Anda di halaman 1dari 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

MODEL ATOM

Kompetensi Dasar
3.2 Memahami model atom Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr, dan mekanika gelombang
4.2 Menggunakan model atom untuk menjelaskan fenomena alam atau hasil percobaan

Petunjuk Penggunaan
Pahamilah buku, video, dan materi yang disampaikan oleh guru, kemudian lengkapilah bagian – bagian
dalam lembar kerja ini.

Pendahuluan
Setiap materi di alam semesta ini tersusun atas partikel-partikel yang sangat kecil yang oleh para ahli
dikenal dengan nama atom. Sejak dahulu kala pertama manusia berpikir tentang zat penyusun setiap
materi, kemudian dirumuskannya teori atom dan sampai sekarang di zaman yang serba canggih ini,
keberadaan atom sudah diterima semua orang, tetapi bagaimana bentuk sebenarnya atom tersebut serta
penyusunnya belum diketahui secara pasti. Para ahli hanya mereka-reka berdasarkan pengamatan di
laboratorium terhadap gejala yang ditimbulkan jika suatu materi diberi perlakukan tertentu. Dari
pengamatan gejala-gejala tersebut para ahli kemudian membuat teori tentang atom dan memperkirakan
bentuk atom tersebut yang dikenal dengan sebutan model atom.

A. Perkembangan Model Atom


Gambar Model
No Teori Atom Penjelasan
Atom

1 Dalton

2 Thomson

3 Rutherford

4 Bohr

Mekanika
5
Kuantum

LKPD X KD 2 Model Atom 3


B. Partikel Dasar Penyusun Atom
Di dalam atom terdapat inti atom dan partikel-partikel yang menyusunnya. Partikel – partikel tersebut
antara lain; elektron, proton dan neutron
Partikel Massa
No Penemu Percobaan Muatan
Dasar (sma)
1 Elektron

2 Nukleon

3 Proton

4 Neutron

C. Notasi Atom
Henry Gwyn-Jeffreys Moseley (1887 – 1915) pada tahun 1913 menemukan bahwa jumlah muatan
positif dalam inti atom merupakan sifat khas masing-masing unsur. Atom-atom dari unsur yang sama
memiliki jumlah muatan positif yang sama. Moseley kemudian mengusulkan agar istilah nomor atom
diberi lambang Z, untuk menyebutkan jumlah muatan positif dalam inti atom.
Nomor atom (Z) menunjukkan

Nomor massa (A) menunjukkan

Atom tidak bermuatan listrik yang berarti dalam atom jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan
negatif, sehingga nomor atom juga menunjukkan jumlah elektron dalam unsur. Suatu atom dapat
dinotasikan sebagai berikut:
X = lambang unsur
A = nomor massa
Z = nomor atom

Ion adalah atom yang bermuatan karena kekurangan elekton (ion positif) atau kelebihan elektron (ion
negatif).
Xn⎺ = Ion negatif dengan muatan –n
Xn+ = Ion positif dengan muatan +n
Untuk ion (atom bermuatan positif atau negatif) maka notasi ion, jumlah proton, neutron, dan elektron
adalah
Ion Positif Ion Negatif
𝐴 𝑞+ 𝐴 𝑟−
𝑍𝑋 𝑍𝑋
Notasi

Jumlah proton (p) Z Z


Jumlah neutron (n) A–Z A–Z
Jumlah elektron (e) p–q p+r

Lengkapi tabel unsur dan tabel ion berikut ini

No No
Nama Atom Lambang p n e
Atom Massa
1
2
3
4

LKPD X KD 2 Model Atom 4


No No
Nama Atom Lambang p n e
Atom Massa
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

No Ion p n e Keterangan
1 𝐶𝑎2+
2 𝐵3+
3 𝑁 3−
4 𝐹−

D. Isotop, Isobar, Isoton


Isotop adalah atom yang mempunyai nomor atom sama tetapi memiliki massa yang berbeda.
Contoh: Oksigen di alam terdiri atas tiga isotop yaitu 168𝑂 , 178𝑂 , dan 188𝑂
Klorin di alam terdiri atas dua isotop yaitu 34 35
17𝐶𝑙 dan 17𝐶𝑙

Isoton adalah atom unsur berbeda yang mempunyai jumlah neutron sama.
Isobar adalah atom unsur berbeda yang mempunyai nomor massa yang sama.
Isoelektron adalah atom unsur yang mempunyai jumlah elektron yang sama setelah melepaskan atau
menangkap elektron (ion).

Berdasarkan tabel unsur dan tabel ion tersebut di atas, tentukan unsur yabg saking berisoton dan berisobar
serta tentukan ion yang beriso elektron.

LKPD X KD 2 Model Atom 5


LKPD X KD 2 Model Atom 6