Anda di halaman 1dari 10

1

TEI3B3 – Sistem Akuisisi Data

Minggu ke-3

BHM-IEN-HBU

Teknik Elektro-Fakultas Teknik Elektro


2

DAC tipe R-2R ladder

• R=50K
• 2R=100 K
• Rf=R=50 k
• 8 bit DAC, v ref=-5v
• http://tinyurl.com/y556sdey
• Cara desain dengan
menghitung kombinasi r
pengganti dari r input
3

R-2R ADC
• Informasi digital 4 bit masuk dari switch D0
sampai switch D3. Switch ini mempunyai
keadaan “ 1 ” ( sekitar 5 V ) atau “0” ( sekitar 0
V ). Dengan pengaturan switch akan
mengakibatkan perubahan tegangan yag
diberikan ke penguat penjumlah inverting
sesuai dengan nilai ekivalen biner-nya.
Contohnya, jika D0 = 0, D1 = 0, D2 = 0 dan D3
= 1, oleh karna itu R1 akan paralel dengan R5
menghasilkan 10 k .
• Selanjutnya 10 k ini seri dengan R6 = 10 k
menghasilkan 20 k . 20 k ini paralel dengan R2
menghasilkan 10 k , dan seterusnya sampai R7,
R3 dan R8.

3
4

DAC Binary
weighted
DAC paling sederhana. Vref
menggunakan tegangan logic digital.
Prinsipnya kombinasi R input untuk
mendapatkan tegangan sesuai dengan
resolusi
Contoh DAC 4 Bit
http://tinyurl.com/y2wulbgo

4
5

Binary Weighted
(Summing)
• Resistor 20 kΩ menjumlahkan arus
yang dihasilkan oleh penutupan switch-
switch D0 sampai D3. Selanjutnya
resistor – resistor ini akan diberi skala
nilai sedemikian rupa sehingga
mencukupi bobot biner ( binary-
weighted ) dari arus yang kemudian
akan dijumlahkan oleh resistor 20 kΩ.
Dengan menutup switch
D0 mengakibatkan arus 50 μA mengalir
melalui resistor 20 kΩ, menghasilkan
tegangan -1 V pada Vout.

5
6

Switch Tree
DAC
Kombinasi saklar dan resistor untuk
mendapatkan tegangan output sesuai
resolusi. Karena tidak menggunakan op
amp, refensi tidak perlu negatif, dan
perhitungan desinnya sangat sederhana.
Berikut contoh DAC 3 bit:
http://tinyurl.com/y4447jke

6
7

Switch Tree DAC

• Ketika D2 dalam kondisi aktif, maka saklar stage


1(S1) akan aktif semua, ketika d1 dalam kondisi
tidak aktif maka stage 2 tidak aktif, dan d2 tidak
aktif maka stage 3 tidak aktif.
• Sehingga dengan kondisi 001 maka rangkaian
ekivalen dari konfigurasi saklar tersebut adalah D2
rangkaian pembagi tegangan resistor seri paling D1
atas (600) dengan R seri setelahnya (100) sehingga D0
vout= (100/(100+600))* 7= 1 Volt

7
8

Flash ADC
ADC jenis ini menggunakan prinsip komparator
pada op- amp.
Vinput dibandingkan dengan tegangan referensi
pada setiap op amp. Kelebihan adc ini,
pemrosesan paling cepat dibanding dengan tipe
yang lain . Kelemahan: rangkaian terlalu banyak.
Berikut contoh flash adc 3 bit:
http://tinyurl.com/yysczvjr

8
9

Flash ADC
• Input analog Vi yang akan diubah ke bentuk
digital diberikan secara simultan pada sisi +
pada komparator tersebut, dan input pada
sisi – tergantung pada ukuran bit converter.
Ketika Vi melebihi tegangan input – dari
suatu komparator, maka output komparator
adalah high, sebaliknya akan memberikan
output low.

9
10

TUGAS
• NIM dengan akhir 0,1,2 DAC tipe R-2R.
• NIM dengan akhir 3,4,5 DAC tipe switch tree
• NIM dengan akhir 6,7,8 DAC tipe binary weighted
• NIM dengan akhir 9 ADC tipe flash
Rancanglah sebuah DAC/ADC 12 bit (Vref adc 5 v) dengan mempertimbangkan harga komponen
yang ada di pasar. Buatlah sedetail mungkin mulai dari perhitungan nilai komponen hingga
simulasi. Pastikan nilai resistansi yang Anda gunakan sebisa mungkin berbeda dengan teman
Anda.

10