Anda di halaman 1dari 3

Nama : Binar Ariamukti

NIM : 042405679
Mata Kuliah : Manajemen Strategik

TUGAS 1

Dengan adanya pandemic Covid-19, tidak sedikit jumlah perusahaan yang terdampak Corona,
bahkan sampai harus banting setir. Baik dari segi alokasi dana, kebijakan operasional, hingga
produk yang dijual di pasaran. Adanya pemberlakuan social dan physical distancing juga
menyebabkan beberapa tempat usaha tidak dapat berjalan seperti biasanya.

a. Menurut anda apakah yang harus dilakukan oleh manajer dalam menyikapi perubahan
ketidakpastian lingkungan seperti itu?

Dalam hal menyikapi perubahan ketidakpastian lingkungan, tentu tiap jenis kegiatan baik
itu pekerjaan maupun usaha/bisnis memiliki pendekatan yang berbeda-beda.

Yang pasti, perusahaan harus menyiapkan berbagai macam alternatif Langkah-langkah


yang perlu dilakukan apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan.

Perubahan persaingan bisnis terjadi terus menerus seiring perkembangan zaman dan
teknologi, sehingga pendekatan manajemen terhadap situasi tersebut harus mengalami
pembaharuan. Karena kurangnya penekanan terhadap masa depan, maka dibutuhkannya
perencanaan jangka panjang. Perencanaan jangka panjang ini difokuskan untuk meramal
masa depan dengan menggunakan sarana ekonomi dan teknologi.

Ironi perubahan yang terjadi mempersulit perusahaan dalam hal perencanaan. Perusahaan
dapat memberikan reaksi terhadap perubahan yang terjadi atau memberikan inovasi dan
membuat perubahan. Perusahaan besar (First Mover/Pioneer) cenderung memberikan
reaksi terhadap perubahan, dikarenakan mereka telah menguasai pasar. Sedangkan
perusahaan Second Mover membuat produk serupa yang sudah teruji dipasaran dan akan
melakukan hal serupa ketika perubahan terjadi. Second Mover akan menawarkan harga
lebih rendah dan bermain divalue marketing.

Perencanaan merupakan bagian dari manajemen strategi. Menurut David Proses


manajemen strategi terdiri dari tiga tahapan, yaitu perumusan strategi (strategy
formulation), pelaksanaan strategi (strategi implementation) dan evaluasi strategi
(evaluation strategy). Pada tahapan perumusan strategi, perusahaan membentuk visi dan
misi untuk menentukan cita-cita perusahaan yang akan dicapai, mengidentifikasi peluang
dan pesaing pada bisnis sejenis, meriset kekuatan, peluang dan kendala internal
perusahaan. Tahapan pertama ini untuk menyusun rencana jangka panjang.
Tahapan pelaksanaan strategi memerlukan tujuan dan capaian tahunan, meningkatkan
mutu SDM dan kekuatan tim, dan mengalokasi sumber daya. Pada tahap ini merupakan
penerapan teori menjadi action. Dan tahapan yang terakhir yaitu evaluasi strategi. Manajer
harus mengetahui strategi mana saja yang sudah diformulasikan tidak berjalan dengan baik
bahkan stagnan. Manajer mereview faktor internal dan eksternal yang menjadi
penyebabnya, mengukur performa dan mengambil keputusan perbaikan.

Ketika ketiga hal tersebut bila diimplementasikan didalam bisnis, dengan penyusunan
jangka panjang hingga evaluasi bisnis maka perusahaan akan bebenah dengan perubahan
yang terjadi. Menanggapi perubahan lebih tenang dan bijak mengambil keputusan.

Dalam menghadapi perubahan yang makin tidak menentu, kita bahkan sebaiknya tidak
berfokus saja pada persaingan semata. Kadang kita perlu juga melihat adanya potensi untuk
berkolaborasi dengan pihak lain untuk menciptakan terobosan atau alternatif yang bisa
saling mendukung satu sama lain.

referensi :

https://linkkan.com/manajemen-strategi-dalam-menghadapi-perubahan-lingkungan-
bisnis/

b. Jelaskan secara rinci beberapa karakteristik pokok lingkungan bisnis!

lingkungan bisnis adalah nilai keseluruhan dari individu, institusi, maupun kekuatan lain
yang berasal dari luar kontrol perusahaan, tapi perusahaan masih bisa bergantung pada
mereka karena mereka sudah mampu mempengaruhi performa perusahaan dan
keberlanjutan perusahaan.

Beberapa hal yang membentuk lingkungan bisnis adalah kompetitor, pemasok, media,
kelompok pelanggan, pelanggan, pemerintah, kondisi pasar, kondisi ekonomi, teknologi,
pemodal, tren, dan beragam pihak lain yang berasal dari luar perusahaan.

Karakteristik lingkungan bisnis, diantaranya:

A. Dinamis
Perubahan lingkungan yang konstan – baik secara sosial, politik, ekonomi dan teknologi –
menghasilkan sifat lingkungan bisnis yang dinamis. Keterkaitan faktor-faktor yang
akibatnya mengarah pada lingkungan yang selalu berubah ini disaksikan.

B. Tidak dapat diprediksi


Karena sifatnya yang dinamis, suasana ketidakpastian selalu ada. Prekognisi tidak mungkin
dilakukan, dan karenanya, tidak ada cara untuk meramalkan peristiwa masa depan yang
mungkin berdampak pada lingkungan bisnis.

C. Kompleks
Keterkaitan faktor dan keadaan membentuk lingkungan yang agak kusut yang seringkali
sulit untuk dianalisis. Merupakan tugas yang berat untuk melacak sumber dan dampaknya
pada kondisi dan kekuatan yang membentuk lingkungan bisnis. Oleh karena itu,
merupakan tugas yang kompleks untuk mengukur dampak relatif kekuatan tertentu
terhadap bisnis.

D. Rentan
Sulit untuk meramalkan dampak perubahan kecil dalam lingkungan terhadap bisnis.
Perubahan yang tidak signifikan dapat memengaruhi operasi perusahaan sebagian besar.
Ini berpotensi memengaruhi keseluruhan keberadaan bisnis, pendapatan, dan
perkembangannya.

E. Relatif
Lingkungan bisnis tidak sama di semua tempat. Ini bervariasi dari satu tempat ke tempat
lain. Krisis politik di satu negara mempengaruhi lingkungan bisnis hanya di negara itu,
tidak di tempat lain. Karenanya, lingkungan bisnis adalah konsep yang relatif.

F. Berbagai sudut pandang


Kejadian sosial, politik atau ekonomi mungkin memiliki dampak yang berbeda pada bisnis
yang berbeda. Langkah politik yang tampaknya menguntungkan untuk satu bisnis mungkin
tampak mengancam bagi bisnis lainnya. Oleh karena itu, terdapat banyak persepsi dalam
lingkungan bisnis.

Referensi :

Modul Ekma 4414


https://accurate.id/bisnis-ukm/lingkungan-bisnis/
https://aksaragama.com/bisnis/lingkungan-bisnis/

Anda mungkin juga menyukai