Anda di halaman 1dari 8

HASIL PERCOBAAN

IMPULSDANMOMENTUM

D
I
S
U
S
U
N

Oleh :
KELOMPOK :

 ERNA WATI
 FARADILLAH
 A. NUR ZAM-ZAM
 FATMA WATI
 NUR PRATIWI

SMA NEGERI 2 MAROS


T.P. 2005/2006
MATERI SINGKAT
IMPULS DAN MOMENTUM

Momentum terjadi apabila ada 2 benda yang saling berinteraksi

masing-masing memiliki massa dan kecepatan yang berbeda.

Momentum (P): Hasil kali antara massa dan kecepatan

P : m.v = kg m/s

Impuls selisih antara momentum akhir dengan momentum awal impuls

yaitu hasil kali gaya dengan perubahan waktu.

Satuan impuls : Ns / Kg m/s

 Hukum Kekekalan Momentum

“Bunyinya” besarnya momentum suatu benda sebelum sesudah

tumbukan adalah tetap, selama tidak ada gaya luar yang bekerja pada

benda tersebut. B1V1 + M2 V2 = M1 V11 + M2V21

Rumus :

Sebelum Sesudah

 Jenis-Jenis Tumbukan

Tumbukan adalah :

.1 Tumbukan lenting sempurna atau elastis sempurna

Lanting artinya elastis, pada tumbukan ini jumlah energi kinetik sama.
Syarat : 1. Mempunyai jumlah energi kinetik sebelum dan

sesudah tumbukan sama.

Rumus : EK1 + EK2 = EK21 + EK21

1 1 1 1
M1V12 + M2V22 = M1V12 + M2V22
2 2 2 2
1 1
1 1 1 11
M1V12 – M1V12 = M2V22 – M2V22
2 2 2 2

1 1
M1 (V1 – V11)2 = M2 (V21 – V2)2
2 2

1
M1 (V1 – V1)2 = M2 (V21 – V2)2 ... Pers (1)
2

Syarat : 2. Memenuhi hukum kekekalan momentum.

M1 V1 + M2V2 = M1V11 + M2V21

M1V1 – M1V11 = M2V21 – M2V2

M1 (V1 – V11) = M2 (V21 – V2) ... Pers. (2)

(V1 + V11) = (V21 + V2)

V1 – V2 = V21 – V11

– (V2 – V1) = V21 – V11

 V2 1 − V11 
e = –  

 V 2 − V1 
PERCOBAAN 1
A. Judul Percobaan : Impuls dan momentum linear
B. Tujuan Percobaan : A. Menyelidiki terjadinya peristiwa
tumbukan
B. Menentukan besarnya nilai koefisien restitusi
C. Alat dan Bahan : 1. Bidang datar (lantar)
2. Kelereng besar dan kecil
3. Mistar
4. Bola pimpong
5. Stopwatch
6. Neraca Ohaus
D. Materi Singkat :
A. 1. Memilih lokasi pada bidang datar yang agak luas (lantai)
2. Meletakkan kelereng kecil di atas bidang datar
3. Menumbukkan kelereng besar pada kelereng kecil dari jarak 20 cm
tepat dibagian tengahnya. Amati apa yang terjadi !
4. Meletakkan kelereng besar di atas bidang datar, kemudian
tumbukkan kelereng kecil pada kelereng besar dari jarak 30 cm di
bagian tengahnya. Amati apa yang terjadi !
5. Mengukur masing-masing jarak pergeseran kelereng yang ditumbuk.
6. Memperkirakan seandainya kedua kelereng berukuran sama, apa
yang akan terjadi.
7. Menimbang masa masing-masing kelereng berukuran dengan
neraca ohaus.

B. 1. Mengambil sebuah kelereng dan sebuah bola pimpong.


2. Mengambil sebuah kelereng dan sebuah bola pingpong.
3. Menjatuhkan kedua benda tersebut pada lantai dari ketinggian yang
sama (1 m).
4. Mengukur waktu tempuh kedua benda dengan menggunakan
Stopwatch.
5. Menghitung besarnya nilai koefisien restitusi bola dan kelereng
terhadap lantai.
HASIL PENGAMATAN
A.
Nama Benda Massa (Gram) Jarak Waktu Tempuh
Kelereng 5,93 30 cm = 0,3 m 0,6
besar 5,00 30 cm = 0,3 m 1,2
Kelereng kecil

B.
Waktu Tempuh Kecepatan
Nama Benda Jarak
(S) (m/s)
Kelereng 100 cm = 1 0,2 5
Bola pimpong m 0,4 2,5
100 cm = 1
m

Diketahui :
m
Pimpong = 2,49 = 0,0024 kg
m
Kelereng = 5,93 g = 0,00593 kg

ANALISA DATA
1. Dik :
M1 = 5,93 = 0,00593 kg
M2 = 5,00 = 0,005 kg
V11 = 0,5 m/s
V21 = 0,25 m/s
Dit = V11 ...?
Peny. :
M1V11 + M2V21 = (M1 + M2) V1
(0,00593 x 0,5) + (0,005 x 0,25) = (0,00593 + 0,005) V1
0,002965 + 0,00125 = 0,01093 V1
0,004215 = 0,01093 V1
0,004215
V1 = = 0,385 = 0,39 m
s
0,01093

2. Dik :
M1 = 0,00593 kg
M2 = 0,0024 kg
V1 = 5 m/s
V2 = 2,5 m/s
Dit = e ...?
Peny. :
V2 1 − V11 
e=–  
 V2 − V1 
1. M1V1 + M2V2 = M1V11 + M2V21
(0,00593.5) + (0,0024 X 2,5) = 0,00593 V11 + 0,0024 V21
0,02965 + 0,006 = 0,00593 V11 + 0,0024 V21
0,03565 = 0,00593 V11 + 0,0024 V21
0,04 = 0,006 V11 + 0,003 V21 ...(1)

2. Kecepatan tumbukan lenting sempurna


V1 + V11 = V2 + V21
V1 – V21 = V2 – V1
V11 – V21 = 5 – 2,5
V11 – V21 = 2,5 ...(2)

Subtitusi V21 = 2,8 ke pers. (2)


V11 – V21 = 2,5
V11 – 2,8 = 2,5
V11 = 2,5 + 2,8
KESIMPULAN