Anda di halaman 1dari 17

Evaluasi Pendidikan Kesehatan

Ns. Rully Annisa, S.Kep.,M.Kep.


 Evaluasi merupakan bagian yang penting dari proses
manajemen karena dengan evaluasi akan diperoleh
umpan balik (feed back) terhadap program atau
pelaksanaan kegiatan
 Tanpa adanya evaluasi, sulit rasanya untuk mengetahui
sejauh mana tujuan-tujuan yang direncanakan itu telah
mencapai tujuan atau belum.

Pendahuluan
 evaluasi adalah suatu proses untuk menilai atau
menetapkan sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan
tercapai.
 Evaluasi adalah membandingkan antara hasil yang telah
dicapai oleh suatu program dengan tujuan yang
direncanakan.
1. Efisiensi: Pemanfaatan input sesuai dengan output yang
dihasilkan
2. Efektifitas: apakah suatu kegiatan telah mencapai
tujuan yang ditetapkan
3. Impact: apakah yang telah dilakukan memberikan
perbedaan terhadap masalah yang ingin diselesaikan.

Fokus Evaluasi
1. Menetapkan atau memformulasikan tujuan evaluasi, yakni
tentang apa yang akan dievaluasi terhadap program yang
dievaluasi.
2. Menetapkan kriteria yang akan digunakan dalam menentukan
keberhasilan program yang akan dievaluasi.
3. Menetapkan cara atau metode evaluasi yang akan digunakan

Proses dalam Kegiataan Evaluasi


4. Melaksanakan evaluasi, mengolah dan menganalisis data atau
hasil pelaksanaan evaluasi tersebut.
5. Menentukan keberhasilan program yang dievaluasi berdasarkan
kriteria yang telah ditetapkan tersebut serta memberikan
penjelasan-penjelasan.
6. Menyusun rekomendasi atau saran-saran tindakan lebih lanjut
terhadap program berikutnya berdasarkan hasil evaluasi tersebut

Proses dalam Kegiataan Evaluasi


Dilihat dari implikasi hasil evaluasi bagi suatu program,
dibedakan adanya jenis evaluasi:
1. Formatif: dilakukan untuk mendiagnosis suatu program
yang hasilnya digunakan untuk pengembangan atau
perbaikan program.
dilakukan pada proses program (program masih
berjalan)
2. Sumatif: dilakukan untuk menilai hasil akhir dari suatu
program. dilakukan pada waktu program telah selesai
(akhir program).

Jenis Evaluasi
Evaluasi suatu program kesehatan masyarakat dilakukan
terhadap tiga hal:
1. evaluasi terhadap proses pelaksanaan program,
2. evaluasi terhadap hasil program dan
3. evaluasi terhadap dampak program
 Evaluasi proses ditujukan terhadap pelaksanaan program yang
menyangkut penggunaan sumber daya, seperti tenaga, dana, dan fasilitas
lain

 Evaluasi hasil program ditujukan untuk menilai sejauh mana program


tersebut berhasil, yakni sejauh mana tujuan-tujuan yang telah ditetapkan
tercapai. Misalnya meningkatnya cakupan imunisasi, meningkatnya ibu-
ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya, dan sebagainya

 Evaluasi dampak program ditujukan untuk menilai sejauh mana program


itu mempunyai dampak terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.
Dampak program-program kesehatan ini tercermin dari membaiknya atau
meningkatnya indikator-indikator kesehatan masyarakat.
Misalnya menurunnya angka kematian bayi (IMR), meningkatnya status
gizi anak balita, menurunnya angka kematian ibu, dan sebagainya.
 Dilakukan sejalan dengan evaluasi, dengan tujuan agar kegiatan-
kegiatan yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan program
tersebut berjalan sesuai dengan yang direncanakan, baik
waktunya maupun jenis kegiatannya
 Dalam monitoring tidak dilakukan penilaian seperti pada evaluasi
tetapi hanya mengamati dan mencatat.

Monitoring
 Apabila terjadi ketidaksesuaian antara kegiatan dengan yang
direncanakan, dilakukan koreksi.
 Demikian pula apabila terjadi ketidakcocokan antara penggunaan
sumber daya (biaya, tenaga, dan sarana) dengan yang
direncanakan, dilakukan pembetulan.
 Monitoring atau pemantauan ini kadang-kadang diidentikkan
dengan evaluasi proses dari suatu program.

Monitoring
PERBEDAAN MONITORING DAN EVALUASI
Aspek Monitoring Evaluasi

Tujuan Menilai kemajuan dalam Memberikan gambaran


pelaksanaan program yang pada suatu waktu
sedang berjalan tertentu megenai suatu
program
Fokus Akuntabilitas penyampain Akuntabilitas
input program penggunaan sumber
Dasar untuk aksi perbaikan daya
Penilaian keberlanjutan Pembelajaran tentang
program hal-hal yang dapat
dilakukan lebih baik
dimasa yang akan datang
Cakupan 1. Apakah pelaksanaan sesuai 1. Relevansi
dengan rencana? 2. Keberhasilan
2. Apakah terdapat 3. Efektifitas biaya
penyimpangan? 4. Pembelajaran
3. Apakah penyimpangan
dapat dibenarkan?
1. Process Evaluation
2. Outcome Evaluation
3. Impact Evaluation

KOMPONEN EVALUASI
 Mengevaluasi proses pelaksanaan program.
 Beberapa hal yang diukur :
◦ Apakah program sampai pada sasaran yg telah ditentukan?
◦ Apa persepsi partisipan terhadap program
◦ Apakah program berjalan sesuai dengan yang direncanakan
◦ Bagaimana kualitas pelaksanaan program?

PROCESS EVALUATION
 Mengukur hasil dari program yang telah dilakukan.
 Ini dapat berupa hasil langsung, jangka pendek (Direct
effect, intermediate effect).
 Contoh :
◦ Langsung : mengukur jumlah sasaran yang mendapat edukasi
dan informasi.
◦ Jangka pendek : pelaksanaan service yang sesuai prosedur,
perubahan perilaku.

Outcome evaluation
 Mengukur perbedaan ketika dilaksanakan program dan
ketika tidak dilaksanakan program.
 Mengukur efek jangka panjang (long term effect)
 Menjawab seberapa besar perubahan yang pada populasi
terjadi karena pelaksanaan program.
 Desain penelitian yang teliti dan lebih kompleks
diperlukan dalam evaluasi ini.

Impact Evaluation
end

Anda mungkin juga menyukai