Anda di halaman 1dari 2

Nama : Devi Asriani

NIM : S062102002
Rangkuman Kapita Selekta Kimia
Slow pyrolysis of coconut wood (Cocos nucifera L.) and bio-char compositions
Biomassa berupa kayu kelapa (Cocos nucifera L.) dipirolisis dalam reaktor batch yang
dipanaskan secara eksternal. Untuk menentukan kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa
digunakan metode Van Soest sebagai metode referensi. Pengaruh suhu akhir dan laju pemanasan
pada hasil dan komposisi bio-char diselidiki. Proses pirolisis dilakukan dengan menggunakan
temperatur reaktor yaitu 375 , 475 dan 575 dengan laju pemanasan 5 menit-1, 10 menit-1 dan 20
menit-1.
Hasil bio-char secara signifikan dipengaruhi oleh kondisi proses. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa massa bio-char menurun dengan meningkatnya suhu akhir, tetapi
meningkat dengan meningkatnya laju pemanasan. Energi aktivasi meningkat dengan
meningkatnya suhu akhir dan laju pemanasan. Sedangkan energi aktivasi tertinggi sebesar 38,89
kJ mol-1 dan diperoleh pada produk biochar sebesar 6858,84 kal/g pada suhu akhir 575 dan laju
pemanasan 5 menit-1. Hal ini ditandai dengan spektroskopi inframerah transformasi Fourier.
Studi ini menunjukkan bahwa spektrum FTIR berpotensi menjadi sumber informasi penting
untuk evaluasi cepat komposisi kimia kayu kelapa (Cocos nucifera L.).
Jawaban Soal
1. Biochar  adalah bahan padat kaya karbon hasil konversi dari limbah organik (biomas
pertanian) melalui pembakaran tidak sempurna atau suplai oksigen terbatas 
2. Pirolisis adalah proses penguraian bahan pada suhu tinggi tanpa kehadiran oksigen atau
dengan oksigen terbatas dan menghasilkan bio-oil, bio-char dan gas.
3. Kayu kelapa mengandung komponen campuran seperti selulosa (45%), hemiselulosa (35%)
dan lignin (15%),
4. suhu semakin tinggi sehingga nilai kalor menjadi semakin besar, karena kenaikan suhu
menyebabkan pemutusan ikatan lignoselulosa yang didapat lebih banyak sehingga atom
karbon murni yang diperoleh semakin besar dengan jumlah atom karbon yang banyak
sehingga nilai kalor semakin tinggi, tetapi proses pirolisis akan mengurangi nilai kalori arang
dengan meningkatnya laju pemanasan.
5. semakin tinggi temperatur akhir akan menyebabkan waktu operasi lebih lama, sehingga
karbon akan terkonversi menjadi cair dan gas.