Nike jatuh dan membuat kerugian yang besar.
Kegagalan produk Nike dipasaran disebabkan karena kualitas produk yang dihasilkan
kurang memuaskan konsumen, misalnya Nike merancang papan luncur dan tongkat yang
baru dengan melakukan gabungan karbon teknik tinggi dengan menggabungkan Valero
yang sesuai dengan sarung tangan. Namun, menurut pengecer Nike, Mac’S st. Loius
menjelaskan pelanggan mengembalikan produk Nike tersebut karena mudah robek, kurang
kuatnya lem dan mengenai papan luncur diklaim karena kurang baik, bahkan bintang
Phoenix Cyotes Jeremy Roenick mengatakan menolak 6 tawaran Nike setelah mencoba 6
papan luncur Nike dan tidak ada satu pun yang cocok. Nike juga mengalami sandungan
dalam produk peralatan sepak bola dan basket. Inovasi yang dilakukan oleh Nike memang
mengagumkan tetapi sayang produk tersebut juga gagal dipasaran karena bola untuk bola
basket yang kaya warna dengan dilapisi kulit jeruk tumpul untuk mengurangi kotor namun
produk tersebut dikembalikan konsumen karena bolanya cepat berbulu dan mudah kotor.

Pertanyaannya:
Pemilihan teknologi bukan mengimplementasikan temuan – temuan terbaru atau inovasi –
inovasi baru, namun lebih dari itu. Seperti halnya yang terjadi pada Nike, aspek teknologi
apa yang sebaiknya diterapkan Nike agar dapat bersaing dalam industri alat olahraga!

2. Berkaitan dengan artikel no. 1, setiap peluncuran produk baru, Nike telah melakukan uji
coba pasar terlebih dahulu namun mengalami beberapa kali sandungan terhadap produk
peralatan olahraga yang diluncurkannya. Jelaskan faktor – faktor apa saja yang secara
umum dapat dipertimbangkan Nike dalam uji pasar!

Jawaban

1. Diversifikasi produk yang dilakukan oleh Nike seperti sarung tangan baseball dan tongkatnya,
papan luncur dan sepak bola gagal dipasaran yang menyebabkan nilai saham Nike jatuh dan
membuat kerugian yang besar. Kegagalan produk Nike dipasaran disebabkan karena
kualitas produk yang dihasilkan kurang memuaskan konsumen, misalnya Nike merancang
papan luncur dan tongkat yang baru dengan melakukan gabungan karbon teknik tinggi dengan
menggabungkan Valero yang sesuai dengan sarung tangan. Namun, menurut pengecer Nike,
Mac’S st. Loius menjelaskan pelanggan mengembalikan produk Nike tersebut karena mudah
robek, kurang kuatnya lem dan mengenai papan luncur diklaim karena kurang baik, bahkan
bintang Phoenix Cyotes Jeremy Roenick mengatakan menolak 6 tawaran Nike setelah mencoba
6 papan luncur Nike dan tidak ada satu pun yang cocok."

"Inovasi yang dilakukan oleh Nike memang mengagumkan tetapi sayang produk tersebut juga
gagal dipasaran karena bola untuk bola basket yang kaya warna dengan dilapisi kulit jeruk
tumpul untuk mengurangi kotor namun produk tersebut dikembalikan konsumen karena
bolanya cepat berbulu dan mudah kotor."

Jawaban:

• Membuat papan luncur dengan teknologi inovasi serta kualitas yang bagus seperti tidak
mudah robek dan lem yang kuat sesuai dengan kondisi lapangan, aktivitas dan
kebiasaan yang akan digunakan oleh konsumen.
• Melakukan penelitian dan uji coba kualitas berulang kali pada bola basket sehingga
tidak mudah berbulu dan tidak mudah kotor sebelum diluncurkan ke konsumen.
• Penerapan uji coba teknologi inovasi berulang kali hingga kualitasnya terjamin dan
sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan konsumen sebelum produk dijual di pasar
sangatlah penting.

2. Jelaskan faktor – faktor apa saja yang secara umum dapat dipertimbangkan Nike dalam uji
pasar!

• Kualitas produk,
Konsumen menginginkan produk seperti papan luncur yang kokoh, tahan lama dan bola
basket yang tidak mudah cepat berbulu atau kotor, sesuai dengan target nike yaitu
dengan keunggulan teknisnya.
• Fokus pengembangan pada satu produk,
Seperti yang diketahui banyak produk Nike yang gagal. Sedangkan kompetitornya, Fila,
Reebok, dan Adidas cukup berhasil dengan satu atau dua produk. Nike dapat memilih
untuk fokus ke satu atau dua produknya yang telah gagal tersebut untuk dikembangkan
lebih lanjut dengan menggabungkan inovasi teknologi yang dimiliki untuk menghasilkan
kualitas yang baik, handal dan tahan lama.
• Target demografi pasar/konsumen,
Nike dapat menargetkan demografi pasarnya untuk kalangan ekonomi atas atau
pelanggan setianya jika inovasi teknologinya berhasil dengan kualitas yang bagus dan
tahan lama. Nike juga dapat menargetkan produknya ke kalangan ekonomi menengah
jika hasil uji kualitas produknya berkualitas standar.
• Harga,
Nike dapat menyesuaikan harga jual sesuai hasil dari uji tingkat ketahanan produk
sehingga produk habis terjual semua tanpa sisa ke berbagai kelas konsumen.
• Faktor Kebiasaan Konsumen, Alam, dan Teknologi,
Nike dapat mengembangkan produk berdasarkan data dan penggabungan
kebiasaan/aktivitas yang dilakukan konsumen utamanya, kualitas dan ketahanan
produk pada kondisi alam, dan teknologi inovasi yang sedang dikembangkan, dibanding
dengan hanya mengikuti apa yang kompetitornya jual.
• Biaya modal dan waktu,
Nike harus mempunyai biaya modal yang cukup untuk biaya riset dalam
mengembangkan produknya sesuai jangka waktu tertentu. Atau mencari kerjasama
sponsor untuk memudahkan keberlangsungan pengembangan produk. Dengan adanya
sponsor, nike dapat memasarkan produk dan menargetkan ke konsumen baru milik
oleh sponsor tersebut.

Anda mungkin juga menyukai