Anda di halaman 1dari 2

Pointer

Workshop on Green Budgeting Framework and Green Public Accounts Scrutiny


Senin, 13 Desember 2021
Overview of Green Budget Framework Concept, Building Blocks, and Tools
Mr. Andrew Blazey – Deputy Head of Division, Public Management and Budgeting –
Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD)
 OECD memiliki kerangka Green Budgeting, yaitu:
o Perlu adanya kerangka penganggaran yang kuat
o Perlu adanya alat untuk mengukur bukti dan kesatuan dari kebijakan pemerintah
o Perlu adanya laporan untuk mengukur akuntabilitas dan transparansi
o Perlu adanya tata kelola pemerintahan yang baik
 Green Budgeting dapat dilakukan di seluruh siklus penganggaran, yaitu:
o Penyusunan strategi dan rencana jangka menengah. Dalam fase ini, negara dapat
mengidentifikasi dan melakukan integrasi strategi kebijakan terkait lingkungan.
o Penyusunan dan proses persetujuan anggaran. Pada tahap ini pemerintah perlu
mengidentifikasi dan merumuskan kebijakan untuk diimplementasikan.
o Pelaksanaan anggaran. Pada tahap ini kebijakan dan strategi yang telah dirumuskan wajib
untuk diimplementasi.
o Pelaporan dan audit anggaran di akhir tahun. Pada tahap ini, pelaksanaan anggaran yang
masuk dalam Green Budget perlu dilakukan evaluasi.
 Terdapat beberapa alat yang dapat digunakan untuk menerapkan Green Budget, yaitu:
o Penandaan Anggaran
o Cost and Benefit Analysis
o Analisa Kondisi Lingkungan
o Penyusunan model dan forecasting makroekonomi
o Perlu adanya indikator kinerja serta kegiatan monitoring dan evaluasi
o Manajemen risiko fiskal.
o Evaluasi
o Reviu pelaksanaan Green Budget
 Penandaan anggaran (Budget Tagging) merupakan hal yang sangat penting karena dengan
angarannya penandaan anggaran, maka akan ada klasifikasi yang jelas dalam anggaran
tersebut.
 Penandaan anggaran ini akan mempermudah pada saat monitoring dan dalam penyusunan
laporan.
 Apakah diperlukan adanya Mandatory Spending setiap negara untuk anggaran perubahan
iklim? Terkait dengan hal ini, kebijakan dikembalikan ke negara masing-masing.

Budgeting for Climate Change: A Guidance Note for Governments to Integrate Climate
Change into Budgeting
Mr. Asad Marken – Development Finance Technical Advisor – United Nations Development
Programme (UNDP)
 Terdapat 5 fase dalam pengadaan anggaran terkait Climate Change di Asia Pacific:
o Fase Pemahaman
o Fase meyakinkan pentingnya
o Fase penyediaan anggaran
o Fase persetujuan dan akuntabilitas anggaran
o Fase inovasi dalam pembiayaan
 Parlemen berperan dalam menyusun kebijakan dan undang-undang yang relevan, membahas
dan menyetujui anggaran, dan mengawasi pelaksanaan kebijakan, undang-undang, dan
Anggaran.
 Diakui bahwa dengan adanya Pandemi Covid-19, ruang fiskal seluruh negara akan semakin
sempit untuk menyediakan anggaran untuk perubahan iklim, namun begitu memang
diperlukan komitmen dari seluruh negara untuk tetap menyediakan anggaran
 Outcome atau dampak dari anggaran perubahan iklim ini tidak akan langsung dirasakan
dalam waktu singkat. Diharapkan program penanganan covid-19 dan perubahan iklim ini
dapat berjalan beriringan.