Anda di halaman 1dari 6

TUGAS TUTORIAL KE-2

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Nama Mata Kuliah : Komunikasi Bisnis


Kode Mata Kuliah : EKMA4159
Jumlah sks : 3 (Tiga)
Nama Pengembang : Dr. Muhammad Istan, SE., M.Pd., MM
Nama Penelaah : Irmawaty, SE., M.Si.
Status Pengembangan : Baru/Revisi* (coret yang tidak sesuai)
Tahun Pengembangan : 2021
Edisi Ke- : 1 (satu)

No Tugas Tutorial Skor Maksimal

1 Buatlah sebuah surat lamaran pekerjaan 45

2 Jelaskan masing-masing komponen yang ditampilkan dalam 30


sebuah proposal;

3 Jelaskan sistematika umum dalam menyusun pesan untuk 25


presentasi;

* coret yang tidak sesuai


1. Buatlah surat lamaran kerja

Bandung, 16 Januari 2021

Perihal: Lamaran Kerja

Yth.
HRD Manager PT Berkas Jaya Grup
Jl. Malang Melintang No. 9, Bandung
di tempat

Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan untuk posisi pemasaran yang saya dapatkan di surat kabar
Harian Pos edisi 10 Januari 2021, dengan ini saya bermaksud melamar pekerjaan sebagai Staf Marketing
di PT Berkas Jaya Grup.
Adapun data diri saya adalah sebagai berikut:
Nama : Wulan Ningrum
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat/tgl lahir : Klaten,25Agustus 2002
Alamat : Jl. Caang Bulan No. 2, Bandung
Pendidikan : S1 Manajemen, Universitas Terbuka
Telepon/HP : 0812345678

Saya berpengalaman di posisi Staf Marketing selama 3 tahun, memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang
fasih, dan bisa bekerja secara mandiri maupun tim.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan kelengkapan data diri sebagai berikut:
1. Curriculum Vitae
2. Foto ukuran 3 x 4
3. Fotokopi KTP
4. Daftar Riwayat Hidup
5. Fotokopi Ijazah terakhir
6. Fotokopi SKCK
Besar harapan saya untuk dipanggil wawancara sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih rinci
mengenai potensi dan kemampuan yang dimiliki.
Demikian surat lamaran kerja ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya. Atas perhatian
Bapak/Ibu pimpinan, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Wulan Ningrum
2. Secara umum sebuah proposal memiliki bagian-bagian berikut:
 Masalah
Permasalahan yang dikemukakan pada bagian ini harus diungkapkan dengan
konkret, karena pada dasarnya program atau kegiata yang akan diajukan dengan
diselenggarakan mangatasi permasalahan konkret yang dihadapi, bukan
permasalahan yang diasumsikan ada oleh pembuat/peracamg program. Masalah
yang dikemukakan, biasanya terkait dengan tujuan yang ingin dicapai dengan
terpecahkannya masalah tersebut.
 Tujuan
Tujuan merupakan apa saja yang akan dicapai melalui program/kegiatan yang
diusulkan dalam proposal karena itu dalam tujuan biasanya dinyatakan kondisi
yang diinginkan. Dalam proposa biasanya dicantumkan dua atau tiga tujuan yang
hendak dicapai yang menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan. Seiring
dengan tujuan itu, biasanya juga ditetapkan indikator keberhasilan. Dalam
indikator keberhasilan ini, disebutkan ukuran-ukuran kuantitatif—terkadang juga
kualitatif—pecapaian tujuan. Indikator keberhasilan ini nantinya dapat
dipergunakan juga untuk mengukur keberhasilan program/kegiatan pada saat
dilakukan evaluasi.
 Ruang lingkup
Ruang lingkup pda dasarnya membatasi cakupan kegiatan. Melalui rung lingkup
ini dibatasi aspek-aspek atau komponen-komponen dari usatu kegiatan. Dengan
membangun batas-batas tersebut maka dikemukakan apa yang akan dilakukan dan
apa yang tidak dilakukan.
 Metode/prosedur
Metode pada dasarnya adalah jalan yang diusulkan untuk memecahkan masalah
atau menjalankan kegiatan. Ada banyak metode yang bisa dipilih dalam
pemecahan masalah. Salah satu di antaranya ialah dengan menggunakan
pendekatan sistem, yang memilah satu sistem ke dalam komponen-komponennya.
Pada metode ini, dijelaskan secara sederhana langkah-langkah yang perlu
ditempuh agar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Kemudian metode
tersebut diubah ke dalam kerangka kerja yang menyebutkan komponen-
komponen yang dijalankan.
 Material/perlengkapan
Dalam proposal teknis, biasanya dicantumkan material dan peralatan yang akan
digunakan. Kemudian dijelaskan pula, mana yang merupakan material dan
peralatan milik sendiri dan pihak lain yang digunakan dengan cara menyewa
peralatan tersebut. Sedangkan untuk proposal kegiatan biasanya disebutkan
peralatan yang akan digunakan seperti sarana kerja. Adakalanya beberapa
peralatan yang diperlukan disediakan pihak penerima proposal, sehingga tidak
perlu dicantumkan dalam proposal. Namun banyak juga penerima proposal yang
tidak memberikan fasilitas kerja apap-apa, sehingga peralatan kerja harus
disediakan oleh pengaju proposal dan dimasukkan ke dalam propsal.
 Personalia
Personalia yang dicantumkan dalam proposal adalah daftar nama dan keahlian
masing-masing orang yang akan terlibat program atau kegiatan. Umumnya pada
proposal dicantumkan nama-nama orang yang memiliki keahlian yang dilengkapi
dengan curiculum vitae-nya sehingga bisa dinilai keahlian dan pengalaman
kerjanya.
 Tindak lanjut dan evaluasi
Dalam proposal, biasanya juga dicantumkan recana tindak lanjut bila
program/kegiatan/proyek telah diselesaikan. Biasanya, ada keinginan agar
kegiatan tersebut berlanjut, bukan hanya berjalan pada saat ada program atau
kegiatan. Oleh karena itu, dalam proposal dicantumkan rencana untuk
mengembangakan program atau kegiatan sehingga berkelanjutan bisa terjamin.
Misalnya, bagaimana kita mengembangkan konsep pemasaran yang berlanjut
meski kegiatan yang diusulkan telah berakhir.
Ada kalanya dalam proposal juga dicantumkan rencana lanjut berupa program
atau kegiatan lanjutan yang makin memantapkan program tersebut yang sudah
dijalankan. Biasanya penetapan lanjutan itu diputuskan setelah melakukan
evaluasi. Evaluasi ini pada dasarnya untuk mengetahuitingkat keberhasilan
program/kegiatan. Dalam proposal dicantumkan rencana evaluasi dan indikator
yang dipergunakan untuk menilai tingkat keberhasilan program.
 Biaya dan anggaran
Biaya/anggaran dicantumkan komponen-komponen biaya, yang pada umumnya
mencakup biaya belanja SDM, belaja peralatan dan biaya operasional. Masuk ke
dalam belanja SDM ini adalah honorarium tenaga ahli dan staf pendukung.
Sedangkan belanja peralatan antara lai untuk membeli peralatan kantor dan biaya
pembuatan laporan. Sedangkan biaya operasional akan mencakup biaya
pelaksanaan pekerjaan seperti biaya perjalanan. Biaya yang diajukan dibuat secara
rinci dan merupakan satu- kesatuan dengan jadwal kegiatan. Biasanya rencana
biaya tersebut dibuat dalam satu tabel yang memiliki kolom uraian, harga satuan,
jumlah keperluan, jumlah subbagian dan jumlah keseluruhan.
 Rangkuman
Kini kita membicarakan soal anggaran dan rangkuman. Dalam sebuah proposal
kita harus mencantumkan rencana biaya anggaran program secra terperinci, baik
untuk biaya material, peralatan, konsultan, honorarium anggota tim, biaya
transportasi dan akomodasi. Sebagai tambahan, kita juga sebaiknya menuliskan
rangkuman biaya yang dianggarkan.
 Lampiran-lampiran
Bagian terakhir yang kita bahas adalah lampiran. Pada bagian ini dilampirkan
berbagai dokumen penunjang. Seperti pengalaman lembaga pengaju proposal,
curiculum vitae tenag ahli, riwayat dan pengalaman organisasi, dokumen badan
hukum organisasi dan NPWP.
3. Jelaskan sistematika umum dalam menyusun pesan untuk presentasi
 Pendahuluan
Bagian ini pada umumnya untuk mencairkan suasana. Kita bisa memperkenalkan
diri atau menyampaikan guyonan. Bagian ini penting, karena pada bagian ini kita
berusaha memotivasi orang untuk mengikuti presentasi sesuai dengan tujuan
presentasi kita. Kita menyamakan tujuan dengan khalayak. Oleh karena itu,
biasanya pada bagian ini dikemukakan hal-hal yang kiranya penting untuk
diketahui khalayak. Beberapa hal yang biasanya dikemukakan adalah:
- Perkenalan diri
- Pentingnya apa yang kita uraikan
- Manfaat yang bisa diperoleh khalayak
- Konsekuensi bila presentasi ini dilewatkan
 Isi
Isi merupakan bagian terpenting dari presentasi. Karena inilah bagian tempat
menyampaikan pokok bahasan. Ada baiknya, kita menentukan terlebih dahulu
pokok bahasan yang hendak disampaikan, sehingga isi pembahasan tidak
melantur. Kita tetap fokus pada apa yang hendak disampaikan
 Penutup
Bagian ini biasanya berisikan kesimpulan dan ucapan terimakasih. Sidamping itu,
pada bagian penutup ini selain menyimpulkan orang juga bisa membuat himbauan
atau ajakan untuk bertindak.

Anda mungkin juga menyukai