Anda di halaman 1dari 3

TUGAS 3 Manajemen Strategik

Nama : Binar Ariamukti


NIM : 042405679

Salah satu strategi yang dilakukan oleh perusahaan adalah strategi generic yang bertujuan
untuk meningkatkan keunggulan bersaing dalam persaingan bisnis. Orang yang pertama kali
mengemukakan mengenai konsep strategi ini adalah Michael Porter (1980), oleh karena itu
saudara diminta untuk memberikan penjelasan mengenai konsep strategi tersebut beserta
kelebihan dan kelemahannya!

Dalam analisanya tentang strategi bersaing (competitive strategy atau disebut juga Porter’s Five
Forces) suatu perusahaan, Michael A. Porter mengintrodusir 3 jenis strategi generik,
yaitu:, Pembedaan Produk (Differentiation),Keunggulan Biaya (Cost Leadership) dan Focus.

a.       STRATEGI PEMBEDAAN

Strategi Pembedaan Produk (differentiation), mendorong perusahaan untuk sanggup menemukan


keunikan tersendiri dalam pasar yang jadi sasarannya. Keunikan produk (barang atau jasa) yang
dikedepankan ini memungkinkan suatu perusahaan untuk menarik minat sebesar-besarnya dari
konsumen potensialnya.

Kelebihannya :

Strategi pembedaan mengharuskan perusahaan menyediakan produk yang memiliki keunikan ciri
dan karakteristik bagi konsumennya. Karena keunikannya produk yang dibedakan dijual dengan
harga tinggi. suatu perusahaan yang menggunakan strategi diferensiasi berusaha berbeda dari
para pesaingnya dalam sebanyak mungkin dimensi . Semakin sedikit kemiripan antara barang
dan jasa perusahaan dengan para pesaingnya semakin perusahaan itu dapat bertahan dari
tindakan-tindakan pesaingnya

Kekurangannya:

v  Keputusan kelompok konsumen bahwa perbedaan antara produk yang dibedakan dan produk
standar tidak senilai dengan harga tingginya produk yang dibedakan.

v  Ketidak mampuan produk yang dibedakan untuk menciptakan jenis nilai yang mau dibayar
oleh konsumen.
v  Kemampuan pesaing untuk menyediakn konsumen dengan produk yang memiliki fungsi yang
mirip dengan produk dibedakan, tetapi dengan biaya lebih rendah.

b.      KEPEMIMPINAN BIAYA
Untuk dapat menjalankan strategi biaya rendah, sebuah perusahaan harus mampu memenuhi
persyaratan di dua bidang, yaitu: sumber daya (resources) dan organisasi. Strategi ini hanya
mungkin dijalankan jika dimiliki beberapa keunggulan di bidang sumber daya perusahaan, yaitu:
kuat akan modal, trampil pada rekayasa proses (process engineering), pengawasan yang ketat,
mudah diproduksi, serta biaya distribusi dan promosi rendah. Sedangkan dari bidang organisasi,
perusahaan harus memiliki: kemampuan mengendalikan biaya dengan ketat, informasi
pengendalian yang baik, insentif berdasarkan target (alokasi insentif berbasis hasil).

Kelebihannya:

Kepemimpinan biaya mengefisienkan seluruh biaya produksi sehingga menghasilkan produk


atau jasa yang bisa dijual lebih murah dibandingkan pesaing. Strategi harga murah ini fokusnya
pada harga, jadi biasanya produsen tidak terlalu perduli dengan berbagai faktor pendukung dari
produk ataupun harga yang penting bisa menjual produk atau jasa dengan harga murah kepada
konsumen. Warung Tegal misalnya mengandalkan strategi harga. Mereka tidak perduli dengan
kenyamanan orang ketika makan, bahkan juga dengan kebersihan, yang penting bisa
menawarkan menu makanan lengkap dengan harga yang sangat bersaing.

Kekurangannya:
v  peralatan manufaktur pemimpin biaya dapat menjadi usang karena inovasi teknologi para
pesaingnya.hal ini mengakibatkan kemungkinan untuk pesaingnya memproduksi pada tingkat
biaya yang lebih rendah daripada pemimpin biaya.
v  Terlalu banyak fokus pada pengurangan harga juga dapat membuat perusahaan kurang
memperhatikan kebutuhan pelanggan atau isu2 yang berkaitan dengan dimensi pesaing lainnya.
v  Yang terakhir resiko yang berkaitan dengan imitasi (penjiplakan). Dengan menggunakan
kompetensi inti yang dimilikinya sendiri. Terkadang para pesaing belajar bagaimana cara meniru
strategi pemimpin biaya dengan berhasil. Pemimpin biaya harus mencari jalan untuk
meningkatkan nilai barang dan jasa yang ditawarkannya kepada para pelanggan. Biasanya nilai
meningkat dengan menjual produk yang ada saat ini dengan harga yang labih murah,bahkan
pemimpin biaya harus tetap berhati-hati ketika mengurangi harga ke tingkat yang lebih
rendah,jika harga barang dan jasa berada di posisi rendah secara tidak realistas,harapan
pelanggan terhadap apa yang mereka lihat sebagai harga yang masuk akal akan sulit diubah.

c.       STRATEGI FOKUS

Syarat bagi penerapan strategi ini adalah adanya besaran pasar yang cukup (market size),
terdapat potensi pertumbuhan yang baik, dan tidak terlalu diperhatikan oleh pesaing dalam
rangka mencapai keberhasilannya (pesaing tidak tertarik untuk bergerak pada ceruk tersebut).
Strategi ini akan menjadi lebih efektif jika konsumen membutuhkan suatu kekhasan tertentu
yang tidak diminati oleh perusahaan pesaing

Kelebihannya:
Perusahaan menggunakan strategi fokus untuk melayani kebutuhan khusus segmen yang sempit
dari suatu pasar. Strategi ini akan berhasil jika perusahaan memiliki kompetensi inti yang
dibutuhkan untuk memberikan nilai bagi suatu kelompok konsumen lebih dari nilai yang
diberikan oleh perusahaan yang melayani konsumen tertentu di seluruh industri.

kekurangannya:

v  Kemampuan pesaing dalam menggunakan kompetensi intinya untuk lebih terfokus dengan
cara melayani suatu segmen pasar yang yang didefinisikan dengan lebih sempit.

v  Keputusan dari pesaing tingkat industri untuk menggunakan sumber dayanya untuk melayani
kebutuhan konsumennya yang khusus yang telah dilayani oleh perusahaan yang terfokus
tersebut.

v  Penggunaan pembedaan dan kebutuhan di antara konsumen suatu pasar yang khusus dengan
pasar keseluruhan.

Referensi :

Modul EKMA 4414


http://iraitha.blogspot.com/2014/02/strategi-generik-porter.html

Anda mungkin juga menyukai