Anda di halaman 1dari 2

Assalammu’alaikum, wr.

wb
Terimakasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya, saya akan mencoba menjawab
pertanyaan pada diskusi 7 semoga apa yang saya berikan bisa bermanfaat bagi kita semua, Amin

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak
yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi
mengizinkan warga negara ikut serta—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam
perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial,
ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan
setara. Demokrasi juga merupakan seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan beserta
praktik dan prosedurnya. Demokrasi mengandung makna penghargaan terhadap harkat dan
martabat manusia1
Demokrasi dalam lingkup Indonesia sangat memiliki peran aktif dalam menekan angka
golput, penerapan demokrasi yang paling efektif dan cocok bisa dilakukan melalui pendidikan
formal seperti adanya pendidikan kewarganegaraan di sekolah, praktek semacam ini
dilaksanakan guna menyadarkan generasi muda akan urgensinya menyuarakan pendapat melalui
pemilihan umum, melalui pendidikan demokrasi kita bisa diajarkan mengenai implementasi
praktek demokrasi yang baik, dan aktualisasi.
Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bakir Ihsan mengungkapkan bahwa ada
sejumlah faktor yang membuat masyarakat di Indonesia akhirnya memilih untuk golput dan tak
menggunakan hak pilihnya di pemilu,
Faktor-faktor penyebab terjadinya Golput menurut Bakir Ihsan:
1. masalah teknis, misalnya tidak terdaftar, waktu pencoblosan sedang ada halangan,
misalnya sakit atau lainnya.
2. masalah pengetahuan. Tidak tau informasi tentang Pilpres, Pileg, atau pemilihan lainnya.
3. masalah kesadaran di mana dari calon yang ada, namun tidak ada yang sesuai dengan
harapannya

1
https://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi
4. ada orang yang dengan sadar atau dengan sengaja tidak menggunakan hak pilihnya
karena menilai partai peserta pemilu, caleg atau pasangan capres yang ada tidak ada yang
sesuai dengan pilihan mereka.2

Menurut Pendapat saya adalah:


Perlu adanya peran tokoh masyarakat untuk meyakinkan warga tentang urgensi memilih.
Misalnya perlunya sosialisasi tentang peran orang-orang baik apabila tidak memilih, berarti
memberi kesempatan para penjahat untuk menguasai negeri ini
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah:
a. Memperbanyak sosialisasi ditingkat RT/RW warga masyarakat.
b. Membangun citra menyenangkan dalam pilihan umum.
c. Senantiasa melakukan penyelenggaraan pemilihan umum dengan jujur dan adil 3

2
https://asumsi.co/post/2821/bagaimana-cara-menekan-angka-golput
3
Pendapat saya