Anda di halaman 1dari 75

i

ii
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kepada Allah SWT atas terselesaikannya


Laporan Kinerja Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara tahun
2020 ini dengan baik. Laporan ini disusun untuk memenuhi instruksi
Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang
Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas
Kinerja melalui Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK).
Laporan Kinerja ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk
pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun
2020 di lingkungan Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara dalam
mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan yang selanjutnya
dijabarkan dalam indikator-indikator kinerja sebagai ukuran
keberhasilan capaian kinerja.
Capaian indikator kinerja menunjukan kinerja Pusat KAKN
tahun 2020 telah sesuai dengan tujuan organisasi, memenuhi dan
bahkan melebihi target kinerja yang telah ditetapkan. Pencapaian ini
adalah buah dari komitmen yang kuat dari sumber daya manusia di
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara yaitu Pimpinan dan
seluruh staf/Analis APBN untuk bersinergi memajukan Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara.
Harapan kami, kiranya Laporan Kinerja Pusat KAKN tahun
2020 ini dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi kinerja organisasi
dan menjadi pembelajaran yang baik bagi Lembaga Badan Keahlian
DPR RI untuk meningkatkan perannya dalam mendukung Kinerja
DPR RI pada masa yang akan datang.

Jakarta, Februari 2021


Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara

Drs. Helmizar, M.E.


NIP.196407191991031001

Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas


@pusatakajianakn i
Keuangan Negara Keuangan Negara
RINGKASAN EKSEKUTIF

Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara (KAKN) adalah


salah satu dari 5 Pusat yang ada dalam struktur Badan Keahlian DPR
sesuai Peraturan Sekjen DPR RI Nomor 6 Tahun 2015 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian
DPR RI sebagaimana diubah dengan Peraturan Sekretaris Jenderal
Nomor 2 Tahun 2016.
Pada tahun 2020, Pusat KAKN memperoleh alokasi anggaran
sebesar Rp2.430.646.000,-. Namun, dikarena adanya efisiensi dan
optimalisasi akibat pandemi Covid-19, maka alokasi anggaran Pusat
KAKN tahun 2020 menjadi Rp1.831.282.000,-.
Dimasa Pandemi Covid-19 tahun 2020, PKAKN melakukan
beberapa penyesuaian dan terobosan atas kegiatan-kegiatan yang telah
di tuangkan dalam Rencan Kerja. Diantaranya adalah, Selama situasi
Pandemi Covid-19 ditahun 2020 PKAKN melakukan konfirmasi data
dan diskusi secara Daring/Virtual dengan BPK RI, BPKP RI, BPK RI
Perwakilan, BPKP RI Perwakilan, Kementerian/Lembaga, Perguruan
Tinggi, dan Para Pakar atas hasil kajian dan ringkasan yang dihasilkan.
Dengan dilakukannya hal tersebut diatas, PKAKN berhasil melakukan
serapan yang cukup baik serta output yang dihasilkan sesuai target.

Adapun capaian masing-masing indikator dapat dilihat sebagai berikut:

Sasaran Tersedianya Analisis/ Referensi/Laporan


Strategis Akuntabilitas Keuangan Negara

Kinerja
Indikator Kinerja
Realisasi Capaian
1. Jumlah bahan kebijakan Pusat Kajian 4
100%
Akuntabilitas Keuangan Negara; Dok
2. Jumlah Analisis/Referensi/Laporan
9
tentang Akuntabilitas Keuangan 100%
Dok
Negara dan Kinerja K/L.

Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas


ii @pusatakajianakn
Keuangan Negara Keuangan Negara
Pusat KAKN tetap mampu mencapai target yang telah
ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2020, yaitu dalam
indikator kinerja 1, dari 4 dokumen yang ditargetkan, dihasilkan 4
dokumen bahan kebijakan Pusat KAKN. Selanjutnya dalam indikator
kinerja 2, jumlah Analisis/Referensi/Laporan tentang Akuntabilitas
Keuangan Negara dan Kinerja K/L yang dihasilkan sebanyak 9
Dokumen dari 9 yang ditargetkan atau berhasil mencapai 100% dari
target.
Hasil dari evaluasi pencapaian kinerja dalam Laporan Kinerja
Pusat KAKN ini merupakan bahan pembelajaran yang baik bagi
Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI khususnya Pusat
KAKN untuk perbaikan dan peningkatan kinerja pada masa yang akan
datang.

Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas


@pusatakajianakn iii
Keuangan Negara Keuangan Negara
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ………………………………………………… i


Ringkasan Eksekutif …………………………………………… ii
Daftar Isi ………………………………………………………. iv

BAB I PENDAHULUAN 1
A Latar Belakang …………………………………………… 1
B Organisasi ………………………………………………… 3
1. Struktur Organisasi …………………………………… 3
2. Tugas dan Fungsi ……………………………………... 4
3. Dukungan SDM ………………………………………. 5
C Isu Strategis ……………………………………………….. 7
D Sistematika Penyajian ……………………………………... 8

BAB II PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA 10


A Rencana Strategis 2016-2019 ……………………………… 11
B Rencana Kinerja Tahun 2019 dan Penetapan Kinerja 2019 .. 13

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 16


A Capaian Kinerja Organisasi ………………………………... 16
1. Capaian Kinerja Tahun 2020 ………………………….. 17
2. Kegiatan Tahun 2020…………………… ……………. 20
B Evaluasi Capaian Kinerja 42
1. Perbandingan Realisasi Kinerja 2016-2019 dengan
Target Renstra 2016-2020 ……………………………... 43
2. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya …………... 44
2.1 Anggaran ………………………………………….. 44
2.2 Sumber Daya Manusia …………………………….. 44
2.3 Sarana dan Prasarana ……………………………… 46
3. Analisis Penyebab Keberhasilan atau Peningkatan
Kinerja ………………………………………………... 46
4. Analisis Program/Kegiatan yang Menunjang
Keberhasilan pencapaian kinerja ………………………. 47

Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas


iv @pusatakajianakn
Keuangan Negara Keuangan Negara
BAB IV PENUTUP 49
A Kesimpulan ……………………………………………….. 49
B Saran/Pemecahan Masalah ………………………………... 50

LAMPIRAN …………….…………………………………… 51

Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas


@pusatakajianakn v
Keuangan Negara Keuangan Negara
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
vi @pusatakajianakn
Keuangan Negara Keuangan Negara
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI)
sebagai salah satu lembaga negara berdasarkan konstitusi
mempunyai fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Fungsi pengawasan dilaksanakan terhadap pelaksanaan UU,
APBN, dan kebijakan pemerintah. Melalui pelaksanaan
fungsinya, DPR harus dapat memastikan bahwa anggaran
disusun dan digunakan untuk mencapai tujuan negara antara
lain meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Sesuai dengan Pasal 1 UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang
Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan
Negara, bahwa tanggung jawab keuangan negara merupakan
kewajiban pemerintah untuk melaksanakan pengelolaan
keuangan secara tertib, taat pada peraturan perundang-
undangan, efisien, ekonomis, efektif dan transparan, dengan
memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.
DPR sebagai lembaga perwakilan yang merupakan wujud
dari kedaulatan rakyat, sesuai dengan Pasal 72 huruf d dan
huruf e UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU Nomor 2
Tahun 2018, tugas DPR RI adalah melakukan pengawasan
terhadap pelaksanaan undang-undang, APBN, dan kebijakan
pemerintah; dan membahas dan menindaklanjuti hasil
pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan
negara yang disampaikan oleh BPK. Di samping itu, sesuai
Pasal 71 huruf f UU MD3, DPR RI berwenang membahas dan
menindaklanjuti hasil pengawasan yang disampaikan oleh
DPD atas pelaksanaan undang-undang, yang salah satunya
adalah mengenai pelaksanaan APBN.

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 1


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang


dan tugas DPR RI tersebut, maka ditetapkan Peraturan DPR
RI Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib sebagaimana
telah diganti dengan Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020
dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 27 Tahun
2015 tentang Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia (Setjen DPR RI) sebagaimana telah
diganti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 26 Tahun 2020.
Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa dalam
mendukung tugas DPR RI di bidang keahlian dibentuk Badan
Keahlian DPR RI yang terdiri atas paling banyak 5 (lima)
pusat. 5 (lima) pusat pada Badan Keahlian DPR RI, yaitu:
Pusat Perancangan Undang-Undang, Pusat Kajian Anggaran,
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara, Pusat
Pemantauan Pelaksanaan UU, dan Pusat Penelitian.
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara (KAKN)
sebagai salah satu pusat di Badan Keahlian
menyelenggarakan fungsi penyiapan rumusan kebijakan dan
pelaksanaan dukungan kajian akuntabilitas keuangan negara
kepada DPR RI. sesuai amanat Pasal 18 huruf g Peraturan
Presiden Nomor 26 Tahun 2020.
Dalam pelaksanaan tugas Pusat KAKN harus selalu
didasarkan pada prinsip tata pemerintahan yang baik (good
governance) yaitu efektif, efesien, transparan, akuntabel dan
responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Sebagai perwujudan good governance, Pusat KAKN
menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK) yang
merupakan pertanggungjawaban pelaksanaan dan hasil
kegiatan yang telah ditetapkan sebelumnya dalam Rencana
Kinerja Tahunan (RKT) dan Penetapan Kinerja (PK) Tahun
2020.
2 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

B. Organisasi
Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 27 Tahun 2015 tentang Sekretariat Jenderal Dewan
Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sebagaimana telah
diganti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 26 Tahun 2020 dan Peraturan Sekretaris Jenderal
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor
6/SEKJEN/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indonesia, sebagaimana diubah dengan
Peraturan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016. Pusat KAKN
berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala
Badan Keahlian DPR RI.

1. Struktur Organisasi
Pusat KAKN berada di bawah Badan Keahlian DPR RI dan
dipimpin oleh Kepala Pusat serta dibantu oleh kelompok
jabatan fungsional (dhi. Analis APBN) dan Kepala Sub
Bagian Tata Usaha yang mempunyai tugas
menyelenggarakan dan mengordinasikan dukungan tata
usaha untuk kelancaran tugas dan fungsi Pusat KAKN.
Adapun pengorganisasian Pusat KAKN sebagaimana
bagan berikut ini:

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 3


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Bagan 1.1
Struktur Organisasi
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara

KEPALA BADAN
KEAHLIAN DPR RI

KEPALA PUSAT
KAJIAN AKN
Kepala Sub.
Bagian Tata Usaha
ANALIS APBN
FUNGSIONAL
Staf Tata Usaha

ANALIS APBN NON


FUNGSIONAL

2. Tugas dan Fungsi


Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara yang
selanjutnya disebut Pusat KAKN sesuai dengan Pasal 303
Peraturan Sekretaris Jenderal DPR RI Nomor 6 Tahun
2015 sebagaimana diubah dengan Peraturan Sekretaris
Jenderal Nomor 2 Tahun 2016 mempunyai tugas
mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang dan
tugas Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di
bidang anggaran dalam pelaksanaan dan pengawasan
anggaran.
Sebagai salah satu unsur pendukung pelaksanaan tugas
dan fungsi Badan Keahlian DPR RI, Pusat KAKN bertugas
melakukan :

4 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

 Kajian terhadap hasil pemeriksaan atas Laporan


Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).
 Kajian hasil pemeriksaan atas laporan keuangan.
 Kajian hasil pemeriksaan kinerja.
 Kajian hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu.
 Kajian Ihtisar Hasil Pemeriksaan Semester.
 Kajian Ihtisar Hasil Pemeriksaan 5 (lima) Tahunan.
 Kajian hasil evaluasi BPK atas Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan Publik.
3. Dukungan SDM
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Pusat Kajian
AKN didukung SDM sebanyak 21 (dua puluh satu) orang
pegawai, yang terdiri dari 1 (satu) orang Pejabat Eselon II
(Kepala Pusat Kajian AKN); 1 (satu) orang Eselon IV
(Kepala Sub Bagian Tata Usaha); 9 (sembilan) orang
fungsional Analis APBN yang meliputi 2 (dua) orang
fungsional Analis APBN Ahli Madya dan 7 (tujuh) orang
fungsional Analis APBN Ahli Pertama; 4 (empat) Staf Tata
Usaha yang meliputi 1 (satu) orang Penyusun Bahan
Kebijakan Pimpinan dan 3 (tiga) orang Pengelola Data; dan
6 (enam) orang Analis Non Fungsional (PPNASN).
Komposisi SDM Pusat KAKN Badan Keahlian DPR RI tersaji
pada tabel 1.1. berikut.

Tabel 1.1.
Komposisi SDM Pusat KAKN
Nomor Status Kepegawaian Jumlah
1. Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas 1
Keuangan Negara
2. Kepala Sub Bagian Tata Usaha 1
3. Analis APBN Ahli Madya 2
Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 5
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

4. Analis APBN Ahli Pertama 7


5. Penyusun Bahan Administrasi 1
Pimpinan
6. Pengelola Data 3
7. Analis Non Fungsional (PPNASN) 6
Jumlah 21

Sedangkan menurut jenjang pendidikan, jenjang


pendidikan SDM Pusat KAKN terdiri dari Kandidat
Doktor sebanyak 1 (satu) orang, Strata 2 sebanyak 5
(lima) orang, Strata 1 sebanyak 12 (dua belas) orang, dan
Diploma III sebanyak 3 (tiga) orang.

Grafik 1.1
Komposisi SDM Pusat KAKN
berdasarkan Jenjang Pendidikan

DIII 14%
S3 5%

S2 24% S1 57%

Sementara itu, jika dilihat dari perbandingan jumlah SDM


yang berstatus PNS dengan SDM yang berstatus PPNASN
di Pusat KAKN, persentase jumlah SDM yang berstatus
PNS sebesar 67% atau lebih banyak 34% dibandingkan

6 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

dengan persentase jumlah SDM yang berstatus PPNASN


yang hanya sebesar 33%.
Grafik 1.2
Komposisi PNS dan PNASN Pusat KAKN

PPNASN
33% PNS
67%

4. Anggaran
Anggaran Pusat KAKN tahun 2020 bersumber dari
APBN TA 2020. Pada tahun 2020, untuk mendukung
pelaksanaan tugas dan fungsi Pusat KAKN, Pusat KAKN
memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp2.430.646.000,-.
Namun, dikarena adanya efisiensi dan optimalisasi
anggaran Setjen DPR RI akibat pandemi Covid-19, maka
alokasi anggaran Pusat KAKN tahun 2020 menjadi
Rp1.831.282.000,-.

C. Isu Strategis
Ekspektasi yang tinggi dari masyarakat kepada DPR RI
untuk dapat melakukan pengawasan yang efektif terhadap
Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 7
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

pengelolaan keuangan negara, merupakan tantangan bagi


Pusat KAKN untuk dapat memberikan kajian/analisis kepada
DPR RI dalam melaksanakan pengawasaan terhadap
pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara.
Kajian yang dilakukan Pusat KAKN diharapkan dapat
memberikan bahan masukan dan rekomendasi dalam
mewujudkan sistem keuangan yang transparan dan
akuntabel dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban
keuangan negara.
Sebagai unsur supporting system Dewan di bidang
keahlian terutama terkait dengan akuntabilitas keuangan
negara, Pusat KAKN mempunyai tugas pokok membuat
kajian/analisis yang akan disampaikan kepada Alat
Kelengkapan Dewan (AKD). Selain itu, kajian/analisis Pusat
KAKN juga disampaikan kepada perguruan tinggi,
pemerintah daerah dan stakeholder eksternal terkait lainnya.
Untuk itu, penataan personil, tata kerja internal maupun
eksternal, komunikasi dan kerjasama dengan seluruh
stakeholder perlu dikembangkan lebih optimal lagi.

D. SISTEMATIKA PENYAJIAN
Laporan Akuntabilitas Kinerja Pusat KAKN Tahun 2020 di
susun menurut sistematika sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN
Pada bagian ini menjelaskan hal-hal umum
tentang organisasi, uraian singkat tugas pokok
dan fungsi, struktur organisasi, serta komposisi
pegawai dan sumber daya dan anggaran yang
tersedia.

8 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

BAB II PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA


Pada bagian ini dijelaskan mengenai rencana
strategis 2016-2020 dan rencana kinerja Tahun
2020, serta perjanjian kinerja (Dokumen
Penetapan Kinerja) Tahun 2020. Pada bab ini
disampaikan visi, misi, tujuan dan sasaran,
strategis, program utama dan kegiatan pokok.

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA


A. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA
B. EVALUASI DAN ANALISIS CAPAIAN
KINERJA
Pada bagian ini disajikan uraian pengukuran
kinerja, analisis akuntabilitas kinerja, dan
analisis akuntabilitas keuangan.

BAB IV PENUTUP
Mengemukakan tinjauan secara umum tentang
permasalahan dan kendala utama yang
berkaitan dengan kinerja Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara serta stategi
pemecahan masalah yang akan dilaksanakan di
tahun mendatang.

LAMPIRAN

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 9


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

BAB II
PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

Pusat KAKN sebagai salah satu unsur pendukung yang berada


di Badan Keahlian DPR RI berperan aktif melaksanakan tugas dan
fungsi BKD dalam memberikan dukungan keahlian kepada DPR
RI khususnya di bidang Akuntablitias Keuangan Negara. Untuk
dapat fokus melaksanakan fungsi tersebut, Pusat KAKN
mempunyai visi :
“Menjadi Pusat Kajian Akuntablitas Keuangan Negara
yang Profesional, Andal, dan Akuntabel”
Dalam rangka target kerja yang telah ditetapkan sebagai
penentu arah kebijakan organisasi yang dijalankan, maka Pusat
KAKN menetapkan misi sebagai berikut :
1. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan terhadap
hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat
(LKPP).
2. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
pemeriksaan atas laporan keuangan.
3. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
pemeriksaan kinerja.
4. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
pemeriksaan dengan tujuan tertentu.
5. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan Ihtisar
Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS).
6. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan Ihtisar
Hasil Pemeriksaan 5 (lima) Tahunan.
7. Memberikan dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
evaluasi BPK atas Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan
Publik.

10 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Berdasarkan rumusan visi dan misi yang telah ditetapkan,


maka rumusan tujuan Pusat KAKN adalah sebagai berikut:
1. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan terhadap
hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat
(LKPP).
2. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
pemeriksaan atas laporan keuangan.
3. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
pemeriksaan kinerja.
4. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
pemeriksaan dengan tujuan tertentu.
5. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan Ihtisar
Hasil Pemeriksaan Semester.
6. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan Ihtisar
Hasil Pemeriksaan 5 (lima) Tahunan.
7. Tercapainya dukungan keahlian berupa ringkasan hasil
evaluasi BPK atas Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan
Publik.

A. Rencana Strategis (Renstra) 2016-2020


Untuk memberikan dukungan fungsi pengawasan DPR RI,
program kerja Pusat KAKN mengacu pada Rencana Strategis
Sekretariat Jenderal DPR RI dan Badan Keahlian DPR RI
Tahun 2016-2020 dan Rencana Kinerja Tahunan (RKT)
Tahun 2020 sebagai pedoman dan pengendalian kinerja
dalam menyusun kebijakan, progam dan kegiatan, dalam
pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.
Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, sebagai
pedoman dalam mewujudkan visi dan misi Pusat KAKN, maka
Renstra Pusat KAKN Tahun 2016-2020 sebagai berikut :
 Penyediaan kajian hasil pemeriksaan atas Laporan
Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang tepat waktu.

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 11


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

 Penyediaan kajian hasil pemeriksaan atas laporan


keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah yang tepat
waktu.
 Penyediaan hasil pemeriksaan kinerja yang tepat waktu.
 Penyediaan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu
yang tepat waktu.
 Penyediaan hasil pemeriksaan semester I dan II yang
tepat waktu.
 Penyediaan hasil pemeriksaan 5 (lima) tahunan yang
tepat waktu.
 Penyediaan hasil evaluasi BPK atas Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan Publik yang tepat waktu.

Dengan melihat tuntutan dan beban kerja yang harus


dilaksanakan, Renstra Pusat KAKN Tahun 2016-2020
merencanakan pengisian jabatan fungsional Analis APBN
sebanyak 30 orang dan Staf Tata Usaha berjumlah 5 orang.

Untuk memenuhi jumlah tersebut dan belum


terpenuhinya tenaga fungsional ASN (Aparatur Sipil Negara),
maka diupayakan mengangkat Pegawai Pemerintah Non
Aparatur Sipil Negara (PPNASN). Hal ini telah direalisasikan
di tahun 2020, dengan mengangkat PPNASN untuk tenaga
analis non fungsional sebanyak 6 (enam) orang, sehingga
jumlah analis APBN Pusat Kajian AKN tahun 2020 adalah
sebanyak 15 (lima belas) orang yang terdiri dari: 9
(sembilan) orang Analis APBN, meliputi 2 (dua) orang Analis
APBN Ahli Madya dan 7 (tujuh) Analis APBN Ahli Pertama;
dan 6 (enam) orang Analis APBN Non Fungsional.

12 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

B. Rencana Kinerja Tahun 2020 dan Penetapan Kinerja


2020.
Sesuai dengan rencana strategis di atas, kemudian
dijabarkan lebih luas dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT)
Pusat KAKN maka disusunlah Penetapan Kinerja Tahun 2020
sesuai dengan kedudukan, tugas, dan fungsi yang ada.
Penetapan kinerja ini merupakan tolak ukur evaluasi
akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2020.
Penetapan kinerja pada dasarnya adalah pernyataan
komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk
mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu
satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya
yang dikelola. Penetapan Kinerja ini selanjutnya akan
dijabarkan dalam Perjanjian Kinerja Tahunan yang berisi
sasaran strategis, indikator kinerja dan target kinerja yang
akan dicapai dalam kurun waktu satu tahun. Setiap sasaran
strategis dalam perjanjian kinerja tersebut diukur tingkat
keberhasilan/kegagalan pada akhir periode.
Pusat KAKN pada tahun 2020 telah menetapkan target
sebagaimana dalam dokumen RKT maupun PK adalah
sebanyak 13 dokumen.

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 13


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Tabel 2.1
Penetapan Kinerja
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara
Tahun 2020
Sasaran Indikator Kinerja Target
Strategis
1 2 3
Tersedianya 1. Jumlah bahan kebijakan Pusat 4 Dokumen
Analisis/Refe Kajian Akuntabilitas
rensi/ Keuangan Negara;
Laporan
2. Jumlah Analisis/ 9 Dokumen
Akuntabilitas
Referensi/Laporan tentang
Keuangan
Akuntabilitas Keuangan
Negara
Negara dan Kinerja K/L.

Adapun rincian dokumen yang ditargetkan untuk


diselesaikan pada tahun 2020 adalah sebagai berikut:
 Bahan kebijakan Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan
Negara:
1. Rencana Kegiatan
2. Rencana Anggaran;
3. LAKIP; dan
4. Kebijakan-kebijakan Pusat;
 Analisis/Referensi/Laporan tentang Akuntabilitas Keuangan
Negara dan Kinerja K/L:
1. Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Berdasarkan IHPS I
Tahun 2019;
2. Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Jawa Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;

14 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

3. Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di


Wilayah Kalimantan Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
4. Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Maluku Dan Papua Berdasarkan IHPS I Tahun
2019;
5. Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Sumatera Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
6. Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Sulawesi Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
7. Buku Ringkasan dan Kajian Terhadap LHP Kinerja
Tematik BPK RI Semester II Tahun 2019;
8. Buku Ringkasan dan Kajian Terhadap LHP LKPP BPK RI
Tahun 2019; dan
9. Buku Ringkasan Terhadap IHPS I Tahun 2020 BPK RI.

Pada awal tahun 2020, Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan


Negara Setjen dan BK DPR RI mendapatkan alokasi pagu
anggaran sebesar Rp2.430.646.000,-. Namun, dikarenakan
adanya Pandemi Covid-19, terjadi efisiensi dan optimalisasi
anggaran di Sekretariat Jenderal DPR RI. Pagu anggaran yang
dikelola oleh Pusat Kajian AKN menjadi sebesar
Rp1.831.282.000,- yang terdiri dari :
1. Perumusan Bahan Kebijakan Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara sebesar Rp602.169.000,- (33%).
2. Penyusunan Analisis/Referensi/Laporan tentang
Akuntabilitas Keuangan Negara dan Kinerja K/L sebesar
Rp533.920.000,- (29%).
3. Pengembangan Analisis/Referensi/Laporan tentang
Akuntabilitas Keuangan Negara dan Kinerja K/L sebesar
Rp695.193.000,- (38%).

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 15


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA

A. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI


Pengukuran kinerja merupakan suatu penilaian yang
sistematis dan didasarkan pada kelompok indikator kinerja
kegiatan yang berupa indikator masukan (input), keluaran
(output), hasil dan manfaat (outcome) serta dampak (impact).
Pengukuran kinerja kegiatan yaitu mengukur tingkat
capaian kinerja kegiatan yang dimulai dengan menetapkan
indikator kinerja kegiatan berdasarkan kelompok input dan
output; menentukan satuan setiap kelompok indikator;
menetapkan rencana tingkat capaian (target); mengetahui
realisasi indikator kinerja kegiatan; dan menghitung rencana
dan realisasi untuk mendapatkan persentasenya.
Analisis pencapaian kinerja sebagai parameter untuk
mengukur tingkat keberhasilan program telah ditetapkan
dalam Rencana Kinerja Tahunan (RKT). Evaluasi pencapaian
kinerja dilakukan dengan mengolah data dari Perencanaan
dan Penetapan Kinerja serta Rencana Kegiatan Tahunan.
Salah satu yang menjadi tolak ukur dalam penyusunan
LAK ini adalah dokumen penetapan kinerja Pusat KAKN
tahun 2020 yang dibandingkan dengan pencapaian realisasi
output Pusat KAKN tahun 2020 dan juga pencapaian realisasi
pada tahun sebelumnya.

16 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

1. CAPAIAN KINERJA TAHUN 2020.


Pada Tahun 2020 Pusat KAKN telah menetapkan
target sebagaimana dalam dokumen RKT maupun PK
adalah sebanyak 13 dokumen. Dari target 13 dokumen
tersebut, realisasi kinerja PKAKN tahun 2020 adalah
sebanyak 13 dokumen, sehingga capaian kinerja Pusat
Kajian AKN tahun 2020 sebesar 100%.
Untuk lebih jelasnya dapat terlihat pada bagan dan
tabel berikut ini:

Bagan 3.1
Capaian Kinerja Tahun 2020

100 %
dari
target

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 17


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Tabel 3.1
Penetapan dan Realisasi Kinerja
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara
Tahun Anggaran 2020
Sasaran Indikator Kinerja
Strategis Kinerja Target Realisasi Capaian
Tersedianya 1. Jumlah 4 Dok 4 Dok 100%
Analisis/ bahan 1. Rencana 1. Rencana
Referensi/ kebijakan Kegiatan Kegiatan
Laporan Pusat 2. Rencana 2. Rencana
Akuntabilita Kajian Anggaran Anggaran
s Keuangan Akuntabili 3. LAKIP 3. LAKIP
Negara tas 4. Kebijakan- 4. Kebijakan-
Keuangan kebijakan kebijakan
Negara; Pusat Pusat
2. Jumlah 9 Dok 9 Dok 100%
Analisis/ Telahaan/ Telahaan/ 100%
Referensi/ Analisis/ Analisis/
Laporan Kajian/ Kajian/
tentang Referensi Referensi
Akuntabili Thd Laporan Thd Laporan
tas Hasil Hasil
Keuangan Pemeriksaan Pemeriksaan
Negara BPK RI BPK RI
dan
Kinerja
K/L.

18 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Secara rinci dokumen yang telah dihasilkan Pusat KAKN pada


tahun 2020 adalah sebagai berikut:
 Bahan kebijakan Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan
Negara:
1) Rencana Kerja
2) Rencana Anggaran;
3) LAKIP; dan
4) Kebijakan-kebijakan Pusat;
 Analisis/Referensi/Laporan tentang Akuntabilitas Keuangan
Negara dan Kinerja K/L:
1) Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Berdasarkan IHPS I
Tahun 2019;
2) Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Jawa Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
3) Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Kalimantan Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
4) Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Maluku Dan Papua Berdasarkan IHPS I Tahun
2019;
5) Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Sumatera Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
6) Buku Ringkasan Terhadap LHP atas LKPD Provinsi di
Wilayah Sulawesi Berdasarkan IHPS I Tahun 2019;
7) Buku Ringkasan dan Kajian Terhadap LHP Kinerja
Tematik BPK RI Semester II Tahun 2019;
8) Buku Ringkasan dan Kajian Terhadap LHP LKPP BPK RI
Tahun 2019; dan
9) Buku Ringkasan Terhadap IHPS I Tahun 2020 BPK RI.

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 19


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

2. KEGIATAN TAHUN 2020


1) Pengumpulan data dan informasi PKAKN ke Daerah
(Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, BPK
Perwakilan, BPKP Perwakilan, Perguruan Tinggi, dan
lain-lain) terkait temuan hasil pemeriksaan BPK RI,
sebagai berikut:

Kunjungan Kerja di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah


terkait Dana Transfer Umum Semarang, 24 Januari 2020

20 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Penyerahan cinderamata dengan BPKAD Kota Semarang


Semarang,24 Januari 2020

Kunjungan Kerja terkait Dana Transfer Umum untuk Belanja


Infrastruktur di UNS Surakarta 07 Februari 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 21


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Kunjungan Kerja ke Pemprov Jawa Timur terkait Dana Transfer Umum


Surabaya, 04 Maret 2020

Kunjungan Kerja ke PT Pelindo III


Surabaya, 05 Maret 2020

22 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Kunjungan Kerja ke Pemkot Batu terkait Dana Transfer Umum


Malang, 06 Maret 2020

Kunjungan Kerja ke Pemkab Banjarnegara terkait Penyediaan Sarpras


Banjarnegara, 18 Agustus 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 23


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Kunjungan Kerja ke Pemkab Bogor terkait Penyediaan Sarpras


Bogor, 12 Agustus 2020

2) Pendalaman materi dengan mengundang Pakar untuk


berdiskusi bersama (Kementerian/Lembaga,
Perguruan Tinggi, dan Badan Keahlian DPR RI), yaitu:

Diskusi PKAKN Bersama Peneliti Prof. Dr. Mohammad Mulyadi,


AP., M.Si. terkait Akuntabilitas Pelaksanaan Otonomi Daerah
Jakarta 6 Januari 2020

24 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama Kemendagri membahas Dana Otonomi


Khusus Aceh dan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jakarta, 7 Januari 2020

Diskusi PKAKN bersama Peneliti Direktorat Litbang KPK RI Terkait


Akuntabilitas Mandatory Spending dalam APBN dan Pencegahan KPK
di Sektor Pendidikan dan Kesehatan Jakarta, 8 Januari 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 25


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama BPS terkait Indikator Wilayah Strategis Otsus


yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu: Pertama, Pertumbuhan Ekonomi,
Inflasi dan Pengangguran; Kedua, Pembangunan Manusia; dan Ketiga
Kemiskinan dan Gini Ratio
Jakarta, 9 Januari 2020

Diskusi PKAKN bersama Kasubdit Bantuan Sosial Kementerian Sosial


RI Membahas terkait Pelaksanaan Kebijakan Program Keluarga Harapan
(PKH)
Jakarta, 14 Januari 2020

26 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama Analis Kebijakan Badan Kebijakan Fiskal


Kemenkeu terkait Analisis Dampak Perubahan Kebijakan Pengenaan Tarif
Bea Keluar Berdasarkan LHP BPK atas LKPP Tahun 2018
Jakarta, 15 Januari 2020

Diskusi PKAKN bersama Peneliti LIPI RI terkait Akuntabilitas


Pelaksanaan Otonomi Daerah
Jakarta, 16 Januari 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 27


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan


Kehutanan terkait Pengawasan Pemerintah terhadap Kasus Pembuangan
Limbah Tailing PT Freeport Indonesia
Jakarta, 21 Januari 2020

Diskusi PKAKN bersama Kasubdit Dana Alokasi Umum Kemenkeu RI


membahas Dana Transfer Umum untuk Belanja Infrastruktur
Jakarta, 22 Januari 2020

28 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah


Kemendagri terkait Otonomi Daerah
Jakarta, 10 Februari 2020

Diskusi PKAKN bersama DJPK Kemenkeu


terkait Dana Pendidikan di Indonesia
Jakarta, 12 Februari 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 29


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama Ditjen Minerba Kementerian ESDM RI


terkait Piutang PNBP di Kementerian ESDM
Jakarta, 17 Februari 2020

Diskusi PKAKN bersama Kasubdit Evaluasi Pengelolaan Dana Transfer


Kemenkeu terkait Mandatory Spending Pendidikan
Jakarta, 19 Februari 2020

30 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN bersama Kementerian PUPR RI terkait perkembangan


pelaksanaan program pembangunan infrastruktur daerah dan keterpaduan
dengan proyek strategis nasional
Jakarta, 20 Februari 2020

Diskusi PKAKN bersama Direktorat Jenderal Minerba KESDM RI


membahas Analisis Dampak Perubahan Kebijakan Pengenaan Tarif Bea
Keluar berdasarkan LHP BPK atas LKPP 2018
Jakarta, 24 Februari 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 31


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

3) Sebagai pembicara pada kegiatan Focus Group


Discussion (FGD), Kuliah Umum dan Seminar Nasional,
antara lain:

Focus Group Discussion (FGD) Diskusi terkait Sertifikasi Halal dalam


Perspektif Undang-undang No 33 Tahun 2014 dengan IAIN Syekh Nurjati
Cirebon, 12 Agustus 2020

Kepala Pusat KAKN menjadi Narasumber pada acara Diskusi dengan


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dengan virtual
Jakarta, 25 September 2020

32 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

4) Menerima kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat


Daerah (DPRD), sebagai berikut:

Penerimaan Kunjungan dari DPRD Kota Pekanbaru terkait Dana


Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah
Jakarta, 29 Januari 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 33


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

5) Diskusi dan sosialisasi Pusat Kajian Akuntabilitas


Keuangan Negara secara virtual selama Pandemi
Covid-19, diantaranya:

Diskusi PKAKN terkait Kajian Akuntabilitas Dana Transfer Umum


untuk Belanja Infrastruktur, Pelaksanaan Otonomi Daerah, dan
Dana Pendidikan Bersama Peneliti Utama
Setjen DPR Prof. Mulyadi
Jakarta, 15-17 April 2020

34 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN Director Association of Public Sector Accounting Educators


Moh Mahsun, SE,M.SI., AK., CPA, CFRA, PHD CAND terkait
Dimensi Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah dalam
Otonomi Daerah
Jakarta, 20 April 2020

Diskusi PKAKN terkait Kajian atas Akuntabilitas Pelaksanaan


Otonomi Daerah Bersama Direktur Pelaksanaan dan
Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri
Jakarta, 22 April 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 35


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN Bersama Dikdasmen Kemendikbud terkait Akuntabilitas


Pengelolaan Anggaran Pendidikan
Jakarta, 18 Juni 2020

Diskusi PKAKN Bersama BPK RI terkait Analisis terhadap Efektivitas


Belanja Daerah Untuk Meningkatkan Pembangunan Manusia
Jakarta, 22 Juni 2020

36 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi PKAKN Bersama Diskusi PKAKN dengan Dosen


Universitas Trisakti & UGM
Jakarta, 25 Juni 2021

Diskusi dan Sosialisasi dengan Sekretariat dan TA Fraksi- Fraksi 29-30 Juni
2020 terkait Buku Kajian Tematik PKAKN berdasarkan IHPS II 2019

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 37


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi dan Sosialisasi dengan Sekretariat dan TA Komisi I s.d XI dan BAKN
11 s.d 12 Juni 2020 terkait Buku Kajian Tematik PKAKN berdasarkan IHPS
II 2019

Diskusi dengan Dosen Universitas Swadaya Gunung Jati 1 Juli 2020

38 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi dengan Direktur Asosiasi Pengajar Akuntansi Publik dan Kaprodi


Magister Univ Trisakti Jakarta tentang Potret Sarpras Pendidikan di Indonesia
Jakarta, 9 Juli 2020

Diskusi Virtual dengan Pemprov Jawa Tengah dan BPKP Perwakilan Provinsi
Jawa Barat membahas terkait Akuntabilitas Pelaksanaan Otda
Jakarta, 1 September 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 39


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi Virtual dengan Pemprov Bali membahas terkait Akuntabilitas


Pelaksanaan Otda
Jakarta, 2 September 2020

Diskusi Virtual dengan Pemprov dan BPKP Sumatera Utara membahas terkait
Akuntabilitas Pelaksanaan Otda
Jakarta, 3 September 2020

40 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Diskusi Virtual dengan Pemprov Jawa Tengah dan BPKP Perwakilan Provinsi
Sulawesi Utara membahas terkait Akuntabilitas Pelaksanaan Otda
Jakarta, 1 September 2020

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 41


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

B. EVALUASI CAPAIAN KINERJA


Evaluasi capaian kinerja merupakan kegiatan untuk
menilai atau melihat keberhasilan dan kegagalan suatu
organisasi atau unit kerja dalam melaksanakan tugas dan
fungsi yang dibebankan kepadanya. Evaluasi capaian kinerja
merupakan analisis dan interprestasi keberhasilan atau
kegagalan pencapaian kinerja.
Keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian kinerja
Pusat KAKN dapat dinilai melalui 2 (dua) aspek, yaitu
Kegiatan Analisis Akuntabilitas Kinerja dan Aspek Keuangan.
Analisis akuntabilitas kinerja diawali dengan kegiatan
penetapan target kinerja, penetapan indikator kinerja, dan
pengukuran kinerja. Sedangkan aspek keuangan merupakan
analisis penggunaan anggaran melalui realisasi anggaran
yang dilaksanakan oleh Pusat KAKN dalam membiayai suatu
kegiatan.
Analisis akuntabilitas kinerja pada dasarnya digunakan
untuk mengukur tingkat keberhasilan visi yang telah
ditetapkan dan dijabarkan dalam misi. Selanjutnya untuk
mewujudkan visi tersebut, ditetapkan tujuan, sasaran dan
kegiatannya. Oleh karena itu, maka analisis akuntabilitas
kinerja untuk selanjutnya secara rinci dilaksanakan
berdasarkan tingkat keberhasilan kegiatan-kegiatan yang
telah ditetapkan.
Penetapan target kinerja Pusat KAKN disesuaikan dengan
DIPA Pusat KAKN.

Tersedianya Analisis/
SASARAN
Referensi/ Kajian/ Laporan
STRATEGIS
Akuntabilitas Keuangan
Negara
42 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

1. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2020 dengan


Target Renstra Tahun 2016-2020.
Untuk menilai atau melihat keberhasilan dan
kegagalan suatu organisasi atau unit kerja dalam
melaksanakan tugas dan fungsi yang dibebankan sesuai
dengan perencanaan awal, maka diperlukan evaluasi
capaian kinerja dan kesesuaiannya dengan target jangka
menengah yang terdapat dalam perencanaan strategis
(renstra) organisasi.
Tabel 3.2
Perbandingan Target Renstra 2016-2020 dengan
Realisasi Tahun 2016-2020
Jumlah Target
Jumlah Analisis/Referensi/
Tahun
Bahan Kebijakan Laporan Akuntabilitas
Keuangan Negara
Target Realisasi Target Realisasi
2016 4 4 21 21
2017 3 3 21 52
2018 3 3 40 45
2019 3 3 40 43
2020 4 4 9 9

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel di atas,


terlihat bahwa kinerja Pusat KAKN pada tahun 2020
dalam hal tersedianya bahan kebijakan pusat dan
analisis/referensi/laporan akuntabilitas keuangan
negara telah sesuai dan telah mencapai target yang
direncanakan. Nilai capaian tahun 2020 sebesar 100%,
yang dihitung dari perbandingan antara target 13
dokumen dengan realisasi output 13 dokumen.

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 43


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

2. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya


2.1. Anggaran
Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,
Pusat KAKN diberikan alokasi anggaran berdasarkan
DIPA Satuan Kerja Setjen DPR RI Tahun 2020 sebesar
Rp1.831.282.000,-.
Melalui pelaksanaan program kegiatannya, sampai
dengan akhir bulan Desember 2020, Pusat KAKN telah
merealisasikan penggunaan anggaran sebesar
Rp1.817.856.430,- atau 99,3%, yang dipergunakan
untuk:
1. Perumusan Bahan Kebijakan Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara sebesar
Rp590.108.800,- (33%);
2. Penyusunan Analisis/Referensi/Laporan tentang
Akuntabilitas Keuangan Negara dan Kinerja K/L
sebesar Rp533.802.830,- (29%);
3. Pengembangan Analisis/Referensi/Laporan tentang
Akuntabilitas Keuangan Negara dan Kinerja K/L
sebesar Rp693.944.430,- (39%).
2.2. Sumber Daya Manusia (SDM)
SDM Pusat KAKN berjumlah 21 orang, dengan rincian
sebagai berikut:
Tabel 3.3.
Komposisi SDM Pusat KAKN

Nomor Status Kepegawaian Jumlah


1. Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas 1
Keuangan Negara
2. Kepala Sub Bagian Tata Usaha 1
3. Analis APBN Ahli Madya 2

44 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

4. Analis APBN Ahli Pertama 7


5. Penyusun Bahan Administrasi 1
Pimpinan
6. Pengelola Data 3
7. Analis Non Fungsional (PPNASN) 6
Jumlah 21

Dari sisi kuantitas, jumlah SDM Pusat KAKN, yang


terdiri dari 2 (dua) Analis APBN Ahli Madya, 7 analis
APBN Ahli Pertama dan 6 Analis Non Fungsional (PNASN),
serta 4 orang tenaga administrasi, masih kurang ideal.
Meski secara jumlah SDM Pusat KAKN masih kurang,
namun Pusat KAKN telah mampu melaksanakan tugas
dan fungsinya sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Para Analis APBN di Pusat Akuntabilitas Keuangan
Negara telah mampu menghasilkan telaahan/
kajian/analisis yang inovatif dan berkualitas Sedangkan
tenaga administrasi meski jumlahnya minim, namun telah
mampu melaksanakan tugas administrasi dengan sangat
baik.
Dari sisi kualitas, SDM Pusat KAKN masih perlu
meningkatkan pendidikan formal dan informalnya. Untuk
meningkatkan pendidikan formalnya, SDM Pusat KAKN
perlu mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan
pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi
(S2 dan S3). Sedangkan untuk meningkatkan pendidikan
informalnya, SDM Pusat KAKN perlu mendapatkan
tambahan pengetahuan, misalnya dengan mengikuti
diklat-diklat, bimtek, ataupun diskusi/seminar.

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 45


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

2.3. Sarana dan Prasarana


Ketersediaan ruang dan fasilitas bagi para pegawai
Pusat KAKN masih belum memadai, khususnya terkait
ketersediaan ruangan, meja kerja, komputer dan printer.
Dengan komposisi pegawai Pusat AKN yang saat ini
berjumlah 21 orang, ketersediaan ruang kerja dirasakan
sangat kurang. Mengingat tuntutan tugas Pusat KAKN ke
depan yang semakin besar, maka pengembangan
organisasi sangat diperlukan dan ini sejalan dengan
renstra PKAKN 2016-2020 yang menargetkan
penambahan jumlah Analis APBN. Hal ini menyebabkan
kebutuhan akan ruang kerja meningkat dan menjadi
sangat urgent.
Terkait dengan keterbatasan ruang kerja ini, di tahun
2021 Pusat KAKN akan menambah PPNASN sebanyak 9
orang (Analis APBN Non Fungsional). Dengan kehadiran 9
(sembilan) orang PPNASN ini, Pusat KAKN merasa sangat
perlu untuk menambah ruang kerja.
Permasalahan ruang kerja ini dapat terselesaikan
apabila ruang inventaris milik Pusat KAKN yang
sementara ini masih diisi dan dimanfaatkan oleh unit lain
dikembalikan peruntukkannya kepada Pusat KAKN.
Untuk itu, guna mendukung peningkatan kinerja
Pusat KAKN ke depan, maka sarana dan prasarana seperti
ruang kerja, meja kerja, komputer dan printer
sebagaimana tersebut di atas perlu segera dipenuhi.
3. Analisis Pencapaian Keberhasilan atau Peningkatan
Kinerja
Pada tahun 2020 Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara telah mencapai keberhasilan atau
peningkatan kinerja, bahkan di tahun tersebut

46 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

keberhasilan kinerja telah melebihi dari target yang telah


ditetapkan (jika melebihi target maka pencapaian
targetnya harus lebih dari 100% atau output lebih dari 9
dokumen. Realisasi output pada tabel di atas harus
diperbaiki dan jumlah kajiannya ditambahkan).
Keberhasilan atau peningkatan kinerja tersebut
dikarenakan oleh beberapa hal berikut, antara lain:
a. Komitmen yang kuat dari Kepala Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara dan seluruh
staf/Analis APBN untuk memajukan Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara yang diantaranya
dilakukan melalui peningkatan keahlian,
keterampilan dan wawasan para pegawai melalui
kegiatan pelatihan/workshop/diskusi pakar.
b. Adanya peran para Analis APBN Non Fungsional
(PPNPN) yang turut membantu dalam pelaksanaan
tugas dan fungsi Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan
Negara.
c. Adanya kerja sama yang sinergis antara pejabat/staf,
Analis APBN dan para Analis APBN Non Fungsional
dalam mencapai target kinerja yang telah
direncanakan dan ditetapkan bersama.
d. Adanya dukungan Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara kepada para analis dalam
berkreativitas sehingga dapat menghasilkan
telahaan/ referensi/analisis yang lebih baik dan
berkualitas.
4. Analisis Program/Kegiatan yang Menunjang
Keberhasilan Pencapaian Kinerja
Keberhasilan pencapaian kinerja Pusat KAKN tidak
lepas dari kebijakan program/kegiatan yang telah
ditetapkan oleh Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara. Program/kegiatan yang ditetapkan
Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 47
Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

umumnya sangat mendukung semua tugas dan fungsi


Pusat KAKN dan mengarah kepada peningkatan wawasan
dan kreativitas Analis APBN Pusat KAKN.
Adapun program/kegiatan yang dilakukan adalah
dengan melaksanakan pendidikan dan pelatihan,
workshop dan diskusi bersama para pakar yang berguna
dalam menambah keterampilan dan wawasan para
pegawai serta para analis APBN. Dengan mengikuti
pelatihan dan pendidikan, workshop dan diskusi, maka
hasil telaahan/kajian/analisis yang dihasilkan sudah jauh
lebih baik dari sebelumnya. Jumlah
telaahan/kajian/analisis sudah lebih banyak dari
sebelumnya dengan kualitas yang lebih baik pula.
Program/kegiatan Pusat KAKN tahun 2020
dilaksanakan dengan terencana menggunakan time
schedule yang terukur. Dengan perencanaan yang baik
dan dipatuhi bersama sehingga produk analisis/
referensi/laporan akuntabilitas keuangan negara dapat
terselesaikan dengan tepat waktu terutama produk
Telahaan dan Ringkasan atas Laporan Hasil Pemeriksaan
BPK RI Semester II Tahun 2019 dan telahaan atas Laporan
Hasil Pemeriksaan BPK RI terhadap Laporan Keuangan
Pemerintah Pusat Tahun 2019 serta kajian tematik atas
Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI terhadap Laporan
Keuangan Pemerintah Daerah dan kajian tematik atas
Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Semester I Tahun
2019.

48 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Secara umum kinerja Pusat KAKN yang mengacu pada
tujuan, sasaran, dan kegiatan pada tahun 2020 sangat
baik, hal ini ditunjukkan dengan tercapainya output
kinerja sebanyak 13 dokumen atau 100% dari target. Hal
ini sebanding dengan realisasi serapan anggaran tahun
2019 Pusat KAKN yang mencapai 99,3%.
2. Pelaksanaan program/kegiatan dilakukan dengan time
schedule yang terukur sehingga penyediaan bahan
analisis/ referensi/laporan untuk Dewan dapat
terselesaikan tepat waktu.
3. Keberhasilan peningkatan kinerja ini disebabkan oleh
beberapa hal diantaranya:
a. Komitmen yang kuat dari Kepala Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara dan seluruh
staf/Analis APBN untuk memajukan Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara.
b. Adanya Analis APBN Non Fungsional yang ikut
membantu dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pusat
Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara.
c. Adanya kerja sama yang sinergis antara pejabat/staf,
Analis APBN dan para Analis APBN Non Fungsional
dalam mencapai target kinerja yang telah
direncanakan dan ditetapkan bersama.
d. Adanya dukungan dari Kepala Pusat Kajian
Akuntabilitas Keuangan Negara kepada para
staf/analis dalam berkreativitas sehingga dapat
menghasilkan telahaan/ referensi/analisis yang lebih

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 49


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

baik dan berkualitas apabila dibandingkan produk


tahun-tahun sebelumnya.
4. Masih kurangnya sarana dan prasarana dalam
mendukung kinerja Pusat KAKN, terutama dalam
penyediaan ruang kerja, meja kerja, unit komputer dan
printer bagi para analis.

B. Saran/Pemecahan Masalah
1. Kinerja Pusat KAKN tahun 2020 yang sudah baik agar
dipertahankan bahkan diupayakan untuk lebih
ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.
2. Meningkatkan kualitas SDM Pusat KAKN dengan
memberikan kesempatan dan beasiswa untuk
melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih
tinggi (S2 dan S3) serta mengadakan dan/atau mengikuti
diskusi pakar/seminar, diklat/workshop, bimtek dan lain
sebagainya.
3. Perlu melakukan kembali kerja sama/MoU dengan
beberapa pihak/kementerian dan lembaga, terutama BPK
RI agar hasil analisis/kajian dapat lebih berkualitas lagi.
4. Melakukan MOU/kerja sama dengan beberapa Perguruan
Tinggi dan Universitas untuk lebih memperdalam dan
mempertajam kualitas kajian serta analisis Pusat KAKN.
5. Untuk lebih meningkatkan hasil analisis dan kajian, Pusat
KAKN perlu didukung dengan SDM dari berbagai displin
ilmu, tahun 2021 Pusat KAKN mengusulkan penambahan
CPNS sebagai Fungsional Analis APBN sesuai dengan
kriteria yang dibutuhkan sebanyak 12 orang.

50 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

LAMPIRAN

Materi Pemaparan Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas


Keuangan Negara selama tahun 2020, diantaranya:
1. Diskusi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait
Mandatory Spending :

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 51


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

52 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 53


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

2. Diskusi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait Akuntabilitas


Pelaksanaan Otonomi Daerah:

54 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 55


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

56 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

3. Diskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan RI terkait Kajian


Laporan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2019:

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 57


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

58 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

4. Sosialisasi dan Diskusi dengan Tenaga Ahli dan Sekretariat


Komisi terkait Ringkasan atas IHPS I Tahun 2020 pada Mitra
Kerja Komisi I:

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 59


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

60 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 61


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

62 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 63


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

5. Diskusi Pakar PKAKN dengan Director Association Of Public


Sector Accounting Educators (APSAE) Moh. Mahsun, SE., M.Si.,
Ak., CPA., CFRA., PHD CAND:

64 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 65


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

66 | Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020


Pusat Kajian Akuntabilitas Pusat Kajian Akuntabilitas
Keuangan Negara
@pusatakajianakn Keuangan Negara

Laporan Kinerja PKAKN Tahun 2020 | 67