Anda di halaman 1dari 3

PT.

“SURYA RAYA”

PT. Surya Raya merupakan salah satu anak perusahaan Surya Group yang
bergerak di bidang produksi rokok dan telah berdiri sejak tahun 1975. Saat ini, PT.
Surya Raya sedang melakukan kerja sama dengan Bagian Riset Universitas Pendidikan
(UP) untuk mengembangkan pembuatan rokok kesehatan. Jenis rokok ini diharapkan
mampu menggantikan rokok yang selama ini dikonsumsi masayarakat dan tidak
membahayakan tubuh karena terbuat dari bahan-bahan herbal non nikotin.
Pihak manajemen PT. Surya Raya merasa optimis akan keberhasilan pemasaran
produk tersebut. Bapak Wongso, selaku pemilik PT. Surya Raya, menyatakan bahwa dia
sangat optimis masyarakat mau menerima produknya, meskipun bisnis rokok tergolong
bisnis dengan persaingan yang sangat ketat. “Pasar yang kami bidik adalah perokok
yang peduli pada kesehatan. Berdasarkan survey yang telah kami lakukan, kami yakin
bahwa ada permintaan laten yang cukup besar terhadap rokok yang sehat”, ungkapnya
dalam suatu wawancara pers. Bapak Wongso melanjutkan, bahwa untuk menutup
biaya riset dan biaya promosi yang tinggi, PT. Surya Raya menetapkan harga premium
(tinggi), disamping karena memang sasaran pasarnya adalah konsumen kelas menengah
ke atas yang peduli dengan kesehatan dan berkantong tebal.
Kebijakan berfokus pada pasar papan atas tersebut dilakukan karena
perusahaan ingin memperoleh kedudukan yang kuat di segmen tersebut. Bapak Wongso
yakin, produknya tersebut sangat sulit untuk ditiru karena merupakan produk baru
yang belum ada di pasaran sehingga sukses besar pasti diraih. Ditambah lagi adanya
publisitas yang luar biasa pada saat penandatangan MOU dengan Universitas
Pendidikan.
Dalam memulai usaha memproduksi rokok kesehatan tersebut, PT. Surya Raya
membutuhkan modal untuk investasi membangun pabrik baru yang direncanakan
dibangun di salah satu kota di Surabaya, Semarang atau Cirebon. Saat ini, PT. Surya
Raya sedang melakukan penilaian untuk memperoleh modal untuk pembangunan
pabrik baru tersebut. Adapun neraca dan Laporan Rugi Laba PT. Surya Raya tampak
pada tabel berikut.
Tabel 1
PT. SURYA RAYA
NERACA
Per 31 Desember 2007
(dalam ribuan rupiah)
Kas 12.000.000 Utang Dagang 12.000.000
Piutang 14.000.000 Utang Wesel 8.000.000
Persediaan 10.000.000 Utang Pajak 6.000.000
Total Aktiva Lancar 36.000.000 Total Kewajiban Lancar 26.000.000

Aktiva Tetap 42.000.000 Utang Jangka Panjang 12.000.000


Modal Sendiri 40.000.000
TOTAL 78.000.000 TOTAL 78.000.000

1
Tabel 2
PT. SURYA RAYA
LAPORAN RUGI LABA
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2007
(dalam ribuan rupiah)
Penjualan 22.000.000
Potongan Penjualan 800.000
Penjualan Netto 21.200.000
HPP 10.000.000
Laba Kotor 11.200.000
Biaya Administrasi, Umum dan Pemasaran 1.200.000
Laba Operasi (sebelum bunga dan pajak) 10.000.000
Bunga 800.000
Laba sebelum pajak 9.200.000
Pajak 1.000.000
Laba setelah pajak 8.200.000
Dalam melakukan pemilihan lokasi pabrik, PT. Surya Raya memiliki tiga
alternatif yaitu di Surabaya, Semarang atau Cirebon. Adapun data tarif, volume dan
jarak dari masing-masing pabrik ke gudang adalah sebagai berikut.

Tabel 3
Data tarif, volume dan jarak dari pabrik ke gudang
Lokasi Pabrik Gudang Tarip (Rp) Volume Jarak
(unit/km) (unit) (km)
Surabaya Sidoarjo 50 5.000 50
Yogyakarta 150 4.000 200
Bandung 170 6.000 700
Semarang Sidoarjo 110 5.000 300
Yogyakarta 60 4.000 100
Bandung 100 6.000 600
Cirebon Sidoarjo 150 5.000 600
Yogyakarta 90 4.000 300
Bandung 40 6.000 200

Saat ini, PT. Surya Raya memiliki total tenaga kerja sebanyak 1000 orang yang
terdiri dari karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. Sebagian besar karyawan
tidak tetap adalah para pekerja borongan dan tenaga angkut. Sesuai dengan rencana
pendirian pabrik baru, pihak manajemen memperkirakan akan menambah tenag akerja
sebanyak 600 orang. Dari pengalaman diketahui bahwa perbandingan antara calon
yang diberi penawaran oleh perusahaan dengan karyawan baru yang senyatanya
diangkat adalah 4:3, perbandingan antara calon karyawan yang diwawancara dengan
calon yang diberi penawaran oleh perusahaan adalah 3:2, perbandingan antara calon
karyawan yang diundang untuk diwawancara dengan calon karyawan yang senyatanya
diwawancara adalah 3:2, dan perbandingan antara calon karyawan yang pertama kali
mengontak perusahaan dengan calon yang benar-benar diundang adalah 2:1.

2
PERTANYAAN
1. Tentukan :
a. Debt-equity ratio
b. Current ratio
c. Quick ratio
d. Rentabilitas ekonomi
e. Return on Investment
f. Profit Margin
2. Dengan menggunakan model recruiting yield pyramid, tentukan berapa jumlah
pengontak awal yang harus diusahakan oleh perusahaan jika perusahaan benar-
benar harus merekrut 600 orang?
3. a. Menurut saudara, alternatif strategi apa yang sebaiknya dipilih perusahaan dalam
memilih sasaran pasarnya (target market)?
b. Pada tahap perkenalan tersebut, strategi pemasaran apa yang seharusnya dipilih
PT. Surya Raya? Jelaskan alasan Saudara!
4. Tentukan kota manakah yang sebaiknya dipilih oleh PT. Surya Raya sebagai
lokasi pabrik baru. Jelaskan!

 Selamat Mengerjakan

Anda mungkin juga menyukai