Anda di halaman 1dari 1

1.

Apa yang di maksud dengan lipid/air


Jawab :
Lipid adalah lemak atau molekul lilin yang membentuk struktur dasar dari banyak sel baik pada
tumbuhan dan hewan yang sering di sebut dengan istilah lain tergantung di mana ditemukan,
termasuk trigliserol, trigliserida, dan gliserolipid. Sedangkan air adalah pelarut yang baik untuk
garam, gula dan senyawa sejenis, sedang kan minyak mineral dan benzen biasanya hanya sedikit
larut dalam air.
2. Hubungan antara koefisian partisi dengna 2 fase yang tidak saling bercampur
Jawab :
Hubungannya yaitu struktur zat terlarut dalam 2 fase cairan yang tidak bercampur, akan
berdistribusi diantara kedua fase dalam rasio yang konstan di mana disebut koefisisen partisi.
Koefisien ini adalah ukuran diferensial kelarutan dari senyawa antara kedua pelarut. Nilai
konstanta ini bergantung pada suhu, dan jenis zat terlarut dan pelarut.
3. Hubungan koefisien partisi dengan metode titrasi.
Jawab :
Metode titrasi adalah suatu analisis yang digunakan untuk mengukur koefisien partisi dalam
suatu zat dimana titrasi sendiri berdasarkan penetralan asam basa, larutan asam ditentukan
dengan menggunakan larutan basa yang telah diketahui kadarnya dan sebaliknya kadar larutan
basa ditentukan dengan menggunakan larutan asam yang telah diketahui kadarnya. Sedangkan
koefisien partisi membandingkan konsentrasi dari suatu zat terlarut yang dilarutkan didalam dua
pelarut yang tidak saling bercampur. Dari titrasi tadi suatu larutan dapat ditetapkan kadarnya
atau kosentrasinya lalu di lakukan perbandingan dari keduanya.
4. Mengapa menggunakan metode titrasi dalam menentukan koefisien partisi
Jawab :
Karena metode titrasi sendiri yaitu suatu analisis kuantitatif yang dapat menentukan kadar suatu
larutan dengan penetralan asam basa, sehingga konsentrasi dapat ditemukan sehingga suatu
zat dapat di lakukan perbandingan konsentrasinya dimana koefisien partisi sendiri adalah
membandingkan konsentrasi dari suatu zat terlarut yang dilarutkan didalam dua pelarut yang
tidak saling bercampur.