Anda di halaman 1dari 3

Nama :

Kelas :

TES FORMATIF SEMESTER GANJIL


TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017

Mata Diklat : Sistem Transmisi Otomatis


Instruktur :
Kelas : XII-OSM
Hari :
Waktu : 90 menit

Petunjuk Umum :
1. Tulis Nama dan kelas pada lembar jawaban yang telah tersedia.
2. Tanyakan pada pengawas apabila ada soal yang kurang jelas atau rusak.
3. Kerjakan terlebih dahulu soal yang paling mudah menurut anda.
4. Tidak dibenarkan memberi atau meminta jawaban dari orang lain.
5. Periksa terlebih dahulu pekerjaan anda sebelum dikumpulkan pada pengawas.
6. Dilarang menggunakan kalkulator, HP.

SOAL ESSAY

1. Jelaskan pengertian dari sistem V-Matic!


2. Sebutkan komponen-komponen dari transmisi otomatis (V-Matic)!
3. Jelaskan cara kerja alur daya mesin di teruskan ke roda belakang!
4. Jelaskan cara V-belt ketika jangkauan kecepatan rendah dan jangkauan kecepatan tinggi!
5. Jelaskan cara kerja engine brake pada transmisi otomatis!
6. Jelaskan cara kerja Drive Pulley ketika pada kecepatan bervariasi (variable speed range)!
7. Jelaskan cara kerja pengoperasian kopling sentrifugal otomatis!
8. Gambarkan konstruksi dari kopling sentrifugal dan sebutkan komponennya!
9. Jelaskan cara menggunakan alat special tool Clutch Spring Compressor!
10. Jelaskan langkah pemeriksaan Drive Belts!

SELAMAT BEKERJA
KUNCI JAWABAN

1. Sistem pengisian berfungsi untuk menghasilkan energi listrik supaya bisa mengisi
kembali dan mempertahankan kondisi energi listrik pada baterai tetap stabil dan
untuk menyuplai energi listrik secara langsung ke sistem- sistem kelistrikan.
2. Komponennya yaitu :
a. Generator atau alternator berfungsi untuk menghasilkan energi listrik
b. Rectifer untuk menyearahkan arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan alternator
menjadi arus searah (DC)
c. Voltage regulator berfungsi untuk mengatur tegangan yang disuplai ke lampu
dan mengontrol arus pengisian ke baterai sesuai dengan kondisi baterai
3. Sistem pengisian yang baik setidaknya memenuhi persyaratan berikut ini:
a. Sistem pengisian harus bisa mengisi (menyuplai) listrik dengan baik
pada berbagai tingkat/kondisi putaran mesin.
b. Sistem pengisian harus mampu mengatur tegangan listrik yang dihasilkan
agar jumlah tegangan yang diperlukan untuk sistem kelistrikan sepeda
motor tidak berlebih (overcharging).
4. Pada saat starter switch (saklar starter) dihubungkan, arus akan mengalir dari relay
starter ke seri field coil terus ke armature coil dan berakhir ke massa. Motor akan
berputar untuk memutarkan/menghidupkan mesin. Setelah mesin hidup, kontak
pada relay starter diputuskan (starter switch tidak lagi ditekan), sehingga tidak ada
lagi arus yang mengalir ke seri field coil. Akibatnya motor berubah fungsi
menjadi generator karena armature coil saat ini menghasilkan arus listrik yang
disalurkan ke regulator pengisian melewati shunt field coil.
5. Rangkaian generator AC :

Rangkaian generator DC :

6. Fungsi Sistem Pembuangan yaitu :


a. Meredam suara
b. Mengatur aliran gas buang hasil pembakaran
c. Untuk mengoptimalkan tenaga yang dihasilkan mesin
d. Sebagai penyaring emisi gas buang (Catalytic Converter)
7. Zirconia berfungsi untuk menghasilkan gaya elektromotif dengan adanya perbedaan
konsentrasi oksigen antara atmosfir dan gas pembuangan jika suhu lebih tinggi dari
nilai tertentu.
8. Tabel EMISI Euro 3 :

Jenis Gas Euro 3


CO < 2,0 g/km
HC < 0,8 g/km
NOx < 0,15 g/km

9. SASS (Secondary Air Supply System) berfungsi sebagai teknologi yang mengatur
penyemprotan udara bersih (O2) ke dalam saluran buang “exhaust port” agar
bereaksi dengan gas sisa pembakaran (CO & HC) menjadi gas CO 2 dan H2O yang
tidak berbahaya dan telah memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh
pemerintah.
10. Alat dan bahan :
 1 unit motor Yamaha Jupiter MX
 Kunci T 12
 Kunci T 14
 Kunci kombinasi 12
 Kunci kombinasi 14
Langkah pembongkaran :
 Buka baut dan washer joint pipa knalpot
 Buka mur knalpot
 Buka baut dan washer knalpot atas
 Buka knalpot
 Buka gasket dan bantalan dari dudukannya
Langkah pemeriksaan :
 Periksa mur pipa knalpot (kencangkan/ganti)
 Periksa baut joint pipa knalpot (kencangkan/ganti)
 Periksa kebocoran pipa knalpot (bocor/tidak)
 Periksa emisi gas buang dengan gas analyzer