Anda di halaman 1dari 10

Tugas ke-5 Nama : Niki Drupaditya Gusti

m.k Pemetaan Sumberdaya Hayati Laut NRP : C54080080

Tutorial Pembuatan Peta 3D

Untuk membuat peta 3 dimensi dari suatu wilayah, kita dapat menggunakan software
ArcView 3.2. adapun dalam proses pembuatannya, terdapat tiga tahap pengerjaan. Tahapan-
tahapan tersebut diantaranya :

1. Pengambilan Data Ketinggian


 Buka website http://www.gdem.aster.ersdac.or.jp/ . Lakukan login sesuai dengan
account masing-masing. Kemudian pilih pada pilihan menu disebelah kiri.

 Pilih menu , kemudian tekan untuk memulai pengambilan


data. Setelah itu, pilih lokasi (ditandai oleh pixel-pixel yang tersedia) sesuai dengan
keinginan kita. Kemudian, pilih Next.

NDG ‘11
 Cek data yang ingin kita unduh, kemudian pilih Next.kemudian tentukan tujuan
pengambilan data ASTER GDEM. Lalu pilih Agree. Setelah itu, pilih data yangakan
didownload (dapat dilakukan secara satuan atau borongan.

 Data yang diperoleh masih berbentuk *.rar, jadi sebelum diolah, terlebih dahulu kita
harus meng-ekstrak data tersebut.

NDG ‘11
2. Eksport Data kedalam Bentuk xyzgrid
 Buka software Global Mapper 8. Kemudian pilih . Setelah itu pilih
data dengan format *.dem dari data yang telah kita unduh sebelumnya. Lalu pilih Yes
pada window yang terbuka setelahnya.

 Setelah data tersebut terbuka, ekspor data tersebut dalam format XYZgrid. Tentukan
wilayah yang akan diekspor dari keseluruhan data.

NDG ‘11
 Buka data hasil ekspor pada Notepad. Save as data tersebut dalam format *.txt.

NDG ‘11
 Buka software ArcView 3.2. Tambahkan sebuah tabel baru berdasarkan data yang
telah diubah dalah format *.txt.

 Buka view baru, kemudian masukan tema baru berdasarkan data tabel. Gunakan
fungsi Add Even Theme pada menu View.

NDG ‘11
 Konversikan tema tersebut kedalam format Shapefile (*.shp). gunakan fungsi
Convert to Shapefile pada menu Theme

NDG ‘11
 Tampilkan kenampakan 3 dimensi bentuk muka bumi berdasarkan data yang telah
ada. Gunakan fungsi Create TIN from Features pada menu Surface.

 Buat sebuah tema poligon baru untuk menandai daerah yang akan dipetakan.

NDG ‘11
 Lakukan fungsi clip, agar tema data awal (*.shp) dapat terpotong sesuai dengan
keinginan masing-masing praktikan. Gunakan fungsi Geopossesing Wizard pada
menu View. Ubah urutan penempatan tema agar memudahkan proses clipping.

 Tampilkan hasil cliping, kemudian tampilkan pula kenampakan 3 dimensi muka


buminya. Cara yang dilakukan hampir sama dengan diatas.

NDG ‘11
 Tampilkan garis-garis kontur pada peta 3 dimensi kenampakan muka bumi. Gunakan
fungsi Create Contour pada menu Surface.

NDG ‘11
 Terakhir, sempurnakan tampilan peta dengan menambahkan layout-nya.

Resume Praktikum

Praktikum m.k Pemetaan Sumberdaya Hayati Kelautan yang membahas tentang cara
pembuatan peta 3 dimensi dari kenampakan muka bumi dilaksanakan pada hari Senin,
tanggal 25 April 2011 pukul 15.00. praktikum ini dilaksanakan di Ruang Laboratorium
Komputer Departemen ITK, FPIK-IPB.

Untuk membuat peta 3 dimensi, unsur tambahan yang harus kita miliki adalah nilai
ketinggian/kedalaman. Nilai ketinggian muka bumi dapat didapatkan pada data DEM,
sedangkan nilai kedalaman lautan dapat didapatkan pada data SRTM. Pada praktikum ini
kami menggunakan data DEM. Data DEM yang kami gunakan berasal dari hasil unduhan
pada website http://www.gdem.aster.ersdac.or.jp/. Adapun cara mengunduhnya telah
dijelaskan pada bagian tutorial diatas.

Data DEM yang kami gunakan memiliki resolusi spasial (luas pixel) 30x30 meter,
dimana pada setiap pixel diambil satu data. Data tersebut kami olah dengan menggunakan
software ArcView 3.2, dimana penjelasan lebih lengkap tentang pengolahannya telah
dijabarkan pada bagian tutorial diatas, sedangkan extension yang perlu ditambahkan adalah
3D Analyst dan Spatial Analyst. Data tersebut kami olah menjadi peta kenampakan muka
bumi dalam 3D dari suatu daerah di wilayah Kabupaten Bogor – Jawa Barat.

NDG ‘11