Anda di halaman 1dari 1

BAB III

HASIL KEGIATAN

A. Gambaran Umum Lokasi Magang


1. Sejarah Singkat Perusahaan
Cultuur Maatchappy (C.V.C.M) Pandji / Tanjungsari yang berkedudukan
di Amsterdam telah mendirikan PG. Lestari pada tahun 1909. Kepengurusan dan
tata usahanya kemudian diserahkan kepada Tiedeman on Van Kerchem Indonesia
di Surabaya. Pasca kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945, PG.
Lestari dan pabrik gula lainnya ditempatkan di bawah wewenang Kementrian
Kemakmuran, Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara (BPPGN).
Peristiwa agresi militer II pada bulan Desember 1948 menyebabkan
terhentinya proses produksi di PG. Lestari dan memulai proses produksi kembali
pada bulan Oktober 1950 yang masih dibawah kepengurusan Tiedeman on Van
Kerchem Indonesia. Dengan terjadinya aksi Trikora di Irian Barat pada akhir 1957
PG. Lestari dinasionalisasi dan diambil alih cq PPN baru dan digolongkan dalam
kesatuan Prae – Unit Gula A.
PP No. 166/1961 tanggal 26 April 1961 yang mendasari dijadikannya PG.
Lestari masuk dalam kesatuan II (Karesidenan Kediri) yang berbadan hukum
sendiri, kemudian diperbaharui dengan PP No. 1 dan 2 tahun 1963 tentang
pembentukan BPU maka PG. Lestari dijadikan perusahaan negara yang berbadan
hukum sendiri. Pada tahun 1968 dikeluarkan lagi PP no. 14/1968 (L.N. tahun
1968 no. 23) yang berisi tentang pendirian PNP XXI pada peraturan pasal 1 ayat 2
dinyatakan bahwa PG. Lestari beserta hak dan kewajiban, kekayaan dan segala
perlengkapannya diserahkan atau diambil alih PNP XXI, kemudian PNP dialihkan
menjadi bentuk perusahaan perseroan (Persero) yang berlaku untuk PNP XXI dan
PNP XXII sesuai dengan PP No. 23/1937 Bab 1 pasal 2 ayat 1 dan 2.
PP No. 15/1996 tertanggal 14 Februari 1996 tentang peleburan perusahaan
perseroan mendasari PTP XIX, PTP XXI, PTP XXII dan PTP XXVI menjadi