Anda di halaman 1dari 1

Selamat malam tutor, ijin menyampaikan hasil diskusi saya.

Nama : Ni Komang Trisnayanti


NIM : 042296764

Leasing adalah perjanjian/kontrak antara dua pihak, yaitu pihak lessor yang menyediakan
aset untuk dipakai oleh pihak lain (lessee) dalam jangka waktu tertentu sebagai imbalan atas
pembayaran sejumlah tertentu.
Pihak-pihak yang terkait dalam transaksi adalah sebagai berikut.
1. Lessor
Lessor adalah perusahaan sewa guna usaha yang telah memperoleh izin usaha dari
Menteri Keuangan dan memberikan jasa pembiayaan kepada lessee dalam bentuk barang
modal. Perusahaan tersebut dapat berbentuk perseroan terbatas atau koperasi. Menurut
Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan,
saham perusahaan pembiayaan atau perusahaan sewa guna usaha yang berbentuk
perseroan terbatas dapat dimiliki oleh: a. Warga Negara Indonesia dan/atau Badan
Hukum Indonesia. b. Badan Usaha Asing dan Warga Negara Indonesia atau
Badan Hukum Indonesia (usaha patungan) dengan ketentuan kepemilikan saham
Badan Usaha Asing paling besar adalah 85 persen dari modal disetor.
2. Lessee
Lessee adalah perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan
pembiayaan dari lessor.
3. Supplier (pemasok)
Supplier adalah pihak yang menyediakan barang modal yang disewakan untuk digunakan
oleh lessee. Barang modal tersebut dibayar secara tunai oleh lessor.
4. Bank
Bank tidak terlibat secara langsung dalam perjanjian leasing. Keterlibatan
bank dalam transaksi leasing adalah ketika lessor atau supplier menggunakan dana
yang berasal dari bank dalam penyediaan barang modal.
5. Asuransi
Asuransi dilibatkan untuk menghindari risiko kerugian yang besar dalam transaksi
leasing. Biaya asuransi pada umumnya ditanggung oleh lesseekarena lessee yang
memahami seluk-beluk barang modal yang digunakan.
Sumber : BMP EKSI4205 MODUL 6 HAL 6.21

Anda mungkin juga menyukai