Anda di halaman 1dari 1

Berdasarkan bukti yang tersedia, semua bahaya peristiwa (termasuk bencana, terorisme, sekolah

dan kekerasan masyarakat, serta cedera traumatis) menimbulkan berbagai risiko bagi anak-anak.6
Dilihat di tingkat populasi, dampak ini terjadi di sepanjang kontinum, mulai dari kesusahan jangka
pendek dan ketahanan7 terhadap gangguan kesehatan mental yang baru muncul, seperti gangguan
stres pascatrauma (PTSD) atau depresi, dengan atau tanpa penyakit penyerta. mengenali manifestasi
mental PTSD yang unik berkembang pada anak-anak 6 tahun dan lebih muda. Sebuah meta-analisis
terbaru dari 96 studi terkait dengan tanggap bencana anak menemukan bahwa kebutuhan anak
yang sudah ada sebelumnya, konteks bencana itu sendiri, dan paparan anak itu sendiri terhadap
bencana semuanya mempengaruhi risiko bagi perkembangan gejala PTSD pascabencana pada
anak.5 Beberapa aspek spesifik bencana berkorelasi positif dengan risiko untuk pengembangan PTSD
dan stres pascatrauma gejala, termasuk korban tewas massal, ancaman yang dirasakan anak
terhadap diri sendiri, gejala peritraumatik pada saat bencana, dan kedekatan (paparan) ke acara
Berdasarkan bukti yang tersedia, semua bahaya peristiwa (termasuk bencana, terorisme, sekolah
dan kekerasan masyarakat, serta cedera traumatis) menimbulkan berbagai risiko bagi anak-anak.6
Dilihat di tingkat populasi, dampak ini terjadi di sepanjang kontinum, mulai dari jangka pendek dan 7
terhadap gangguan kesehatan mental yang baru muncul, seperti gangguan ketahanan pascatrauma
(PTSD) atau depresi, dengan atau tanpa penyakit penyerta. Gangguan (DSM-5) mendeteksi
gangguan mental PTSD yang unik berkembang pada anak-anak 6 tahun dan lebih muda. Sebuah
meta-analisis terbaru dari 96 studi terkait dengan tanggap bencana anak menemukan bahwa
kebutuhan anak yang sudah ada sebelumnya, konteks bencana itu sendiri, dan paparan anak itu
sendiri terhadap bencana semuanya mempengaruhi risiko bagi perkembangan gejala PTSD
pascabencana pada anak.5 Beberapa aspek spesifik bencana berkorelasi positif dengan risiko untuk
pengembangan PTSD dan stres pascatrauma gejala, termasuk korban tewas massal, ancaman yang
dirasakan anak terhadap diri sendiri, gejala peritraumatik pada saat bencana, dan kedekatan
(paparan) ke acara