Anda di halaman 1dari 3

PERAWATAN BERKALA SEPEDA MOTOR MATIC (TUNE UP) :

 ALAT DAN BAHAN :


1. Sepeda Motor matic/manual
2. Tool set : 1 set kunci ring, 1 set kunci kombinasi, palu karet, palu
konde, tang kombinasi, obeng – dan obeng +
3. Multi tester : alat untuk mengukur tahanan, arus dan tegangan
4. Tachometer : alat yang digunakan untuk mengukur putaran
mesin/stasioner/idle
5. Feeler gauge : alat untuk mengukur celah di antara 2 komponen
6. Tyre pressure gauge : alat untuk mengukur tekanan ban
7. Air compressor (kompresor udara) : udara bertekanan tinggi
8. Majun (lap)
Langkah-langkah tune up :
1. Pemeriksaan baterai :
- Mengkalibrasi multitester (selector putar ke satuan ohm x10 lalu
luruskan jarum ke kanan dengan angka nol sambil menempelkan
kabel positif dan negatif) dan ke kiri putar menggunakan obeng –
- Putar selector ke satuan DCV 50 lalu liat hasilnya, ukuran standar
= 11,5 – 12,5 V
- Memeriksa cairan elektrolit baterai (baterai basah) di lihat dari
batas upper dan lower
2. Pemeriksaan oli mesin :
- Memeriksa ketinggian oli mesin pada stik : di lihat dari deep stick
oli upper atau lower
- Memeriksa kualitas/kekentalan oli : licin atau kesat dan berwarna
atau hitam
- Kode kekentalan oli : 20 W – 40 SAE kapasitas : 800 ml/0,8 lt
20 = suhu mesin terendah 200C
W = winter (oli digunakan pada musim dingin)
40 = suhu mesin tertinggi 400C
SAE = The Society of Automotiv Enginering
3. Memeriksa saringan udara dan CVT : kertas (kering) di semprot,
viscos (basah) di ganti setiap 16000 KM, busa di rendam di minyak
solar, lipat 1x, di peras, di beri pelumas dan pasang kembali
4. Memeriksa saluran bahan bakar :
- Memeriksa tangki bensin
- Memeriksa saluran/selang bahan bakar
- Memeriksa membran/kran bensin
5. Memeriksa dan menyetel busi :
- Penyetelan celah busi : menggunakan feeler gauge dengan ukuran
standar 0,60 mm – 0,80 mm
- Di bersihkan dengan sikat baja/kawat
- Di periksa warna bunga api busi : biru : pengapian sempurna,
merah : pengapian jelek
6. Memeriksa Kompresi :
- Menyalakan motor sampai suhu kerja ± 5 menit, matikan dan
lepaskan busi, masukkan alat kompresi tester, snaping gas (gas
full) sambil di kick starter sampai jarum pada kompresi tester tidak
naik lagi.
- Standar ukuran kompresi :
Bar = 8 – 10 bar
Kpa = 800 – 1000 Kpa (Kilo Pascal)
Psi = 120 Psi (Pound Squere Inchi)
7. Memeriksa dan menyetel katup :
- Membuka tutup katup
- Mengetopkan piston sampai hurup T (piston berada di TMA)
- Kedua rocker arm dalam keadaan bebas
- Setel katup dengan valve adjusting dan feeler gauge
- Ukuran standar celah in = 0,05 – 0,08 mm, ex = 0,09 – 0,12 mm
- Ciri – cirinya serat (di tarik bisa dan di dorong tidak bisa)
8. Memeriksa gerak bebas/free play handle grip gas tangan :
- Siapkan alat mistar/penggaris
- Ukuran standar = 2 – 6 mm
9. Menyetel putaran stasioner/idle :
- Menyalakan mesin
- Menempelkan kabel Tachometer ke kabel coil
- Lalu lihat hasilnya : bebek 1400±100, Sport 1600±100, Matic
1700±100 satuannya Rpm (Rotasi Per Menit)
10. Memeriksa tekanan ban :
- Siapkan alat Tyre pressure gauge
- Tekanan ban depan 29 Psi
- Tekanan ban belakang 33 Psi
11. Memeriksa V-belt :
- Siapkan alat ukur jangka sorong/mikrometer
- Mengukur lebar V-belt standar 18 mm – 20 mm
- Memeriksa kondisi fisik : depan, samping dan belakang (sobek,
deformasi, retak)
- Penggantian V-belt = 25000 km
12. Memeriksa elektrikal :
- Menyalakan mesin
- Memeriksa lampu-lampu, indicator dan klakson
13. Memeriksa mur dan baut rangka :
- Siapkan kunci ring/kunci shock/kunci momen
- Periksa semua baut yang mengikat antara mesin dengan rangka